Semua orang menjadi panik dengan wajah yang khawatir menatap ke laut.
Sosok Kriss menghilang ditelan oleh ombak yang cukup besar, bersamaan dengan papan selancarnya.
Dengan suara yang lantang itu, semua orang, khususnya para pria mulai maju ke tengah laut untuk siap mencari Kriss.
Vino yang sudah berada di bibir pantai menjadi terkejut, dirinya melihat melihat dengan jelas sosok Kriss yang terjatuh dari papan selancar dan masuk ke dalam ombak.
Siapa pun yang tergulung ombak, memiliki kemungkinan untuk menghilang dari permukaan, cukup sulit ditemukan.
Peristiwa Kriss menghilang di laut membuat Iva berteriak menangis dan menjerit meminta tolong.
Alaine dan yang lainnya berusaha menenangkan Iva agar kondisi menjadi kondusif.
Beberapa petugas keamanan pantai mulai bergerak untuk mencari sosok Kriss.
Namun, Vino sudah mulai bergerak masuk ke dalam air laut lebih dahulu setelah puluhan detik Kriss menghilang.
Semua orang hanya diam dan bersiap mencari di dekat bibir pantai. Orang-orang mengira bahwa ombak itu akan membawa Kriss ke bibir pantai.
Ombak yang memiliki tinggi lebih dari 1,5 meter sudah bisa disebut ombak berbahaya. Alih-alih membawa orang yang terseret ke pantai, ombak itu akan menarik orang yang masuk ke dalam ombak menjauh dari pantai.
Hal ini juga membuat petugas keamanan pantai siap siaga dan mulai melakukan pencarian dengan segera.
Petugas keamanan pantai meminta orang-orang untuk tidak lagi berselancar karena melihat arus ombak yang besar dan mengancam.
"Semua orang, tolong bermain di bagian pantai yang aman! Jangan ada yang berenang lebih jauh lagi dari pantai!"
Salah satu petugas keamanan memiliki tugas untuk mengingatkan para wisatawan. Petugas yang lain beberapa berenang dan berpencar untuk mencari keberadaan Kriss.
Sudah lebih dari 2 menit usai kejadian Kriss jatuh ke ombak, sosok Kriss belum muncul di permukaan laut.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" Petugas keamanan pantai bertanya ke petugas yang menjaga spot pantai tempat Kriss dan yang lainnya hendak berselancar.
Tangan penjaga pantai itu menjelaskan sambil melirik ke laut, "Awalnya ada satu orang yang bermain selancar air, orang itu berhasil berselancar dengan sangat baik, melihat kemampuannya tersebut orang itu aku anggap ahli olahraga berselancar. Tiba-tiba saja, salah satu pria dari ketiga pria yang membawa papan selancar di tangannya menghampiri ombak dan ingin berselancar. Sayangnya, keterampilan berselancarnya kurang bagus dan mungkin tidak beruntung, pria yang mengikuti pria di awal terjatuh ke ombak."
"Di mana pria yang berhasil menaklukkan ombak itu?" Petugas yang mendengar ceritanya menjadi ingin tahu pria yang sukses berselancar di atas ombak besar.
Namun, saat petugas yang menjelaskan itu mendengar pertanyaan temannya, wajah yang berubah.
"Tunggu, di mana pria itu?!" Petugas itu melihat satu per satu wisatawan yang ada di pantai dengan cepat, tetapi dia tidak menemuka pria yang dibicarakan.
"Aku tidak menemukannya. Tunggu, aku akan bertanya ke orang lain yang melihat."
Setelah mengatakan itu, petugas tersebut bertanya ke orang-orang yang ada di pantai.
Melihat petugas tersebut berlari untuk bertanya-tanya ke beberapa wisatawan, petugas yang bertanya menjadi tergesa-gesa.
Ada belasan petugas yang melakukan pencarian. Beberapa masuk ke dalam laut, dan yang masih berdiri di pantai mulai membantu petugas lain mencari pria yang hilang.
Petugas yang mengobrol dengan petugas tersebut berlari ke air laut, beberapa petugas yang melihat ini bertanya tentang apa yang terjadi padanya.
"Mengapa kamu mau ikut mencari di laut?" tanya petugas yang memantau di pantai.
Dengan langkah kaki yang cepat, petugas itu menjawab, "Orang yang hilang menjadi dua orang."
Byur!
Dengan perlengkapan seadanya, para petugas keamanan pantai satu itu masuk ke dalam air untuk mencari tambahan orang yang hilang.
Beberapa detik setelah petugas tersebut masuk ke dalam air, petugas yang bertanya datang mencari keberadaan petugas tersebut.
