Korban itu Tante Ela

Tamsi menggigit lampu seakan menerangi perjalanan Rani dan Alfa melewati gelapnya malam. Mereka selamat dan sampai ke rumah. Namun paman dan ayah belum tiba juga. Malam berlalu bersama sambungan petualangan yang terus bergulir searah jarum kompas menuju geseran sasaran yang melaju. Terdengar Suara bunyi ketukan suara pintu di susul oleh bel rumah.

"Tante Ela!"

Jerit Rani ketika membuka pintu rumah nampak Tante pingsan di bawa oleh paman dan ayah.

"Ibu, Cika, bibi Lihat lah.. Tante Fera telah di temukan!" jerit Rani lagi memenuhi ruangan.

Kaki Tante penuh lumpur, badannya sangat dingin dan banyak luka di tubuhnya. Ada bekas jahitan di tangan kanan. Nafas terlihat terputus-putus dan tetesan air hangat yang di suapkan ibunya Rani dengan sendok tidak bisa di terimanya. Dengan telaten ibu dan bibi membersihkan dan merawat tante. Akan tetapi Tante masih saja belum siuman dari pingsannya. Cika menangis dan memeluk Tante, ibunya adalah ibu satu-satunya yang dia miliki setelah sepeninggal ayah.

"Bu bangun ini Cika Bu!" lirih suara Cika begitu terpukul. Beberapa dokter yang memeriksa mengatakan bahwa dia sedang koma, akan tetapi peramal mengatakan bahwa dia sedang mati suri dan arwahnya sedang di tahan di dalam tanah yang di jaga makhluk mengerikan.

"Apakah maksud peramal itu adalah lubang yang pernah kita masuki kak?" kata Rani.

Kak Alfa menggerut alis dan mengangkat bahu.

"Seperti nya iya akan tetapi Kakak tidak mau terjebak di tempat itu lagi" ,kata kak Alfa.

"Tempat yang mana maksud anak-anaknya ibu?"

Seakan semua seperti tanda tanya besar dan puzzle yang belum terpecahkan di pikirkan mereka masing-masing.

 

Ayah, Paman, bibi, ibu dan kak Alfa keluar mencari lubang tanah atau tempat mengerikan seperti perangkap. Akan tetapi lubang telah menghilang bahkan jejak bekasnya tidak satupun mereka temui. Siang begitu terik dan peramal itu datang sendiri ke rumah paman dan bibi.

"Apa yang mengundang mu untuk singgah di rumah kami?" kata bibi.

"Aku hanya ingin menyampaikan bahwa wanita yang koma itu isi jasadnya bukan lah pemilik aslinya", tutur si peramal.

"Kalau begitu buktikan lah perkataan mu"

kata Cika yang tiba-tiba datang ke arah ruang tamu.

"Itu sama saja membangunkannya atau membangun makhluk yang ada di badannya, apakah kau tidak akan menyesal?" kata sang peramal.

"Aku tidak akan menyesal karena bagaimanapun rupanya adalah ibuku" kata Cika sambil memegang tangan si peramal.

Cahaya kilat menyambar dan seketika petir menyambar pohon Pinus di belakang rumah paman. Dentuman demi dentuman menggetarkan tanah yang tersapu oleh debu. Rani yang sedang membaca buku di kamar atas bersama Tamsi mereka terkejut mendengar suara keras memekik telinga.

"Ayo Tamsi kita harus turun ke bawah"

kata Rani sambil menggendong si kucing hitam.

Ada wanita itu lagi, Apa yang akan di lakukan nya? gumam Rani.

Tampak bola kacanya bersinar di tengah gelapnya ruang tamu.Tante berbaring di depannya wanita itu dengan di tutupi kain putih yang sangat lebar.

"Apa yang akan dia lakukan Bu?" kata Rani.

"Dia berkata akan membangunkan Tante", sahut ibu.

"Bu, aku tidak yakin dengannya", kata kak Alfa yang berdiri di belakang ibu.

Lampu-lampu rumah berkedip di Sertakan angin yang sangat kencang sampai membuka jendela-jendela dan semua pintu rumah.

Lampu padam yang ada hanya cahaya bola kaca peramal itu dan senter teplok yang di letakkan di dekat Tante. Tampak Tante membuka matanya dan terduduk di dekat wanita tersebut.

"Ibu!" Cika memanggil ibu.

Cika ingin mendekati ibunya namun dia begitu ketakutan setelah melihat perubahan ibunya itu.Perlahan dia mendekati Tante Cika. Namun tidak sedikit pun Tante menoleh saat di panggil nya.Rani menghentikan langkah Cika di susul oleh Tamsi yang mendekati Tante. Mata Tante melotot dan raut amarah wajahnya sangat mengerikan. Bunyi ketukan pergerakan kaki dan tangan Tante menambah ngeri suasana hari kelabu. Tante bergerak berdiri ingin menuju keluar pintu rumah dan peramal itu melempar serbuk hitam sambil berkata

"Tidurlah kembali dan pulang lah ke tempat asal mu."

