Dua minggu sebelumnya
Elvano dan Devan sedang bertemu dengan klien penting di Honey Hotel untuk membicarakan sebuah proyek dari kantornya. Namun, ia tidak sengaja bertemu dengan Mario (calon suami tante El), ia melihat mario masuk ke hotel bersama seorang wanita. Ketika Elvano dan Devan hendak menuju ke lantai 15 untuk menemui klien nya, mereka naik lift bersama Mario dan wanita yang ia bawa.
Awalnya el biasa saja, tapi setelah mereka berempat di lift yang sama, wanita yang dibawa mario itu berperilaku sangat menjijikan, seperti sudah sangat nafsu untuk melakukan ahem ahem dikamar hotel, saking inginnya malah melakukan disiang hari.
“El, loe kenapa? Loe pasti jijik ya ngeliat mereka” bisik Devan kepada Elvano
Elvano hanya menghela nafas, namun lebih kesalnya lagi dengan ucapan pria brengsek itu.
“Mar, kamu bener bener jadi nikahin cewek bodoh itu” ucap wanita gatel itu (angel)
“Iya lah, kita juga udah fitting baju buat married, kalok bukan karna dia yang udah investasi in perusahaan aku yang hampir mau bangkrut, aku mana mau married sama dia” ucap Mario.
“Terus, nanti habis married kamu bakal cerain dia gitu, dan malam pertama pernikahan kamu bakal..”
“Gak lah, habis married aku bakal bilang kalok aku ada pertemuan penting sama klien diluar negeri, dan aku bakal nemuin kamu kita bakal bercocok tanam seperti biasanya, soalnya punya kamu lebih nagih” ucap mario, benar benar pria bengsek.
Mendengar ucapan mario Elvano benar benar merasa jijik, mereka (Mario dan Angel) pun keluar setelah lift terbuka di lantai 14. Devan pun menghela nafas panjang mendengar pembicaraan mereka.
“Gilak brengsek banget tuh cowok, kasian banget yang jadi calon istrinya” ucap Elvano
“Kalok gue tau nih El sama calonnya, bakal gue bilangin buat batalin nikah sama cowok brengsek kayak gitu, secara si cewek royal banget sampek investasi buat perusahaan yang mau bangkrut, mana tuh cowok udah gak perjaka lagi”
Elvano hanya menggeleng gelengkan kepala, dan mereka pun menuju ruangan klien yang akan mereka temui.
...*****...
Mario tampaknya tidak mengenali el, dia tidak ingat bahwa ucapannya saat di lift di dengar oleh keponakan wanita yanag akan ia tipu. El bingung bagaimana mengatakan hal yang sebenarnya kepada semua keluarga terutama tantenya itu, el banar benar tidak menyangka bahwa wanita kurang beruntung itu adalah tantenya.
“El…, kok bengong sih” ucap tante Venny.
“Iya sayang, tante venny nyapa kamu loh kok gak disapa balik” ucap Mama elvano.
“Oh, iya maaf tante el gak denger tante nyapa el”
“Hemm, kamu pasti capek kalok gitu kamu istirahat aja dulu didalem yah…”
Elvano pun masuk kedalam dan istirahat dikamar tamu, ia langusng melemparkan tas nya ke atas kasur.
“Sial kenapa si brengsek itu sih,
Gue harus ngelakuin sesuatu pokoknya tante Venny gak boleh sampai nikah sama tuh cowok brengsek”
Peri pun keluar dari saku el, dan terbang menggunakan sayapnya.
“El, kamu kenapa kok marah marah gitu” ucap peri
El pun menceritakan semua kepada peri, peri terkejut dengan apa yang terjadi sekarang, ia juga memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah tantenya elvano.
Sambil memikirkan cara untuk membongkar rahasia mario, el juga meminta bantuan Devan. Ia menelfon devan yang sedang berada dikantor.
Elvano calling to Devan 📲
"Halo El, ada apa" ucap Devan mengangkat telfon dari Elvano.
"Van, gue mau minta tolong sama loe"
"Minta tolong apa El?"
