Menyerah...

Alan tak ingin membuang kesempatan untuk mengetahui siapa ayah kandungnya yang selama ini seolah di kubur dalam dalam oleh sang mama, bahkan ayah sultan pun tak tau siapa ayah kandung Alan selama ini.

" siapa ayah kandung Alan ma ? katakan ?" tanya Alan yang tak sabar menunggu apa yang akan mama jelaskan tentang sosok yan tak pernah iya kenal dalam hidupnya.

" dia hanya laki laki yang haus akan harta yang tega meninggalkan mama demi wanita lain yang jauh lebih kaya dari mama " ucap Nabila tanpa menjelaskan siapa orang tersebut.

" jadi kamu juga tidak salah jika menjual dirimu demi kekayaan yang di miliki Cecil karena darah yang sama juga mengalir dalam darah mu "ucap Nabila saat mengingat laki laki yang dulu meninggalkan dirinya.

" katakan siapa dia mah ? Atau mama hanya mengalihkan pikiran Alan yang ingin meminta restu untuk pernikahan Alan dan Reina ?" tanya Alan yang merasa jika mamanya sengaja mengalihkan pikirannya.

" nanti kamu juga akan tau siapa dia, tapi satu yang pasti mama tidak akan merestui pernikahan kamu dengan Reina titik " ucap Nabila yang kini sudah bangkit dari duduknya.

" dan Alan pun akan tetap pada pendirian Alan jika Alan akan menikah dengan Reina " ucap Alan tak ingin semua usahanya untuk meyakinkan semuanya gagal karena penolakan mamanya sendiri.

Setelah mengatakan itu semua Alan pun memilih meninggalkan rumah Nabila yang bahkan malam sudah semakin larut tapi tak menyurutkan langkah Alan untuk tetap kembali menuju apartemen nya.

"' Alan !! " Cecilia yang dari tadi mendengar perdebatan Alan dengan ibunya hanya bisa mendengar tanpa ingin ikut campur, tapi lain ceritanya karena saat ini Alan sudah berada di depan mobilnya dimana mobil Cecilia juga ada di samping mobil Alan.

" kamu kenapa ?" tanya Cecilia sambil menyodorkan sebuah minuman kaleng untuk Alan dan tanpa pikir panjang dan tanpa menjawab pertanyaan Cecilia Alan langsung menenggak minuman yang bahkan sudah terbuka.

" terima kasih " ucap Alan, tapi tak butuh waktu lama Alan merasa jika ada yang tidak beres pada tubuhnya dan Alan langsung menatap tajam pada Cecilia yang malah berjalan mendekat ke arah Alan sambil tangan yang sengaja membelai lengan Alan dimana darah Alan langsung mendesir hebat.

" shitt " Alan langsung menghempaskan tangan Cecilia dan menuju pintu mobilnya tapi lagi lagi Cecilia menahan tangan Alan dan bahkan Cecilia sengaja memeluk Alan dari belakang dimana pepaya muda Cecilia menempel jelas di punggung Alan yang membuat desiran itu kembali dan bahkan semakin hebat.

" LEPAS.. !! " bentak Alan sambil menghempas tangan Cecilia yang masih memeluk nya dari belakang.

Setelah berhasil melepaskan tangan Cecilia Alan langsung masuk kedalam mobil dan langsung melajukan mobilnya menuju apartemen nya tapi saat Alan sedang serius mengemudikan mobilnya Alan teringat efek minum obat ini jika dirinya tidak mendapatkan penyaluran yang sepadan maka nyawanya yang akan menjadi taruhannya.

" ARRRGGGGGHHHH " Alan malah memutar arah menuju rumah Reina karena iya tak ingin mati sia sia hanya karena obat yang di berikan Cecilia padanya, meski dirinya pun ikut andil dari kejadian itu.

Tok tok tok

" rei.. Reina ... Ini kakak " ucap Alan yang masih berusaha menahan desiran yang semakin hebat bahkan bagian bawahnya sudah berdenyut hebat dan mengembang sempurna.

" kak Alan ? Reina yang terbangun mendengar suara yang baru satu jam meninggalkan rumahnya pun langsung bergegas melihat apa benar kakaknya datang di malam yang selarut ini.

Cecilia yang mengikuti Alan pun kehilangan jejak karena tadi nya Cecil berpikir jika Alan hanya akan kembali ke apartemen nya tapi Cecilia menemukan apartemen Alan yang masih tertutup rapat.

" kamu kemana Alan "

" arrrggggghhhh" teriak kesal Cecilia yang salah memprediksi tentang Alan, sedangkan Alan yang masih berdiri di depan pintu rumah Reina langsung memeluk Reina setelah pintu nya di buka oleh Reina.

" kak, kakak kenapa ?" tanya Reina yang bisa melihat tubuh Alan yang bergetar hebat dengan keringat yang mengucur deras.

" tolong kakak " ucap Alan sambil memegang pundak Reina yang tentu saja membuat Reina bingung yang di katakan kakaknya.

Alan yang masih bisa mengendalikan diri langsung melepaskan tangannya dari pundak Reina dan memilih masuk menuju kamar tamu untuk menuju kamar mandi yang ada di dalam sana.

" kak " Reina yang melihat jika ada yang tidak beres pada kakaknya pun langsung mengikuti Alan menuju kamar tamu untuk melihat apa yang terjadi di dalam sana.

" KAK... " Reina yang melihat jika Alan sedang berada di bawah guyuran shower bahkan dengan pakaian yang sangat lengkap membuat Reina memberanikan diri mendekati Alan.

" kak, sudah malam "

" jangan seperti ini " ucap Reina dari ambang pintu, sedangkan Alan yang mendengar itu hanya bisa melihat Reina dengan mata yang mulai berkabut penuh dengan gai rah yang mulai membara dan sulit untuk di kendalikan.

" pergilah, kakak tidak ingin merusak kamu "

" kamu tidak akan aman jika berada di sini " ucap Alan yang tetap membiarkan tubuhnya di guyur air yang semakin dingin.

" kak, sebenarnya kakak kenapa ?" tanya Reina yang masih tak beranjak dari tempatnya dan itu membuat Alan memejamkan matanya berharap bisa meredam has rat yang mulai memberontak dalam dirinya.

" kakak tak sengaja meminum obat perang sang yang di berikan Cecil " ucap Alan yang tak menjelaskan dengan detail bagaimana pertemuan nya dengan Cecilia.

Reina menggeleng tak percaya dengan apa yang di dengarnya dari mulut Alan bahkan Reina langsung memundurkan langkahnya seolah memberi batasan dirinya dengan Alan dan Alan bisa melihat itu semua itu.

" pergilah sebelum semuanya terlambat " ucap Alan yang sejujurnya membutuhkan Reina untuk bisa menyalurkan apa yang sudah tak bisa iya tahan.

Reina pun mundur dan berbalik tapi baru satu langkah Reina terdiam saat teringat sebuah cerita novel dimana jika seseorang meminum obat perang sang tanpa penyaluran apalagi jika dosis yang iya minum cukup tinggi maka bisa mengakibatkan kematian.

" kak, apa kakak akan baik baik saja " tanya Reina yang kini sudah berbalik sambil melihat ke arah Alan.

Alan menggeleng tapi tak lama mengangguk dan itu membuat Reina gamang dengan jawaban yang di berikan Alan.

" pergilah rein, pergilah bunda, papa ngga mau merusak kamu " ucap Alan dengan mata yang sudah berubah merah sedangkan badannya sudah terlihat menggigil.

" kak.. " Reina yang tak tega melihat Alan yang sudah mulai kedinginan tapi nyatanya terasa panas di dalam.

" pergilah bunda " ucap Alan dengan suara yang terdengar bergetar dan tentu saja membuat Reina tak tega mendengar nya.

Greppp

Reina yang tak ingin terjadi hal buruk pada Alan dan tak ingin kembali kehilangan langsung memeluk Alan tanpa memperdulikan apa yang mungkin terjadi padanya nanti.

" Reina siap, Reina tidak ingin terjadi hal buruk sama kakak "

" Reina ngga mau kehilangan lagi "

" apa kamu tidak akan menyesal ?

