Sejujurnya Alan tidak percaya tuhan telah memudahkan jalannya untuk bisa mempersunting Reina meski dengan berbagai drama yang harus iya lewati tapi Alan yakin jika memang niat baiknya itu akan membuahkan hasil yang tidak akan pernah mengecewakan diri nya.
" Alan !!" Nabila yang dari tadi menunggu Alan di depan apartemen Alan langsung memanggil Alan yang baru saja keluar dari dalam lift apartemen.
" mah, sedang apa mamah di sini ?" tanya Alan yang tak percaya jika ibunya datang ke apartemen nya.
" kenapa kamu pulang sangat malam ?" tanya Nabila yang sudah menunggu Alan lebih dari tiga jam tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan Alan.
" Alan baru bertemu dengan ayah " ucap Alan tanpa menjelaskan yang sebenarnya pada sang ibu.
" apa sultan menanyakan kabar mama ?" tanya Nabila berharap sultan mencari tahu kabar tentang dirinya, tapi Alan hanya menggeleng tanpa mengeluarkan suaranya.
" ada apa mama datang ke apartemen Alan ?" tanya Alan tanpa membuka pintu apartemen milikinya.
" apa kamu tidak akan membiarkan mama masuk ?" tanya Nabila yang memang belum pernah di perbolehkan masuk ke apartemen oleh Alan.
" maaf mah, tapi Alan capek dan Alan ingin istirahat jadi bisa mama jelaskan maksud tujuan mama datang ke sini " ucap Alan bukannya tidak sopan pada mamanya tapi Alan sudah sangat hapal maksud dan tujuan Nabila menemuinya.
" kamu memang anak mama yang sangat pengertian " ucap Nabila yang selalu datang di saat sedang membutuhkan uang seolah Alan hanyalah mesin uang yang bisa kapan saja iya mintai tanpa memperdulikan apakah Alan punya atau tidak.
Alan pung mengeluarkan beberapa uang merah dan langsung memberikan pada ibunya yang tentu saja langsung sumringah dan pergi begitu saja tanpa berpamitan pada Alan, bahkan Nabila tak pernah menanyakan bagaimana kabar Alan putranya satu satunya.
" kapan mama akan berubah " tanya Alan sambil melihat ke arah Nabila yang sudah pergi menjauh darinya tapi tak lama Alan pun memilih masuk ke dalam apartemen nya karena malam sudah semakin larut.
Tanpa Alan dan Nabila sadari jika dari tadi Cecilia melihat dan mendengar interaksi ibu dan anak dan seperti mendapat senjata untuk bisa mendapatkan Alan dengan sangat cepat.
" akhirnya aku tau apa yang harus aku lakukan untuk bisa mendapatkan kamu " ucap Cecilia yang memilih pergi meninggalkan apartemen Alan tanpa menemui Alan terlebih dahulu.
Tak terasa pagi mulai menyapa dimana Reva sudah jauh lebih segar dan lebih baik dari sebelumnya bahkan Reva terlihat sangat bersemangat memakan sarapan yang di sediakan rumah sakit.
" Bun, katanya papa mau datang ke sini ?" tanya Reva yang seperti tidak sabar menunggu kedatangan Alan seperti janjinya semalam.
" sa.." belum selesai Reina menyelesaikan ucapannya orang yang di tanyakan Reva sudah ada di hadapan keduanya.
" kenapa ? Apa Reva sudah tidak sabar bertemu dengan papa ?" tanya Alan yang langsung duduk di atas tempat tidur samping Reva, Reva yang sangat antusias langsung mengangguk membenarkan apa yang di katakan Alan tanpa rasa malu.
" kamu sarapan duluan biar Reva kakak yang jaga" ucap Alan yang tau jika Reina belum sarapan.
" kakak udah sarapan ?" tanya Reina sambil membuka bekal sarapan yang sengaja Alan buat khusus untuk Reina calon istrinya.
Reina menatap sekilas ke arah Alan setelah tau apa yang di buat Alan untuknya, bukan karena menu apa yang Alan buat tapi Alan membentuk nasi goreng spesial nya berbentuk love dengan telur mata sapi juga yang di bentuk love dengan saus yang menambah cantik apa yang Alan buat dari lubuk hatinya untuk Reina.
" biasakan dirimu mendapatkan kejutan kejutan manis dari kakak karena kakak akan buat kamu mencintai kakak tanpa harus melupakan Dava " bisik Alan tepat di telinga Reina yang tentu saja membuat bulu Roma Reina seketika berdiri.
" nda.. "
" leva mau " ucap Reva yang melihat Reina yang sedang menikmati sarapannya.
" Reva makan ini dulu ya, nanti kalo Reva udah sehat papa buatkan yang lebih enak dari yang papa buatkan untuk bunda ok " ucap Alan yang ternyata langsung di turuti oleh Reva dan hal itu terlihat jelas di mata Reina.
" semoga selamanya kakak akan selalu menyayangi Reva meskipun kelak kita akan memiliki anak dari pernikahan kita nanti " ucap Reina dalam hati karena tidak mungkin Alan tidak mengharapkan seorang anak dari pernikahan mereka nantinya.
Tak ingin membuang kesempatan dan waktu yang ada untuk bisa mendapatkan Alan, Cecilia Kini dalam perjalanan ke rumah wanita yang iya yakini ibu dari Alan setelah semalam membuntuti wanita yang baru saja pergi dari apartemen Alan setelah Alan memberikannya sejumlah uang untuknya.
Ting tong
Cecilia yang sengaja berpakaian sangat modis seolah mencerminkan seorang wanita sosialita berharap dengan melihat itu membuat Nabila mau membantunya untuk bisa dekat dan mendapatkan Alan.
" siapa ?" tanya Nabila yang baru melihat Cecilia.
" kenalkan Tante saya Cecilia teman dekat Alan " ucap Cecilia sengaja mengatakan itu semua untuk memperlancar rencananya.
" oh benarkah ? Tapi kenapa Alan tidak pernah cerita jika punya teman dekat secantik dan sekaya kamu " ucap Nabila yang tak ingin mudah percaya dengan orang yang baru saja iya temui, meski tetap mengajak Cecilia masuk dan duduk di ruang tamu rumahnya.
" saya teman sekantor Alan " ucap Cecilia tak patah semangat menjelaskan pada ibunya Alan untuk percaya pada dirinya.
" oh, tapi Alan tidak tinggal di sini " tanya Nabila yang masih saja cuek menghadapi Cecilia.
" saya tau, saya datang ke sini untuk bertemu Tante sekalian untuk mengajak Tante shopping atau ke salon mungkin " ucap Cecilia menggunakan senjata andalannya untuk menjerat Nabila dalam kemewahan yang iya punya.
Nabila tau jika ada niat tersembunyi di balik kebaikan yang Cecilia tunjukan pada dirinya dan Nabila tak ingin di manfaatkan tanpa dirinya sendiri tidak mendapat keuntungan di dalamnya.
Cecilia tersenyum karena melihat jika wanita yang ada di hadapannya tidak sepolos yang iya kira.
" Cecil sangat mencintai Alan dan Cecil harap Tante bisa membantu Cecil untuk bisa mendapatkan Alan atau bahkan untuk membuat Alan menjadi suami Cecil " ucap Cecilia seperti wanita yang sangat terobsesi pada Alan.
" apa untungnya untuk saja jika kamu mendapatkan Alan karena Alan sendiri kurang respek terhadap saya " ucap Nabila yang tidak bersyukur dengan kebaikan yang sudah Alan lakukan selama ini.
Cecilia tidak percaya dengan semua yang di ucapkan ibunya Alan, apalagi tentang Alan yang tak respect terhadap dirinya karena yang iya lihat Alan selalu memberi bahkan tanpa di minta.
" saya bisa memberikan Tante uang bulanan jika sampai Tante berhasil meyakinkan Alan untuk mau menikah dengan saya " ucap Cecilia mencoba meyakinkan Nabila yang memang selalu merasa kurang dari setiap pemberian yang Alan berikan untuknya.
" apa kamu tidak berbohong ? Saya ingin bukti jika kamu tidak akan ingkar dengan apa yang kamu janjikan sama saya jika kamu berhasil menikah dengan Alan nanti !!
" itu soal mudah, tapi saya juga minta bukti jika Tante juga akan berusaha membuat Alan mau pada saya dan bisa menerima saya !!
✍️✍️✍️ kelemahan seorang wanita terkadang ada pada masalah ekonomi dan itu juga yang Cecilia gunakan untuk bisa mendapatkan Alan, dan apa yang akan Nabila lakukan setelah tau Alan ingin menikah dengan Reina anak sambung dari mantan suaminya ??
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Mamah Kekey
banyak kerikil nih bang Alan....
2023-10-19
0
Faulinsa
Duh berat, semoga Alan kuat 💪💪💪
2023-08-23
2