"Loe masih inget gak waktu kita mau ketemu klien di Honey Hotel, terus kita ketemu sama cewek cowok di lift, kita bareng mereka naiknya, loe masih inget gak?" ucap Elvano.
Peri duduk di kasur dan mendengarkan pembicaraan Elvano dan Devan.
"Oh iya,, gue inget, yang cowoknya brengsek itu kan! Emangnya kenapa?"
"Van ini bener bener diluar dugaan gue van, gue gak nyangka ternyata cewek yang mau dia nikahin tante Venny tante gue van, tante gue yang ditipu sama dia, bayangin besok itu acara akad nikah sekaligus resepsinya tante gue sama tu cowok brengsek" ucap el sangat kesal.
"Anj, ternyata cewek baik itu tante loe el, gilak sih plot twist banget, dasar cowok brengsek, jadi gue harus gimana nih el?"
Sisil yang ada disamping Devan sangat kepo dengan apa yang dibicarakan devan dan elvano, sisil berfikir keanehan elvano mungkin kode untuk masalah yang tengah menimpanya sekarang.
"Jadi gini...." El menjelaskan rencana yang akan dilakukan mereka.
"Oh oke² gue paham, nanti gue bakal cari sama sisil" ucap devan mengerti dan akan melakukan apa yang el minta.
"Ada apa sih, kok serius banget!" ucap sisil penasaran.
"Ceritanya panjang, sekarang kita pulang duluan aja, soal nya el butuh bantuan kita, yuk cepet beres²" ucap Devan dan bergegas mengemaskan meja nya.
...***...
"Gimana el, aman?" Tanya love peri.
"Aman kok, Devan pasti bisa nyelesain masalah yang disana"
Peri mengangguk lega "Kalok gitu, kita pikirin untuk yang disini el, setidak nya ada yang bantu kita buat speak ke tante kamu, orang yang tante kamu pasti percaya dengan omongannya"
"Iya kamu bener juga, kayak nya sih kita butuh bantuan mama, karna mama sama tante Venny udah cukup dekat banget, tante venny pasti mau dengerin omongan mama" ucap Elvano.
Tuktuk tuk
Bunyi ketukan pintu dari luar kamar, ternyata itu adalah mama nya el, peri pun yang tadinya beruwujud normal merubah dirinya menjadi peri kecil kembali.
"El.. Sayang.." ucap Mama el.
"Nah mama pas banget dateng, el mau cerita sama mama ini penting banget ma, mama harus tau!" ucap El dengan sangat panik.
"Apasih sayang.., kamu mau cerita apa gawat banget, emang sepenting apa sih" ucap mama el sembari mengelus punda anaknya itu.
"Ma ini tentang calon suami tante Venny, calon suami tante venny itu..." belum selesai el berbicara papa el datang langsung membuka pintu, dan memanggil mamanya elvano.
"Ma, untuk catringnya udah dihubungin belum, takutnya malah lupa kalok acaranya besok" ucap papa El.
"Oh iya pa, mama sampai lupa, yaudah kalok gitu mama mau nelfon catring untuk besok ya el, nanti aja ya ceritanya" ucap mama el lalu pergi dengan buru buru.
"Ma, gak bisa nanti ini penting banget ma!" ucap El semakin panik.
"Apa sih el mama kamu lagi sibuk untuk acara besok, kamu nya malah mau curhat" ucap papa el. Lalu ia pun pergi juga
El menghela nafas panjang, peri pun melihat elvano merasa sangat kasihan.
"El, kayaknya semua lagi pada sibuk banget acaranya juga tinggal hitungan jam, sebentar lagi malem, mungkin kalok mereka lagi ngumpul atau istirahat masih bisa dibicarakan lagi" ucap love peri.
Elvano hanya terdiam. Next..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Queen Author
Halo, semuanya aku author karya ini ya, mohon dukungan dari kalian semua biar aku semangat nulis novelnya, dan bisa update sehari 3 bab kayak hari ini, terima kasih😊😊😊
2023-07-29
0
Afiq Danial Mohamad Azmir
Karakternya sangat menarik, jangan berhenti menulis thor!
2023-07-29
1