✍️✍️wihhh akhirnya Reina ngga tega liat Alan yang sudah di ambang batas 🤭🤭 apa Reina tidak akan menyesal ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

Terpopuler

Comments

Mamah Kekey

Mamah Kekey

hadeh cicil ada,,ajah bikin gregetan

2023-10-19

0

lihat semua
Episodes
1 Titip..
2 Memilih
3 Terbongkar nya Rahasia Alan
4 Kekecewaan Cahaya..
5 Ayah Reva...
6 Kekhawatiran Reina
7 Heart to heart
8 Syarat...
9 Satu Langkah Berhasil
10 Arjuna sang Pujangga..
11 Mulai Menebar Jaring
12 Gagal
13 Ketulusan Yang Diragukan
14 Menyiram minyak di kobaran api
15 Kedatangan Nabila
16 Lamaran Yang Tak Terduga
17 Panggilan Sayang
18 Menyerah...
19 Manis dan membuat ketagihan
20 Terluka..
21 Menikah
22 Ijin Mempercepat...
23 Legowo
24 Malam yang sesungguhnya.
25 Tegas mengusir ulat bulu
26 Mertua oh mertua..
27 Peringatan Keras
28 Kata cinta yang tak kunjung muncul
29 Berubah !!
30 Siasat dalam Kebaikan
31 Mulai Curiga
32 Jujur dan Manja
33 Firasat dan Rasa Takut
34 Lega...
35 Hempaskan kumbang yang mendekat
36 Tuduhan yang tak mendasar
37 Bayaran 1 M
38 Sengaja membuat kecewa
39 Laki laki dari masa lalu
40 Kenyataan yang terbuka
41 Izin dari Tuhan
42 Sekilas kisah Nabila dan pak Edric
43 Pertemuan Sultan dan Edric
44 Ketegasan Alan dan Reina
45 Tetap menikah
46 Kejutan Malam
47 Hati ke Hati
48 Belum Yakin...
49 Luluh
50 Kabar Bahagia
51 Demi Kebahagiaan Mama
52 keluarga yang sebenarnya
53 Hari bahagia
54 Niat tersembunyi
55 Menyadarkan Brian
56 Mengalah...
57 Sandaran hati
58 Gagal..
59 Meminta Pertolongan
60 Menceritakan semuanya
61 Aku anaknya..
62 Tulus...
63 Promo Novel Baru R-kha ( Asa Di Tengah Badai )
64 Promo Novel baru R-kha ( Finding Daddy )
65 Promo Novel Baru Dimadu Selepas Akad
66 Promo Novel Baru Cinta Diujung Senja
67 Promo Novel Baru Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Titip..
2
Memilih
3
Terbongkar nya Rahasia Alan
4
Kekecewaan Cahaya..
5
Ayah Reva...
6
Kekhawatiran Reina
7
Heart to heart
8
Syarat...
9
Satu Langkah Berhasil
10
Arjuna sang Pujangga..
11
Mulai Menebar Jaring
12
Gagal
13
Ketulusan Yang Diragukan
14
Menyiram minyak di kobaran api
15
Kedatangan Nabila
16
Lamaran Yang Tak Terduga
17
Panggilan Sayang
18
Menyerah...
19
Manis dan membuat ketagihan
20
Terluka..
21
Menikah
22
Ijin Mempercepat...
23
Legowo
24
Malam yang sesungguhnya.
25
Tegas mengusir ulat bulu
26
Mertua oh mertua..
27
Peringatan Keras
28
Kata cinta yang tak kunjung muncul
29
Berubah !!
30
Siasat dalam Kebaikan
31
Mulai Curiga
32
Jujur dan Manja
33
Firasat dan Rasa Takut
34
Lega...
35
Hempaskan kumbang yang mendekat
36
Tuduhan yang tak mendasar
37
Bayaran 1 M
38
Sengaja membuat kecewa
39
Laki laki dari masa lalu
40
Kenyataan yang terbuka
41
Izin dari Tuhan
42
Sekilas kisah Nabila dan pak Edric
43
Pertemuan Sultan dan Edric
44
Ketegasan Alan dan Reina
45
Tetap menikah
46
Kejutan Malam
47
Hati ke Hati
48
Belum Yakin...
49
Luluh
50
Kabar Bahagia
51
Demi Kebahagiaan Mama
52
keluarga yang sebenarnya
53
Hari bahagia
54
Niat tersembunyi
55
Menyadarkan Brian
56
Mengalah...
57
Sandaran hati
58
Gagal..
59
Meminta Pertolongan
60
Menceritakan semuanya
61
Aku anaknya..
62
Tulus...
63
Promo Novel Baru R-kha ( Asa Di Tengah Badai )
64
Promo Novel baru R-kha ( Finding Daddy )
65
Promo Novel Baru Dimadu Selepas Akad
66
Promo Novel Baru Cinta Diujung Senja
67
Promo Novel Baru Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!