Setelah mereka makan, Mauren mengambil handphonenya dan duduk didepan Valto.
Valto memainkan poni milik Mauren, entah mengapa ia gemas sekali melihat poni itu.
Valto juga memperhatikan wajah Mauren yang sibuk melihat layar handphone.
"Andy?"
"Woy!"
"Hukum menikahi saudara sendiri itu apa?"
"Lihat itu Mauren pura-pura budek!"
Mauren yang mendengar namanya disebut segera mendongakan kepala, ia kebingungan.
Setelah itu ia melihat layar handphonenya lagi. Mengetahui hal tersebut Valto segera bangun dari tempat duduknya dan membantu teman-temannya yang tengah asyik membakar sosis.
Mauren melihat akun instagram milik Reza, Reza mengunggah foto berdua bersama sang istri yang membuat Mauren merasa cemburu.
Valto yang melihat Mauren nampak murung segera menghampirinya.
"Pria bukan cuman dia aja, masih banyak pria lain yang bisa dijadikan pacar"
"Huh! Pacar? Sekarang aku tidak ingin pacaran, kalau bisa aku mau mencari lelaki yang langsung bisa diajak menikah!" ucap Mauren setengah berteriak membuat teman-teman Valto melirik Mauren.
Salah satu teman Valto yang sedari tadi memainkan handphone segera melangkah berjalan mendekati Mauren tengah duduk di kursi kecil yang terlihat seperti berjongkok.
"Ayo kita menikah! Buktikan ucapanmu!"
Mauren terkejut dan mendongakan kepala menatap pria itu.
Sriiiiiiingg.....
Hanya kesilaunan yang Mauren lihat, ia sedikit memicingkan mata untuk melihat wajah pria itu tetapi tetap silau.
"Kenapa diam? Buktikan ucapanmu!"
Mauren berdiri dan menatap pria itu,
mulutnya menganga ketika melihat pria yang mengajaknya menikah.
Oppa-oppa Korea?
Tampan sekali, lebih tampan dari Reza.
Tak terasa air liurnya menetes dari mulutnya yang menganga itu, Valto dengan sigap mengelap air liur itu menggunakan tisu.
Mauren seketika memandang wajah Valto dan tersenyum menyeringai.
Hihihihi... Jika menikah skincareku pasti yang menanggung suami kan? Makanku juga kan?
Bajuku? Lipstikku? Bedakku?
Valto mengangguk seolah memahami pikiran Mauren yang gila.
Mauren menatap pria itu lagi yang sedang menunggu jawaban, Mauren mengulurkan tangan seolah ingin berjabat tangan dengan pria itu. Pria itu membalas jabatan tangan Mauren.
"Aku Mauren, jadi kita kapan menikah?"
"Minggu depan," jawab pria itu tersenyum mengerikan.
"Deal?"
"Deal!"
Teman-teman Valto bertepuk tangan dengan wajah yang kebingungan. Mereka berpikir itu hanya sebuah candaan, tetapi mereka berdua serius melakukan pernikahan itu.
**
Malam hari di kamar kos.
"Kawin! Kawin! Kawin! Kawin! Aku akan Kawin! Ye.. Ye.. Ye.. Ye" ucap Mauren kegirangan sambil melompat-lompat di ranjang kosnya.
Mauren belum mengerti arti dari pernikahan sebenarnya yang hanya ia pikirkan adalah kebutuhan pribadinya pasti akan dipenuhi oleh suaminya. Padahal arti dari pernikahan bukan cuman itu saja.
"Meooooow, meooooow, meoooooow, meooooow, meooooow"
Mauren berhenti melompat-lompat, ia segera berlari menuju jendela. Dia melihat kucingnya tengah enak-enak dengan kucing tetangganya.
"Waaah.. Akhirnya kau kawin juga mol," ucap Mauren berteriak kencang.
Braaaak....
Suara jendela seperti digebrak, " Woy! Ini sudah jam 12 malem, gak usah teriak-teriak!"
"Dasar Jomblo!" ucap Mauren berteriak.
Dia segera berlari ketempat tidur dan merebahkan tubuhnya. Esok ia harus bangun pagi untuk pulang ke kota asalnya bersama pria itu untuk melamar Mauren didepan orang tua Mauren.
___________________________________
Keesokan harinya.
Mauren sudah bergegas membawa tas punggungnya, ia berjalan keluar kamar dan menuju ke luar. Dia mendapati pria itu telah berada di depan kosnya, Mauren berlari ke arah pria itu tetapi tiba-tiba kakinya tersandung lalu terjatuh.
Gubraaaaaak
Ah! Pasti sebentar lagi pria itu menolongku dan membantuku berdiri. So sweetnya...
Mauren masih di posisi terjatuhnya, ia seakan menunggu pria itu menolong tetapi..
"Wuaahahaha hahaha bodoh! hahaha"
Mauren berdiri ia berjalan cepat dan menabrak bahu pria yang menertawainya.
Pria itu berhenti tertawa dan mengekor Mauren yang nampak kesal.
Pria bernama Sean itu yang akan menikahi Mauren, hari ini ia akan melamar Mauren.
Mauren nampak sesekali melirik ke arah belakang melihat Sean yang membawa koper.
Sean berjalan cepat dan merangkul pundak Mauren, Sean bisa melihat wajah imut calon istrinya yang terlihat manyun.
Sean mencairkan suasana dengan mengobrol lebih dalam dan menanyakan secara detail biodata Mauren.
Hmm... Ternyata baru lulus sekolah ya.
Sudahlah tak usah memandang umur yang terpenting dia bisa menjadi tameng dalam perjodohanku dengan Alana.
Mereka berjalan menuju halte bus, untuk sampai di rumah orang tua Mauren mereka harus menaiki bus antar kota selama satu jam perjalanan. Untuk pertama kalinya Sean harus menaiki bus berdesak-desakan, ia duduk berdua bersama Mauren.
Mauren sedari tadi diam dan lama-lama terlelap, ia tertidur di bahu Sean.
Sean bisa melihat wajah imut Mauren dengan jelas, gadis berponi itu memang sangat cantik.
Tiba-tiba sebuah kotoran ayam jatuh ke lengan Sean yang membuatnya terkejut, ya sedari tadi di sebelahnya tengah berdiri seorang bapak-bapak yang menggendong ayam. Sean diam-diam mengelap kotoran ayam itu di celana bapak itu.
Sial! Uuuh baunya menyengat sekali.
Sean melototi ayam itu yang tengah melihatnya seakan mengejek.
Awas kau ayam akan ku rendang dagingmu.
Ayam itu lalu mengeluarkan kotoran lagi yang mengenai celana Sean.
Sean terlihat geram, ia berdiri lalu memarahi bapak itu.
Mauren terbangun saat tengah melihat Sean beradu mulut dengan bapak-bapak.
Mauren segera berdiri dan menatap tajam wajah bapak itu, bapak itu seketika takut.
Sean nampak bingung wanita berwajah imut itu seketika membuat orang itu takut.
Mereka beberapa saat terdiam, Sean masih bingung kenapa Mauren mau menikah dengannya.
"Apa alasanmu mau menikah denganku?"
Mauren menatap Sean dengan tajam, Mauren menyeringai menyeramkan.
"Pembalasan dendam terhadap mantan"
Gadis ini menyeramkan juga.
Ekspresi wajahnya selalu menyimpan tanda tanya.
Mauren lalu bersandar di bahu Sean dan memegang lengannya erat, ia sangat senang memiliki calon suami yang sangat tampan.
******
Maaf kalo updatenya tidak panjang.
Karena ide-ide author terpecah pada novel karya author lain.
Jangan lupa baca " Ku kau cinta Sonia" gak kalah seru dengan cerita ini.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 233 Episodes
Comments
inayah machmud
ngakak banget sama Sean dan Mauren. 😂😂😂
2023-12-01
0
Listia Dewi
..pas air liurnya keluar 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2022-06-12
1
afrena
huahaaaa pasangan somplak bin gila
2022-06-05
0