Papa dan Mamanya Elvano sedang duduk bersantai ditaman belakang, mereka berdua membicarakan kembali kejadian tante Venny.
"Pa, kasian banget Venny pasti merasa sangat terpukul, pertama kalinya dia gagal menikah, padahal hubungan mereka udah cukup lama, bukankah berarti si Mario sudah lama menipu Venny" ucap Mama El.
"Ya untungnya Elvano tau semua kebusukan pria itu, jadi pernikahan itu tidak dilanjutkan sebelum pria itu meraung semua hartanya Venny"
"Kebetulan banget ya pa, oh iya mama mau kemas kemas rumah dulu, udah hampir 1 minggu gak dibersihin, papa mau mama buatin kopi"
"Gak usah ma, papa gak lagi pengen minum kopi" ucap Papanya El.
"Yaudah kalok gitu"
Mama El pun mulai bersiap siap mengemasi rumahnya, ia langsung membersihkan mulai dari ruang tamu, setelah itu ia membersihkan kamar tamu yang ditempati oleh peri.
Peri yang sedang istirahat didalam buru buru langsung pergi setelah mama elvano membuka pintu kamar.
"Loh kok Kamarnya kayak abis ditempatin orang ya, apa jangan jangan Elvano bawa temennya nginap, tapi tumben gak 1 kamar!"
Mama El pun merapikan kamar tersebut, setelah itu ia melanjutkan membereskan ruangan ruangan yang lain.
...----------------...
Hari sudah mulai gelap kembali, besok adalah hari ke 5 Love peri dibumi, tersisa 25 hari lagi untuknya kembali ke langit, dan berkumpul kembali dengan ibu peri dan peri peri lainnya.
Mama El seperti biasa sedang menyiapkan makan malam untuk keluarga kecilnya, ia sedang memasak semur jengkol makanan kesukaan Papanya El, karena sebelumnya Papa David sudah request untuk dimasakkan semur jengkol.
"Wahh baunya kecium sampai ke ruang tamu nih, pasti enak banget nih ma" ucap Papa David.
"Iya dong, siapa dulu yang masak, mama gitu loh
El... Ayo turun makanannya udah siap" ucap mama Dewi.
Elvano pun segera turun setelah mamanya memanggil, El berencana untuk makan bersama Love peri dikamar, jadi dia akan membawa makanan ke atas.
"Yahh, mama masak jengkol, padahal El pengen makan ayam Geprek" ucap el sedikit kecewa.
"Kamu sih gak bilang kalok mau ayam geprek, tau kan gitu kan pasti mama masakin" ucap mama dewi.
"Udah makan aja yang ada, besok baru masakin ayam geprek mah" ucap papa david sembari mengunyah makanan, ia makan duluan tidak menunggu mungkin laper banget, heheh.
"Tapi El mau makan dikamar yah?"
"Loh kok makan dikamar, jangan dong nanti kamarnya bau sayang.." ucap mama dewi.
"Kan nanti bisa disemprot pakek pengharum ruangan mah, ya boleh ya.." ucap El memohon.
"Yaudah deh terserah, tapi inget habis makan piringnya jangan ditinggal, langsung tarok ke dapur, ya.."
"Okeyy siap mah.."
El pun mengambil nasi, lauk, sayur dan dll, ia mengambil dalam porsi yang lumayan banyak karna dia akan makan bersama peri. Melihat El yang mengambil makanan dengan porsi tak biasa membuat papa dan mamanya heran, tak biasanya el makan dengan porsi yang lebih dari biasanya.
"Sayang kamu laper banget yah" tanya mama dewi kepada El.
"Iya nih ma, akhir akhir ini El suka makan banyak, El tuh kayak punya dua jiwa gitu" ucap el sambil bercanda.
Mama nya hanya bisa melongo melihat Kelakuan dan ucapan Elvano, dan menggeleng gelengkan kepala.
Ketika El hendak ke kamar tiba tiba papanya bicara soal kamar tamu
"Oh iya El, kemarin kamu bawa temen nginep kesini ya, mama kamu bilang tadi pas beres beres di kamar tamu, itu kamar kayak abis ditempatin orang" Tanya papa david.
"Iya sayang, kamu bawa temen nginep waktu mama sama papa dirumah nenek?" tanya mama dewi lagi.
"Oh itu, kemaren El yang tidur disana, gak kok el gak bawa temen nginep ke rumah, kalok ada pasti el bilang" ucap El sambil mencomot jengkol dimangkuk, agar tidak terlihat sedang bohong.
"Tumben tidur di kamar tamu" ucap papa David.
El hanya bisa menyengir lalu ia pergi meninggalkan papa sama mamanya dan menuju ke kamar.
Peri yang dari tadi sore sudah berada dikamar El, ia sedang membaca buku komik koleksi El di lemari.
El masuk langsung menyapa peri, "Cil.. Ayo waktunya makan malam"
Peri yang tengah membaca komik sambil tertawa cekikikan, langsung menoleh ke arah el yang mengajaknya makan, ia pun menghampirinya.
Peri memberi rekasi yang kurang baik, "Emmm El kamu gak mandi? Bauuu!" ucap peri.
"Enak aja, udah ya gue udah mandi, gue kuga udah semprot badan gue pakek parfum"
"Terus bau ini dari mana dong!" ucap peri sambil menutup hidungnya.
"Aaa gue tau nih pasti dari mulut gue, karna gue makan jengkol tadi, nih gue juga bawain loe jengkol, rasanya enak buanget tapi ya gitulah, bikin bau mulut, heheh"
"Gak ah aku gak mau makan!"
"Lah gimana ceritanya gak mau makan, ini enak banget rasanya cobain deh dikit aja pasti abis itu loe pengen nambah" ucap el sambil mengulurkan jengkol ditangannya dengan sendok kepada peri.
"Tapi aku gak kuat sama baunya El.." ucap peri.
"Ya terus loe mau makan apa, yaudah kalok gitu loe makan nasi sama sayur aja ya, gimana?"
"Udah gak usah El, gapapa gak usah repot repot" ucap peri tidak enak dengan kebaikan Elvano.
"Gak.. Gak ngerepotin, tunggu disini yah aku ambil dulu"
El pun kembali ke dapur dan mengambil makanan yang baru untuk peri.
Mama dan papa nya sudah selesai makan, terlihat Mama dewi sedang membereskan meja makan.
"El kamu udah selesai makannya, piringnya mana?" tanya mama dewi.
"Belum ma, El mau ambil air minum, El lupa bawa air minum"
"Oooh yaudah kalok gitu mama ke kamar duluan ya". Ucap mama el, Elvano pun mengiyakan.
El mengambil piring dan nasi lagi serta menambahkan sayur juga, ia diam diam agar tidak ketahuan mamanya. Ia segera kembali ke kamar, dan mereka berdua pun makan bersama namun dengan jarak yang berjauhan. Karena peri tidak suka dengan bau jengkol yang El makan.
"El makkasih ya makanannya" ucap peri.
"Iya sama sama"
El pun membawa piring kotor itu ke dapur, papa El sedang membuat kopi di dapur dan bertemu dengan el yang hendak menyimpan piring kotor.
"Loh el kok piringnya ada 2" tanya papa David.
El kaget karna ada papanya didapur, "Aaaa iya el tadi nambah jengkolnya pakek piring pah"
"Emmm" ucap papa david lalu meninggalkan el pergi sembari membawa kopi yang dia buat.
Setelah meletakkan piring kotor, El pun kembali ke kamarnya.
"Udah malem, kalok mau tidur silahkan, gue masih mau main game" ucap El kepada peri.
"Tapi aku bosen El tidur terus, aku juga udah bosen baca komiknya"
"Gimana kalok gue ajarin main game, mau gak" tawar el.
Peri pun mengiyakannya, akhirnya mereka berdua berinteraksi lagi, el mengajarkan peri bermain Mobile Legends, mereka tertawa bersama.
Peri pun cepat mempelajari game tersebut, akhirnya mereka mabar bersama, peri menggunakan laptop sedangkan el menggunakan hp, mereka bermain sampai larut malam. Karna mereka bermain diatas kasur tak sengaja mereka berdua tertidur disatu kasur.
MOHON DUKUNGANNYA YA TEMAN-TEMAN, DUKUNGAN DARI KALIAN SEMUA SANGAT BERHARGA BUAT AKU, AGAR AKU DAPAT MENYELESAIKAN NOVEL INI SAMPAI TAMAT.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments