Sesungguhnya aku senang dapat bertransmigrasi ke dalam novel, bagaimana tidak? Aku masuk ke dalam novel yang sangat aku suka, bahkan bisa di bilang aku terobsesi dengan novel ini.
Namun hal yang tak ku inginkan adalah misi gila dari sistem goddes yang selalu mengganggu hariku, kedua kakak beradik yang tiada henti menyiksa tubuh kecil yang rapuh ini, dan aku membenci fakta bahwa Sierra tidak ada dalam novel yang aku baca, mungkin aku melewati detail dari novel itu, tapi tak mungkin. Aku sangat terobsesi dengan novel ini. Bagaimana bisa aku melupakan hal ini?
Siang itu terlihat sangat terik, aku menjemur sprei putih bersama pembantuku yang bernama Lova, sejujurnya saja Sierra adalah anak dari seorang bangsawan, ia di angkat menjadi anak dari pasangan keluarga Marques Houston dan Marchioness Fitaza. Mereka berdua mempunyai pangkat yang cukup tinggi di wilayah kerajaan ini, mereka mengatur wilayah yang cukup besar di daerah chevreuse, kota besar yang berada di bawah kekuasaan Marques Houston merupakan kota kuat dan makmur, ia memiliki 200 orang prajurit, 20 pelayan, 10 tukang kebun, 1 orang assistant pribadi, 1 orang dokter pribadi serta seorang alchemist (orang yang ahli di bidang alkimia/ pseudosains yang menggabungkan unsur-unsur kimia, fisika, astrologi, seni, semiotika, metalurgi, kedokteran, mistisisme, dan agama), dan tentu saja seorang mage(seorang yang mempunyai kekuatan sihir kuat, baik itu penyembuhan, dan penghancuran). Di dunia ini masih ada peran penting seperti Saintess (Orang yang di sebut suci, biasanya adalah seorang wanita yang dapat mendengar bisikan dewi, dan memiliki kekuatan penyembuhan melebihi seorang mage, bahkan ramuan dari alchemist serta dokter tak dapat mengalahkan kekuatan yang di miliki saintess). Tentu saja banyak lagi peran penting tentang negara yang aku tempati kali ini.
Marquis Houston mempunyai pengaruh yang cukup segnifikan di tingkat kerajaan. Hal menyebalkan adalah aku menjadi adik dari Ronald seorang villainess gila yang mencintai Violet, rakyat biasa yang menjadi seorang Saintess karena kemurnian hatinya. Dan seorang adik perempuan yang sangat mengidolakan Claude, aneh jika mereka tak menyebutkan Sierra di dalam novel, sementara penulis menyertakan Ronald, dan adik perempuannya Cerry.
Aku menghempas kuat sprei yang ada di tanganku, ku bentangkan di sebuah tali untuk menjemur, tentu saja itu sangat berat bagiku, terlebih dengan ukuran badanku yang kecil.
“Nona muda, biar saya saja.” Kata pembantuku sembari mengambil sprei, kemudian ia bentangkan di tali jemuran.
“Nanti Marchioness Fitaza akan marah.” Kataku sejurus kemudian,masih bergelut dengan sprei yang ukurannya lebih besar dari tubuhku.
Aku tak pernah di perbolehkan memanggil Marques Houston dan
Marchioness Fitaza dengan panggilan ayah maupun ibu, bagi mereka aku hanyalah aib, Marchioness Fitaza sangat membenciku dari awal Marques Houston membawaku ke kastil.
Yah, semua rumah bangsawan merupakan sebuah kastil yang menjulang tinggi dengan interior megah di dalamnya, namun semegah apapun kediaman itu, takkan mengisi hati yang selalu hampa.
Di sini hanya pembantuku yang selalu membelaku, walaupun akhirnya dia selalu mendapat hukuman atas perbuatannya, namun ia selalu melindungiku. Bahkan orang yang membantuku keluar dari gudang semalam adalah pembantuku Lova.
Seusai mengerjakan semua pekerjaan, tak seperti biasanya, hari ini kastil terlihat sangat tenang, mungkin karena mereka berlibur selama 3 hari. Dengan begitu aku dapat menyelesaikan misi mudah yang di berikan goddess, dan akan mendapat ketenangan 3 hari ke depan. Aku tak dapat santai dan merebahkan badan, pasalnya beberapa pembantu merupakan mata-mata yang sengaja di utus Cerry untuk mengawasiku. Mereka akan mencari seribu alasan untuk menghukumku, sejujurnya saja aku tak takut dengan mereka, namun aku harus tetap berpura-pura lemah jika ingin bertahan di sini. Sampai saatnya tiba, hingga aku dapat keluar dari tempat ini.
