pertemuan kembali

Sementara itu. Di hari yang sama, Saka kebetulan lagi jalan bersama teman-temannya, tanpa sengaja dia melihat sang Ayah mengandeng seseorang tanpa malu didepan umum. Padahal sekarang mereka lagi di alun-alun kota. Tanpa pikir panjang dia langsung memfoto sang Ayah untuk dikirim ke Abangnya Adit. Dia menelpon Anwar untuk memastikan Ayahnya bohong atau tidak.

"Ayah dimana?" tanya Adit lewat telpon.

"Lagi kerja dik, Ayah di alun-alun. Sama tim kecamatan. Memangnya kenapa?" Tanya Anwar balik.

"Boleh kirim uang nggak, tadi dompet adik ketinggalan di rumah Yah. Adik lagi dijalan, mau ke tempat temen." bohong Saka.

"Boleh, sudah dulu ya. Nggak enak sama temen kerja Ayah." kata Anwar.

Setelah mematikan telepon. Saka memutuskan untuk mengikuti Ayahnya.

"Bro, gua balik dulu. Bunda nelpon. Suruh anterin dia belanja dulu." kata Adit.

"Yaelah anak mami, oke lah bro. Hati-hati ya" jawab temen Saka.

Saka memantau Ayahnya, sedang duduk di bangku yang disediakan oleh warung yang ada si alun-alun.

"Katanya sama tim kecamatan, taunya cuma berdua. Pantesan jarang pulang." gumam Saka.

"Kamu dimana?" tanya Adit menelpon Saka.

"Aku di alun-alun bang, ini lagi ngikutin Ayah, sama temen ceweknya." jawab Saka.

"Tungguin ya, aku izin sama Bang Roy dulu. Kamu ikutin aja terus ya." kata Adit.

Bang Roy ialah, yang punya fotocopy tempat Adit bekerja. Adit bekerja dari jam 4 sore sampai jam 10 malam.

Setelah mendapatkan izin. Adit di antar dokter Iqbal menuju alun-alun. Kebetulan dokter Iqbal lagi cuti. Di karenakan, dia baru pulang dari tempat mantan ibu mertuanya yang lagi sakit. Sebab, mantan mertua Iqbal sangat menyayanginya. Jadi, diapun sangat menyayangi mertuanya tersebut.

"Dimana?" tanya Adit setelah sampai tempat Saka. Sedangkan Iqbal, dia memilih tetap di dalam mobil. Karena dia gak enak harus ikut campur.,

Setelah memvidio dan memfoto sebagai bukti, mereka memilih menyapa Ayahnya dan bertanya.

"Ayah" panggil Saka.

Anwar kelabakan, pasalnya dia sedang bersama Nadin, dia sudah susah payah merayu Nadin agar memberinya waktu untuk menceraikan Vina.

"Kalian, ngapain disini?" gugup Anwar.

"Ayah ngapain, terus mana tim kecamatannya? Dan ini siapa?" tanya Saka.

"Hai kenalin saya pacarnya Ayah kalian, kedepannya akan jadi Ibu tiri kalian" kata Vina.

Anwar yang terkejut dengan jawaban Nadin, langsung menarik Nadin menjauh.

"Apa-apaan sih Mas?" teriak Nadin. Pasalnya tangannya sakit akibat tarikan Anwar.

"Kamu yang apa-apaan, kenapa ngomong gitu sama anak-anak." bentak Anwar.

"Memangnya aku salah Mas? Udah aku bilang kan, ceraikan Vina. Terus kita menikah dan aku akan kasih kamu anak perempuan." tegas Nadin.

"Tapi nggak gitu juga" frustasi Anwar.

"Kamu tunggu disini, aku mau nyamperin mereka." sambung Anwar.

Setelah merekam perdebatan antara Ayahnya sama Nadin, Adit sama Saka bergegas pulang. Mereka pulang bersama dengan Iqbal. Kebetulan tadi Saka dijemput temannya. Jadi, tidak bawa motor.

"Terimakasih ya dok, telah nungguin kami." kata Aldi.

"Gak, apa-apa. Santai aja, lagian aku juga nggak ada kerjaan." jawab Iqbal.

