Chapter 18

 Sammy pagi-pagi sekali, sudah bangun dan bersiap untuk melakukan perjalanan bisnis. Sebelum berangkat, dia menyiapkan sarapan untuk Kristal makan. Dia melakukan ini demi mendapatkan hati Kristal. Sebab, Sammy sudah menyukai Kristal sejak pertama kali bertemu. Maka, dia benar-benar gencar menggoda gadis itu. Saat ini, Sammy masih berada di dalam mobil, dia masih berjalan menuju Bandara Internasional.

" Sudah lama ya kita tidak melakukan perjalanan bisnis?"

" Benar Pak, kita sekarang melakukan perjalanan bisnis lagi. Ya, walaupun menggantikan Pak Francisco. "

" Seandainya saya bisa membawa Kristal pergi, akan sangat menyenangkan pastinya. "

" Sepertinya, anda jatuh cinta ya pada Nona Kristal?"

Pandangan Sammy, lurus ke depan.

" Sepertinya begitu, jadi apa yang harus saya lakukan ?"

" Anda ingin meminta pendapat saya ya Pak?"

Sammy, memijat pelipisnya.

" Ya begitulah, lalu untuk apa saya bertanya kepada kamu kalau saya sudah tahu apa yang akan saya lakukan? Aduh benar-benar ya kamu ini . "

Julian, sang asisten cekikikan mendengar omelan sang Atasan. Dia memang suka menggoda atasannya tersebut.

" Hei, jangan tertawa kamu ini benar-benar ya. "

" Ah, maaf Pak Sammy, kalau begitu, anda ajak saja Nona Kristal menikah. Yakinlah, wanita yang sudah tersakiti karena pacaran, dia akan trauma dengan kata Pacaran. Sehingga, kebanyakan dari mereka lebih memilih lelaki yang mengajak ke jenjang lebih serius. "

Sammy, manggut-manggut dia paham apa yang dikatakan oleh asisten pribadinya tersebut.

" Pak Sammy sebisa mungkin membantu Nona Kristal pulih dari traumanya. Saya jamin, jika nona Kristal akan luluh dengan sendirinya. "

" Baiklah,saya akan berusaha keras untuk mendapatkan cintanya. "

Julian mengangguk, " Itu baru Tuan Muda saya!"

" Hei, kamu ini suka sekali ya menggoda saya.?"

" Maaf Pak Sammy, bagi saya menggoda anda adalah hal yang sangat menarik. Sebab, anda ini lucu tahu. "

" Ya sudah, terserah kamu saja deh. "

Rumah tangga Samuel dan juga Aira, benar-benar jauh dari kata harmonis. Biasanya, jika dua orang yang saling mencintai bersama, maka akan menghadirkan sebuah romantisme. Tapi, tidak berlaku dengan Samuel dan Aira. Keduanya, benar-benar seperti dua orang asing yang tidak mengenal satu sama lainnya. Entah bagaimana ceritanya, mereka berdua saling menjauh semenjak kedua orang tua Samuel selalu menanyakan cucu kepada mereka. Mungkin saja, ini adalah sebuah balasan dari apa yang mereka lakukan di masa lalu. Dimana Samuel dengan teganya, membunuh janin yang ada di dalam kandungan Kristal. Dan, mungkin ini juga balasan untuk Aira yang sangat gila harta.

Mengapa Aira gila harta? karena, pada saat itu dia tiba-tiba saja kembali setelah 5 tahun menghilang. Alasannya adalah, dia sedang meniti karirnya di bidang modeling. Demi karir, dia meninggalkan Samuel padahal sebenarnya dia tidak ingin hidup susah sebab, saat dia dan Samuel berusia 20 tahun kedua orang tua Samuel hampir bangkrut. Aira, berpura-pura pergi merantau ke negara S dan saat dia sudah berhasil pergi dari negara A dirinya tidak pernah menghubungi Samuel. Lalu, ketika dia mendengar jika bisnis keluarga Samuel sukses dia kembali lagi ke negara A. Sayangnya, Aira mendapati jika sang kekasih telah memiliki kekasih baru.

Namun, Aira tidak menyerah sama sekali. Dia, mencari tahu tentang Kristal dan bagaimana bisa dia dan sang kekasih bisa bersama. Alhasil, ketika dia mengetahuinya diapun bahagia. Sebab, Samuel tidak bersungguh-sungguh menjadi kekasih dari seorang wanita miskin seperti Kristal. Dengan percaya diri, dia meminta agar Samuel kembali padanya. Untuk membuat Samuel luluh, dia memberikan kesuciannya yang selama ini dia jaga. Lalu,dia hamil dan itu bertepatan dengan Kristal yang meminta pertanggungjawaban dari Samuel. Sayangnya, dia keguguran 1 bulan setelah Kristal dan kekasihnya putus.

Samuel kemudian bertanggung jawab, dan meminta restu dari kedua orang tua keduanya. Supaya bisa menikah dengannya, dan merekapun menikah 3 bulan pasca kuret. Awalnya, Samuel dan Aira ingin menunda kehamilan. Akan tetapi, setelah 1 tahun menikah, akhirnya keduanya sepakat untuk memiliki anak. Sayang seribu sayang, sampai saat ini keduanya belum memiliki anak lagi. Itulah, yang membuat Samuel tidak betah berlama-lama dengan sang istri. Ditambah, kedua orang tuanya sudah menagih cucu, dia benar-benar frustasi karenanya.

" Samuel, aku ingin memiliki anak. Tapi, karirku bagaimana?"

" Kamu selalu khawatir dengan karir, dan karir. Tapi kamu lupa, kewajiban sebagai istri itu bagaimana. Bahkan, kamu sering sekali membantah ucapan ku. Kamu benar-benar membuatku muak Ai. "

" Oh begitu, jadi aku sudah membuat kamu muak iya ?" bentak Aira.

" Sudahlah, aku pusing tahu. Setiap hari kita bertengkar, tapi tidak pernah menemukan solusinya. Kamu berhenti jadi model apa susahnya sih? Mengapa tidak mau menuruti perintahku sebagai suami. Sudahlah, aku berangkat kerja dulu. Kamu diam di rumah, jangan pergi ke manapun."

Samuel, bergegas pergi meninggalkan sang istri. Sementara itu, Aira hanya disa memandang nanar punggung sang suami.

" Bukan ini yang aku mau, Tuhan. "

Aira, terduduk lemas di lantai. Dia, benar-benar tidak habis pikir dengan suaminya itu. Sebegitu inginnya pria itu memiliki keturunan. Dia tidak suka anak kecil, baginya anak kecil itu menyebalkan. Apalagi, harus mengurusnya seharian penuh. Itulah, sebabnya dia sangat bersyukur dulu dia keguguran. Wanita ini memang aneh, dan tidak memiliki hati sama sekali.

Kristal, dihubungi oleh Sammy saat ini pria itu sudah sampai di negara A. Jarak dari negara K dan negara A kurang lebih 8 jam. Jadi, Sammy baru sampai sekitar pukul 16.30 waktu negara K. Sementara itu, di negara A saat ini masih pukul 17.30 hanya berbeda 1 jam dari negara K.

" Syukurlah, Pak Sammy sudah sampai di negara tujuan. Semoga, bisnisnya lancar ya Pak. "

" Terima kasih, Kristal. Ah iya, bagaimana konsultasinya, kamu sudah pergi ke psikolog kan ?"

Mendengar pertanyaan Sammy, Kristal tersenyum manis. Meskipun, Sammy tidak melihatnya, sebab keduanya tidak melakukan video call, hanya menggunakan panggilan suara saja.

" Sudah Pak Sam, terima kasih ya. Saya harus menemui psikolog beberapa kali lagi, saya ingin sembuh. Jadi, beliau bilang saya akan sembuh jika keinginan saya untuk sembuh kuat. "

" Benar, untuk sembuh kamu harus memiliki tekad yang kuat. Supaya, kamu sembuh dari trauma tersebut. Semangat ya Kristal, saya berjanji sebagai pasangan kamu akan menemani kamu hingga sembuh. "

" Bapak kan bukan pasangan saya, kita hanya pura-pura saja. "

" Hei, walaupun begitu kita sudah terikat kontrak loh. Jangan menghilangkan perjanjian itu! "

" Baiklah, saya minta maaf. "

" Bagaimana sekarang, apakah kamu sedang bersama Mama ?"

Kristal menggeleng, akan tetapi Sammy tidak mengetahuinya.

" Tidak Pak, Tante bilang beliau akan bersiap-siap menyambut kedatangan Paman Choi. "

" Jika di depan keduanya, kamu harus memanggil Mama dan Papa . Bisa-bisa mereka curiga lagi, dengan hubungan kita. "

" Ah baiklah. "

Sammy, menyunggingkan senyumnya. Dia, bahagia Kristal ini, memang penurut dan itu sangat menggemaskan menurutnya.

Bersambung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!