Dibalik Topeng (12)
" Kamu sudah pulang, Dhika?," tanya kakek Arya senang memeluk cucunya.
" Kalau kakek tahu akan kesepian karena aku tinggalkan,kenapa malah memberikanku hadiah bulan madu. Bahkan kakek malah menolak ajakanku untuk ikut," ucap Dhika datar tanpa ekspresi.
" Hiss, anak ini. Kamu pikir kakek mau menjadi obat nyamuk di antara kalian berdua,"
" Jangan pikir aku tak tahu bahwa kakek tahu semua yang aku lakukan disana ," Ucap Dika sambil duduk di samping kakeknya melihat ke arah kolam ikan peliharaan kakek Arya.
Dhika sempat menemukan orang-orang yang mencurigakan. Sekalipun mereka sudah menyamar, ia bisa mengetahui bahwa orang itu adalah mata-mata yang di suruh seseorang. Dan ternyata orang suruhan kakeknya.
" Jangan terlalu menjaga jarak dengan Risa. Bagaimana pun kalian suami istri." Tak ada lagi yang bisa ia sembunyikan dari cucunya itu.
" Kakek tahu, ini tidak semudah itu," lirih Dhika.
Dhika mungkin menakutkan bagi bawahannya namun, tidak jika sudah berhadapan dengan kakek yang sudah membesarkannya.
" Belajar terima dia. Cinta datang karena terbiasa. Kakek percaya kamu tidak akan mempermainkan pernikahanmu,"
"Dhika akan berusaha, kek,"
" Assalamu'alaikum, kek," Risa datang terengah-engah. Lelah mengejar Dhika yang walaupun Hana berjalan, tapi langkahnya sangat panjang.
" Wa'alaikumsalam, sayang. Kamu kenapa?"
" Risa cuma mengejar mas Dhika, takut tersesat disini," jujur Risa.
" Dhika!"
" Aku lupa kalau dia belum hafal Mension ini. Nanti akan ku perintahkan seseorang untuk mengajaknya berkeliling,"
Dhika pergi dari sana dan meninggalkan Risa dan kakek Arya saja.
" Duduklah. Maafkan Dhika ya. Dia memang begitu."
" Tidak apa-apa, kek."
"Bagaimana perjalanmu?,"
" Sangat menyenangkan. Terimakasih hadiahnya, kek," Risa tersenyum.
" Benarkah? Berarti kakek akan merasakan punya cicit tidak lama lagi?,"
" Uhukkk... Uhukkk..." Risa tersedak ludah sendiri.
Menyenangkan versi Risa dan kakek Arya ternyata berbeda.
...******...
Risa mengikuti langkah pelayan menuju kamar Dhika. Pelayan muda yang menatapnya dengan tatapan yang entahlah.
"Ini kamar Tuan Dhika." Feli pelayan muda yang baru beberapa bulan mulai bekerja berhenti didepan sebuah pintu kamar.
Risa terdiam. Ia dilema, apakah langsung masuk saja atau mengetuk pintu dulu.
Jika mengetuk, ia takut ada orang yang melihatnya aneh karena bagaimanapun kamar Dhika, juga sudah menjadi kamar miliknya. Bukankah aneh mengetuk pintu kamar sendiri?
Jika langsung masuk, apa tanggapan Dhika padanya? Hubungan mereka memang baik-baik saja. Namun, tidak.bisa di katakan dekat juga.
Huffff
Feli menatap aneh pada Risa.
" Saya permisi dulu,Nona,"
" Oh iya, terimakasih." Risa sedikit mengangguk-anggukkan kepalanya.
Feli pun langsung berlalu meninggalkan Risa seorang diri.
" Kenapa tidak langsung masuk saja?," tanya Dhika yang ternyata sudah membuka pintu kamar.
" Oh itu ... "
Risa menggaruk tengkuknya. Bingung harus menjawab apa.
" Masuklah. Ini juga kamarmu," ucapnya sambil menarik tangan Risa yang hanya mematung.
Risa terkejut dengan tarikan tiba-tiba yang dilakukan Dhika. Jantungnya berdebar-debar.
Berbeda dengan Dhika yang tampak biasa saja. Niat Dhika hanya ingin agar Risa tidak terlalu lama berdiam diri di depan pintu kamar.
Dhika bahkan melepaskan cekalan tangannya pada Risa setelah Risa ada di dalam kamar dan pintu tertutup rapat.
" Tak perlu izin untuk masuk ke kamar sendiri bukan? Ini kamar kita. Jadi, ini kamarmu juga," ucap Dhika acuh sambil pergi ke sofa dimana ia meletakkan laptopnya.
Risa menganga tak percaya. Dhika seolah dapat mengetahui alasan ia lama di depan pintu. Buktinya Dhika malah kembali duduk dan bukannya pergi keluar. Bukankah itu artinya Dhika hanya berniat membukakan pintu untuknya?
Dhika menarik ujung bibirnya. Ia tahu Risa terkejut. Padahal, ia melakukan hal itu karena memang ia sudah memantau sebelumnya melalui CCTV.
Dhika mencari tahu keberadaan istrinya karena merasa Risa tak kunjung masuk ke dalam kamar.
Dhika langsung menutup laptopnya sebelum Risa tahu bahwa yang ia lakukan dengan laptopnya bukanlah masalah pekerjaan.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 50 Episodes
Comments
JUw!T@ H∆t!
mulai perhatian🤭🤭
2024-03-07
2