Bab 9: Pesanan Kedua

Perubahan terjadi pada wajah dan tubuh Vino. Kulitnya yang sawo matang lebih cenderung gelap berubah menjadi lebih ke arah putih, tetapi masih terlihat sedikit cokelat.

Wajah tampannya kembali lagi dengan fitur yang sama seperti pesanan yang pertama. Rambut tidak berubah, masih terlihat acak-acakan dan sedikit panjang, tetapi itu terlihat liar dan seksi di mata wanita.

Tubuhnya bertambah tinggi sekitar 5 cm, ditambah lagi dengan 4 pengetahuan mengenai keterampilan yang berbeda.

Keterampilan Berselancar Air, Bahasa Inggris, Berenang, dan Breakdance, semua tersemat ke dalam otak Vino.

Pancaran aura yang terasa tegas dan serius membuat tampilan Vino sekarang jauh lebih baik dari penampilan normalnya.

Melihat sosoknya yang sekarang di dalam cermin, Vino masih merasa luar biasa dengan kemampuan Sistem yang bisa mengubah tubuhnya menjadi seperti ini. Padahal, dia sudah melihatnya kemarin.

[Lokasi Pelanggan: Pantai Canggu, Bali]

"Yo? Di Bali?" Melihat lokasi pelanggan satu ini, Vino tidak mengira ada di wilayah Indonesia.

Sebelum pergi, sebuah informasi dasar pelanggan dilihat dan dibaca oleh Vino dengan baik, jangan sampai ada kesalahan tanggapan dan sudut pandang seperti kasus di pesanan pertama.

"Masih muda, wajah pelanggan ini juga sangat cantik. Aku masukkan ke dalam daftar wanita yang nanti akan aku pacari," kata Vino dengan senyum aneh di wajahnya. "Berasal dari Australia? Pantas saja, orang-orang Australia sering berkunjung ke Bali."

Pelanggan kedua yang bernama Alaine Lilacia memiliki umur 29 tahun, pekerja biasa di Australia, di Bali sedang liburan bersama teman kerjanya.

Menganggukkan kepalanya sambil mengingat informasi ini, Vino mulai mencari koordinat yang tepat untuk bisa sampai di lokasi pelanggan.

Dengan cara menggunakan Gugel Meps yang bisa secara langsung memberikan koordinat yang tepat.

[Ding! Sistem dapat memberikan tuan rumah rekomendasi Teleportasi yang tepat. Apakah Anda ingin menggunakannya?]

Jari Vino berhenti bergerak di atas layar ponselnya, mematikan ponselnya dengan cepat lalu memasukkannya ke dalam celananya yang sudah diganti dengan pakaian yang kasual. "Mengapa kamu tidak memberi tahuku sebelumnya?"

[Anda tidak bertanya sebelumnya.]

"Oke-oke, berikan aku koordinat yang tepat untuk bisa sampai di Pantai Canggu tanpa ketahuan."

Vino malas berdebat dan meminta Sistem memberikan koordinat lokasinya.

Di sebuah pantai yang ramai oleh para wisatawan dari mancanegara dengan tujuan ingin mendapatkan hiburan, sekelompok wanita dengan 3 orang pria sedang berdiri di pantai seolah sedang menunggu seseorang.

"Alaine, mana pacar kamu? Katanya pacar kamu sudah ada di dalam kamar hotel," tanya seorang wanita yang lumayan cantik memakai bikini model sangat terbuka, terdiri dari cup dan pelindung kue apem.

Alaine, pelanggan kedua Vino saat ini sedang dikelilingi oleh ketiga teman wanita yang datang bersama pacarnya masing-masing.

Mereka semua tidak memberi tahu Alaine bahwa datang ke sini dengan pacarnya. Saat bertemu di Bali, mereka bertiga membawa seorang pria masing-masing dari mereka.

Iri? Tentu saja. Alaine yang telah jomblo dari kecil sangat iri dengan teman-temannya.

Namun, setengah jam yang lalu sebelum pergi ke Pantai Canggu, Alaine mendapatkan kejadian yang mengejutkan dan aneh.

Sebuah aplikasi bernama "Rental Boyfriend" yang terlihat biasa saja, tidak tahu apa yang menarik dari tampilan aplikasi ini.

