Bab 3 . C'est Qui? C'est Max (Siapa Dia? Dia Max)

Dengan mantap Wulan mendorong pintu kelas yang sedikit terbuka dan melangkah masuk. Suasana kelas yang tadinya ramai kini hening. Belasan pasang mata menatapnya penuh selidik.

Wulan menyapu pandangannya ke seluruh ruangan kelas. Dipandanginya wajah - wajah anak remaja di hadapannya itu. Matanya menangkap lima siswa yang ia temui beberapa saat lalu. Mereka terlihat saling berbisik dan menahan tawa. Dalam hati Wulan mendengus. Ini tidak akan mudah.

"Good morning." Wulan menyapa dengan bahasa Inggris. "Namaku Wulandari Laksana, aku guru Bahasa Inggris kalian yang baru."

Suara berisik mulai terdengar di seluruh ruangan kelas.

"Sial, aku kira kau murid baru." Sebuah suara menyeletuk dari arah pojok ruangan. Disambut gelak tawa seisi kelas.

Wulan menghela napas dalam - dalam. Suara itu berasal dari salah seorang gerombolan lima siswa yang menendang bola ke arahnya.

"Terimakasih untuk sambutan hangatnya, Anak - anak," sindir Wulan.

Ia meraih buku panjang berwarna hijau di atas meja dengan tulisan Registre De Présence Quotidien (Buku Kehadiran Harian) di sampulnya.

"Okay ... aku ingin mengenal kalian satu persatu." Wulan kembali menyapu pandangannya ke seluruh ruangan. Sebagian siswa sibuk saling mengobrol satu sama lain, sementara yang lainnya bermain - main dengan sobekan - sobekan kertas yang digulung dan melemparkannya satu sama lain. Mereka sama sekali tidak mempedulikannya.

"Jerome Cotillard?" panggil Wulan seraya menatap sekeliling ruangan.

"Oais, c'est moi (Ya, aku) ," sahut seorang siswa berambut cepak dan pirang dengan malas.

"Jules Lingevin?"

"Oais." seorang siswa bertubuh ceking dengan jaket hoodie kedodorannya mengangkat tangan.

"Etienne Kwame?"

"Oui, c'est moi, Sexy (Ya, aku, Sexy)." Siswa berkulit hitam yang dipanggil Etienne berseru dari pojok ruangan. Disambut sorak - sorai dari seluruh penjuru kelas.

"Merci (terimakasih), Etienne." Wulan tersenyum dramatis. "Maximilian Guillaume?" lanjutnya di tengah - tengah suara gemuruh kelas.

"Maximilian Guillaume?" ulangnya setelah beberapa saat tak ada jawaban dari siswa yang bernama Maximilian.

"Alors, il est ou, Max? (wah, mana Max)?" gumam Etienne seraya memukul bahu temannya yang duduk di depannya.

Perhatian Wulan tertuju pada pemuda yang duduk di depan kursi Etienne. Si pelempar bola berkulit pucat dan berambut hitam setengah gondrong yang diikat sembarangan.

Ia hanya mengangkat tangannya tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Wajah tampannya yang angkuh dengan jelas menantang tatapan tajam dari Wulan.

"Owh, namamu Max," ujarnya dengan senyum sinis.

Senyum tipis Max tersungging seraya menoleh ke kanan dan kirinya, menanggapi gerombolannya yang kini menggodainya seraya melemparinya dengan buntalan - buntalan kertas.

Wulan kembali menarik nafas dalam - dalam. Sungguh berat pekerjaannya ini. Menghadapi siswa - siswa SMA yang sepertinya akan sangat sulit untuk diatur.

Ia melanjutkan mengabsen nama - nama seluruh kelas yang berjumlah dua puluh orang hingga selesai.

"Baiklah, kita mulai saja pelajarannya!"

***

Adrienne terbahak melihat Wulan yang tertunduk memijit tengkuknya. Wanita itu mengerti apa yang baru saja dialami oleh rekan kerja barunya itu.

"Bagaimana kesanmu tentang kelas 12?" tanya Adrienne seraya menyeruput kopinya.

