Aku membuka mata perlahan,
'Misi spesial telah selesai!'
Notif dari sistem itu membuatku tercengang, pasalnya aku mendapatkan chip 3.000 koin sesuai kebutuhanku untuk membeli barang langka. Tak hanya itu, aku juga mendapat sebuah scroll teleportasi, dengan begitu, aku dapat pergi kemanapun menggunakan scroll itu.
Aku terperanjat dari tempat tidur, meloncat kegirangan,
"Yahoooo!" Seruku.
"Dengan begini aku dapat melakukan pembelian," mataku berbinar, tanganku bergetar, aku segera membuka sistem, membeli barang langka yang ku butuhkan.
'pembayaran diterima, item akan segera di kirim.'
Fuala
Muncul sesuatu yang kini berada di tanganku, ini adalah Tom edisi khusus, hewan berbentuk hamster yang tidak lain adalah seorang pedagang virtual yang memiliki barang barang langka, jika sistem menyediakan scroll, ramuan obat, ramuan perubahan, dan memberi kekuatan fisik, Tom memiliki sistem pembelian unik, ia menjual benda langka yang dapat dijual di dunia yang ku tempati ini.
Akhirnya, aku berhasil mendapatkan benda yang ku inginkan. Tiada yang lebih penting dari uang, tentu saja ramuan dan skill juga penting, tapi jika aku tak memiliki uang yang cukup, aku takkan dapat pergi dari tempat terkutuk ini.
"Siapa yang memanggilku?" Tanya Tom padaku.
"Hai, aku yang memanggilmu," Aku menyambutnya dengan senyum.
"Cih,,, anak lemah dengan level kurang dari 50, apa yang aku harapkan dari anak kecil sepertimu? Dengarkan aku, barang yang aku miliki merupakan barang berharga, bukan mainan anak kecil sepertimu!" ia menyilangkan tangan di dada dengan arrogant.
Rasa panas mengalir ke ubun-ubun, beraninya benda ini menghinaku!
"Hei, kau lebih kecil dariku, jika kau tak penuhi perkataanku, akan ku sayat, kemudian ku bakar, terakhir akan ku biarkan kau di tanah lapang hingga membusuk dan di makan burung gagak!" Gertakku sembari megeratkan cengkramanku ke tubuh kecilnya.
"Baik-baik, aku mengerti! Aku akan menurutimu! Tapi, jika kau tak pantas menjadi pemilikku! Aku akan kembali pulang ke asalku!" Katanya yang telah lolos dari genggaman tanganku.
Bagaimanapun dia bukanlah seekor hamster pada abad ke 21. Tentu saja ia mempunyai kekuatan khusus sehingga dapat menyediakan barang dari dunia lain.
"Setelah ku lihat, jiwa dan ragamu tak sama, cukup menarik. Jadi apa yang kau inginkan?" Tanya Tom.
"Aku menginginkan Balck Pendant," kataku sembari melihat Tom.
Ia yang tadinya tersenyum lebar dengan keangkuhan yang dimiliki, tetiba tertunduk.
"Aku tidak memiliki benda itu!"
"Hei, apakah benda sepertimu benar- benar berguna? Bahkan pedagang sepertimu hanya membual saja!" Ia berdiri sembari menunjukku.
"Hei, aku hanya tak memiliki benda itu, bukan berarti aku tak mengetahui bagaimana dan di mana kita mendapatkan benda itu!"
"Jadi, kau tau di mana kita dapat mendapatkan black pendant?"
"Tentu!" sombongnya,
Setelah aku mengetahui di mana letak benda itu, aku berencana pergi di malam hari, kali ini aku menggunakan scroll sihir teleportasi.
Black pendant adalah sebuah kalung yang memiliki liontin kecil berwarna hitam, black pendant ini mempunyai kekuatan yang sangat unik, pasalnya jika kamu manusia biasa, kmu bisa menjadi seorang mage jika mengenakan black pendant itu. Kekuatan yang di hasilkan sebanding dengan kapasitas tubuh yang di miliki, pasalnya tak sedikit dari mage yang mengalami ledakan mana.
