Pagi ini Tita bangun lebih awal, ia sangat bersemangat menyambut hari. Hari ini adalah hari pertama ia kerja. Setelah merapikan kamarnya Tita mandi dan bersiap.
“Semoga hari ini berjalan lancar tanpa kendala”ucap Tita dalam hati.
Tita menunggu Dian di teras kamarnya, ia tidak ingin terlambat apalagi sampai membuat Dian menunggunya.
“Assalamu alaikum Tita, wah pagi - pagi kamu sudah cantik aja nak”ucap bu Halimah.
“Waalaikum salam bu, ayo bu duduk sama Tita”
“Ibu ada apa pagi - pagi kesini? Tanya Tita.
“Ibu bawakan kamu dan Dian bekal makan siang, hari ini hari pertama kamu kerja kan jadi ibu buatin bekal sebagai penyemangat kamu nak. Dulu waktu Dian pertama kerja juga ibu buatin bekal, sekarang giliran kamu”ucap bu Halimah sambil tersenyum.
“Makasih banyak yah bu”memeluk bu Halimah.
“Sama - sama nak, ibu ke warung dulu yah. Kamu yang semangat kerjanya”pamit bu Halimah.
“Sip bu”mencium tangan bu Halimah.
“Ta..kamu udah siap? Tanya Dian muncul di belakang Tita.
“Dian kamu bikin kaget aja tiba - tiba muncul di belakang, kalau imanku lemah sudah pingsan pasti”
“Heheheh maaf habis aku lihat kamu asyik banget pandangin bu Halimah, siap berangkat?
“Siap dong. Oh iya ini titipan bekal dari bu Halimah”memberikan kepada Dian.
“Bu Halimah dari dulu emang gak pernah mengecewakan, dia selalu buatin anak - anak kostnya bekal saat pertama masuk kerja”mengambil bekal dari Tita.
“Ya sudah kita berangkat sekarang yuk mumpung masih banyak waktu biar kita gak buru - buru”ajak Dian.
Mereka berdua berjalan ke depan menuju halte dekat kost, tak lupa mereka pamit kepada bu Halimah. Jarak kost dengan halte hanya sekitar 50m. Tak menunggu lama bus angkutan pun datang. Mereka pun langsung masuk ke dalam bus.
“Dian kalau di kantor kamu panggil aja aku meshwa yah”minta Tita kepada Dian.
“Baikla Ta, aku ngerti kok jadi mulai hari ini di kantor nama kamu adalah meshwa”ucap Dian berdiri dan mengangkat tangannya.
“Terbaik hehehe”Tita tertawa melihat tingkah kawannya itu.
Setelah menempuh kurang lebih 20 menit, mereka pun sampai. Tita terpukau melihat kantor yang akan menjadi tempat kerjanya itu, sangat megah dengan arsitektur yang sangat berkarakter. Gedung itu memiliki 25 lantai, dengan parkiran yang sangat luas.
“Jadi ini tempat kerja kamu Dian? Besar sekali”ucap Tita terkagum - kagum.
“Iya besar dan megah kan, ayo kita langsung ke bagian HRD untuk mengetahui penempatan kamu”ajak Dian.
Mereka menaiki lift menuju ke bagian HRD, Tita masih saja terkagum - kagum. Belum pernah dalam hidupnya memasuki gedung sebagus ini.
“Ayo Ta jangan melamun aja, kamu mau kerja atau mau melihat gedung ini saja, lihat air liur kamu udah hampir menetes tuh saking enaknya kamu melamun”ledek Dian
“Ah iya heheh” ucap Tita malu karena ketahuan.
Mereka memasuki salah satu ruang yang belakangan Tita ketahui itu adalah ruangan kepala bagian HRD.
“Pagi pak, ini saya bawa teman saya yang kemarin bapak minta cari itu? Ucap Dian.
“Oh iya mari duduk”
“Nama kamu siapa? “Tanya pak Gugun kepada Tita.
“Saya meshwa pak”ucap Tita sopan.
“Cantik”ucap gumam pak Gugun. Dia terpana pada gadis di depannya ini. Gadis itu terlihat sangat cantik meski tanpa polesan.
“Apa kamu yakin akan bekerja disini? Sebagai OB lagi? “Tanya pak Gugun.
Wajar saja pak Gugun berkata seperti itu, karena gadis di hadapannya ini terlihat sangat tidak cocok menjadi OB, cocoknya menjadi isteri direktur atau paling tidak menjadi istrinya.
“Iya pak saya yakin”jawab Tita yakin.
“Ya sudah, mulai hari ini kamu di terima kerja di perusahaan Aditama Group. Kamu akan bekerja bersama Dian di lantai 25”ucap pak Gugun.
