Sangat Puas!

Dimas datang ke rumah Aslan saat malam hari. Dua pria tampan itu sedang berbicara serius di dalam ruang pribadi. Sedangkan Irina di dalam kamar sedang menatap bingung pada semua lingerie yang tergantung di dalam lemari, ruang ganti. Kata Bi Imah, semua lingerie tersebut dipesankan khusus untuknya.

“Aku harus pilih yang mana?” gumam Irina, lalu pilihannya jatuh pada lingerie warna maroon dan kainnya tidak terlalu tipis. “Oke, Irina, mulai saat ini bersikaplah seperti seorang jallang yang sesungguhnya, karena jika tidak begitu, pria sombong itu akan mendepakmu,” gumam Irina lalu segera mengganti pakaiannya dengan lingerie tersebut.

Selesai berganti pakaian, Irina mengambil ponselnya sambil merebahkan diri di atas ranjang, kemudian ia bertanya kepada Mbah Google tentang cara mengatasi dan menyembuhkan pria impoten. Ternyata banyak cara yang di lakukan untuk menyembuhkan pria impoten, salah satunya yaitu sering melakukan rangsangan kepada si pria yang menderita impoten.

“Oke, aku akan melakukan apa pun agar pria itu cepat sembuh. Semangat Irina!”

*

*

“Sekarang kamu sudah percaya kalau Irina itu wanita baik-baik?” tanya Dimas seraya menatap Aslan yang sedang menyaksikan sebuah video seorang pria yang terbaring lemah di rumah sakit. Yap, pria tersebut adalah Yoga—suami Irina. Dimas mencari informasi tentang Irina dan tentu saja dengan bantuan Meyda. Dia hanya ingin memastikan kalau Irina bukanlah wanita toxic seperti mantan istri Aslan.

Aslan terdiam lalu mengusap wajahnya dengan kasar. Kini dia baru percaya jika Irina adalah wanita yang berbeda dan rela berkorban demi pria yang di cintainya.

“Aku selalu ingin yang terbaik untukmu, Bro, jadi aku mencari tahu latar belakang Irina,” jelas Dimas menatap Aslan yang masih terdiam.

“Thanks,” jawab Aslan pada asistennya sekaligus sahabatnya itu.

“Oke, sudah waktunya aku pulang, karena sudah larut malam.” Dimas mengambil ponselnya lalu beranjak dari sana.

“Tidur saja di sini. Kamarmu selalu di bersihkan sama Bi Inah.” Aslan menatap Dimas yang sudah akan membuka pintu ruangannya.

“Oke!” jawab Dimas seraya mengacungkan salah satu jempol tangannya, setelah itu dia langsung keluar dari ruangan tersebut menuju kamarnya yang ada di lantai bawah.

Aslan pun beranjak, menuju kamarnya. Sampai di kamar dia menatap Irina yang sudah terlelap di atas tempat tidur. Entah kenapa dia merasa iba dan kasihan kepada wanita tersebut. Begitu besar pengorbanan yang sudah wanita itu lakukan. Aslan menjadi berandai-andai ingin memiliki Irina seutuhnya.

“Tidak salah ‘kan kalau aku menginginkannya tetap disisiku untuk selamanya,” gumam Aslan lalu merebahkan diri di samping Irina, memiringkan tubuhnya, menatap Irina yang terlihat cantik natural meski wajahnya tidak di poles make-up. Salah satu tangannya terulur untuk mengusap pipi mulus itu dengan punggung tangannya, namun ia secepat kilat menarik tangannya lagi saat melihat Irin akan membuka mata.

“Kenapa kamu tidur tanpa menungguku!” Aslan berkata datar ketika Irina menatapnya.

“Maaf, aku sangat mengantuk,” jawab Irina sembari tersenyum manis, bahkan sangat muanis sehingga membuat jantung Aslan tiba-tiba berdetak sangat cepat. Salah satu tangan Irina masuk ke dalam selimut dan menyusup masuk ke dalam celana pendek yang di kenakan oleh Aslan, dia mencari burung kutilang yang masih setia bobok ganteng di balik jeruji kain.

“Mau apa?” tanya Aslan ketika tangan Irina sudah berhasil menggenggam senjatanya.

“Tentu saja melakukan terapi.” Irina menjawab sambil memainkan senjata Aslan dengan gerakan yang penuh kelembutan dan penuh dengan perasaan.

