Suara ketukan pintu terdengar dari arah depan rumah. Ketukan guratan kepedihan dan kecemasan berganti air muka bahagia.
"Anak-anak kemarilah orang tua kalian sudah menjemput" ucap nenek sembari membuka pintu.
Rani berlari memeluk ibu dengan raut wajah gelisah. Tanpa memikirkan kondisi mereka baru tiba, Rani dan Cika langsung menceritakan kejadian yang mereka alami.
"Mampir lah sebentar minum teh di rumah nenek"
"Terimakasih banyak atas kebaikan nenek kepada anak-anak kami, dengan apa kami harus membalasnya?" ucap ayah.
"Nenek terimalah tanda terima kasih kami ini", kata ibu sambil mengulurkan amplop kepada nenek.
"Tidak usah repot-repot. Balas saja dengan sering mampir ke rumah nenek, aku hanyalah seorang wanita tua yang kesepian."
Rani dan Cika memeluk Nenek sang nenek. Dengan balasan pelukan hangat nenek memberikan mereka sebuah batu kecil berwarna putih.
"Terimakasih nek, kami akan selalu mengingat semua Budi baikmu! kami pamit pulang nek", ucap ibu sambil mengusap punggung wanita tua itu.
Nenek melambaikan tangan kepada mereka sampai pandangannya menghilang dari pelupuk mata.
Beberapa jam kemudian.
Mereka tiba di rumah bekas sisa puing-puing bangunan yang hangus kebakar. Polisi setempat memberi garis atau tanda di sekitar bangunan. Banyak warga yang menonton kejadian disana namun banyak yang berbisik akan kejanggalan yang tersembunyi.
"Hiks, hiks, bu", kata Cika.
Belum ada tanda-tanda kabar dari Tante Ela bahkan jasadnya yang hangus terbakar pun tidak terlihat. Tampak dari kejauhan ada ayah, ibu dan kak Alfa yang sibuk membenahi faviliun yang tidak tersentuh oleh api dekat rumah nenek akan tetapi Rani dan Cika tidak di perbolehkan mendekati di sudut tempat manapun. Setelah berjam-jam mencari dan matahari hampir terbenam di ufuk senja mereka menemukan jasad nenek, mereka langsung melakukan pemakaman secepatnya karena malam hampir tiba. Malam itu mereka menginap di rumah Roni, salah satu anggota keluarga yang rumahnya berjarak beberapa meter dari pepohonan Pinus rumah nenek. Namun anehnya kejadian malam itu tidak di ketahui oleh keluarga Roni.
"Kami tidak melihat tanda-tanda yang mencurigakan pada malam itu begitu juga dengan kebakaran rumah nenek", kata paman Toni.
"Namun Roni akhir-akhir ini melihat tingkah nenek begitu mencurigakan semenjak sepeninggal almarhum kakek", ucap bibi Sum.
Roni adalah anak yang sedikit berkebutuhan khusus, tak jarang dia hanya sesekali berkeliling rumah dan sedikit memahami pembicaraan orang. Terdengar suara bantingan gelas pecah dari arah ruang keluarga.
Cika melihat Roni duduk di sudut ruangan.
Dia tampak begitu ketakutan saat melihat Cika.
Bibi Sum menenangkan Roni dan raut wajah Roni sangat ketakutan .
"Aku sangat merinding bi" kata Cika.
Tapi bi Sum menghiraukan perkataan yang ucapan Cika.
"Sudah Waktunya istirahat non."
Malam itu disinari bulan sabit yang di selimuti udara yang beku namun angin kencang.
Seng-seng beterbangan lembar demi lembar, ada yang merisaukan hati mereka akan kehilangan Tante Ela.
Tok, tok, tok.
"Siapa yang mengetuk pintu larut malam begini? kenapa tidak memencet bel"
Rani menyibakkan jendela kaca kamar dan melihat perawakan Tante Ela.
"Tante, aku melihat Tante Ela", Cika mengikut pergerakan suara Rani lalu menoleh ke jendela.
"Bu, tunggu kami akan segera membuka pintu", jerit Cika.
Mereka semua bergegas membuka pintu namun tidak ada apapun di luar sana.
Hanya ada bercak-bercak tapak kaki berlumpur di lantai teras. Tampak Tamsi sedang mengarah ke arah pagar rumah. Terdengar seperti langkah kaki berjalan di antara dedaunan kering.
"Siapa disana?" jerit paman.
Ayah melakukan gerakan refleks langsung berlari mencari suara tersebut di susul paman dari belakang. Ayah dan paman lenyap dalam pandangan mereka di tutupi gelapnya malam.
"Kita harus menyusul ayah dan paman karena perasaan ibu tidak baik" ucap ibu begitu cemas.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 127 Episodes
Comments
დ .•*””*•. 𝕀 ♡ 𝕌 •*””*•.დlal
sehat -sehat buat si nenek yang baik hati semoga bahagia selalu
2025-03-11
0
♟️Sate 🐐Kambing Jantan♟️
berteriak
2025-03-27
0
V3
nenek sdh di temukan jasad nya , tp Tante Ela apakah sdh meninggal atau msh hidup ?????
2022-06-04
0