"Di mana dia?"
Petugas yang memantau dari lantai berkata, "Dia bilang ada dua orang yang hilang, dia ingin mencari dan membantu pencarian."
"Dia benar, pria yang berhasil berselancar dikabarkan masuk ke laut lebih dahulu dari kami. Sudah tiga menit berlalu, pria itu juga tidak kunjung muncul!"
Mendengar ucapan petugas tersebut, membuat petugas menjadi terburu-buru.
Pencarian menjadi lebih luas dan besar, beberapa petugas berpencar untuk memantau dari pantai.
Sementara itu, beberapa petugas masuk ke dalam laut untuk mencari secara langsung untuk sementara waktu.
Peristiwa yang terjadi merupakan situasi yang darurat, persiapan membutuhkan waktu, sedangkan mereka sedang bertempur dengan waktu demi menyelamatkan kedua orang yang diduga hilang ikut terseret ombak.
Iva bersama wanita yang lain melihat para petugas dan pemandangan pantai dengan wajah yang penuh oleh kecemasan dan kekhawatiran.
Lebih dari 3 menit Iva menangis dengan pipi yang basah oleh air mata.
Sementara itu, Alaine ikut khawatir karena dia melihat adegan Vino yang terjun ke laut entah bermaksud apa, dan sampai sekarang dia juga tidak muncul lagi.
Maddon dan Diell masih berdiri di ujung pantai, membantu memantau dan mencari sosok Kriss yang lenyap di lautan luas.
Terlihat ekspresi mereka yang juga panik dan pucat, keduanya merasa bingung harus apa.
Di saat semua orang ikut mencari sosok Kriss dan hampir melupakan Vino, pada kedalaman laut belasan meter, sosok Vino sedang berjuang untuk menyeret Kriss yang pingsan ke permukaan laut.
Berenang sambil menarik orang bukan hal yang mudah untuk dilakukan.
'Rip Current, ini sulit dihadapi,' gumam Vino yang secara bertahap pergi ke permukaan laut yang tidak stabil.
Vino menemukan Kriss yang sudah tenggelam kehabisan napas di beberapa ratus meter dari pantai.
Melihat kondisi Kriss dan letak keberadaannya, Vino bisa berasumsi bahwa Kriss terbawa arus pecah setelah digulung oleh ombak besar sehingga ditarik menjauh dari daratan
Untungnya, dia bergerak cepat sehingga bisa menemukan Kriss di kedalaman lebih dari 10 meter dari permukaan laut. Jika terus didiamkan, tubuh Kriss akan terus tenggelam dan terbawa makin jauh dari pantai.
Byarr!
"Hah~ .... Kami berhasil keluar!"
Kepala Vino akhirnya muncul di permukaan laut pada kejauhan sekitar 200 meter.
Tangan Vino yang masih kuat itu mengangkat memindahkan Kriss yang tidak sadarkan diri atas punggungnya, kemudian dia berenang dengan satu tangan dia antara gelombang air yang sedikit besar.
"Aku pasti bisa."
Mengingat keterampilan berenang yang diberikan oleh Sistem untuk sementara. Vino menggunakan keterampilan berenang semaksimal mungkin.
Tidak lama setelah Vino berenang mendekat ke daratan perlahan, tim penjaga pantai yang membawa jet ski untuk mencari Kriss dan Vino yang hilang, tidak sengaja menemukan sosok Vino di kejauhan.
"Bawa dia terlebih dahulu! Aku masih mampu berenang sampai bantuan yang lain datang!" kata Vino dengan suara yang tinggi.
Jika tidak dikeraskan suaranya, petugas susah untuk mendengarkan ucapannya.
Petugas itu segera melaporkan hal ini meminta bantuan petugas lain untuk segera cepat mengangkut Vino dari lautan.
Jarak Vino cukup jauh dari daratan, dan butuh waktu untuk petugas yang lain bisa tiba di tempatnya.
Petugas itu membawa Kriss yang tak sadarkan diri ke daratan dengan jet ski, meninggalkan Vino yang mengambang di lautan.
Beberapa saat berselang, Vino berhasil dijemput dengan kondisi tubuh yang tidak terluka dan sangat sehat, hanya sedikit kelelahan saja.
Sementara Kriss harus dirawat sementara di rumah sakit. Untungnya, Kriss baik-baik saja, tidak ada luka atau penyakit serius akibat peristiwa dirinya tenggelam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
isnaini naini
lnjut
2023-10-10
4
risky
tor semangat 🥰
2023-08-06
6