Setelah membaca namanya, dia menjadi sadar, aplikasi ini muncul di waktu yang tepat.

Alaine membuang keanehan tentang asal muasal aplikasi ini bisa terpasang di dalam ponselnya, lebih memilih percaya pada aplikasi menyewa pacar untuk sementara.

Cukup menarik aplikasinya karena banyak sekali daftar keinginan tipe pacar yang bisa dipilih secara bebas.

Lebih banyak memilih, lebih banyak juga uang yang harus dikeluarkan.

Jadi, demi dirinya terlihat tidak malu karena terlanjur berbohong dari hari kemarin kepada ketiga temannya, Alaine mempertaruhkan uangnya dan kepercayaannya pada aplikasi misterius ini.

"Um ... tunggu sebentar, mungkin lima menit lagi pacarku akan datang," kata Alaine dengan keringat di dahinya.

Memicingkan matanya pada Alaine, ketiga teman Alaine curiga dengan sikap Alaine yang tidak seperti biasanya. Sebagai seorang teman, perubahan sikap satu sama lain pasti akan diketahui dengan cepat karena ada suatu ikatan keakraban.

Sikap Alaina ini tidak seperti orang benar-benar jujur, seperti ada yang ditutupi.

"Alaine, bilang saja kamu berbohong kalau tidak punya pacar. Jangan memaksakan, kami tidak masalah dengan kamu yang tidak membawa pacar." Salah satu temannya memandang Alaine dengan ramah.

Mendengar ucapan temannya, Alaine menanggapinya dengan gelengan kepala. "Tidak aku benar-benar punya pacar. Tunggu beberapa menit lagi, dia bilang akan tiba di sini."

Mungkin mereka menganggap tidak masalah terhadap Alaine yang tidak punya pacar, tetapi berbeda dengan anggapan Alaine, umurnya yang sudah sangat matang ini tidak mungkin untuk tidak memiliki seorang pacar.

Hal yang menjadi persoalan adalah dia tidak ingin kalah dan malu dengan teman-temannya sampai-sampai bilang bahwa dirinya punya pacar.

Gengsi, penyakit hati yang biasanya ada pada orang-orang zaman sekarang, kebanyakan para wanita.

Mereka semua menunggu pacar Alaine selama lebih dari 3 menit lamanya,

Ketiga pria dari pacarnya teman Alaine memegang papan selancar setelah menyewa mendadak dari tukang penyewa papan selancar yang menawarkan kepada mereka.

"Bubub, kamu bisa main selancar air memangnya?"

"Aku bisa berselancar, beberapa tahun kemarin aku sempat belajar."

"..."

Wajah Alaine yang mendengar percakapan mereka semua menjadi menekuk dengan senyum kecut di bibirnya.

Tidak tahu mengapa telinga menjadi panas dan juga gatal mendengar teman bermesraan, sedangkan diri sendiri masih single alias jomlo.

Terkadang juga ingin muntah karena ucapan mereka yang sudah menyentuh ranah menjijikkan.

Tepat di menit kelima mereka menunggu, seorang pria tampan berjalan ke arah mereka semua dengan senyum kecil di wajahnya.

Alaine dan yang lainnya menangkap sosok pria tersebut dari kejauhan, bahkan ketiga temannya sempat mengomentari pria tampan tersebut.

"Pria yang tampan, aku tidak bisa berbohong dengan mataku!"

"Wajahnya sangat tampan dan jantan, tubuhnya memiliki otot yang diukir begitu indah."

"Sayang, besok kamu harus cukur kumis agar bisa tampan seperti dia."

"..."

Di bawah tatapan mereka semua, pria tampan ini berhenti di depan Alaine yang berdiri dengan wajah yang bingung.

"Akhirnya, aku menemukanmu di sini," kata pria itu kepada Alaine.

Alaine yang bingung dengan kedatangan pria tersebut langsung sadar dengan apa yang dimaksud dengan ucapan dari pria di depannya.

Dengan wajah yang memerah, Alaine memeluk tubuh pria tersebut seraya berkata, "Sayang, aku sudah menunggumu dari tadi."