Aslan menatap Irina yang berusaha keras menyembuhkannya, kemudian ia menarik tangan Irina dari bawah sana. Kemudian menatap Irina dengan tajam dan dalam sambil mendekatkan diri pada wanita tersebut, lalu melabuhkan ciuman lembut pada bibir Irina yang terlihat begitu menggoda.

Awalnya Irina terkejut, tapi sadar kalau ciuman tersebut adalah sebagian dari pekerjaannya, maka dia membalas ciuman Aslan tidak kalah lembut.

“Beberapa hari ini kamu sudah bekerja keras, maka aku akan memberikanmu bonus,” bisik Aslan ketika ciuman mereka terlepas. Aslan menatap Irina dengan dalam, lalu salah satu tangannya menyelinap masuk ke dalam selimut dan menyentuh titik sensitif Irina dengan penuh kelembutan.

Irina sangat terkejut, bahkan kedua matanya sampai terbuka lebar, tapi beberapa saat kemudian dia menikmati permainan Aslan di bawah sana, yang membuatnya selalu melenguh dan terus mendessah tidak karuan.

*

*

“Sudah beberapa hari Irina nggak ada kabar ya, Bu?” tanya Yoga pada ibunya yang sedang membasuh wajahnya dengan air hangat.

“Istrimu sedang sibuk cari uang dan saat ini dia sudah beristirahat. Doakan semoga pekerjaan istrimu lancar dan cepat banyak uang untuk membiayai pengobatanmu.” Bu Nining menatap putranya yang terlihat diam.

“Tapi, perasaanku tidak enak, aku takut kalau Irina ...”

“Huss! Jangan berpikiran yang macam-macam!” omel Bu Nining menyetop ucapan putranya sendiri.

“Maaf.”

“Sekarang kamu tidur, karena sudah malam. Jangan lupa berdoa biar nggak mimpi buruk.” Bu Nining mengingatkan putranya.

Bu Nining membantu Yoga merebahkan diri di atas tempat tidur, karena sebelumnya putranya itu duduk. Tidak lupa menarik selimut sampai sebatas leher, agar putranya itu tidak kedinginan.

Bu Nining menghela nafas kasar, sebenarnya dia juga merasakan perasaan yang sama seperti putranya. Dia takut kalau menantunya mengambil jalan yang salah, akan tetapi dia berusaha keras untuk selalu berpikiran positif.

*

*

Irina tersenyum puas dan nafasnya terengah saat sampai puncak kenikmatan. Dia menatap Aslan yang kini sudah kembali merebahkan diri di sampingnya.

Aslan membalas senyuman Irina lalu memeluk wanita tersebut dengan sangat erat, seolah takut kehilangan.

“Apakah kamu merasa puas?” tanya Aslan sambil menghirup aroma rambut Irina yang sangat harum.

“Sangat puas,” jawab Irina jujur.

“Benarkah?” Aslan seolah tidak percaya, karena mantan istrinya saja meninggalkannya karena dia hanya bisa memuaskan dengan cara menggunakan jari dan lidah, dan lebih extrime menggunakan alat bantu yang bernama dil**.

“Iya, aku serius dan jujur.” Irina menatap lekat kedua manik berwarna biru itu.

Aslan tersenyum, lalu memeluk Irina semakin erat, dan tidak ingin melepaskan wanita tersebut.

Terpopuler

Comments

Dyah Oktina

Dyah Oktina

masih istri orang itu..

2024-12-13

0

Kusii Yaati

Kusii Yaati

aduh Irina lama2 kamu juga doyan 😩

2024-04-05

1

Sweet Girl

Sweet Girl

Cepat kali kau tertarik sama istri orang Bang Aslan...

2024-01-24

0

lihat semua
Episodes
1 1008 Hours
2 Menjadi Wanita Malam
3 Berikan aku waktu 1000 jam!
4 Musuh bebuyutan
5 Omong kosong!
6 Sangat Puas!
7 Pasrah
8 Kebohongan Irina
9 Simbiosis Mutualisme
10 Manusia Kejam!
11 Bertemu Mantan Istri
12 Cintai Aku, Irina!
13 Cacing Raksasa
14 Rasa Bersalah
15 Keegoisan Yoga
16 Kecurigaan Yoga
17 OTW bertemu orang tua Aslan
18 Dua orang yang tidak diundang
19 Ternyata semua telah di sabotase
20 Rencana Dimas
21 Demi 500 juta
22 Memanfaatkan keadaan
23 Merasa gamang
24 Lepaskan aku, Aslan!
25 Hanya untuk sementara
26 Wejangan dari Dimas
27 Merasa kehilangan
28 Perpisahan
29 Irina meninggalkan Aslan
30 Irina yang malang
31 Rasa Rindu Yang Besar
32 Kedatangan Meyda
33 Cinta Bertepuk Sebelah Tangan.
34 Kevin yang curiga
35 Semua telah terungkap
36 Pembalasan Irina
37 Bayaran Untuk Yoga!
38 Menuju Suatu Tempat
39 Belum ada titik terang
40 3 bulan telah berlalu
41 Dua Benda
42 Mendadak Melankolis
43 Masih Mual
44 Keracunan
45 OTW Jakarta
46 Kondisi yang semakin buruk
47 Kedatangan Irina
48 Minum Racun!
49 Mangga muda
50 Pertemuan
51 Aslan Ragu
52 Panggilan Sayang
53 Ayam Mercon Aduhai
54 Akan Kembali ke Desa
55 Sebesar biji kacang hijau
56 Bertemu dengan mantan mertua
57 Kalian harus menikah dulu!
58 Persiapan pernikahan
59 PENGUMUMAN (WAJIB BACA!)
60 Pernikahan
61 Bertemu Mantan
62 Sampai di Desa
63 Maldives
64 Main cacing
65 Jalan Pintas
66 Suasana Romantis
67 Tanpa Lelah
68 Maju Ke Depan
69 Aslan Yang Malang
70 Bertemu Orang Tua Dimas
71 Berakhir Bahagia (TAMAT)
72 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
73 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
74 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
75 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
76 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
77 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
78 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
79 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
80 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
Episodes

Updated 80 Episodes

1
1008 Hours
2
Menjadi Wanita Malam
3
Berikan aku waktu 1000 jam!
4
Musuh bebuyutan
5
Omong kosong!
6
Sangat Puas!
7
Pasrah
8
Kebohongan Irina
9
Simbiosis Mutualisme
10
Manusia Kejam!
11
Bertemu Mantan Istri
12
Cintai Aku, Irina!
13
Cacing Raksasa
14
Rasa Bersalah
15
Keegoisan Yoga
16
Kecurigaan Yoga
17
OTW bertemu orang tua Aslan
18
Dua orang yang tidak diundang
19
Ternyata semua telah di sabotase
20
Rencana Dimas
21
Demi 500 juta
22
Memanfaatkan keadaan
23
Merasa gamang
24
Lepaskan aku, Aslan!
25
Hanya untuk sementara
26
Wejangan dari Dimas
27
Merasa kehilangan
28
Perpisahan
29
Irina meninggalkan Aslan
30
Irina yang malang
31
Rasa Rindu Yang Besar
32
Kedatangan Meyda
33
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan.
34
Kevin yang curiga
35
Semua telah terungkap
36
Pembalasan Irina
37
Bayaran Untuk Yoga!
38
Menuju Suatu Tempat
39
Belum ada titik terang
40
3 bulan telah berlalu
41
Dua Benda
42
Mendadak Melankolis
43
Masih Mual
44
Keracunan
45
OTW Jakarta
46
Kondisi yang semakin buruk
47
Kedatangan Irina
48
Minum Racun!
49
Mangga muda
50
Pertemuan
51
Aslan Ragu
52
Panggilan Sayang
53
Ayam Mercon Aduhai
54
Akan Kembali ke Desa
55
Sebesar biji kacang hijau
56
Bertemu dengan mantan mertua
57
Kalian harus menikah dulu!
58
Persiapan pernikahan
59
PENGUMUMAN (WAJIB BACA!)
60
Pernikahan
61
Bertemu Mantan
62
Sampai di Desa
63
Maldives
64
Main cacing
65
Jalan Pintas
66
Suasana Romantis
67
Tanpa Lelah
68
Maju Ke Depan
69
Aslan Yang Malang
70
Bertemu Orang Tua Dimas
71
Berakhir Bahagia (TAMAT)
72
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
73
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
74
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
75
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
76
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
77
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
78
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
79
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
80
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!