Malam itu aku memejamkan mata perlahan, kamar yang ku gunakan tadinya adalah kamar yang berada di luar kastil. Mungkin mereka sangat membenciku, hingga aku harus tidur di ruang sempit, yang terletak cukup jauh dari kastil. Tak hanya itu, ruangan penuh debu dan sarang laba-laba, tempat lembab yang kurang cahaya, tak ada jendela yang dapat ku buka. Satu-satunya cahaya yang dapat masuk, hanyalah dari lubang ventilasi kecil yang berada di atas pintu. Jendela yang ada di ruang ini hanya jendela pajangan/ memang sengaja di tutup. Namun setelah aku bertransmigrasi, hal pertama yang ku lakukan adala membersihkan kamar tersebut, dan mendapat point bonus dari sistem goddes.
Aku merebahkan badan di kasur yang keras,
‘Aku sangat rindu ponsel, laptop, internet, kasur ku yang empuk, dan segala fasilitas dari abad 21’
Keluhku setiap aku hendak memejamkan mata.
Malam hari yang dingin, gelap, dan mengharukan, aku mendapat pengelihatan tentang Sierra di umurnya yang ke 5 tahun. Ia di dorong ke danau ketika Ronald dan Cerry mengajaknya mengelilingi kota. Beruntung ada seorang bangsawan yang ada di sekitar lokasi, ia menyelamatkan Sierra dengan cara menyelam ke danau yang dalam. Tak hanya itu, dalam pengelihatanku, di umur Sierra mengijak 12 tahun, ia sangat depresi, dan tak dapat menahan bullian yang tak kunjung usai, badannya yang penuh luka, muka lebam, tubuh kurus tak terurus sama sekali, matanya yang terlihat padam, tak ada cahaya dalam kehidupan kelam Sierra, ia kemudian mengakhiri hidupnya, dan terjun ke danau, tempat di mana Ronald mendorongnya di usia 5 tahun, jika dulu ada seorang bangsawan yang menyelamatkan nyawa Sierra, ia berharap kali ini ada cahaya yang dapat menerangi hidupnya, dan menyelamatkan Sierra dari danau tak tak berujung itu. Tentu saja jawaban dari doa nya hanyalah ajal, tak ada yang mengetahui Sierra bertekad mengakhiri hidupnya.
Rasanya aku kesulitan bernapas, dadaku sesak, semakin dalam Sierra masuk ke dalam danau yang gelap, semakin hilang pengelihatanku. Hingga akhirnya aku terbangun dengan keringat yang berkucuran di seluruh badanku. Mimpi yang sangat buruk, aku tak tau mengapa aku mendapat pengelihatan ini, namun satu hal yang pasti, Sierra yang ada di novel ini meninggal pada umurnya yang ke 12 tahun. Tentu saja aku tak ingin meninggal dua tahun kemudian, aku akan berusaha keras menyelesaikan misi, dan akan pergi dari kastil terkutuk ini! Hidup sebagai rakyat biasa lebih baik daripada harus hidup berdampingan dengan para pemeran yang ada dalam novel, sejujurnya aku ingin melihat Claude yang tampan, Violet yang cantik, namun aku hanya peran kecil yang bahkan tak pernah di sebutkan dalam novel. Sebaiknya aku diam dan menikmati hidup sebagai rakyat biasa.
‘Untuk itu aku tak harus menunda menyelesaikan misi!’ Gumamku
“Goddess! Bantu aku!” Aku membuka inventory, melihat pencapaian apa yang telah ku capai selama ini, aku kini baru menyelesaikan misi ke 2, misi ke 3 adalah mencari informan guild, ini sangat mudah bagiku jika aku adalah seorang anak dewasa.
Aku kembali melihat slide selanjutnya yang berisi tentang informasi skill yang ku dapat, di slide selanjutnya merupakan pencapaian ku, slide terakhir adalah slide inventory, tempat aku menyimpan barang yang aku beli, atau bonus dari misi yang aku kerjakan.
‘Ramuan perubahan’ Aku membaca dengan seksama ramuan yang ada di jendela sistem itu, ramuan yang ku dapat ketika aku menyelesaikan misi pertama. Kini aku tau apa yang harus ku lakukan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments