Setelah kepergian Reina dan Alan, Agnia mencoba berbicara pada kakak iparnya yang kembali bersikap dingin padanya dan hal itu membuat Agnia penasaran dengan apa yang terjadi sebelum dirinya datang, tapi satu yang Agnia yakini jika ini ada hubungannya dengan keinginan Reva yang ingin memiliki seorang ayah.
" kak sebenarnya apa yang terjadi ?" tanya Agnia setelah berada di samping cahaya yang duduk di sofa ruangan rawat Reva.
" kakak masih tidak percaya jika Reina akhirnya menyerah dan memilih menikah dengan Alan yang menurutnya bisa membuat Reva bahagia" ucap cahaya yang belum bisa menerima keputusan yang di ambil Reina.
" sebenarnya apa yang kakak khawatir kan ?" tanya Agnia mulai mengorek apa yang di takutkan kakak iparnya itu jika sampai Reina menikah dengan Alan seperti apa yang Dava inginkan sebelum meninggal dunia.
" apa kakak takut Reina melupakan Dava dan juga Reva melupakan siapa ayah kandungnya setelah Reina dan Alan menikah nanti ?" tanya Agnia yang sebenarnya tepat sasaran.
Melihat cahaya yang terdiam bahkan tak melihat ke arahnya membuat Agnia yakin jika tebakannya itu benar.
" apa kakak baru mengenal Reina ? Karena jika kakak mengenal Reina dengan baik kakak tidak akan pernah berpikir seperti yang kakak pikiran selama ini " ucap Agnia.
" kamu tidak tau apa yang kakak rasakan ! Bagaimana rasanya kehilangan seorang anak yang selalu menjadi penguat di saat tidak ada seorang pun yang mendukung kakak saat itu "
" meski kakak memiliki sultan yang selalu mendukung kakak apapun itu, tapi Dava adalah belahan jiwa kakak " ucap cahaya yang tak bisa lagi membendung air matanya.
Agnia langsung memeluk kakak iparnya yang kembali rapuh saat mengingat kepergian Dava.
" jangan pernah berpikir kakak seorang diri di dunia ini " ucap Agnia yang masih memeluk cahaya yang kini tengah terisak dalam pelukan Agnia sedangkan Reva karena pengaruh obat membuatnya kembali terlelap setelah Reina izin pergi bersama dengan Alan.
" sekarang kakak punya kak Aditya yang sangat mencintai kakak "
" ada Agnia, mas sultan yang akan selalu ada di saat kakak membutuhkan kami "
" dan ada Reina Reva dan Alan nanti yang akan jadi anak dan cucu kakak yang akan selalu menemani kakak di hari tua kita nanti " ucap Agnia yang ternyata berhasil membuat cahaya lebih tenang.
" terima kasih sudah selalu mengingatkan kakak dan tidak itu terbawa perasaan dengan semua sikap yang kakak lakukan sama kamu dan juga sultan " ucap cahaya yang sudah melepaskan pelukannya dari Agnia.
" itu lah gunanya saudara akan selalu membantu dan mendukung, dan tidak mudah putus meski badai menerjang hubungan kita " ucap Agnia penuh keyakinan dan percaya diri saat mengatakan itu semua.
Sultan yang tadinya akan masuk ke ruangan Reva malah mengurungkan niatnya dan malah mencuri dengar semua pembicaraan Agnia dan juga kakaknya.
" mas bersyukur memiliki kamu dalam hidup mas, selain cantik kamu juga sangat pengertian dan bisa menenangkan semua orang " ucap sultan penuh syukur bisa menikahi wanita seperti Agnia.
Sedangkan di taman rumah sakit Reina masih berdiri di hadapan Alan yang kini sedang menunggu jawaban dari pertanyaan nya tentang bagaimana jika Cecilia mencoba mendekati dirinya setelah dirinya dan Reina menikah nanti.
" apa kamu siap menghadapi Cecilia yang bisa saja menjadi lebih agresif dari sebelumnya jika dia tidak tau hubungan kita nanti " ucap Alan yang hanya ingin tau tanggapan Reina jika saja Cecilia berusaha mendekati dirinya.
" Reina percaya sama kakak yang tau mana batas di antara kakak dan Cecilia meski Reina tidak selalu bersama kakak nanti " ucap Reina yang kini sudah mengangkat wajah nya untuk pertama kalinya setelah dirinya yakin akan menikah dengan Alan.
