Bab 5. Je m'appelle Damien Arsenault (Namaku Damien Arsenault).

LICÉE COLLÉGE JEAN - BAPTISTE SAY, SURESNES, PARIS.

Wulan membasuh wajahnya dengan air segar guna menghilangkan rasa kantuk yang menyerangnya siang ini. Ia memperhatikan wajahnya di pantulan cermin di atas wastafel toilet khusus guru. Diambilnya sebuah lipstik dari dalam tasnya. Lalu memoles bibirnya dengan warna salem yang manis.

Ia tersenyum pada seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam toilet. Kemudian menyambar tasnya dan beberapa buku yang terletak di sampingnya dan melangkah keluar.

Wulan sibuk merapikan buku - bukunya hingga tak terlalu memperhatikan langkahnya, ketika bahunya menyenggol bahu kokoh seseorang dan membuatnya terkesiap.

"Owh, je suis désolé (aku minta maaf)," ucapnya seraya mengangkat wajahnya, mendapati sesosok tampan berjambang tipis di hadapannya.

"C'est pas grave (tidak apa - apa), aku yang tidak memperhatikan jalan," sahut sosok tampan itu sembari menyunggingkan senyumnya. "Owh, kau murid baru di sini? Aku baru pertama kali melihatmu," sambungnya.

Wulan terbahak. "Aku guru baru di sini."

"C'est pas vrai (ah masa)." Ia pun tercengang. "Kau terlihat seperti anak kelas 12."

"Itu sebuah pujian," sahut Wulan.

"Je m'appelle Damien (namaku Damien)." Pria yang menyebut namanya Damien itu mengulurkan tangannya. "Aku guru pembimbing di sini."

"Wulan. Guru Bahasa Inggris baru. Senang bertemu denganmu." Wulan menyambut uluran tangan Damien.

"Enchanté (senang bertemu denganmu)."

Wulan mengangguk. "Maaf, aku permisi dulu. Aku ada kelas sekarang."

"Oui, à tout à l'heure (ya, sampai nanti)."

Wulan berlalu dari hadapan Damien dan berjalan cepat menelusuri koridor menuju ke area kelas 12.

Damien memandangi punggung mungil Wulan yang mulai menjauh. Bibirnya tersenyum dan mencebik. Lalu melangkah ke arah berlawanan.

***

"Good Morning."

Wulan menyapa dan mengedarkan pandangannya ke seluruh kelas. Nampak Max duduk diam dan menunduk dengan hoodie yang menutupi kepala dan sebagian wajahnya.

"Sudah kalian kerjakan PRnya?" tanya Wulan.

Tak ada jawaban. Tak ada yang menggubrisnya. Hanya terdengar gelak tawa dan keributan. Wulan menghela nafas dalam - dalam.

"Aku sudah megerjakannya, Miss." Suara Etienne terdengar diantara keributan kelas.

"Okay, coba aku lihat." Wulan berjalan mendekat pada Etienne. Dia melirik Max sekilas. Pemuda itu tak bergeming.

Wulan memeriksa buku yang disodorkan Etienne padanya. Dia mengangguk - angguk.

"Bagus, Etienne." Wulan menepuk - nepuk pundak pemuda berkulit hitam itu. "Yang lain sudah ada yang mengerjakan?" tanyanya pada seisi kelas. Tentu saja tidak ada yang menggubrisnya.

"Max, buka penutup kepalamu." Wulan meraih hoodie yang menutup kepala Max, namun pemuda itu dengan cepat menepis tangannya.

Sekilas Wulan melihat memar di pelipis Max.

"Ada memar di pelipismu. Kau baik - baik saja?" tanya Wulan.

"Bukan urusanmu!" seru Max seraya menjauhkan kursi yang didudukinya dari Wulan.

"Biar kulihat."

"Menjauhlah dariku!" Max kembali menepis tangan Wulan yang hendak memeriksa pelipisnya.

Wulan menggeleng pelan.

"Etienne, bisa kau tulis jawabannya di papan tulis?"

"Okay, Miss," kekeh Etienne seraya mengikuti langkah Wulan menuju ke depan kelas.

Etienne berdiri di depan papan tulis dan tersenyum jahil pada Wulan. Ia mengendus tubuh Wulan dengan tiba - tiba.

"Bersikaplah sopan, Etienne!" seru Wulan seraya mendorong wajah Etienne menjauh darinya.