Mendengar ucapan keduanya, semua teman Alaine terkejut dengan pacar yang ditemukan oleh Alaine. Terlalu tampan.

Vino datang di waktu yang cukup tepat. Paling tidak, tidak terlalu lama membuat mereka menunggu.

"Kamu pacar Alaine?" Salah satu teman Alaine mendekati Vino dan Alaine yang selesai berpelukan.

Menoleh ke samping dan sedikit menurunkan pandangannya untuk melihat teman Alaine, Vino mengangguk. "Iya, kenalkan namaku Vino, pacar Alaine. Maaf, telah membuat kalian menunggu lama."

Terpopuler

Comments

isnaini naini

isnaini naini

pacar2 teman nya alain lngsng kena mental

2023-10-10

5

josan

josan

ayyy pengenn

2023-10-09

3

Zoelf 212 🛡⚡🔱

Zoelf 212 🛡⚡🔱

okeeh

2023-08-07

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Kehidupan Memuakkan
2 Bab 2: Sistem Unik
3 Bab 3: Pesanan Pertama
4 Bab 4: Kencan Awal
5 Bab 5: Dua Pria Onar
6 Bab 6: Berpisah dengan Callie
7 Bab 7: Warna Muncul
8 Bab 8: Teman Kerja Buruk
9 Bab 9: Pesanan Kedua
10 Bab 10: Sedikit Perselisihan
11 Bab 11: Menghilang di Laut
12 Bab 12: Habiskan Waktu Berdua
13 Bab 13: Penyelesaian Pesanan Kedua
14 Bab 14: Tidak Sengaja
15 Bab 15: Keluar Pekerjaan
16 Bab 16: Pesanan Ketiga
17 Bab 17: Mengonfirmasi Pacar
18 Bab 18: Bersembunyi
19 Bab 19: Kabur dari Pengawal
20 Bab 20: Membawa Kabur
21 Bab 21: Demi Pekerjaan!
22 Bab 22: Kebingungan Pertama Vino
23 Bab 23: Pilihan yang Banyak
24 Bab 24: Melawan Preman
25 Bab 25: Kejadian Mendadak
26 Bab 26: Salah Tangkap
27 Bab 27: Kecelakaan Kecil
28 Bab 28: Hantu Kosan
29 Bab 29: Pesanan Keempat
30 Bab 30: Wanita Pemaloe
31 Bab 31: Pertandingan Menyenangkan
32 Bab 32: Bertemu Teman Ayumi
33 Bab 33: Bertanding Kendo
34 Bab 34: Pertandingan Ulang
35 Bab 35: Pertandingan Selesai
36 Bab 36: Pesanan Keempat Selesai
37 Bab 37: Polisi Wanita Menarik Paksa
38 Bab 38: Fitur Baru Mendadak
39 Bab 39: Keanehan Vino
40 Bab 40: Wanita Mengerikan
41 Bab 41: Pergi Kencan Monika
42 Bab 42: Pemandangan Konyol
43 Bab 43: Alasan Pengakhiran Hidup
44 Bab 44: Pria Onar
45 Bab 45: Perkelahian Damai
46 Bab 46: Penyelesaian Pesanan Kelima
47 Bab 47: Vonia Datang Kembali
48 Bab 48: Kecelakaan Tak Disangka
49 Bab 49: Hubungan Rumit
50 Bab 50: Pesanan Callie Kedua
51 Bab 51: Tumbang Dua
52 Bab 52: Pria Gila
53 Bab 53: Tumbang Tiga Kali
54 Bab 54: Penampilan untuk Callie
55 Bab 55: Bertarung Kedua Kali
56 Bab 56: Kecanduan
57 Bab 57: Pergi ke Kampung
58 Bab 58: Bertemu Orang Tua
59 Bab 59: Kepastian Ayah
60 Bab 60: Menasihati Ayah
61 Bab 61: Melatih Dua Anak Orkay
62 Bab 62: Satu vs Squad
63 Bab 63: Pesanan Ketujuh
64 Bab 64: Kabur ke New York
65 Bab 65: Pengungkapan Identitas
66 Bab 66: Berhadapan dengan Kartel
67 Bab 67: Kabur dari Kartel
68 Bab 68: Pembuktian Teleportasi
69 Bab 69: Rencana Vino untuk Fransisca
70 Bab 70: Persetujuan Orang Tua
71 Bab 71: Kejadian Paling Aneh
72 Bab 72: Fokus Kekayaan
73 Bab 73: Pengungkapan Wanita Vino
74 Bab 74: Bertemu Hantu Lagi
75 Bab 75: Pesanan Abnormal
76 Bab 76: Dunia Berbeda
Episodes

