Bab 17: Mengonfirmasi Pacar

Kim Lanly yang jarang memasak makanan sekejap menjadi senang, kemudian dia mendekati Vino yang sibuk memasak.

Pertama-tama, beberapa bahan masakan dikeluarkan dari kulkas.

Dua potong daging sapi segar berukuran sedang dan jamur enoki menjadi bintang utamanya.

Tangan Vino yang cepat dalam memotong cabai merah, bawang putih, bawang merah, dan tomat membuat Kim Lanly terpesona.

Gerakan yang Vino tunjukan sudah seperti seorang koki profesional.

Cara memotong Vino sangat cepat, hanya bisa dilihat bahwa tangan Vino berbayang di atas talenan.

Semua bahan itu dipotong sangat halus, tidak perlu diulek atau diblender.

Bawang merah tidak dihaluskan hanya diurus. Setelahnya, Vino menumis bawang merah dan memasukkan bahan-bahan yang dihaluskan ke dalam wajan teflon.

Kim Lanly berdiri di dekat Vino sambil mengamati perlahan cara Vino memasak. Ia juga mengambil ilmu dari pemandangan ini.

Gerakan Vino yang halus dan mengalir bagai air sungai, mata Kim Lanly terasa dimanjakan.

Tidak lama berselang, satu piring yang berisi irisan daging steak kematangan medium yang diselimuti bumbu balado disajikan di atas meja makan, ditemani dengan enoki saus tiram.

Wangi dan tampilan kedua makanan ini sangat menggugah selera makan Kim Lanly.

Glup!

Tidak sadar Kim Lanly menelan ludah karena tidak sabar ingin melahap makanan yang Vino masak.

Melihat ekspresi Kim Lanly yang sudah tidak tahan dan hampir meneteskan air liurnya, Vino berkata sambil tersenyum, "Silakan makan, selagi belum dingin."

"Oke! Selamat makan!"

Kim Lanly menjepit salah satu irisan daging berlumur bumbu balado dengan sumpitnya, kemudian memasukkan daging tersebut ke dalam mulut.

Daging yang lembut itu terasa meleleh di dalam mulut, rasa pedas, manis, gurih, dan asin memijat lidahnya hingga membuat Kim Lanly memejamkan matanya karena kelezatan makanan ini.

Jelas dari gerakan tangannya yang bergoyang, Kim Lanly sangat menyukai masakan Vino.

Mengetahui ini, Vino tersenyum dan dia ikut mencoba masakannya sendiri.

Benar saja, makanannya memang seenak itu, dirinya yang memasak makanan ini saja terkejut dengan kelezatan dari masakannya yang dibuat.

Jamur Enoki Saus Tiram yang dibuat oleh Vino juga tak kalah enak. Kim Lanly memuji saus yang dibuat Vino pada masakan jamur ini karena rasanya melebihi yang dijual di restoran.

Semua bumbunya pas dan tidak ada yang berlebihan bagi lidah Vino dan Kim Lanly.

Dengan demikian, mereka berdua menghabiskan makanan ini yang merupakan makanan pengganjal perut sebelum tiba jam makan siang.

Vino juga sengaja memasaknya dengan porsi yang tidak banyak, hanya satu piring berukuran sedang.

Perut Vino sekarang punya kapasitas yang besar, makanan ini tidak membuatnya kenyang. Tidak jauh berbeda dengan kapasitas perut Kim Lanly yang bawaannya adalah perut orang Korea Selatan. Mereka punya porsi makan yang besar.

Setelah makan, Vino dan Kim Lanly membersihkan alat makan yang mereka pakai untuk membuat masakan tersebut, mie instan, steak balado, dan enoki saus tiram.

"Aku masih ingin memeriksa bakat kamu, apakah kamu memang bisa melakukan apa yang sesuai dengan permintaanku di Aplikasi Rental Boyfriend?"

Duduk di sofa, Kim Lanly memandang Vino dengan rasa ingin tahu yang tinggi.

"Kamu itu idol, kan? Mengapa kita tidak bernyanyi bersama sekaligus memeriksa kebenaran bahwa aku memang pacar sewaan yang sesuai dengan permintaan kamu?" saran Vino sambil mengangkat alis pedangnya.

Saran Vino sependapat dengan keinginan Kim Lanly. Kepala wanita cantik itu mengangguk berkali-kali, dan berkata, "Kalau begitu, ayo kita pergi ke dalam kamar!"

Baru saja Vino ingin membuka mulutnya, tangan Vino ditarik paksa kembali oleh Kim Lanly untuk masuk ke dalam kamarnya.

Hal ini menjadi sebuah ambiguitas tentang kegiatan yang akan mereka lakukan.

Mereka tidak tahu bahwa CCTV yang ada di dalam apartemen Kim Lanly bergerak mengikuti arah jalan mereka yang masuk ke kamar.

Di saat ini, mereka berdua duduk bersebelahan di depan layar televisi yang besar sambil memegang mikrofon.

Lagu sedang dipilih oleh Kim Lanly, mencari lagi yang cocok untuk keduanya nyanyikan.

Setelah mencari selama kurang dari 5 menit Kim Lanly berhasil menemukan lagi yang cocok dan disukai olehnya.

Nama atau judul lagu tersebut ialah Kamu Adalah Alasannya.

Termasuk ke jajaran lagi sedih yang disukai Kim Lanly.

Vino mengangguk melihat Kim Lanly menatapnya, menandakan dirinya setuju dengan pilihan lagi Kim Lanly.

Dengan begitu, Vino adalah giliran pertama yang bernyanyi, nanti akan ada giliran kedua Kim Lanly yang bernyanyi.

Musik yang bernada pelan dengan suasana yang sedih dan kesepian terdengar di dalam kamar Kim Lanly.

"Jantungku berdetak, itu karena kamu alasannya~"

"Aku tidak bisa tidur, kumohon kembalilah sekarang juga~"

Di lirik awalan suara magnetis Vino yang bercampur dengan teknik bernyanyi yang sempurna terdengar jelas memasuki gendang telinga Kim Lanly.

Sontak Kim Lanly menatap Vino dengan sorot mata yang terkejut. Pupil mata Kim Lanly melebar, dengan tubuh yang melompat ke bawah.

Tidak sampai di situ, bagian reff datang untuk Vino pamerkan.

"Aku akan panjat semua gunung, dan mengarungi semua lautan~"

Nada Vino ditinggikan dengan stabilitas yang sempurna tanpa ada kehilangan kendali sedikit pun.

Jangkauan nada tinggi masih jauh di puncaknya.

"Karena aku ingin kamu melihatnya, that you are the reason~ ...."

Seolah lirik itu mengenai dan memeluk hati Kim Lanly, membuatnya tanpa sadar memandang Vino penuh rasa cinta.

Siapa pun wanita yang mendengar suara nyanyian Vino dapat dipastikan jatuh cinta. Terlalu indah untuk didengar, setara dengan penyanyi yang profesional.

Berikutnya, Kim Lanly mengambil napas dan bernyanyi pada gilirannya.

Vino mengangguk sangat puas dengan keterampilan nyanyinya sendiri dan juga Kim Lanly yang sekarang.

Tidak heran jika wanita ini memiliki suara yang bagus karena identitasnya memang seorang idol. Ketika Vino melihat Kim Lanly, ia juga samar-samar mengingat dengan wajahnya ternyata itu idol Korsel.

Ini juga membuat Vino cukup takut dengan pesanannya kali ini lantaran terlalu berisiko. Idola banyak pria sedang ia pacari hari ini.

Pada saat mereka bernyanyi bersama, keharmonisan suara mereka berdua terjadi, sangat-sangat luar biasa indah dengan suara Vino yang menutupi segala kekurangan suara Kim Lanly.

"Bahwa kamu adalah alasannya~ ...."

Tepat lirik terakhir dari lagu dinyanyikan dengan sangat baik dan cantik, wajah mereka berdua yang cerah sambil saling memandang satu sama lain seketika berubah.

Tok! Tok! Tok!

"Halo, Nona Kim. Kamu datang untuk memeriksa keamanan Anda."

Sebuah suara pria terdengar di telinga keduanya.

Wajah Kim Lanly menjadi panik, kemudian dia meminta Vino bersembunyi di bawah tempat tidur.

"Sutt! Kamu bersembunyi di bawah, aku akan memberikan kode kalau mereka sudah pergi," bisik Kim Lanly dengan ekspresi tidak tenang.