Etienne terbahak seraya mengangkat kedua tangannya. Dia segera menuliskan jawaban beberapa soal Pekerjaan Rumah di papan tulis.

"C'est bien, Etienne, merci (bagus, Etienne, terimakasih), kau boleh kembali ke kursimu."

Etienne menghadiahi Wulan sebuah ciuman jarak jauh sembari terkekeh. Wulan menggelengkan kepalanya. Ia memandang Max sekilas yang tanpa ia duga tengah menatap tajam ke arahnya. Wulan buru - buru mengalihkan pandangannya pada buku yang sedang dipegangnya.

"Anak - anak, mohon perhatiannya, s'il vous plaît (tolong)!" serunya seraya mengetuk - ngetuk meja dengan penghapus whiteboard. Meminta perhatian pada seisi kelas yang masih saja tak menggubrisnya. Saling mengobrol satu sama lain, membuat keributan, dan ada juga yang tertidur sembari menelungkupkan kepala di atas meja.

"Diam semua! Nona Cantik mau bicara!" seru Etienne tiba - tiba. Membuat seisi kelas hening sejenak. Namun sejurus kemudian, buku - buku beterbangan ke arah pemuda itu. Suasana menjadi riuh kembali.

"Ya Tuhan ...." gumam Wulan lirih seraya memijit keningnya.

Simple Present Tense.

Wulan menuliskan tiga kata itu di papan tulis untuk memulai pelajarannya.

"Sudah pernah mendengarnya?"

"Okay, rumus ini digunakan untuk kalimat kejadian yang sedang berlangsung, atau bisa juga menyatakan kebiasaan."

Subject + Verb 1 (s /es) + Object.

"Ingat, penambahan s atau es dalam Verb 1 hanya untuk subject ...."

He, She, It.

"Sedangkan Verb 1 yang tidak ditambahkan s atau es, berlaku untuk subject ...."

I, You, We, They.

"Aku berikan contoh untuk kalian ...."

He goes to school everyday.

I go to school everyday.

Wulan yang tengah menghadap ke arah papan tulis dan menuliskan beberapa kalimat di sana mendengar suara kursi di tarik dengan kasar. Dan ketika ia menoleh, dilihatnya Max dengan tas di punggungnya tengah melangkah keluar kelas.

"Max, kau mau kemana?" tanya Wulan.

"Aku bosan," jawabnya dingin.

"Kau pikir bisa meninggalkan kelas seenaknya?" hardik Wulan geram.

Max hanya menyeringai. Lalu tanpa menanggapi perkataan Wulan, ia berlalu meninggalkan kelas.

Wulan menghela napas dalam - dalam. Mencoba menahan kekesalan dalam hatinya.

"Anak - anak, tolong perhatikan pelajarannya!" serunya sembari mengetuk - ngetuk papan tulis dengan penghapus.

"Tolong ... perhatikan ... pelajarannya!" Ia mengulang seruannya sembari menggedor papan tulis dengan kepalan tangannya.

Namun tetap saja tidak ada yang menggubrisnya.

Wulan mengusap wajahnya dengan kasar. Mengatur nafasnya guna mengendalikan rasa marah yang mulai memuncak.

Anak - anak sialan!

***

Dari jauh, Wulan melihat Damien yang tengah berbicara serius dengan dua orang siswa lelaki dan perempuan. Ia mendekati mereka dan berdiri di belakang Damien.

"Kalian berdua ke ruanganku sekarang!" seru Damien dengan suara beratnya.

Dengan wajah sebal, kedua siswa itu berlalu dari hadapan Damien.

"Qu'est qui passe (ada apa)?" tanya Wulan.

"Owh, hei, Wulan," sapa Damien begitu melihat Wulan telah berdiri di belakangnya. "Ah, itu, aku menangkap basah mereka berbuat tidak senonoh di dekat toilet."

"Ya ampun." Wulan bergumam.

"Bagaimana kelasmu?" tanya Damien yang melihat wajah Wulan penuh kesuraman.

"Menyenangkan." Wulan berucap ironi.

Damien terbahak. "Owh, aku harus memberi bimbingan pada dua siswa bandel tadi. Mau minum kopi nanti setelah jam sekolah selesai?" tawar Damien.

"Oais, bien sûr (ya, tentu)."