Suara serak sang peramal kepada Tante yang sedang dirasuki.

Terpopuler

Comments

pgri

pgri

💥

2025-03-29

0

Anak sekolah

Anak sekolah

like❤️

2025-03-22

0

Angel

Angel

😫

2024-12-27

0

lihat semua
Episodes
1 MUSIM PERTAMA: Pasar hantu bunian
2 Dua dunia dimensi
3 Barisan Makhluk bunian
4 Jubah hitam
5 Tamsi si kucing hitam
6 Misteri Petualangan
7 Wanita pembawa lampu tua
8 Negeri ghaib
9 Raksasa penjaga pintu fortal
10 Gubuk derita
11 Hari kepulangan
12 Rumah angker bangunan tua
13 Misteri darah hitam
14 Misteri
15 Keanehan nenek
16 Tamsi membunuh makhluk halus
17 Bulan darah
18 Malam mencekam
19 Penghuni bawah tanah
20 Korban itu Tante Ela
21 Surat dari Geri
22 Perjalanan mistis ke hutan sebelum mencapai Fortal
23 Perputaran waktu
24 Masih suasana rusuh nan mistis
25 Berbagai makhluk menyeramkan
26 Pulau misterius
27 Penyihir
28 Sulut api
29 Alur kematian Geri
30 Hukum penduduk bunian
31 Jejak Penduduk bunian
32 Membaca penghuni tak kasat mata
33 Menolong Mia
34 Makhluk jahat
35 Rani dan dimensi ghaib
36 Penghuni bangsa halus
37 Perjalanan menuju laut selatan
38 Tabu
39 Pertanda Aska
40 Tangis Rani
41 Tawaran para penghuni bunian
42 Bara
43 Duka
44 Kegundahan Rani
45 Catatan Rani
46 Pernyataan waktu
47 Jebakan iblis
48 Berteman dengan makhluk bunian
49 FLASH BACK TENTANG BARA DAN RANI KECIL
50 Serangan Makhluk ghaib
51 Perihal Makhluk
52 Tanda jalan perpisahan
53 Kediaman wilayah bunian lainnya
54 Tipuan berdarah
55 Obat hati
56 Gambaran flash back melalui mimpi
57 Kembali ke dua dunia
58 Tamsi kucing hitam penjaga
59 Petualangan Rani dan tamsi
60 Tragedi berdarah
61 Jurang
62 Ular berkepala dua
63 Bara Menebas buluh serumpun
64 Tentang waktu
65 Nimbus
66 SURAT PERTAMA RANI Perjalanan berpetualang menembus dimensi ghaib
67 Rani dan indera keenamnya
68 Serigala jadi-jadian selalu mengincar Rani
69 Area bunian
70 Bumerang
71 Alur berdarah
72 Kedatangan Cika
73 Dunia yang berdampingan dari penduduk bunian
74 Rintik sendu
75 Menembus dimensi ghaib
76 Hari-hari anak indigo
77 MUSIM KEDUA : Pintu Fortal yang menghilang
78 Tentang Luka lama
79 Pembatas dimensi
80 Sandiwara bulan merah
81 Balada misteri
82 Guratan waktu
83 Setitik darah hitam yang di minum Cika
84 Perseteruan
85 Komunikasi Bunian
86 Tuan thomas
87 Rani
88 Kartilago batu permata
89 Tanda kunci misteri
90 Penghalang
91 Masa yang terlupakan
92 Percikan api
93 Menembus jalan panjang
94 Keliru
95 SURAT KEDUA Penduduk bunian: Bara kembali
96 Amplop putih
97 Teror Bulan Merah
98 Perihal Isyarat Bulan merah
99 Anak indigo hanya manusia biasa #Sesi mata batin PB dua dimensi
100 Jalan panjang
101 Jalan panjang selipan ongkos kak Alfa
102 Lika-liku api abadi
103 Dunia
104 Darah lembayung
105 Tirai maut
106 Di tunda takdir atau pasir waktu?
107 Lembar berkas bulan merah
108 Guratan detik
109 Nenek ghaib
110 Penghianat itu orang yang paling kau percaya
111 Pertanda Misteri
112 Bulan merah pembawa sial
113 A n Q, PB Misteri
114 Penderitaan mata Ghaib
115 Ketulusan Api Bara
116 Maharani tertidur lebih lama
117 Bangkitnya gadis bermata biru
118 Seperempat pasir Waktu ghaib
119 Bunuh saja aku
120 Sekali lagi
121 Perseteruan penghianatan
122 Dunia persinggahan
123 Asteroid ghaib Bara
124 Detak dunia berpindah
125 Cerita dan Misteri air mata
126 Hari H (Segalanya tidaklah abadi)
127 Jejak Tamsi menghilang
Episodes