"Ouh ... mereka anak - anak yang sangat ramah dan menyenangkan." Wulan berucap ironis.

"Jadi?"

Wulan menyuapi dirinya dengan sesendok kentang rebus dan potongan daging sapi panggang. "Aku adalah seseorang yang tidak mudah menyerah."

"Aku suka semangatmu, Wulan."

"Aku butuh pekerjaan ini, jadi, aku harus bertahan," kekehnya seraya menyapu pandangan ke sekelilingnya.

Suasana cafeteria tampak ramai. Siswa dan guru membaur jadi satu di jam makan siang seperti ini. Mata Wulan menyipit ketika melihat sesosok wajah angkuh muncul dari pintu cafe diikuti oleh beberapa remaja di belakangnya. Termasuk Etienne.

"Kau lihat siapa?" tanya Adrienne membuatnya terkesiap.

"Ouh, hanya beberapa siswa dari kelas 12 yang unik." Wulan mengacungkan kedua jari telunjuknya dan membentuk tanda kutip.

Adrienne menoleh ke belakangnya dan memutar kedua bola matanya. "Max dan teman - temannya. Mereka yang paling nakal dari yang nakal." ujarnya.

"Yeah, aku tahu."

"Mereka tinggal di Stalingrad, kau tahu bukan lingkungan seperti apa itu?"

"Ya," sahut Wulan cepat. Dia menoleh kembali ke arah Max yang secara kebetulan juga tengah menatap ke arahnya. Pemuda itu menyunggingkan senyum tipis dan sinisnya. Buru - buru Wulan mengalihkan pandangannya pada piring makan siangnya.

"Mereka benar - benar tidak punya sopan santun dengan Guru," gumam Wulan.

"Begitulah ...."

Terdengar suara gelak tawa dari arah Max dan yang lainnya. Namun Wulan tak berniat untuk memperhatikan mereka.

***

Max menyandarkan punggungnya di pagar luar sekolah sembari menghisap rokoknya dalam - dalam. Di sampingnya Etienne dan beberapa temannya sibuk saling bergurau satu sama lain.

"Miss!" seru Etienne tiba - tiba sembari melambai ke arah Wulan yang baru saja muncul dari gerbang sekolah. "Kenapa terburu - buru?" godanya.

Pandangan mata Max beralih pada sosok mungil dengan rambut hitam indah tergerai dan berwajah manis itu.

"Jangan merokok di lingkungan sekolah!" seru Wulan sembari memandang Max sekilas, kemudian berlalu meninggalkan anak - anak remaja itu.

Etienne terbahak sembari menyenggol bahu Max. "Jangan merokok!" serunya sembari mengambil rokok dari jemari Max dan menghisapnya sendiri.

Max mendecak kesal. Dia menoleh memandangi punggung Wulan yang mulai menjauh.

"Boleh juga Guru baru itu ya, benar kan, teman - teman?" celetuk Etienne disambut gelak tawa teman - temannya.

Max memukul ujung kepala Etienne keras. "Seleramu wanita tua!" serunya. "Jangan lupa nanti malam, tempat biasa!" serunya sembari berlalu dari hadapan Etienne yang tengah mengelus - elus kepalanya.