Seperti yang telah ku jelaskan, di dunia ini ada sistem sihir dan kita penyebut orang tersebut sebagai seorang mage, sementara pemimpin mage adalah archmage, mereka bukan penyihir yang dapat terbang dengan menggunakan sapu terbang, melainkan seseorang yang mempunyai pengetahuan luas tentang ilmu sihir kuno, serta dapat membaca mantra kuno, kemudian dengan menyatukan pikiran serta menyeimbangkan mana dalam tubuh, mereka dapat melakukan sihir dan di sebut seorang mage, tentu saja mereka mempunyai level sihir yang dapat mereka lafalkan setara dengan mana yang mereka miliki. Semakin mahir kalian mengendalikan mana, maka semakin tinggi level sihir yang kalian dapat.
Mana adalah bentuk energi yang ada di alam dan di dalam manusia. Ini adalah sumber dari semua mantra sihir. Ada beberapa kasus tentang ledakan mana dikarenakan ketidak seimbangan antara energi alam yang dia serap dengan kemampuan seseorang menyimpan mana dalam tubuh.
Di dunia ini semua orang mempunyai mana dalam tubuh, tapi besar dan kecil mana yang ditampung sesuai dengan cara mereka melatih diri menggunakan mana. Sementara di tubuh Sierra, mana yang ia punya cukup untuk melakukan perjanjian dan sesuatu yang tak terlalu mengkonsumsi mana yang banyak, dengan kata lain Sierra mempunyai mana yang sedikit.
Jika seseorang menggunakan mana berlebih, maka ia dapat mencelakai diri, bahkan orang di sekitarnya, dalam hal ini ledakan mana dalam tubuh adalah hal yang sangat berbahaya, pasalnya tidak ada manusia yang hidup setelah mengalami ledakan mana. Namun dengan menggunakan black pendant aku dapat menyimpan mana dari dalam tubuh dan memasukan mana ke dalamnya, seperti media penyimpanan, aku dapat mengontrol mana dengan baik jika mempunyai benda itu, terlebih benda itu dapat menyelamatkan seseorang yang aku butuhkan disaat aku melarikan diri.
Dan aku dapat dengan mudah menjadi seorang mage jika mempunyai barang langka itu, mungkin menurut kalian aku curang, tapi inilah cara termudah untuk hidup di dunia ini. Aku masih berharap aku hidup dengan tenang, banyak uang, dan tak perlu melakukan apapun. Tentu saja tak ada yang lebih baik dengan uang, kita tak akan hidup tanpa uang, karena uang adalah segalanya!
Aku beranjak dari tempat tidurku, merapikan kamar, kemudian pergi ke kastil melakukan rutinitas membosankan, beberapa hari ini perlakuan duo kakak beradik itu sangat menjengkelkan, terlebih dengan Rosa pembantu itu tak henti menyiksaku. Tapi pukulan dan siksaannya berkurang ketika aku menatap matanya tajam, ia bergetar hebat, kemudian berhenti memukulku.
Baru saja ku pikirkan, Rosa telah berada di hadapanku, entah apalagi yang akan ia lakukan padaku.
"Marchioness Fitaza memintamu untuk pergi menghadap, ia ada di taman." Kata Rosa
"Untuk apa?" tanyaku
"Aku hanya diminta untuk memanggilmu! Untuk apa kau dipanggil bukan urusanku!" jelasnya, ia kemudian pergi, dan menghilang di ujung koridor.
'Pikirkan sesuatu, jika Marchioness Fitaza membutuhkanku, ia akan mengutus pelayan pribadinya, bukan pelayan Cherry. Pada waktu ini aku ingat akan ada tamu penting dari kerajaan, jika aku melakukan kesalahan kecil, Marchioness Fitaza akan menghukumku' batinku.
Kini waktunya bermain api!
Aku pergi mencari Lova, kemudian menjalankan aksiku.
'Aku tak sabar melihat raut kecewa di muka Cherry, serta pelayan pribadinya, terlebih Marchioness Fitaza, aku harap ia menyukai hadiah kecil dariku!' batinku dengan senyum sinis.
Tak butuh waktu lama, kini aku telah berada di taman di mana Marchioness Fitaza mengadakan jamuan pesta teh dengan tamu pribadinya. Pesta teh adalah hal yang sering dilakukan para bangsawan, dari kecil hingga tua selalu mengadakan jamuan itu, tujuan utamanya adalah menjalin koneksi, bertukar informasi, dan yang paling utama dilakukan di masa ini adalah menyombongkan apa yang mereka dapatkan, dan jika ada sesuatu yang memalukan atau tabu, maka akan tersebar denan cepat melalui pertemuan ini.