Updated 127 Episodes

1
MUSIM PERTAMA: Pasar hantu bunian
2
Dua dunia dimensi
3
Barisan Makhluk bunian
4
Jubah hitam
5
Tamsi si kucing hitam
6
Misteri Petualangan
7
Wanita pembawa lampu tua
8
Negeri ghaib
9
Raksasa penjaga pintu fortal
10
Gubuk derita
11
Hari kepulangan
12
Rumah angker bangunan tua
13
Misteri darah hitam
14
Misteri
15
Keanehan nenek
16
Tamsi membunuh makhluk halus
17
Bulan darah
18
Malam mencekam
19
Penghuni bawah tanah
20
Korban itu Tante Ela
21
Surat dari Geri
22
Perjalanan mistis ke hutan sebelum mencapai Fortal
23
Perputaran waktu
24
Masih suasana rusuh nan mistis
25
Berbagai makhluk menyeramkan
26
Pulau misterius
27
Penyihir
28
Sulut api
29
Alur kematian Geri
30
Hukum penduduk bunian
31
Jejak Penduduk bunian
32
Membaca penghuni tak kasat mata
33
Menolong Mia
34
Makhluk jahat
35
Rani dan dimensi ghaib
36
Penghuni bangsa halus
37
Perjalanan menuju laut selatan
38
Tabu
39
Pertanda Aska
40
Tangis Rani
41
Tawaran para penghuni bunian
42
Bara
43
Duka
44
Kegundahan Rani
45
Catatan Rani
46
Pernyataan waktu
47
Jebakan iblis
48
Berteman dengan makhluk bunian
49
FLASH BACK TENTANG BARA DAN RANI KECIL
50
Serangan Makhluk ghaib
51
Perihal Makhluk
52
Tanda jalan perpisahan
53
Kediaman wilayah bunian lainnya
54
Tipuan berdarah
55
Obat hati
56
Gambaran flash back melalui mimpi
57
Kembali ke dua dunia
58
Tamsi kucing hitam penjaga
59
Petualangan Rani dan tamsi
60
Tragedi berdarah
61
Jurang
62
Ular berkepala dua
63
Bara Menebas buluh serumpun
64
Tentang waktu
65
Nimbus
66
SURAT PERTAMA RANI Perjalanan berpetualang menembus dimensi ghaib
67
Rani dan indera keenamnya
68
Serigala jadi-jadian selalu mengincar Rani
69
Area bunian
70
Bumerang
71
Alur berdarah
72
Kedatangan Cika
73
Dunia yang berdampingan dari penduduk bunian
74
Rintik sendu
75
Menembus dimensi ghaib
76
Hari-hari anak indigo
77
MUSIM KEDUA : Pintu Fortal yang menghilang
78
Tentang Luka lama
79
Pembatas dimensi
80
Sandiwara bulan merah
81
Balada misteri
82
Guratan waktu
83
Setitik darah hitam yang di minum Cika
84
Perseteruan
85
Komunikasi Bunian
86
Tuan thomas
87
Rani
88
Kartilago batu permata
89
Tanda kunci misteri
90
Penghalang
91
Masa yang terlupakan
92
Percikan api
93
Menembus jalan panjang
94
Keliru
95
SURAT KEDUA Penduduk bunian: Bara kembali
96
Amplop putih
97
Teror Bulan Merah
98
Perihal Isyarat Bulan merah
99
Anak indigo hanya manusia biasa #Sesi mata batin PB dua dimensi
100
Jalan panjang
101
Jalan panjang selipan ongkos kak Alfa
102
Lika-liku api abadi
103
Dunia
104
Darah lembayung
105
Tirai maut
106
Di tunda takdir atau pasir waktu?
107
Lembar berkas bulan merah
108
Guratan detik
109
Nenek ghaib
110
Penghianat itu orang yang paling kau percaya
111
Pertanda Misteri
112
Bulan merah pembawa sial
113
A n Q, PB Misteri
114
Penderitaan mata Ghaib
115
Ketulusan Api Bara
116
Maharani tertidur lebih lama
117
Bangkitnya gadis bermata biru
118
Seperempat pasir Waktu ghaib
119
Bunuh saja aku
120
Sekali lagi
121
Perseteruan penghianatan
122
Dunia persinggahan
123
Asteroid ghaib Bara
124
Detak dunia berpindah
125
Cerita dan Misteri air mata
126
Hari H (Segalanya tidaklah abadi)
127
Jejak Tamsi menghilang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!