Chapter 14

" Francisco bilang, kekasih Sammy itu sedang sakit. "

" Apa ?"

" Biasa aja dong Pa, kan Mama jadi kaget. Dia sakit mental, Pa. Franc, tidak memberitahu Mama detailnya. Yang jelas, Sammy sedang mencari Psikolog yang paling bagus untuk kekasihnya."

Roxanne, memperhatikan wajah sang suaminya.

" Kita tanya detailnya pada Sam, Mama kasihan padanya Pa. ,"

David, mengangguk sebagai jawaban. Dia, kemudian meminum sup ikan buatan istrinya tersebut.

" Katanya, mereka sudah tinggal bersama ya?"

" Papa tahu darimana?"

" Sam, menghubungi Papa kemarin. Dia memintaizin, ingin tinggal bersama dengan Kristal. Papa bilang silakan saja, tapi jangan sampai kebablasan. Bisa gawat kalau anak gadis sampai hamil diluar nikah. Itu, tidak sesuai dengan adat istiadat keluarga Choi. "

" Papa benar, dulu juga Mama masih suci ."

 Sammy, dan, Kristal baru datang dari pemakaman. Kini, keduanya pergi ke kamar masing-masing, untuk membersihkan tubuh dan berganti pakaian mereka. Beberapa menit kemudian, Kristal turun ke lantai bawah guna memasak untuk Sammy. Dia, merasa tidak enak hati pada kekasih palsunya tersebut. Sebab, Sammy sudah mau mengantarkan dirinya ke pemakaman anaknya. Yang memang jauh dari kota Salmonika ini.

" Kristal, aku cari kamu dimana-mana ternyata kamu disini ya?"

" Eh Pak Sam, saya mau memasak anda pasti lapar kan ?"

" Ya ampun, kita kan bisa makan di luar. Kamu juga lelah sama saja, kalau saya bantu kamu bagaimana?"

" Boleh, silakan. "

Akhirnya, mereka masak bersama.

Malam kian larut, Kristal meminta izin pada Sammy, untuk tidur. Karena, dia besok akan kembali bekerja. Dan, Sammy tentu saja akan mempersilakan kekasih palsunya tersebut untuk beristirahat.

" Pak Sam, saya mau tidur boleh ?"

" Ya ampun, kok kamu meminta izin segala sih. Tidur ya tidur saja, jangan meminta izin. Saya juga mau istirahat, silakan kunci pintu kamarmu. "

" T...terima kasih Pak Sam . "

Sammy, menganggukkan kepalanya.

" Selamat malam, Pak Sammy. "

" Selamat malam, Kristal. "

Setelah itu, Kristal segera menaiki lift menuju kamarnya. Begitupun dengan Sammy, dia mematikan televisinya, dia juga ingin beristirahat.

Keesokan Harinya...

" Pak Sam, sya berangkat kerja dulu ya . "

" Hati-hati, Kris, nanti pulangnya kamu hubungi saya. Nanti, saya akan menjemput kamu. "

Kristal mengangguk, dan turun dari mobil Sammy. Pria tampan itu, segera menjalankan mesinnya dan tancap gas.

" Kristal!"

Gadis itu menoleh, saat mendengar suara seseorang memanggil namanya.

" Kak Dino?"

" Selamat Pagi Kris, bisa jelaskan mengapa kamu keluar dari mobilnya Tuan muda ke-dua Choi?"

Kristal, menyisipkan rambut ke telinganya.

" Ah itu, sebenarnya kami sudah menjalin hubungan kemarin ."

" Aih, jadi kamu akan menjadi Nyonya Muda Choi ya ?"

" Ah itu, belum tentu Kak. Aku, dan dia baru saja berpacaran. "

Dino, membelalakkan mata sembari menutupi mulutnya.

" Kristal, kamu tidak bohong kan ?"

Kristal, menatap wajah pria jangkung tersebut.

" Sebenarnya, kami hanyalah pasangan palsu. "

" Astaga, kok bisa sih?"

Kristal, mengangguk.

" Ceritanya panjang, dan nanti kalau aku sudah siap baru aku akan menceritakannya pada Kakak ."

" Baiklah, ayo kita bekerja dulu sekarang sudah waktunya kita bekerja. "

Seorang pria di negara A sedang menunggu seseorang, untuk pulang bersama. Pria itu, melihat jam tangannya, dia sudah bosan menunggu wanita tersebut. Siapa lagi yang dia tunggu, melainkan kalau bukan kekasihnya sendiri.

" Hai sayang ."

Pria itu menoleh, dan tersenyum manis.

" Hai sayang.,"

" Maaf, aku sudah membuatmu menunggu lama. "

" Tidak apa-apa sayang, apa sih yang tidak untuk kamu ."

Wanita cantik dan seksi itu, melingkarkan kedua tangannya pada lengan sang suami, dan mengecup pipi suaminya tersebut.

" Aira, Mama dan Papa sudah menagihku tentang cucu. Apakah kamu bisa memberikan cucu untuk mereka ?"

Wanita cantik itu menatap nanar wajah suaminya.

" Maaf, aku masih ada kontrak. Sayang, memangnya anak itu sangat penting ya dalam sebuah pernikahan?"

Mendengar pertanyaan dari sang istri, pria itu menyipitkan matanya.

" Mengapa kamu bertanya begitu? "

" Ya karena kedua orang tua kamu selalu saja menanyakan tentang anak. Tidak bisakah kita hidup bahagia hanya berdua saja?"

" Sayang, anak itu penting karena mereka akan menjadi pewaris harta kita kelak. "

" Aku benci ini, aku tidak suka anak kecil Samuel Henderson Kim. Mengapa kamu selalu bilang anak, anak dan anak . Aku pulang naik taksi saja, kamu pulanglah sendiri, menyebalkan sekali. "

" Aira!"

Wanita itu, pergi dengan terburu-buru, ini bukanlah yang pertama kalinya mereka bertengkar karena anak. Samuel menikahi wanita itu sudah lebih dari 2 tahun, sayangnya mereka belum memiliki keturunan. Sebab, Aira selalu menunda-nunda untuk program kehamilan. Dia, selalu meminum alat kontrasepsi, ketika melakukan hubungan intim. Dia jadi mengingat bagaimana dia memperlakukan Kristal mantan kekasihnya, tepatnya 2 tahun yang lalu.

" Kristal, apakah kamu mengutukku sehingga aku sampai sekarang belum memiliki anak ?" batin Samuel.

Kafe Cinderella 12.00 PM.

" Oh jadi kalian berpacaran secara kontrak ya? Tapi Kristal, aku merasa kamu dan Tuan muda Choi cocok satu sama lain . Aku lihat garis wajah kalian sama. Jadi, menurutku mungkin saja kalian berjodoh."

" Kamu cenayang ya Kak? Ada-ada saja, kalau bicara tuh jangan asal tidak baik."

" Hei, aku ini sedang mendoakan kamu, bagaimana sih. Jujur saja, dari semua pria yang mendekati kamu, Tuan muda Choi yang paling cocok untukmu. "

" Tidak tahu ah, sudah aku mau ke dapur dulu. "

Kristal memasak, makanan untuk Sammy dia membayar ke kasir harga untuk bahan-bahannya saja. Kemudian, gadis itu segera pergi ke kantor Sammy, menggunakan motor matic milik Dave temanya.

" Kak Dino, jadi dia dan Tuan muda Choi pacaran ya. Katanya hanya kontrak, kok ini mau mengantarkan makan siang untuknya?"

" Tidak tahu, biarkan saja. Kristal itu memang sulit ditebak, dia itu selalu diluar prediksi kita Dave. "

Dave mengangguk

" Sudahlah, aku juga tidak mau ikut campur urusan mereka ."

" Baiklah, istirahat masih lama sebaiknya kita regangkan otot dulu. Duduk sembari senderan pada tembok . "

" Benar, itu enak sekali Kak. "

Kristal sampai di kantor Sammy, dia meminta izin pada penjaga keamanan yang bertugas untuk memasuki kantor. Tapi, mereka justru mengabaikannya, alhasil Kristal menghubungi Sammy agar pria itu mau menemui dirinya.

" Pak Sammy, saya serius. Saya sudah ada di depan gerbang perusahaan anda, mereka tidak mengizinkan saya masuk. Katanya, saya tidak memiliki kartu identitas. Padahal, saya sudah menunjukkan identitas saya, karyawan dari Kafe Cinderella. " cerocos Kristal.

" Kamu tetap disitu, saya segera turun. "

" Julian...!"

" Pak Sammy, tidak usah berteriak bisa kan? Saya ini dekat loh, lihat saya hanya berjarak setengah meter loh dari anda. "

" Maaf, saya hanya sedikit emosi. Baiklah,saya harus ke bawah, pacar saya tiba di perusahaan mengapa para penjaga ini kurang ajar sekali. "

" Mungkin mereka tidak tahu, Pak Sammy."

" Berisik, saya akan langsung pecat mereka , berani-beraninya tidak menghargai kekasih atasannya. "

Mendengar omelan dari atasannya, Julian hanya bisa menggelengkan kepalanya.

" Dua penjaga itu, pasti tidak akan selamat. " batinnya.

Bersambung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!