"D'accord, alors à bientôt (kalau begitu sampai nanti)," ucap Damien sembari melempar senyumnya dan disambut dengan anggukkan kepala Wulan.

***

***

***

Terpopuler

Comments

Dewa Qin

Dewa Qin

wiiih ngadepi murid kayak mereka bisa2 sebulan langsung serangan jantung

2023-07-16

0

🐊⃝⃟ Queen K 🐨 코알라

🐊⃝⃟ Queen K 🐨 코알라

Damian kayanya mencurigakan

2021-07-29

3

Seikha Aludra

Seikha Aludra

Bikin esmoni tiap hari ini mah

2021-07-05

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Adieu Le Passé (Selamat Tinggal Masa Lalu).
2 Bab 2. J'ai Besoin De Ce Boulot (Aku Butuh Pekerjaan Ini)
3 Bab 3 . C'est Qui? C'est Max (Siapa Dia? Dia Max)
4 Bab 4. Max Avec Son Probléme (Max Dengan Masalahnya).
5 Bab 5. Je m'appelle Damien Arsenault (Namaku Damien Arsenault).
6 Bab 6. Max, Ça Va Toi? (Max, Kau Baik - Baik Saja)?
7 Bab 7. Pourquoi Tu Fais Ça, Max (Kenapa Kau Lakukan Itu, Max)?
8 Bab 8. Je Suis Désolé, Madame (Maafkan aku, Bu).
9 Bab 9. Tu As Attiré Mon Attention (Kau Menarik Perhatianku).
10 Bab 10. Lui Et Sa Passion (Dia dan Gairahnya).
11 Bab 11. The Burden I Have To Carry (Beban Yang Harus Kutanggung).
12 Bab 12. I Just Wanna Help (Aku Hanya Ingin Membantu).
13 Bab 13. Fais Attention, Wulan (Berhati - hatilah, Wulan)!
14 Bab 14. Let Me Draw You (Biarkan Aku Menggambarmu).
15 Bab 15. Son Bon cœur ( Hatinya Yang Baik).
16 Bab 16. If Only You Knew (Andai Kau Tahu).
17 Bab 17. Don't Ever Think About It (Jangan Coba - Coba Berpikir Tentang Itu).
18 Bab 18. Nothing To Be Sorry For (Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan).
19 Bab 19. You Little Rascal (Dasar Kau Anak Nakal).
20 Bab 20. Tu Me Manque (Aku Rindu Padamu).
21 Bab 21. Why Do I Wish It Was You (Kenapa Aku Berharap Itu Kau).
22 Bab 22. T'es Tres Belle Aujourd'hui (Kau Cantik Sekali Hari Ini).
23 Bab 23. She's Just A Friend (Dia Hanya Teman), Miss.
24 Bab 24. Je Suis Là Pour Toi ( Aku Di Sini Untukmu), Miss.
25 Bab 25. Don't Touch Her (Jangan Sentuh Dia).
26 Bab 26. Lonely Heart And Angry Mind.
27 Bab 27. Another Day Of The pain.
28 Bab 28. T'es Ou (Kau Di mana)?
29 Bab 29. Can I Borrow Your Shoulder (Bisa Aku Pinjam Bahumu)?
30 Bab 30. I Am Screwed (Aku Kacau).
31 Bab 31. I'm Keeping An Eye On You (Aku Mengawasimu).
32 Bab 32. How Do I Get To Your Heart (Bagaimana Caranya Meraih Hatimu).
33 Bab 33. Oh Mon Dieu (Ya Tuhan).
34 Bab 34. Je Dois Arrêter Ça (Aku Harus Menghentikan Ini).
35 Bab 35. Don't Do This To Me.
36 Bab 36. C'est Qui Christophe (Siapa Itu Christophe)?
37 Bab 37. The More I Deny My Feeling, The More It Grows.
38 Bab 38. My Gaze Belongs To You (Tatapanku Itu Milikmu).
39 Bab 39. Karma Has No Menu. You Got Served What You Deserve (1).
40 Bab 40. Karma Has No Menu, You Got Served What You Deserve (2).
41 Bab 41. Bittersweet Seventeen.
42 Bab 42. Everybody Needs Some Time On Their Own.
43 Bab 43. I Miss You Like Hell.
44 Bab 44. Where We heading?
45 Bab 45. Je Veux Parler Avec Toi, Papa (Aku Ingin Bicara Denganmu, Papa).
