Makanan sederhana nampak sudah tertata diatas meja, Mauren dengan lahap menyendokan makanan ke mulutnya. Sudah 3 piring ia makan pagi ini membuat orang-orang yang berada di meja memperhatikannya dengan tatapan heran.
Bapak dan ibunya menduga karena efek si jabang bayi di perut putrinya yang membuatnya rakus.
"Sudah berapa bulan nak," tanya ibu.
"Taraaaaa.... Kalian kena prank, aku tidak hamil. Itu semua hanya kebohonganku saja supaya kalian merestuiku menikah," ucap Mauren tersenyum bahagia.
5 menit kemudian.
"Pergi kau! Jangan injakan kaki dirumah ini lagi!" ucap bapak Mauren marah, ia menutup pintu rumah dengan kencang.
Braaaak...
Sean ternganga melihat kelakuan istrinya yang bodoh itu, ia merasa menyesal menikahi Mauren tanpa menyelidiki lebih dulu sifat Mauren seperti apa.
Dengan berat hati mereka melangkah pulang menuju ke kota sebelah menggunakan bus.
Hati Mauren bergejolak karena bingung dengan situasi seperti ini, ia tak menyangka kedua orang tuanya begitu sangat marah.
Dia membuka google di handphonenya, ia mencari solusi bagaimana cara meluluhkan hati orang tuanya. Semua artikel ia baca, intinya sama yaitu ia harus memberikan seorang cucu kepada orang tuanya.
Sean meliriknya seakan tau apa yang ada di pikiran istrinya itu.
"Jangan harap kau bisa mendapatkan seorang anak denganku!"
Mauren tersentak, ia hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Sean.
"Hey! Kau yang mengajakku menikah tetapi kau juga yang dingin kepadaku!"
Sean tertawa lalu mengusap-usap kepala Mauren, ia mendekatkan bibirnya ke telinga Mauren dan berbisik, " Ayo kita buat anak malam ini!"
___________________________________
Kehidupan baru bagi Mauren telah tiba, ia harus menjadi istri yang baik bagi suaminya.
Dia sampai membeli sebuah buku yang berjudul Bagaimana cara menjadi istri yang baik? Semua itu hanya dilakukan hanya untuk menyenangkan suaminya yang kadang baik dan kadang bersifat dingin.
Mauren mulai menata pikirannya, ia kini sudah menerima fakta jika suaminya hanya seorang tukang parkir. Dia juga sudah tidak memikirkan gaji suaminya itu, semua itu adalah resiko dari keteledorannya yang mau diajak menikah dengan pria yang baru dikenalnya.
Kegiatan Mauren hanya membersihkan rumah sederhana milik Sean, ia juga memasakan untuk Sean dan ketika malam hari?
Malam hari ya tidurlah. Tidak ada yang istimewa. Aku belum siap mempunyai anak karena aku harus bekerja di Young Group.
Mauren senang akhirnya mendapat surat panggilan dari perusahaan Young Group dan besok ia akan datang untuk wawancara. Dia menyetrika pakaian hitam putih yang nampak baru dibelinya tadi pagi.
Dia hanya lulusan SMA jadi ia akan terima apa saja pekerjaan yang akan diberikan oleh pimpinannya. Walaupun hanya pekerjaan terendah di Young Group tetapi ia akan menerima gaji yang tinggi dan itu sangat menggiurkan terlebih lagi setiap tahun akan mendapat tunjangan berupa uang bonus yang jumlahnya cukup besar.
Setelah itu ia merebahkan dirinya di ranjang empuk, matanya menatap langit-langit dan akhirnya terlelap di siang bolong ini.
**
Di kantor Young Group.
Praaang...
Sebuah gelas dilempar oleh presdir Young Group, ia begitu murka karena salah satu orang kepercayaannya melakukan korupsi besar-besaran. Raut wajahnya menjadi garang membuat semua bawahannya yang berkumpul di ruang meeting ketakutan dan menundukan kepala.
"Tuan Sean jangan khawatir kami sudah melaporkan pengkhianat itu ke polisi, sebentar lagi ia akan ditangkap," ucap salah satu pegawainya.
Alis presdir itu naik, ia tersenyum kecut.
Dia tertawa terbahak-bahak sampai menggema di seluruh ruangan, para karyawannya mulai kebingungan. Tiba-tiba
dia menggebrak meja kuat pertanda kemarahannya memuncak.
"Sebutkan salah satu aturan yang terpenting dari perusahaan ini!" ucap Sean marah.
Krik krik krik krik...
Para karyawannya terdiam dan tidak berani memandang wajah bosnya itu.
Hanya suara jangkrik yang terdengar di ruangan mewah itu, membuat Sean semakin marah.
"Cari jangkrik itu! Aku tidak mau mendengar suara itu di ruangan ini!"