***

***

Terpopuler

Comments

𝕭𝖚𝖊 𝕭𝖎𝖒𝖆 💱

𝕭𝖚𝖊 𝕭𝖎𝖒𝖆 💱

oohh max yg ini....kesayangan cicik 😄😄😄

2021-06-08

2

Daisy🇵🇸HilVi

Daisy🇵🇸HilVi

kirain maxime boutier thor🤭

2021-05-29

3

atmaranii

atmaranii

mnarik thorr crtamu...smngatt

2021-05-25

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Adieu Le Passé (Selamat Tinggal Masa Lalu).
2 Bab 2. J'ai Besoin De Ce Boulot (Aku Butuh Pekerjaan Ini)
3 Bab 3 . C'est Qui? C'est Max (Siapa Dia? Dia Max)
4 Bab 4. Max Avec Son Probléme (Max Dengan Masalahnya).
5 Bab 5. Je m'appelle Damien Arsenault (Namaku Damien Arsenault).
6 Bab 6. Max, Ça Va Toi? (Max, Kau Baik - Baik Saja)?
7 Bab 7. Pourquoi Tu Fais Ça, Max (Kenapa Kau Lakukan Itu, Max)?
8 Bab 8. Je Suis Désolé, Madame (Maafkan aku, Bu).
9 Bab 9. Tu As Attiré Mon Attention (Kau Menarik Perhatianku).
10 Bab 10. Lui Et Sa Passion (Dia dan Gairahnya).
11 Bab 11. The Burden I Have To Carry (Beban Yang Harus Kutanggung).
12 Bab 12. I Just Wanna Help (Aku Hanya Ingin Membantu).
13 Bab 13. Fais Attention, Wulan (Berhati - hatilah, Wulan)!
14 Bab 14. Let Me Draw You (Biarkan Aku Menggambarmu).
15 Bab 15. Son Bon cœur ( Hatinya Yang Baik).
16 Bab 16. If Only You Knew (Andai Kau Tahu).
17 Bab 17. Don't Ever Think About It (Jangan Coba - Coba Berpikir Tentang Itu).
18 Bab 18. Nothing To Be Sorry For (Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan).
19 Bab 19. You Little Rascal (Dasar Kau Anak Nakal).
20 Bab 20. Tu Me Manque (Aku Rindu Padamu).
21 Bab 21. Why Do I Wish It Was You (Kenapa Aku Berharap Itu Kau).
22 Bab 22. T'es Tres Belle Aujourd'hui (Kau Cantik Sekali Hari Ini).
23 Bab 23. She's Just A Friend (Dia Hanya Teman), Miss.
24 Bab 24. Je Suis Là Pour Toi ( Aku Di Sini Untukmu), Miss.
25 Bab 25. Don't Touch Her (Jangan Sentuh Dia).
26 Bab 26. Lonely Heart And Angry Mind.
27 Bab 27. Another Day Of The pain.
28 Bab 28. T'es Ou (Kau Di mana)?
29 Bab 29. Can I Borrow Your Shoulder (Bisa Aku Pinjam Bahumu)?
30 Bab 30. I Am Screwed (Aku Kacau).
31 Bab 31. I'm Keeping An Eye On You (Aku Mengawasimu).
32 Bab 32. How Do I Get To Your Heart (Bagaimana Caranya Meraih Hatimu).
33 Bab 33. Oh Mon Dieu (Ya Tuhan).
34 Bab 34. Je Dois Arrêter Ça (Aku Harus Menghentikan Ini).
35 Bab 35. Don't Do This To Me.
36 Bab 36. C'est Qui Christophe (Siapa Itu Christophe)?
37 Bab 37. The More I Deny My Feeling, The More It Grows.
38 Bab 38. My Gaze Belongs To You (Tatapanku Itu Milikmu).
39 Bab 39. Karma Has No Menu. You Got Served What You Deserve (1).
40 Bab 40. Karma Has No Menu, You Got Served What You Deserve (2).
41 Bab 41. Bittersweet Seventeen.
42 Bab 42. Everybody Needs Some Time On Their Own.
43 Bab 43. I Miss You Like Hell.
44 Bab 44. Where We heading?
45 Bab 45. Je Veux Parler Avec Toi, Papa (Aku Ingin Bicara Denganmu, Papa).
46 Bab 46. J'ai Peur (Aku Takut).
47 Bab 47. Your Body Is A Wonderland.
48 Bab 48. Elle S'appelle Jolene Dupont (Namanya Jolene Dupont).
49 Bab 49. I Wanna Celebrate Something (Aku Ingin Merayakan Sesuatu), Miss.
50 Bab 50. Morning Glor-ny.
51 Bab 51. Your Scent Calms Me Down (Aroma Tubuhmu Menenangkanku).
52 Bab 52. Past Stays In The Past.
53 Bab 53. Why Did He Hold You Like That?
54 Bab 54. Blame It All On Me.
55 Bab 55. Don't Get Mad, I'm Just Joking, Miss.
56 Bab 56. Lui Pour Moi, Moi Pour Lui (Aku untuk Dia, Dia Untuk Aku).
57 Bab 57. You're Holding A Ticking Time Bomb.
58 Bab 58. It's Not That Easy (Tidak Semudah Itu).
59 Bab 59. I Am Really In A Bad Mood.
60 Bab 60. A Doubtful Heart (Hati Yang Penuh Keraguan).
61 Bab 61. When I Look Into Your Eyes.
62 Bab 62. C'est Fini (Semua Telah Berakhir)?
63 Bab 63. Struggling.
64 Bab 64. This Pain Is Just So Real. I can't Take It!
65 Bab 65. Next To You, My Love.
66 Bab 66. What Does Jolene Want?
67 Bab 67. Winter Holiday Planning.
68 Bab 68. Elle Est Indonesienne, Ta Copine?
69 Bab 69. I Adore You, I Value You, I Treasure You.
70 Bab 70. What A Nice Painting.
71 Bab 71. A Christmas Gift
72 Part 72. Into The Storm.
73 Part 73. Trapped By The She Devil.
74 Part 74. Aku Sakit, Max.
75 Part 75. Please Forgive Me.
76 Bab 76. Nothing's Gonna Hurt You, Baby.
77 Bab 77. She Makes Me A Better Man.
78 Bab 78. I Believe In You.
79 Part 79. She Does What She Wants.
80 Part 80. This Isn't Over
81 Part 81. Obstacle Continues.
82 Bab 82. You Get What You Deserve (1).
83 Bab 83. You Get What You Deserve (2).
84 Bab 84. Tropical Love.
85 Part 85. To Love, Laughter, And Happily Ever After (The End).
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Bab 1 Adieu Le Passé (Selamat Tinggal Masa Lalu).
2
Bab 2. J'ai Besoin De Ce Boulot (Aku Butuh Pekerjaan Ini)
3
Bab 3 . C'est Qui? C'est Max (Siapa Dia? Dia Max)
4
Bab 4. Max Avec Son Probléme (Max Dengan Masalahnya).
5
Bab 5. Je m'appelle Damien Arsenault (Namaku Damien Arsenault).
6
Bab 6. Max, Ça Va Toi? (Max, Kau Baik - Baik Saja)?
7
Bab 7. Pourquoi Tu Fais Ça, Max (Kenapa Kau Lakukan Itu, Max)?
8
Bab 8. Je Suis Désolé, Madame (Maafkan aku, Bu).
9
Bab 9. Tu As Attiré Mon Attention (Kau Menarik Perhatianku).
10
Bab 10. Lui Et Sa Passion (Dia dan Gairahnya).
11
Bab 11. The Burden I Have To Carry (Beban Yang Harus Kutanggung).
12
Bab 12. I Just Wanna Help (Aku Hanya Ingin Membantu).
13
Bab 13. Fais Attention, Wulan (Berhati - hatilah, Wulan)!
14
Bab 14. Let Me Draw You (Biarkan Aku Menggambarmu).
15
Bab 15. Son Bon cœur ( Hatinya Yang Baik).
16
Bab 16. If Only You Knew (Andai Kau Tahu).
17
Bab 17. Don't Ever Think About It (Jangan Coba - Coba Berpikir Tentang Itu).
18
Bab 18. Nothing To Be Sorry For (Tidak Ada Yang Perlu Dimaafkan).
19
Bab 19. You Little Rascal (Dasar Kau Anak Nakal).
20
Bab 20. Tu Me Manque (Aku Rindu Padamu).
21
Bab 21. Why Do I Wish It Was You (Kenapa Aku Berharap Itu Kau).
22
Bab 22. T'es Tres Belle Aujourd'hui (Kau Cantik Sekali Hari Ini).
23
Bab 23. She's Just A Friend (Dia Hanya Teman), Miss.
24
Bab 24. Je Suis Là Pour Toi ( Aku Di Sini Untukmu), Miss.
25
Bab 25. Don't Touch Her (Jangan Sentuh Dia).
26
Bab 26. Lonely Heart And Angry Mind.
27
Bab 27. Another Day Of The pain.
28
Bab 28. T'es Ou (Kau Di mana)?
29
Bab 29. Can I Borrow Your Shoulder (Bisa Aku Pinjam Bahumu)?
30
Bab 30. I Am Screwed (Aku Kacau).
31
Bab 31. I'm Keeping An Eye On You (Aku Mengawasimu).
32
Bab 32. How Do I Get To Your Heart (Bagaimana Caranya Meraih Hatimu).
33
Bab 33. Oh Mon Dieu (Ya Tuhan).
34
Bab 34. Je Dois Arrêter Ça (Aku Harus Menghentikan Ini).
35
Bab 35. Don't Do This To Me.
36
Bab 36. C'est Qui Christophe (Siapa Itu Christophe)?
37
Bab 37. The More I Deny My Feeling, The More It Grows.
38
Bab 38. My Gaze Belongs To You (Tatapanku Itu Milikmu).
39
Bab 39. Karma Has No Menu. You Got Served What You Deserve (1).
40
Bab 40. Karma Has No Menu, You Got Served What You Deserve (2).
41
Bab 41. Bittersweet Seventeen.
42
Bab 42. Everybody Needs Some Time On Their Own.
43
Bab 43. I Miss You Like Hell.
44
Bab 44. Where We heading?
45
Bab 45. Je Veux Parler Avec Toi, Papa (Aku Ingin Bicara Denganmu, Papa).
46
Bab 46. J'ai Peur (Aku Takut).
47
Bab 47. Your Body Is A Wonderland.
48
Bab 48. Elle S'appelle Jolene Dupont (Namanya Jolene Dupont).
49
Bab 49. I Wanna Celebrate Something (Aku Ingin Merayakan Sesuatu), Miss.
50
Bab 50. Morning Glor-ny.
51
Bab 51. Your Scent Calms Me Down (Aroma Tubuhmu Menenangkanku).
52
Bab 52. Past Stays In The Past.
53
Bab 53. Why Did He Hold You Like That?
54
Bab 54. Blame It All On Me.
55
Bab 55. Don't Get Mad, I'm Just Joking, Miss.
56
Bab 56. Lui Pour Moi, Moi Pour Lui (Aku untuk Dia, Dia Untuk Aku).
57
Bab 57. You're Holding A Ticking Time Bomb.
58
Bab 58. It's Not That Easy (Tidak Semudah Itu).
59
Bab 59. I Am Really In A Bad Mood.
60
Bab 60. A Doubtful Heart (Hati Yang Penuh Keraguan).
61
Bab 61. When I Look Into Your Eyes.
62
Bab 62. C'est Fini (Semua Telah Berakhir)?
63
Bab 63. Struggling.
64
Bab 64. This Pain Is Just So Real. I can't Take It!
65
Bab 65. Next To You, My Love.
66
Bab 66. What Does Jolene Want?
67
Bab 67. Winter Holiday Planning.
68
Bab 68. Elle Est Indonesienne, Ta Copine?
69
Bab 69. I Adore You, I Value You, I Treasure You.
70
Bab 70. What A Nice Painting.
71
Bab 71. A Christmas Gift
72
Part 72. Into The Storm.
73
Part 73. Trapped By The She Devil.
74
Part 74. Aku Sakit, Max.
75
Part 75. Please Forgive Me.
76
Bab 76. Nothing's Gonna Hurt You, Baby.
77
Bab 77. She Makes Me A Better Man.
78
Bab 78. I Believe In You.
79
Part 79. She Does What She Wants.
80
Part 80. This Isn't Over
81
Part 81. Obstacle Continues.
82
Bab 82. You Get What You Deserve (1).
83
Bab 83. You Get What You Deserve (2).
84
Bab 84. Tropical Love.
85
Part 85. To Love, Laughter, And Happily Ever After (The End).

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!