46 Bab 46. J'ai Peur (Aku Takut).
47 Bab 47. Your Body Is A Wonderland.
48 Bab 48. Elle S'appelle Jolene Dupont (Namanya Jolene Dupont).
49 Bab 49. I Wanna Celebrate Something (Aku Ingin Merayakan Sesuatu), Miss.
50 Bab 50. Morning Glor-ny.
51 Bab 51. Your Scent Calms Me Down (Aroma Tubuhmu Menenangkanku).
52 Bab 52. Past Stays In The Past.
53 Bab 53. Why Did He Hold You Like That?
54 Bab 54. Blame It All On Me.
55 Bab 55. Don't Get Mad, I'm Just Joking, Miss.
56 Bab 56. Lui Pour Moi, Moi Pour Lui (Aku untuk Dia, Dia Untuk Aku).
57 Bab 57. You're Holding A Ticking Time Bomb.
58 Bab 58. It's Not That Easy (Tidak Semudah Itu).
59 Bab 59. I Am Really In A Bad Mood.
60 Bab 60. A Doubtful Heart (Hati Yang Penuh Keraguan).
61 Bab 61. When I Look Into Your Eyes.
62 Bab 62. C'est Fini (Semua Telah Berakhir)?
63 Bab 63. Struggling.
64 Bab 64. This Pain Is Just So Real. I can't Take It!
65 Bab 65. Next To You, My Love.
66 Bab 66. What Does Jolene Want?
67 Bab 67. Winter Holiday Planning.
68 Bab 68. Elle Est Indonesienne, Ta Copine?
69 Bab 69. I Adore You, I Value You, I Treasure You.
70 Bab 70. What A Nice Painting.
71 Bab 71. A Christmas Gift
72 Part 72. Into The Storm.
73 Part 73. Trapped By The She Devil.
74 Part 74. Aku Sakit, Max.
75 Part 75. Please Forgive Me.
76 Bab 76. Nothing's Gonna Hurt You, Baby.
77 Bab 77. She Makes Me A Better Man.
78 Bab 78. I Believe In You.
79 Part 79. She Does What She Wants.
80 Part 80. This Isn't Over
81 Part 81. Obstacle Continues.
82 Bab 82. You Get What You Deserve (1).
83 Bab 83. You Get What You Deserve (2).
84 Bab 84. Tropical Love.
85 Part 85. To Love, Laughter, And Happily Ever After (The End).
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Bab 1 Adieu Le Passé (Selamat Tinggal Masa Lalu).
2
Bab 2. J'ai Besoin De Ce Boulot (Aku Butuh Pekerjaan Ini)
3
Bab 3 . C'est Qui? C'est Max (Siapa Dia? Dia Max)
4
Bab 4. Max Avec Son Probléme (Max Dengan Masalahnya).
5
Bab 5. Je m'appelle Damien Arsenault (Namaku Damien Arsenault).
6
Bab 6. Max, Ça Va Toi? (Max, Kau Baik - Baik Saja)?
7
Bab 7. Pourquoi Tu Fais Ça, Max (Kenapa Kau Lakukan Itu, Max)?
8
Bab 8. Je Suis Désolé, Madame (Maafkan aku, Bu).
9
Bab 9. Tu As Attiré Mon Attention (Kau Menarik Perhatianku).
10
Bab 10. Lui Et Sa Passion (Dia dan Gairahnya).
11
Bab 11. The Burden I Have To Carry (Beban Yang Harus Kutanggung).
12
Bab 12. I Just Wanna Help (Aku Hanya Ingin Membantu).
13
Bab 13. Fais Attention, Wulan (Berhati - hatilah, Wulan)!
14
Bab 14. Let Me Draw You (Biarkan Aku Menggambarmu).
15
Bab 15. Son Bon cœur ( Hatinya Yang Baik).
16
Bab 16. If Only You Knew (Andai Kau Tahu).
17
Bab 17. Don't Ever Think About It (Jangan Coba - Coba Berpikir Tentang Itu).
18
Bab 18. Nothing To Be Sorry For (Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan).
19
Bab 19. You Little Rascal (Dasar Kau Anak Nakal).
20
Bab 20. Tu Me Manque (Aku Rindu Padamu).
21
Bab 21. Why Do I Wish It Was You (Kenapa Aku Berharap Itu Kau).