Semua karyawan kalang kabut mendengar perintah dari bosnya. Presdir dari Young Group itu memang terkenal dingin dan sadis, semua perintahnya harus di turuti dan tidak boleh dibantah entah itu benar atau salah.
Semua karyawan berhamburan mencari jangkrik itu membuat Sean semakin marah.
"Cari jangkrik itu selesai meeting gobl*k!" teriak Sean membuat seluruh karyawannya berhenti lalu duduk di bangkunya masing-masing.
Sean menghela nafas melihat tingkah orang-orang di sekitarnya sangat konyol terlebih lagi ia juga mendapat seorang istri yang konyol juga, itu adalah sebuah kesialan baginya.
"Jawab pertanyaanku tadi!" ucap Sean dengan suara yang meninggi.
Asisten Kim yang sedari tadi disebelah tuannya akhirnya menjawab dengan nada santai, ia adalah orang dari negara lain yang mengabdi 10 tahun untuk melayani dan membantu setiap urusan presdir Young Group mulai dari urusan kecil sampai urusan yang paling besar.
Dia memiliki senyum yang manis membuat orang yang menatapnya jatuh cinta di detik itu juga, sifatnya yang ramah membuat semua orang menyukainya.
"Salah satu aturan dari perusahaan Young Group adalah barang siapa yang berkhianat dengan cara memiliki status hubungan menikah, pacaran, saudara kandung di dalam perusahaan ini maka orang-orang itu harus angkat kaki dari perusahaan dan akan menjadi daftar hitam di semua perusahaan utama atau perusahaan cabang. Dan orang itu harus membayar denda sebesar 100 juta" jelas asisten Kim.
Aturan itu adalah aturan yang di buat oleh Sean karena ia sangat membenci orang-orang yang menjalin hubungan di depannya, ia juga sangat tidak menyukai sebuah keromantisan dari pasangan yang dilihatnya.
Huh! Itu adalah aturan aneh yang pernah ada, padahal Sean kini diam-diam menikah dengan seorang gadis yang baru dikenalnya.
Sean di kenal pria yang dingin bagi wanita, tak jarang banyak yang lebih menyukai asisten Kim ketimbang Sean yang selalu jutek.
"Sudah jelas aturan tertulis itu tetapi kenapa masih ada yang nekat melakukannya?" ucap Sean sangat marah.
Para karyawannya terdiam, mereka saling memandang dan menebak-nebak siapa yang nekat melanggar aturan itu.
Sampai ketika asisten Kim membuka laptop ia membuka beberapa gambar dua orang karyawan beradu kasih di gudang perusahaan itu. Semua orang ternganga melihat gambar itu di proyektor.
Dua orang yang berada di foto itu mendadak merinding dan ketakutan.
"Kau dan Kau maju kedepan!" ucap Sean.
Hawa menyeramkan menyeruak ke seluruh ruangan, sepertinya mereka akan dihabisi hari ini juga oleh Sean.
Dua pasangan kekasih itu maju kedepan dengan menundukan kepala, ia tidak berani menatap mata Sean yang melototi mereka.
"Sejak kapan kalian berpacaran?" tanya asisten Kim dengan wajah tenang.
"2 bulan pak Kim"
"Sudah berapa lama kalian mengabdi untuk perusahaan ini?" tanya asisten Kim.
"Saya 5 tahun"
"Saya 2 tahun"
"Tendang mereka dari sini Kim! Aku tidak mau melihat wajah-wajah pengkhianat! Dan siapkan uang dendanya! " ucap Sean sambil menunjuk ke wajah mereka.
Semua orang bergidik ngeri, aturan yang hanya sepele bisa merusak sebuah kepercayaan. Aturan itu sangat mudah dibuat tetapi faktanya masih banyak yang berani melanggar.
Rumor mengatakan bahwa presdir Young Group itu adalah seorang gay. Dia tidak tertarik kepada wanita-wanita seksi di hadapannya, para karyawatinya berdandan seseksi mungkin untuk menggoda sang bos tetapi Sean tidak meliriknya sedikitpun.
Salah satunya adalah sekertaris Yuna, ia adalah sekertaris pribadi Sean yang bertugas membantu Sean dalam urusan perusahaan.
Yuna sangat cantik dengan tubuh seperti gitar spanyol, ia terlihat sering mengenakan pakaian seksi untuk membuat Sean melirik kearahnya tetapi selalu gagal.
Sean tidak akan menatap Yuna jika tidak ada keperluan penting menyangkut perusahaan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 233 Episodes
Comments
inayah machmud
aturan aneh bin konyol. 😂😂😂
2023-12-01
0
Ganuwa Gunawan
nih cerita nya suasana nya hening sunyi sepi ya thor
2022-10-30
0
afrena
aturan konyol dasar orang gila🤣🤣🤣
2022-06-05
1