Vino bingung dengan ini, tetapi tetap mengikuti perintah Kim Lanly dan bersembunyi di bawah tempat tidur.

Padahal, Vino bisa berbicara baik-baik dengan pria di luar.

Ceklek!

Suara pintu dibuka terdengar, dan telinga Vino mendengar suara beberapa langkah kaki masuk ke dalam kamar.

"Nona, kami diperintahkan oleh Ayah Anda untuk memeriksa seseorang yang Anda bawa ke dalam apartemen."

"Seseorang? Aku tidak membawa siapa-siapa." Kim Lanly menggelengkan kepalanya.

Tiga orang pria berjas dan berbadan besar itu melirik ke ruangan kamar seolah sedang mencari sesuatu.

Terpopuler

Comments

the Amay one

the Amay one

👍🏿👍🏿👍🏿

2023-08-24

5

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

lom update y thor

2023-08-09

3

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

mantap dah cerit tanya ...😙

2023-08-08

3

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Kehidupan Memuakkan
2 Bab 2: Sistem Unik
3 Bab 3: Pesanan Pertama
4 Bab 4: Kencan Awal
5 Bab 5: Dua Pria Onar
6 Bab 6: Berpisah dengan Callie
7 Bab 7: Warna Muncul
8 Bab 8: Teman Kerja Buruk
9 Bab 9: Pesanan Kedua
10 Bab 10: Sedikit Perselisihan
11 Bab 11: Menghilang di Laut
12 Bab 12: Habiskan Waktu Berdua
13 Bab 13: Penyelesaian Pesanan Kedua
14 Bab 14: Tidak Sengaja
15 Bab 15: Keluar Pekerjaan
16 Bab 16: Pesanan Ketiga
17 Bab 17: Mengonfirmasi Pacar
18 Bab 18: Bersembunyi
19 Bab 19: Kabur dari Pengawal
20 Bab 20: Membawa Kabur
21 Bab 21: Demi Pekerjaan!
22 Bab 22: Kebingungan Pertama Vino
23 Bab 23: Pilihan yang Banyak
24 Bab 24: Melawan Preman
25 Bab 25: Kejadian Mendadak
26 Bab 26: Salah Tangkap
27 Bab 27: Kecelakaan Kecil
28 Bab 28: Hantu Kosan
29 Bab 29: Pesanan Keempat
30 Bab 30: Wanita Pemaloe
31 Bab 31: Pertandingan Menyenangkan
32 Bab 32: Bertemu Teman Ayumi
33 Bab 33: Bertanding Kendo
34 Bab 34: Pertandingan Ulang
35 Bab 35: Pertandingan Selesai
36 Bab 36: Pesanan Keempat Selesai
37 Bab 37: Polisi Wanita Menarik Paksa
38 Bab 38: Fitur Baru Mendadak
39 Bab 39: Keanehan Vino
40 Bab 40: Wanita Mengerikan
41 Bab 41: Pergi Kencan Monika
42 Bab 42: Pemandangan Konyol
43 Bab 43: Alasan Pengakhiran Hidup
44 Bab 44: Pria Onar
45 Bab 45: Perkelahian Damai
46 Bab 46: Penyelesaian Pesanan Kelima
47 Bab 47: Vonia Datang Kembali
48 Bab 48: Kecelakaan Tak Disangka
49 Bab 49: Hubungan Rumit
50 Bab 50: Pesanan Callie Kedua
51 Bab 51: Tumbang Dua
52 Bab 52: Pria Gila
53 Bab 53: Tumbang Tiga Kali
54 Bab 54: Penampilan untuk Callie
55 Bab 55: Bertarung Kedua Kali
56 Bab 56: Kecanduan
57 Bab 57: Pergi ke Kampung
58 Bab 58: Bertemu Orang Tua
59 Bab 59: Kepastian Ayah
60 Bab 60: Menasihati Ayah
61 Bab 61: Melatih Dua Anak Orkay
62 Bab 62: Satu vs Squad
63 Bab 63: Pesanan Ketujuh
64 Bab 64: Kabur ke New York
65 Bab 65: Pengungkapan Identitas
66 Bab 66: Berhadapan dengan Kartel
67 Bab 67: Kabur dari Kartel
68 Bab 68: Pembuktian Teleportasi
69 Bab 69: Rencana Vino untuk Fransisca
70 Bab 70: Persetujuan Orang Tua
71 Bab 71: Kejadian Paling Aneh
72 Bab 72: Fokus Kekayaan
73 Bab 73: Pengungkapan Wanita Vino
74 Bab 74: Bertemu Hantu Lagi
75 Bab 75: Pesanan Abnormal
76 Bab 76: Dunia Berbeda
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1: Kehidupan Memuakkan
2
Bab 2: Sistem Unik
3
Bab 3: Pesanan Pertama
4
Bab 4: Kencan Awal
5
Bab 5: Dua Pria Onar
6
Bab 6: Berpisah dengan Callie
7
Bab 7: Warna Muncul
8
Bab 8: Teman Kerja Buruk
9
Bab 9: Pesanan Kedua
10
Bab 10: Sedikit Perselisihan
11
Bab 11: Menghilang di Laut
12
Bab 12: Habiskan Waktu Berdua
13
Bab 13: Penyelesaian Pesanan Kedua
14
Bab 14: Tidak Sengaja
15
Bab 15: Keluar Pekerjaan
16
Bab 16: Pesanan Ketiga
17
Bab 17: Mengonfirmasi Pacar
18
Bab 18: Bersembunyi
19
Bab 19: Kabur dari Pengawal
20
Bab 20: Membawa Kabur
21
Bab 21: Demi Pekerjaan!
22
Bab 22: Kebingungan Pertama Vino
23
Bab 23: Pilihan yang Banyak
24
Bab 24: Melawan Preman
25
Bab 25: Kejadian Mendadak
26
Bab 26: Salah Tangkap
27
Bab 27: Kecelakaan Kecil
28
Bab 28: Hantu Kosan
29
Bab 29: Pesanan Keempat
30
Bab 30: Wanita Pemaloe
31
Bab 31: Pertandingan Menyenangkan
32
Bab 32: Bertemu Teman Ayumi
33
Bab 33: Bertanding Kendo
34
Bab 34: Pertandingan Ulang
35
Bab 35: Pertandingan Selesai
36
Bab 36: Pesanan Keempat Selesai
37
Bab 37: Polisi Wanita Menarik Paksa
38
Bab 38: Fitur Baru Mendadak
39
Bab 39: Keanehan Vino
40
Bab 40: Wanita Mengerikan
41
Bab 41: Pergi Kencan Monika
42
Bab 42: Pemandangan Konyol
43
Bab 43: Alasan Pengakhiran Hidup
44
Bab 44: Pria Onar
45
Bab 45: Perkelahian Damai
46
Bab 46: Penyelesaian Pesanan Kelima
47
Bab 47: Vonia Datang Kembali
48
Bab 48: Kecelakaan Tak Disangka
49
Bab 49: Hubungan Rumit
50
Bab 50: Pesanan Callie Kedua
51
Bab 51: Tumbang Dua
52
Bab 52: Pria Gila
53
Bab 53: Tumbang Tiga Kali
54
Bab 54: Penampilan untuk Callie
55
Bab 55: Bertarung Kedua Kali
56
Bab 56: Kecanduan
57
Bab 57: Pergi ke Kampung
58
Bab 58: Bertemu Orang Tua
59
Bab 59: Kepastian Ayah
60
Bab 60: Menasihati Ayah
61
Bab 61: Melatih Dua Anak Orkay
62
Bab 62: Satu vs Squad
63
Bab 63: Pesanan Ketujuh
64
Bab 64: Kabur ke New York
65
Bab 65: Pengungkapan Identitas
66
Bab 66: Berhadapan dengan Kartel
67
Bab 67: Kabur dari Kartel
68
Bab 68: Pembuktian Teleportasi
69
Bab 69: Rencana Vino untuk Fransisca
70
Bab 70: Persetujuan Orang Tua
71
Bab 71: Kejadian Paling Aneh
72
Bab 72: Fokus Kekayaan
73
Bab 73: Pengungkapan Wanita Vino
74
Bab 74: Bertemu Hantu Lagi
75
Bab 75: Pesanan Abnormal
76
Bab 76: Dunia Berbeda

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!