22
Bab 22. T'es Tres Belle Aujourd'hui (Kau Cantik Sekali Hari Ini).
23
Bab 23. She's Just A Friend (Dia Hanya Teman), Miss.
24
Bab 24. Je Suis Là Pour Toi ( Aku Di Sini Untukmu), Miss.
25
Bab 25. Don't Touch Her (Jangan Sentuh Dia).
26
Bab 26. Lonely Heart And Angry Mind.
27
Bab 27. Another Day Of The pain.
28
Bab 28. T'es Ou (Kau Di mana)?
29
Bab 29. Can I Borrow Your Shoulder (Bisa Aku Pinjam Bahumu)?
30
Bab 30. I Am Screwed (Aku Kacau).
31
Bab 31. I'm Keeping An Eye On You (Aku Mengawasimu).
32
Bab 32. How Do I Get To Your Heart (Bagaimana Caranya Meraih Hatimu).
33
Bab 33. Oh Mon Dieu (Ya Tuhan).
34
Bab 34. Je Dois Arrêter Ça (Aku Harus Menghentikan Ini).
35
Bab 35. Don't Do This To Me.
36
Bab 36. C'est Qui Christophe (Siapa Itu Christophe)?
37
Bab 37. The More I Deny My Feeling, The More It Grows.
38
Bab 38. My Gaze Belongs To You (Tatapanku Itu Milikmu).
39
Bab 39. Karma Has No Menu. You Got Served What You Deserve (1).
40
Bab 40. Karma Has No Menu, You Got Served What You Deserve (2).
41
Bab 41. Bittersweet Seventeen.
42
Bab 42. Everybody Needs Some Time On Their Own.
43
Bab 43. I Miss You Like Hell.
44
Bab 44. Where We heading?
45
Bab 45. Je Veux Parler Avec Toi, Papa (Aku Ingin Bicara Denganmu, Papa).
46
Bab 46. J'ai Peur (Aku Takut).
47
Bab 47. Your Body Is A Wonderland.
48
Bab 48. Elle S'appelle Jolene Dupont (Namanya Jolene Dupont).
49
Bab 49. I Wanna Celebrate Something (Aku Ingin Merayakan Sesuatu), Miss.
50
Bab 50. Morning Glor-ny.
51
Bab 51. Your Scent Calms Me Down (Aroma Tubuhmu Menenangkanku).
52
Bab 52. Past Stays In The Past.
53
Bab 53. Why Did He Hold You Like That?
54
Bab 54. Blame It All On Me.
55
Bab 55. Don't Get Mad, I'm Just Joking, Miss.
56
Bab 56. Lui Pour Moi, Moi Pour Lui (Aku untuk Dia, Dia Untuk Aku).
57
Bab 57. You're Holding A Ticking Time Bomb.
58
Bab 58. It's Not That Easy (Tidak Semudah Itu).
59
Bab 59. I Am Really In A Bad Mood.
60
Bab 60. A Doubtful Heart (Hati Yang Penuh Keraguan).
61
Bab 61. When I Look Into Your Eyes.
62
Bab 62. C'est Fini (Semua Telah Berakhir)?
63
Bab 63. Struggling.
64
Bab 64. This Pain Is Just So Real. I can't Take It!
65
Bab 65. Next To You, My Love.
66
Bab 66. What Does Jolene Want?
67
Bab 67. Winter Holiday Planning.
68
Bab 68. Elle Est Indonesienne, Ta Copine?
69
Bab 69. I Adore You, I Value You, I Treasure You.
70
Bab 70. What A Nice Painting.
71
Bab 71. A Christmas Gift
72
Part 72. Into The Storm.
73
Part 73. Trapped By The She Devil.
74
Part 74. Aku Sakit, Max.
75
Part 75. Please Forgive Me.
76
Bab 76. Nothing's Gonna Hurt You, Baby.
77
Bab 77. She Makes Me A Better Man.
78
Bab 78. I Believe In You.
79
Part 79. She Does What She Wants.
80
Part 80. This Isn't Over
81
Part 81. Obstacle Continues.
82
Bab 82. You Get What You Deserve (1).
83
Bab 83. You Get What You Deserve (2).
84
Bab 84. Tropical Love.
85
Part 85. To Love, Laughter, And Happily Ever After (The End).

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!