Sementara itu, Anwar setengah pusing pasalnya anak-anak tidak ada di tempat. Dia takut kalau nanti anak-anak ngadu ke Vina. Dia nggak mau menceraikan Vina, lantaran dia masih cinta sama Vina. Saat di telpon pun anak-anak tidak menjawab. Lantas dia langsung pulang tanpa memberi tahu Nadin.

Sampai di rumah, anak- anakpun belum kembali.

"Mas, tumben pulang cepat. Terus baju kotornya mana?" Tanya Vina. Karena biasanya Anwar pulang ke rumah hanya untuk menitipkan baju kotor.

"Anak-anak mana?" tanya Anwar.

"Abang kerja, terus adik ke alun-alun sama temennya Mas." jawab Vina. Dia heran, pasalnya tumben-tumbenan Anwar menanyakan anak-anak.

"Kalau anak-anak pulang, suruh temuin aku diruang kerja." kata Anwar.

Ditempat lain, Nadin sangat marah karena dia ditinggalin Anwar. Dia bertekad akan ke rumah Vina, untuk memberi tahu hubungannya dengan Anwar. Dia sudah lelah di gantungkan terus sama Anwar. Apalagi keluarganya yang terus mendesak dia untuk segera menikah lagi.

🍁🍁🍁🍁🍁

Setelah menenangkan diri, Adit dan Saka diantar pulang oleh Iqbal. Tadi Iqbal meminta foto Nadin agar mencari tau tentangnya. Jelas Adit maupun Saka menolak karena tidak enak. Tetapi, setelah mengatakan kalau temennya bekerja sebagai detektif swasta, baru Adit dan Saka setuju untuk mencari tau tentang Nadin.

Saat mendengarkan suara mobil, Vina melihat dari jendela kalau anak-anaknya turun dari mobil tersebut. Dan di susul oleh dokter Iqbal.

Vina heran, kenapa anak-anak bisa diantar sama Iqbal, setau Vina Iqbal adalah seorang dokter. Kalau dokter sudah pasti sibuk. Padahal Iqbal lagi cuti.

"Kalian nggak apa-apa" tanya Vina. Pasalnya dia melihat Saka yang terlihat sedih.

"Kami baik-baik aja Bun," jawab Adit, seakan tau kegelisahan Bundanya.

" Kenalin Bun, ini dokter Iqbal, temennya Adit. Dulu saat Bunda di rumah sakit, Dokter Iqbal yang tanganin." kata Adit.

"Muhammad Iqbal Fahreza, bisa dipanggil Iqbal atau Reza." kata Iqbal. Berharap Vina mengingatnya karena dulu Vina memanggil Iqbal dengan Reza. Katanya biar beda dari yang lain.

"Vina," jawabnya singkat.

"Kenapa namanya tidak asing? Dan apa ini, seolah-olah kami pernah dekat sebelumnya." batin Vina saat menjabat tangan Iqbal.

"Ayah di dalam?" tanya Saka, membuat Vina menarik tangannya.

"I-iya, tadi katanya suruh ketemu Ayah di ruang kerja" kata Vina.

"Aku izin pulang dulu." kata Iqbal.

Setelah Iqbal pulang, datanglah Nadin dengan taksi.

"Ngapain kamu kesini? Disini nggak nerima orang seperti kamu." Teriak Adit.

"Oo ini yang namanya Vina?" tanya Nadin mencemooh.

"Bawa Bunda masuk dik" kata Adit.

Sebelum Vina masuk, Nadin berteriak.

"Aku mantan pacar Mas Anwar, dan sekarang kami sudah kembali pacaran" teriak Nadin tanpa perduli jika nanti ada tetangga yang dengar.

Deg, jantung Vina memompa dengan cepat. Dan dia melihat Anwar menuju tempatnya.

Terpopuler

Comments

flower

flower

aldi lagi... typo harus di revisi ini

2025-03-13

0

Neneng Liauw

Neneng Liauw

s Vina takut mati klo cerai sama Anwar.

2023-12-25

2

Ani Khadijah

Ani Khadijah

cerai aj nikah SM Ikbal.

2023-12-24

2

lihat semua
Episodes
1 Bercerailah, Bunda
2 Pingsannya Vina
3 Menyerah lah
4 Kembalinya Nadin
5 episode 5
6 pertemuan kembali
7 Ceraikan aku
8 Bercerai
9 Episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 Persiapan lamaran
16 maukah jadi pendampingku?
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 Akhirnya sah
23 Gadis itu.
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 Episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 Episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 42
44 Episode 44
45 Permintaan Adit
46 kenangan masa lalu
47 episode 47
48 Mulainya karma untuk Nadin
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 episode 52
53 Hukuman untuk Anwar
54 episode 54
55 episode 55
56 Meninggalnya, Bu Fatma.
57 Anwar menyesal
58 Saka bertemu keluarga Gina
59 Persahabatan Gina dan Intan
60 Gina bertemu Vina
61 Cinta yang terpendam
62 episode 62
63 Anwar, manfaatkan situasi
64 Anwar, menemui anak-anaknya
65 Bertemu masa lalu
66 episode 66
67 Hilangnya Vina
68 episode 68
69 Kesetiaan Intan
70 episode 70
71 Pelajaran untuk Anwar
72 Penyesalan Anwar
73 Benarkah, Anwar Menyesal?
74 Sisi Lain Tiara
75 Terbukanya Perasaan Adit dan Saka
76 Langkah Pertama Dari Adit
77 Akhirnya ...
78 Ingin melihat kesungguhan mu
79 episode 79
80 Episode 80
81 Akhirnya, Ketahuan Juga
82 Rencana Nadin
83 Akhirnya Sah
84 Andai Kita Bercerai
85 Lakukan Lah
86 Menyelidiki
87 Episode 87
88 Kebaikan Adit
89 Kisah Intan
90 Episode 90
91 Ketahuan
92 Sasa Melahirkan
93 Niat Baru Nadin
94 Maafkan Ayah! Benarkah?
95 Dituduh Pelakor
96 Kemarahan Adit
97 Tentang Bara dan Sasa
98 Pengakuan Karin
99 Episode 99
100 episode 100
101 episode 101
102 Yuk, Pacaran
103 Episode 103
104 Nadin, Di Rumah Sakit Jiwa.
105 Burhan dan Anita
106 Anita Dan Burhan 2
107 Pernikahan Adit
108 ekstra part
109 Pengumuman Novel Baru
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Bercerailah, Bunda
2
Pingsannya Vina
3
Menyerah lah
4
Kembalinya Nadin
5
episode 5
6
pertemuan kembali
7
Ceraikan aku
8
Bercerai
9
Episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
Persiapan lamaran
16
maukah jadi pendampingku?
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
Akhirnya sah
23
Gadis itu.
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
Episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
Episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 42
44
Episode 44
45
Permintaan Adit
46
kenangan masa lalu
47
episode 47
48
Mulainya karma untuk Nadin
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
episode 52
53
Hukuman untuk Anwar
54
episode 54
55
episode 55
56
Meninggalnya, Bu Fatma.
57
Anwar menyesal
58
Saka bertemu keluarga Gina
59
Persahabatan Gina dan Intan
60
Gina bertemu Vina
61
Cinta yang terpendam
62
episode 62
63
Anwar, manfaatkan situasi
64
Anwar, menemui anak-anaknya
65
Bertemu masa lalu
66
episode 66
67
Hilangnya Vina
68
episode 68
69
Kesetiaan Intan
70
episode 70
71
Pelajaran untuk Anwar
72
Penyesalan Anwar
73
Benarkah, Anwar Menyesal?
74
Sisi Lain Tiara
75
Terbukanya Perasaan Adit dan Saka
76
Langkah Pertama Dari Adit
77
Akhirnya ...
78
Ingin melihat kesungguhan mu
79
episode 79
80
Episode 80
81
Akhirnya, Ketahuan Juga
82
Rencana Nadin
83
Akhirnya Sah
84
Andai Kita Bercerai
85
Lakukan Lah
86
Menyelidiki
87
Episode 87
88
Kebaikan Adit
89
Kisah Intan
90
Episode 90
91
Ketahuan
92
Sasa Melahirkan
93
Niat Baru Nadin
94
Maafkan Ayah! Benarkah?
95
Dituduh Pelakor
96
Kemarahan Adit
97
Tentang Bara dan Sasa
98
Pengakuan Karin
99
Episode 99
100
episode 100
101
episode 101
102
Yuk, Pacaran
103
Episode 103
104
Nadin, Di Rumah Sakit Jiwa.
105
Burhan dan Anita
106
Anita Dan Burhan 2
107
Pernikahan Adit
108
ekstra part
109
Pengumuman Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!