Chapter 20

Sammy, dan Julian telah sampai di tempat proyek mereka. Sammy, ingin melihat kesiapan untuk pembangunan pabrik.

" Arsitek gedung ini hebat, saya rasa kita tidak akan rugi Pak . "

" Percayakan saja padanya, ini akan berjalan dengan lancar. Dia, sudah sangat ahli dalam mendesain sebuah gedung. Jadi, tidak usah diragukan lagi. "

" Selamat siang Tuan Choi. "

Sammy, menoleh saat mendengar seseorang menyapanya.

" Selamat siang. "

Pria itu, begitu terkejut ketika melihat wajah pria yang ada di depannya tersebut.

" Samuel?" tanya Sammy sembari membelalakkan matanya.

" Astaga, Sam aku kira yang menjadi partner bisnisku itu Kakakmu. Ternyata, kau ya ?"

" Ah iya, senang bertemu denganmu Samuel. Bagaimana kabarmu?"

" Aku Baik-baik saja, bagaimana kau sudah punya calon belum ?"

Sammy, tersipu malu dia kemudian mengangguk mengiyakan.

" Wah, aku jadi penasaran. Wanita manakah yang sudah mencuri hatimu ?"

Sammy, menatap wajah antusias sahabatnya tersebut.

" Dia wanita yang hebat, aku jatuh cinta sejak pertama kali bertemu dengannya. Dia, benar-benar berbeda dari kebanyakan wanita lainnya. "

" Dia gadis yang beruntung, bisa mendapatkan kekasih seperti kamu . "

" Tidak juga, justru aku yang beruntung bisa bersamanya. "ujar Sammy sembari tersenyum tipis.

" Kenapa kau menggunakan nama Choi bukan namamu sendiri? "

" Itu taktik bisnis, biasanya aku selalu dipanggil Pak Sam. Tapi, kali ini atas permintaan Ayah dan Kakakku, mereka meminta aku menggunakan nama Choi. Eh kau sendiri kenapa memakai nama tengahmu ?"

" Nama Samuel, mengingatkan aku akan masa lalu. "

Sammy, mengernyit heran.

" Apa itu?"

" Nanti aku ceritakan Sam, sekarang ini kita harus bekerja dulu. Mari kita, lihat-lihat dulu beberapa tempat yang akan kita bangun. "

" Oke, sebentar, Ibuku menghubungi aku harus menerima panggilan masuk darinya. "

" Baik, Silakan Sam. "

Sammy, mengangguk.

" Iya Ma ada apa ?"

" Segera kau pulang ke rumah, beri kami penjelasan. Jet Pribadi sedang meluncur ke negara A saat ini. Kau bersiaplah, aku sudah memberitahu pada asistenmu agar menyiapkan segala sesuatunya. Dan, Kakakmu akan menggantikan posisi kamu di negara A. Dia bersama istrinya, sedang dalam perjalanan mengenakan Jet Pribadi. "

" Ma, ada apa sih kok mendadak sekali?"..

" Pulang saja dulu, nanti Mama akan jelaskan semuanya. "

Seorang wanita paruh baya tengah menangis meminta maaf kepada anaknya yang saat ini telah berada dalam gundukan tanah. Dia, benar-benar frustasi karenanya, sampai pada akhirnya sang suami menenangkan dirinya.

" Kita, kehilangan putri kita suamiku. Sera, dia telah meninggalkan kita untuk selamanya. "

Suami wanita paruh baya itu, menangis sembari memeluk tubuh sang istri.

" Cucu kita telah lahir, tapi aku bingung bagaimana cara untuk menafkahi dia. Sedangkan, kita sendiripun masih kekurangan. "

" Pria yang menghamilinya putra keluarga Choi, kan ? Sera bilang nama lelaki tersebut adalah Sammy. "

" Tuan Muda ke-dua keluarga Choi? "

" Benar, jadi kita harus mencarinya dan menyerahkan bayi ini padanya. "

" Apa sebaiknya kita serahkan ke panti asuhan saja. Jangan mengganggu keluarga Choi, orang kaya seperti mereka tidak akan mau bertanggung jawab pada kita yang miskin ini. "

" Tidak, aku akan mencarinya. Bagaimanapun juga,dia adalah ayah dari bayi ini. Lihatlah,putri kita tiada demi melahirkan anak ini. Sementara itu, dia sedang bersenang-senang dengan keluarganya. "

" Baiklah suamiku, Sera tenanglah Ibu dan Ayahmu akan mencari keadilan untukmu. "

Kedua pasangan paruh baya tersebut,berjalan beriringan. Mereka, meninggalkan makam putri tercintanya tersebut.

Dengan menggunakan jet pribadi, Sammy sampai di negara K hanya dalam 1 jam perjalanan. Lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan pesawat umum. Dia, sudah sampai di kediaman keluarga besarnya. Disana, ada Kristal juga berdiri di samping ayah dan ibunya. Roxanne, menghampiri Sammy dan menampar pipi putra bungsunya tersebut. Sammy, memegangi pipinya yang terasa perih, akibat dari tindakan sang ibu.

" Mama dan Papa mewanti-wanti kamu. Supaya kamu tidak terjerumus dalam pergaulan bebas. Tapi, apa ini? kamu sudah melemparkan kotoran pada muka Mama. Lihatlah disana, berdiri sepasang suami istri beserta bayi di gendongan ibu tersebut. Itu adalah hasil perbuatan kamu, yang tidak bertanggung jawab ini. Mereka mengaku, jika bayi itu adalah anakmu dan wanita bernama Sera. Benar kan Ibu Kim ?"

Seseorang yang di panggil ibu Kim, mengangguk. Dia kemudian, maju ke hadapan Sammy dan menunjukkan betapa miripnya bayi tersebut dengan Sammy.

" Sera bilang, ini kecelakaan Nyonya Choi. Tuan Muda tidak salah, saat itu Tuan Muda sedang mabuk. Sehingga, dia tidak sadar dengan apa yang telah dia lakukan. Dan, Sera juga bukanlah seorang perawan. Hanya saja, anak itu dan mantan suaminya sudah bercerai sejak 2 tahun yang lalu. Dan, dia bilang dia melakukan hubungan intim dengan Tuan Muda saat ada acara pernikahan seorang teman. Tuan Muda yang mabuk, membawanya ke kamar dan akhirnya kejadian itupun terjadi. Juga, Sera lupa meminum pil KB sehingga, dia akhirnya hamil. "

Ibu Kim, menunduk lesu meratapi nasibnya. Dia merasa, tidak berdaya dengan kepergian sang anak. Roxanne, kemudian berusaha untuk menenangkannya. Dia juga meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukan putranya tersebut.

" Bagaimana kalau kita tes DNA saja. Jika memang terbukti anak ini adalah putra Sammy. Maka, kami akan merawatnya. Mari Kita ke rumah sakit, Sam jangan diam saja ayo gendong anak ini. "

Sammy,hanya terdiam dia seolah ragu untuk menggendong bayi mungil tersebut. Kristal yang berada di samping ayah Sammy, akhirnya berlari dan meminta izin untuk menggendong bayi mungil itu.

" Saya saja yang gendong, Ma . "

" Nak, kamu tidak apa-apa?"

Kristal, tersenyum manis sembari memandang wajah cantik ibu Sammy tersebut. Lalu, selang beberapa lama kemudian mereka pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan DNA.

" Hasilnya, akan di umumkan besok. "

Ibu Kim, dan suaminya saling pandang.

" Terima kasih Dok. Nyonya Choi, saya mohon maaf kalau boleh saya titip anak ini dulu. Sebab, saya dan suami sudah sangat tua. Kami, tidak bisa mengurus bayi lagi. "

Sammy, kesal mendengar ucapan yang keluar dari mulut Ibu Kim. Sementara itu, Kristal menggenggam erat tangannya. Dia, berusaha membuat pria itu sedikit tenang. Sammy, menoleh menatap wajah sang kekasih. Dia, menggenggam erat tangannya, dan menciumnya.

" Semuanya akan baik-baik saja, Ma biar aku yang menjaganya. Sayang,boleh kan kasihan Ibu Kim beliau sudah tua. "

Sammy, menghela napasnya dia kemudian mengangguk mengiyakan.

" Ibu Kim, biarkan saya menggendong anak ini. "

Ibu Kim berterima kasih pada Kristal, dia juga meminta maaf pada wanita muda tersebut.

" Terima kasih, anda benar-benar baik. Saya rasa , Tuan muda sangat beruntung memiliki anda. "

" Tidak juga, justru saya yang beruntung memiliki dia. Kalau tidak, bagaimana saya bisa kenal dengan Mama dan Papa. " ujar Kristal sembari tersenyum manis.

Bersambung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!