" tapi bisa kan kita ke makam Dava sebelum kita melangsungkan pernikahan kita nanti ?" tanya Reina penuh harap.
" tentu saja, bahkan kakak tidak akan membatasi kamu jika kamu ingin pergi ke makam Dava yang penting kamu cerita sama kakak " ucap Alan yang tau jika ingin membuat Reina menerima dirinya secara utuh tidak bisa dengan pemaksaan tapi harus dengan cara halus dan Alan akan sabar menunggu Reina bisa membuka hatinya untuk dirinya.
" ayo kita masuk, Reva pasti sudah menunggu bundanya yang sudah berusaha meyakinkan om alan untuk menjadi papa Reva mulai saat ini " ucap Alan yang tentu saja membuat pipi Reina bersemu merah.
" papa ? Bukan ayah ?" tanya Reina memastikan panggilan Alan untuk putrinya.
" hanya ada satu ayah untuk Reva yaitu Dava ayah kandung nya, tapi ada papa Alan yang akan selalu ada untuk Reva dan untuk menjadi pelindung untuk Reva dan bundanya " ucap Alan yang lagi lagi membuat pipi Reina bersemu merah.
" pantas Cecilia tergila gila sama kakak, ternyata kakak seorang Casanova " ucap Reina yang salah mengartikan apa yang Alan lakukan padanya karena berpikir Alan melakukan hal itu pada semua wanita.
" cuma kamu yang kakak cintai dari mulai kakak mengenal Cinta hingga saat ini, dan semua kalimat yang kakak ucapkan hanya kakak lontarkan padamu itu pun untuk pertama kalinya" ucap Alan sambil menggenggam tangan Reina yang tadi akan meninggalkan dirinya.
" dan kakak janji bukan hanya Reva yang menerima kakak sebagai papanya tapi jika bundanya yang akan menganggap kakak sebagai suaminya secara utuh "
Setelah mengucapkan itu Alan pun melepaskan genggaman tangannya pada Reina yang malah terdiam mendengar setiap kalimat yang Alan lontarkan padanya.
" bunda ayo, Reva udah nungguin bunda sama papanya " ucap Alan yang kembali berbalik saat Reina malah terdiam di tempatnya tadi.
" kakak janji tidak akan lama bisa membuat kamu menerima kakak dan mencintai kakak seperti kakak mencintaimu " ucap Alan pelan tapi masih bisa terdengar oleh Reina yang hanya bisa terdiam penuh kebimbangan.
Alan dan Reina pun kini sudah berada di depan ruang rawat Reva tapi Alan dan Reina melihat sultan yang tengah berdiri di depan pintu.
" yah, sedang apa di luar !" tanya Reina.
" kalian dari mana ? Dan kenapa kalian berduaan seperti itu " ucap sultan saat melihat tangan Alan dan Reina sakit terpaut.
Reina yang tak sadar dengan tangannya dan Alan yang masih terpaut pun mencoba melepaskan genggaman tangan Alan tapi Alan malah mempererat genggaman tangan mereka seolah menunjukan jika mereka sudah sepakat dengan semua yang sudah mereka putuskan tadi.
" Alan ingin meminta izin sekaligus restu untuk bisa menikahi Reina " ucap Alan yang tak ingin membuang waktu dan kesempatan yang ada bahkan jika perlu Alan akan mencoba meyakinkan Bu cahaya untuk bisa merestui hubungannya dengan Reina.
" ayah tidak keberatan bahkan ayah akan mendukung apapun yang kalian putuskan selama itu bisa membuat Reva dan Reina bahagia " ucap sultan.
" tapi kamu harus meminta izin pada kak cahaya dan juga ayah Haikal ayah kandung Reina karena hanya dia yang berhak menikahkan Reina dengan kamu "
✍️✍️✍️ apa Alan akan kembali mendapat penolakan saat bertemu dengan Bu cahaya dan juga ayah Haikal untuk bisa menikahi Reina ??🤔🤔
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments
Mamah Kekey
tambah seruu kk
2023-10-19
0
Nurman
lanjut..udah siap2 ini
2023-08-29
1
Faulinsa
Semangat kak... lanjut.. duh Alan bener2 bikin meleleh
2023-08-22
2