Updated 76 Episodes

1
Bab 1: Kehidupan Memuakkan
2
Bab 2: Sistem Unik
3
Bab 3: Pesanan Pertama
4
Bab 4: Kencan Awal
5
Bab 5: Dua Pria Onar
6
Bab 6: Berpisah dengan Callie
7
Bab 7: Warna Muncul
8
Bab 8: Teman Kerja Buruk
9
Bab 9: Pesanan Kedua
10
Bab 10: Sedikit Perselisihan
11
Bab 11: Menghilang di Laut
12
Bab 12: Habiskan Waktu Berdua
13
Bab 13: Penyelesaian Pesanan Kedua
14
Bab 14: Tidak Sengaja
15
Bab 15: Keluar Pekerjaan
16
Bab 16: Pesanan Ketiga
17
Bab 17: Mengonfirmasi Pacar
18
Bab 18: Bersembunyi
19
Bab 19: Kabur dari Pengawal
20
Bab 20: Membawa Kabur
21
Bab 21: Demi Pekerjaan!
22
Bab 22: Kebingungan Pertama Vino
23
Bab 23: Pilihan yang Banyak
24
Bab 24: Melawan Preman
25
Bab 25: Kejadian Mendadak
26
Bab 26: Salah Tangkap
27
Bab 27: Kecelakaan Kecil
28
Bab 28: Hantu Kosan
29
Bab 29: Pesanan Keempat
30
Bab 30: Wanita Pemaloe
31
Bab 31: Pertandingan Menyenangkan
32
Bab 32: Bertemu Teman Ayumi
33
Bab 33: Bertanding Kendo
34
Bab 34: Pertandingan Ulang
35
Bab 35: Pertandingan Selesai
36
Bab 36: Pesanan Keempat Selesai
37
Bab 37: Polisi Wanita Menarik Paksa
38
Bab 38: Fitur Baru Mendadak
39
Bab 39: Keanehan Vino
40
Bab 40: Wanita Mengerikan
41
Bab 41: Pergi Kencan Monika
42
Bab 42: Pemandangan Konyol
43
Bab 43: Alasan Pengakhiran Hidup
44
Bab 44: Pria Onar
45
Bab 45: Perkelahian Damai
46
Bab 46: Penyelesaian Pesanan Kelima
47
Bab 47: Vonia Datang Kembali
48
Bab 48: Kecelakaan Tak Disangka
49
Bab 49: Hubungan Rumit
50
Bab 50: Pesanan Callie Kedua
51
Bab 51: Tumbang Dua
52
Bab 52: Pria Gila
53
Bab 53: Tumbang Tiga Kali
54
Bab 54: Penampilan untuk Callie
55
Bab 55: Bertarung Kedua Kali
56
Bab 56: Kecanduan
57
Bab 57: Pergi ke Kampung
58
Bab 58: Bertemu Orang Tua
59
Bab 59: Kepastian Ayah
60
Bab 60: Menasihati Ayah
61
Bab 61: Melatih Dua Anak Orkay
62
Bab 62: Satu vs Squad
63
Bab 63: Pesanan Ketujuh
64
Bab 64: Kabur ke New York
65
Bab 65: Pengungkapan Identitas
66
Bab 66: Berhadapan dengan Kartel
67
Bab 67: Kabur dari Kartel
68
Bab 68: Pembuktian Teleportasi
69
Bab 69: Rencana Vino untuk Fransisca
70
Bab 70: Persetujuan Orang Tua
71
Bab 71: Kejadian Paling Aneh
72
Bab 72: Fokus Kekayaan
73
Bab 73: Pengungkapan Wanita Vino
74
Bab 74: Bertemu Hantu Lagi
75
Bab 75: Pesanan Abnormal
76
Bab 76: Dunia Berbeda

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!