Aku tersenyum melihat Marchioness Fitaza mematung setelah melihatku, akhirnya setelah sekian lama, ia melihatku seperti seorang manusia, hal yang biasa ia lakukan adalah berjalan melewatiku, aku seperti angin atau sesuatu yang tak terlihat, sejujurnya Marchioness tak salah di sini, karena suaminya tiba-tiba membawa seorang anak ke rumah seminggu setelah ia melahirkan Cherry. Perempuan manapun tak akan terima perlakuan itu, bahkan kudengar mereka perang dingin hingga sekarang, bahkan ketika pesta, mereka berangkat menggunakan kereta kuda yang berbeda, namun memasuki ruang pertemuan bersamaan.
Taman indah dengan tempat bersantai yang di dekor dengan bunga indah melingkari pilar gazebo berwarna putih, desain elegant dengan ukiran antik yang ada di penyangga atap berwarna putih membuat keunikan tersendiri dari tempat yang tak pernah ku jamah sebelumnya. Meja dengan kursi unik, serta berbagai cemilan maupun kue-kue tersaji dengan rapi. Vas bunga yang di isi dengan cala lily menambah kecantikan pemandangan yang ada di hadapanku, selain wajah Marchioness yang masih tercengang melihatku.
Dengan elegant aku maju, dan memberi salam, tak lupa Lova yang berada di belakangku mendorong suatu hidangan yang telah kupersiapkan.
Mereka yang tadinya melihatku dengan wajah sinis mulai penasaran dengan apa yang dibawa Lova.
"Saya dengar Marchioness mempunyai tamu istimewa hari ini, sehingga saya dengan senang hati menjamu tamu yang telah datang." Aku tersenyum dengan penuh rasa percaya diri.
Beruntung aku mempunyai baju bagus yang bisa ku gunakan, dengan riasan tipis aku tak jauh beda dengan seorang bangsawan.
Pelayan pribadi Marchioness melangkah maju, namun Marchioness menghentikannya.
"Tunjukan apa yang kau siapkan," kata Marchioness.
Masih dengan gaya arrogant yang dimiliki, aku tetap mendengar nada amarah yang terpendam dari suara yang ia keluarkan. Sepertinya ekspresi yang ia punya cukup menarik.
"Saya mempunyai teman di Rainbow Cake Shop, ia dengan senang hati memberi kue ini untuk saya, sehingga saya membagi kepada anda sekalian."
Aku melihat wajah Marchioness Fitaza yang memerah, aku tau ia merasa di permalukan karena ia merasa tak punya harga diri, hal ini membuatku puas.
Setelah perjuanganku menggunakan Scroll teleportasi, meminum ramuan perubahan, meminum lagi ramuan penawar, aku rasa perjuanganku terbayarkan dengan melihat ekspresi itu.
"Bukankah butuh waktu berjam-jam untuk membeli kue ini? bagaimana bisa kau mengenal salah seorang dari toko itu? Toko kue ini sangat terkenal!" kata Putri Mahkota.
Beruntung aku tak melakukan kesalahan hari ini, Putri Mahkota adalah orang baik dan lembut, namun tiada satupun orang yang tau bahwa ia sebenernya adalah seorang wanita yang tamak, dan orang yang akan menjadi penjahat keji di novel ini.
"Pemilik toko tersebut adalah orang yang saya kenal, ia dengan senang hati memberikan kue ini kepada saya."
"Ah, begitu."
'Untuk sesaat aku merasa tatapan tajam dari arah belakang, aku tau itu adalah Cherry dan Rosa. Aku sangat ingin melihat ekspresi yang mereka beri, namun aku tak dapat melakukan itu.'
Setelah menyajikan kue, akupun pamit undur diri. Putri Mahkota memperlakukanku dengan baik, jika aku bukan orang yang pernah membaca novel ini, tentu aku akan tertipu dengan kebaikan yang ia berikan, sungguh perempuan yang mengerikan, aku segera pergi dari tempat itu.
Untungnya tak ada gangguan dari hal ini, selain Cherry yang tetiba datang kemudian menamparku.
'Ah aku benci hal ini!' kataku dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments