Episode 11 Semuanya terungkap

El menarik nafas panjang, ia sedikit ragu untuk mengatakan semuanya, Karena dia tidak punya bukti untuk meyakinkan semua orang.

Peri pun datang menghampiri El, namun semua orang tidak ada yang melihat peri, karna dia berwujud peri kecil, seperti nyamuk. Peri berkata kepada Elvano..

"El.. tenang aja jangan ragu, kamu ceritain aja semuanya, jelasin sama keluarga kamu, aku melihat bahwa ada keajaiban yang akan datang untuk nolong kamu" ucap peri sangat pelan.

El pun mengangguk paham, karena ia telah diyakinkan oleh peri ia berani untuk speak up.

"El tau kalau dia nikahin Tante Venny karna mau uang Tante Venny aja, dia cuman mau manfaatin Tante Venny untuk menginvestasikan uang ke perusahaan nya yang hampir bangkrut" ucap El.

"Elvano, maksud kamu apa, kita aja baru pertama kali ketemu, mungkin kamu salah orang, emang banyak kok yang bilang kalok om itu mirip sama seseorang tapi om gak tau namanya siapa!" Ucap Mario tanpa bersalah dan tak ingin mengakuinya.

"El, sebaiknya kamu masuk kamar, kita bicarakan dikamar sayang" ucap mama El, sembari menarik tangan El menuju kamar, namun El malah menepisnya.

"Gak ma, El harus kasik tau semuanya, El denger dengan telinga El sendiri dia ngomong itu ke cewek gatel yang datang sama dia ke honey hotel, saat itu El sama Devan pergi ke sana untuk menemui klien, dan El sama Om Mario ketemu di lift, cuman dia mungkin gak inget sama El" ucap Elvano.

Mario pun kaget akan ucapan El, ia tidak menyangka saat itu ada El ketika ia ke hotel bersama angel, dan yang dikatakan nya di dalam lift juga didengan oleh El.

"Apa itu benar Mario" tanya papa nya El kepada Mario.

Tante Venny pun tak bisa berkata kata lagi, matanya berkaca-kaca, namun akhirnya dia marah kepada Mario.

"Apa itu benar? Apa yang dikatakan Elvano itu benar? Jawab aku mas!" Teriak Tante Venny kepada Mario.

"Sayang kamu tenang dulu, (ucap Mario kepada Tante Venny, ia langsung berdiri dan memegang kedua pundak Tante Venny dengan menenangkan nya) , semua yang El bilang itu gak bener, kapan itu terjadi, tanggal berapa hari apa? Kamu kan tau aku sibuk ngurus perusahaan mana sempat aku melakukan hal yang dikatak Elvano!" Ucap Mario yang masih saja mengelak.

"Ya Tuhan.. masalah apa ini, kenapa ini terjadi pada keluarga ku" ucap nenek dengan sangat kecewa dengan apa yang terjadi sekarang.

Om Deni dan istrinya pun tidak mengeluarkan sepatah kata pun dengan apa yang terjadi, serta 2 anaknya yang merupakan sepupu dari Elvano yaitu Tarissa dan Tommy. Mereka hanya menyaksikan perdebatan yang pertama kali terjadi di keluarga Cemara ini. Karena keluarga besar mereka tidak pernah mendapat kan hal hal buruk.

Namun semenjak Tante Venny kenal dengan Mario laki laki brengsek itu, keluarga mereka sedikit mengalami perdebatan untuk pertama kalinya.

"Saksinya El sama Devan, Devan juga tau dan ada dilift sama El saat itu" ucap Elvano

"El Tante butuh bukti yang jelas El, bukan cuman dengan kata kata kayak gini, Tante tau kamu gak akan bohong soal ini, acara Tante besok El, tolong jangan mengarang, sulit untuk Tante percaya dengan begitu saja tanpa bukti, gimana kalok yang kamu katakan itu tidak benar, kamu sudah menghancurkan semuanya" ucap Tante Venny sembari menangis.

"Tan - Tante, El bakal telfon Devan, Devan juga ada di TKP , Tante harus percaya kalok El tak bohong"

"Bukti El, bukti Tante butuh bukti bukan cuman ucapan atau saksi mata, saksi itu juga bisa bohong El" ucap Tante Venny dengan nada tinggi.

El pun tak menyangka Tante Venny sebegitu marahnya kepada El, Tante Venny tidak pernah berkata dengan nada tinggi kepada El, kali ini tidak Tante Venny benar benar marah. Bagaimana tidak, acara besok akan dilaksanakan hanya tinggal menghitung jam, namun El datang dan mengacaukan semua dengan memberitahu yang sebenernya.

Namun yang dilakukan El demi kebaikan Tante Venny juga, agar ia tidak menikah dengan lelaki yang salah.

Ting..

Bunyi pesan untuk El dari Devan, El pun membuka pesan tersebut, ia kaget apa yang dikirim oleh Devan, mama El yang tengah berada disampingnya pun terlihat Heran dengan reaksi El ketika melihat handphone nya.

Mama El pun mengambil handphone El melihat apa yang dilihat anaknya hingga membuat reaksi yang tak biasa.

"El kamu kenapa?" Mama El pun melihat pesan yang dikirim Devan

Dan pesan itu berisi Vidio Mario dan Angel yang baik lift bersama serta elvano dan Devan yang juga berada di dalam lift.

Di dalam video itu terlihat Angel yang sangat menempel kepada Mario, dengan mengenakan baju yang kurang bahan.

"Apa apaan ini?" Ucap mama Elvano. Segera papa El pun mengambil handphone itu dan melihatnya.

Semua pun melihat Vidio rekaman cctv saat di lift itu, amarah papa El pun membara, ia menghampiri Mario dan memukuli wajah Mario dengan keras.

Terjadi lah puku memukul, Tante Venny pun semakin menangis setelah melihat Vidio rekaman cctv itu, hingga membuatnya pingsan.

Mama El dan istri Om deni segera membwa tante venny ke kamarnya. Melihat nenek yang ikut menangis melihat putrinya pingsan ketiga cucunya Elvano, Tarissa dan Tommy pun membawa nenek Ke kamarnya untuk istirahat.

Papa El menyeret Mario keluar, ia mengusir Mario untuk pergi dari rumah mereka.

"Brengsek kamu ya, berani beraninya kamu menipu adik saya, sudah memanfaatkan kamu juga selingkuh dibelakangnya"ucap papa El dengan amarah kepada Mario.

"Mas, itu gak bener mas, saya gak tau apa apa itu pasti jebakan" ucap Mario masih mengelak padahal bukti sudah jelas, namun ia tetap tidak mengakuinya benar benar brengsek.

"Kamu yah, sudah ketahuan masih gak mau ngaku, sebelum saya lebih marah lagi, cepat kamu tinggalkan rumah ini, besok saya akan melaporkan kamu ke polisi, atas penipuan investasi" ucap papa El, lalu ia pun masuk menutup pintu rumah

"Ahhh sial, kenapa bisa ketauan sih, aarrrghhh anj**g" ucap Mario dengan mengeluarkan kata kata kasar kepada dirinya sendiri.

Peri melihat rumah ini penuh dengan tangisan, tak disangka dirinya akan menyaksikan hal ini, ia merasa tidak enak kepada El, karena ia orang luar, namun ia malah menyaksikan kejadian besar antara keluarga El, dia orang luar Yang seharusnya tidak tau masalah itu .

...***...

Mama el dan istrinya om Deni sedang menemani tante Venny dikamarnya, tante Venny belum juga sadar dari pingsannya. Sementara nenek juga berada dikamarnya ditemani ketiga cucunya, nenek sedang tidak sehat setelah kejadian itu ia langsung merasa pusing, dan kepiikiran karna undangan sudah disebar ke orang² banyak.

Next Eps.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!