“Ingat peraturan di kantor ini sangat ketat, puku 7.30 kamu sudah harus berada di kantor dan langsung membersihkan ruangan di lantai tempat kamu bertugas, di jam istirahat kamu bisa makan di kantin tempat semua karyaman makan. Kamu cukup memperlihatkan id card kamu. Untuk seragam dan lain - lain nanti kamu tanya sama Nita”ucapnya lagi.
“Baik Pak”ucap Tita.
“Oh ya meshwa kenalkan nama saya Gugun Kurniawan, kamu bisa memanggil saya pak Gugun atu mas kalau kamu berminat”menyalami Tita.
“Baik pak Gugun”balas Tita.
“Baiklah pak, kami pamit langsung kerja. Bapak gak mau kan kalau kami telat dan CEO kita marah karena ruangannya belum dibersihkan karena mas Gugun yang gante ini asyik memegang tangan karyawan barunya”ucap Dian asal.
Pak Gugun yang sedari awal terpesona dengan Tita buru - buru melepaskan tangannya.
“Ya sudah kalian boleh bekerja sekarang”ucap pak Gugun malu. Wajahnya terlihat sangat merah.
“Aduh kenapa tangan ini sampai kelepasan sih”gerutu pak Gugun.
“Tapi dia cantik, aku akan berusaha mendapatkannya. Dia pasti tidak akan menolak” ucap Pak Gugun dengan PEDEnya.
Tita dan Dian kembali menaiki lift menuju lantai 25, lantai tempat CEO dan direktur - direktur berada.
“Syukur saja tadi kamu menyelamatkanku dari Pak Gugun Dian, aku sangat tidak nyaman sekali ditatap seperti tadi”ucap Tita.
“Pak Gugun itu memang terkenal sangat genit Ta, kamu harus berhati - hati padanya”Dian mengingatkan.
“Iya Dian aku akan berhati - hati, makasih yah”
“Oh iya Ta tempat kerja kita itu tempat kerja ekslusif, meskipun kita cuma OB tapi lantai 25 adalah tempatnya para direktur dan pemilik perusahaan ini jadi kita juga termasuk OB ekslusif, seperti yang di kantakan Pak Gugun tadi jam 7.30 kita sudah harus berada di kantor dan membersihkan semua ruangan tanpa terkecuali, apalagi kalau kamu bertugas di ruangan pemilik perusahaan, kamu harus memastikan setitik pun noda tidak ada Ta”ucap Dian panjang lebar.
Setibanya di lantai 25, mereka langsung menuju ke ruangan OB, ruangan itu cukup besar. Terdapat dapur, toilet dan meja dengan beberapa kursi, di ruangan itu juga terdapat lemari tempat penyimpanan barang - barang pribadi para OB.
“Mbak, ini Meshwa karyawan baru yang ditugaskan di lantai ini untuk membantu kita”ucap Dian mengenalkan Tita.
“Ayo duduk, kenalkan saya mbak Nita, saya yang bertanggung jawab di lantai ini”
“Aku meshwa bu”ucap Tita sopan.
“Baik meshwa, selamat bergabung semoga kamu betah yah. Hei kalian ayo sini kenalan sama teman baru kita”panggil mbak Nita kepada beberapa orang di ruangan itu.
“Meshwa kenalkan ini Rian, ini mbak Ajeng dan ini pak Mul, mereka semua ini adalah orang - orang yang akan bersama kamu bekerja disini”
Tita menyalami mereka satu persatu. Tampak dari wajah mereka sangat senang dengan kedatangan Tita.
“Ini id card kamu dan seragam kamu, untuk peraturan kamu bisa membaca di papan peraturan itu (menunjuk papan dekat pintu), kalau masih kurang jelas kamu boleh bertanya kepadaku atau kepada mereka semua”
“Kamu akan bertugas di ruangan Pak Bian, dia adalah CEO dari perusahaan ini. Pastikan tidak ada satupun noda menempel di ruangan itu, kalau kamu masih mau panjang kerja disini, karena Pak Bian sangat membenci sesuatu yang kotor. Pak Bian juga sangat menyukai teh, setiap paginya harus ada teh di meja kerjanya, jadi kamu juga bertugas membuatkan beliau teh setiap paginya setelah membersihkan ruangannya. Setelah ruangan Pak Bian selesai kamu joleh membantu yang lainnya”mbak Nita menjelaskan.
“Baik bu”ucap Tita mengungat semua tugasnya.
“Ya sudah silahkan ganti baju kamu dengan seragam, kamu bisa langsung kerja”
“Semangat Tim”ujarnya lagi.
“Semangatttt”ucap mereka bersamaan.
Mereka semua bersiap dan melakukan tugasnya masing - masing. Begitu pun dengan Tita. Tak lupa ia mengucap doa agar pekerjaannya bisa lancar.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments