Memberi Pelajaran Pada Keluarga Xena

Semua pelayan yang mendengar perintah itu pun, mau tidak mau melangkah menuju Aurora untuk menarik paksa dan mengusir Aurora dari rumah ini. tapi belum sempat mereka melangkah suara Aurora kembali terdengar

" Selangkah saja kalian berani mendekat ke arahku, akan ku buat kalian semua merasakan apa yang ****** ini rasakan saat ini, atau mungkin lebih dari itu. " ucap Aurora dengan nada dinginnya di sertai aura yang mencekam

Akhirnya semua pelayan yang ada di rumah itu tidak ada yang berani mendekat ke arah Aurora selangkah pun. mereka terlalu takut akan bernasib sama seperti nona sasa

" Lepaskan anakku ******! " bentak ibu tirinya Xena yang melihat Sasa mulai kesusahan untuk bernafas

" Apa hak mu memerintah ku? aku sedari tadi tanya, dimana Xena tapi kalian berdua menguji kesabaran ku. dan dengan beraninya kau menyebutku ****** dengan mulut kotor mu itu. " ucap Aurora dengan tatapan tajamnya

Salah satu pelayan di sana memberanikan dirinya untuk maju mendekati Aurora dan berkata

" Apa nona temannya nona Xena. jika nona datang untuk mencari non Xena, ia sekarang berada di ruang kerja tuan besar nona. mari saya tunjukan ruangannya nona. " ucap wanita paruh baya itu

Setelah Aurora mendengar perkataan wanita paruh baya itu, Aurora segera melepaskan cekikan tangannya yang berada di leher Sasa. dan itu membuat Sasa jatuh terduduk dengan lumayan keras. setelah itu ia berjalan mengikuti pelayan tersebut

Brakkk ....

Beberapa saat kemudian mereka pun sampai di depan sebuah pintu yang terlihat kokoh. saat akan membukanya ternyata pintu itu terkunci dari dalam dan Aurora pun mengambil ancang - ancang untuk mendobrak pintu yang ada di depannya. tapi sebelum Aurora melakukannya, pelayan wanita paruh baya itupun berkata

" Nona tidak perlu mendobrak pintu itu, saya punya kunci cadangannya. sebentar saya ambilkan dulu nona . " ucap pelayan wanita paruh baya

Pelayan itu pun pergi untuk mengambil kunci cadangan. setelah pelayan itu kembali, ia langsung menyerahkan kunci tersebut pada Aurora. dan Aurora pun langsung menerimanya dan membuka pintu itu

Saat pintu sudah terbuka, terlihat lah pemandangan yang sangat memilukan. dan aurora pun mulai tersulut emosinya. ia langsung berjalan masuk ke arah 2 orang yang ada di dalam sana

" Bi, tolong bawa Xena dan obati dia terlebih dahulu, biar tua bangka ini menjadi urusanku. " ucap Aurora pada bibi pelayan itu dengan suara dinginnya

" Baik nona. " jawab bibi pelayan itu dan langsung berlari menghampiri nona mudanya yang sudah tidak sadarkan diri setelah mereka datang

Bibi pelayan itu pun langsung membawa Xena di bantu dengan satu orang lagi yang baru saja datang. mereka membawa Xena keluar dari ruangan itu untuk di obati lukanya agar tidak infeksi. setelah mereka berdua pergi, Aurora mulai melangkahkan kakinya lebih dekat lagi ke arah pria tua bangka itu

" Kau siapa hah! berani sekali membawa anakku sebelum aku menyelesaikan hukumannya. " ucap ayah Xena dengan amarah yang menggebu - gebu

" Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang pasti aku akan membawa Xena keluar dari rumah terkutuk ini. " ucap Aurora sambil berjalan mendekati ayah Xena dengan aura dingin dan tatapan tajam yang siap untuk memangsa buruannya

Setelah Aurora sampai di depan ayah Xena, Aurora pun langsung memukuli ayah Xena tanpa sedikitpun belas kasih

Bughh ....

Brughhh ....

Krakkk ....

Ctashhh ....

Bruakkk ....

Setelah Aurora puas melampiaskan emosinya, ia pun keluar dari ruangan itu meninggalkan ayah Xena dalam kondisi yang mengenaskan. sebelum Aurora pergi, ia memberi peringatan pada ayah Xena

" Jangan pernah lagi kau muncul di hadapannya Xena. Jika sampai aku melihat kau mencoba mendekati atau mencelakai Xena lagi, aku ku habisi kau saat itu juga. berhati - hatilah mulai sekarang, karna suatu saat Xena akan datang padamu dan keluarga tersayang mu untuk menuntut balas dendam. " ucap Aurora dengan seringainya

Setelah Aurora keluar dari ruangan itu, di ruang tamu ia kembali melihat 2 wanita tadi tapi ia hiraukan dan menghampiri seorang pria paruh baya yang sedang membereskan ruang tamu itu.

" Paman, dimana Xena? " tanya Aurora pada penjaga gerbang yang ada di depan tadi

" No....nona Xena berada di kamarnya. mari saya antar nona. " ucap paman penjaga itu dengan sedikit takut setelah melihat aksinya

" Tidak perlu takut paman, saya tidak gigit paman kok. " ucap Aurora dengan sedikit kekehan untuk mencairkan kegugupan paman tersebut dan akhirnya ia kembali tersenyum setelah mendengar ucapan Aurora

Aurora pun berjalan di belakang paman itu. tapi yang membuat Aurora bingung, kenapa mereka berjalan ke arah dapur dan terus berjalan ke arah bangunan belakang.

Sepuluh menit kemudian, ia pun sampai di salah satu pintu kamar yang terbuka, ia melihat di sana terdapat Xena dan juga wanita paruh baya yang sedang mengobati lukanya Xena

" Silahkan masuk nona, ini adalah kamar non Xena. " ucap paman penjaga

" Bu, ini ada temannya non Xena. " lanjut paman penjaga

Aurora yang masih memikirkan tentang kamar Xena yang berada di belakang pun kini paham. bahwa, Xena memang tidak di izinkan tinggal di bangunan utama melainkan tinggal di bangunan yang di khususkan untuk para pelayan

" Ra masuk, tidak usah bingung seperti itu. aku memang tidur di sini. semenjak perubahan sikap mereka berdua padaku. " ucap Xena dengan senyuman tipis

Aurora yang mendengar penjelasan dari Xena pun hanya bisa menahan amarahnya. dan Aurora pun masuk ke kamar itu bersama paman penjaga yang sedari tadi menunggu Aurora di sampingnya

Setelah Aurora duduk di samping Xena, Xena mulai mengenalkan mereka berdua pada Aurora

" Paman, bibi ini Aurora teman kampus Xena, dan Aurora kenalin mereka adalah bibi Mei dan paman Budi. dua orang inilah yang selalu ada untukku Ra apapun yang terjadi. dan mereka berdua juga sudah ada saat ibuku baru tinggal di rumah ini. " ucap Xena memperkenalkan mereka

" Salam kenal nona Aurora. " ucap mereka berdua dengan serempak dan hanya di balas dengan anggukan kepala oleh Aurora

" Kau jadi pergi dari rumah ini? " tanya Aurora pada Xena sambil memandang wajah memar Xena

Melihat wajah Xena yang memar - memar seperti itu, mengingatkan Ia dengan dirinya saat itu

" Sebentar Ra, aku mau tanya dulu sama mereka berdua. " ucap Xena

" Paman, bibi Xena mau pergi dari rumah ini dan akan tinggal di panti asuhan tempat Cecil dan yang lainnya tinggal. apa kalian berdua mau ikut denganku atau tetap berada di sini. " ucap Xena pada dua pasang paruh baya itu

" Boleh kami ikut nona, tapi apa nanti tuan besar tidak akan marah dan tidak akan menyeret lalu menghukum non Xena. " Ucap bibi Mei tersebut

" Tidak perlu khawatir bi, aku yang akan menjamin kalian semua beserta orang - orang yang ada di panti asuhan. " ucap Aurora pada mereka berdua, bukan Xena yang menjawab melainkan Aurora dengan suara tegas dan penuh keyakinan

Terpopuler

Comments

Eric ardy Yahya

Eric ardy Yahya

sama kayak Keluarga Aurora yang tidak tau malu itu. mereka suka banget Fitnah Aurora hanya karena Aurora lebih punya segalanya dibandingkan ular betina itu .

2024-02-06

1

Lindaaja Linda

Lindaaja Linda

Ayah Xena emang sudah dihasut oleh Sasa dan ibunya karena mereka ingin mengusai harta orang tua Xena

2023-10-31

1

lihat semua
Episodes
1 Fakta Yang Sesungguhnya (REVISI)
2 Di Usir Dari Rumah (REVISI)
3 Tentang Ibu
4 Bertemu Dengan Kakek Dan Nenekku
5 Masa Lalu Dari Sang Ibu
6 Identitas Asli Dari Ibuku
7 Hari Esok Untuk Aurora
8 Para Preman Pengganggu
9 Penyesalan Sang Opa
10 Hari Pertama Untuk Aurora Di University
11 Mendapatkan Teman Baru
12 Memberi Pelajaran Pada Gadis Sombong
13 Masalah Xena
14 Keributan Di Rumah Xena
15 Memberi Pelajaran Pada Keluarga Xena
16 Xena Keluar Dari Rumah
17 Tinggal Di Panti
18 Sengketa Tanah Panti
19 Bertemu Wanita Gila Lagi
20 Rencana Membeli Sebuah Mansion
21 Perusahaan AL GROUP
22 Drama Perusahaan
23 Akhir Dari Wanita Gila
24 Mempelajari Semua Tentang Perusahaan
25 Seluk Beluk Awal Perusahaan Di Bangun
26 Rencana Pergi Ke Markas Besar
27 Memenuhi Tantangan Dari Opa
28 Ruang tersembunyi
29 Resmi Jadi Pemimpin Mafia
30 Tatto Serigala
31 Pagi Yang Cerah Untuk Aurora
32 Pria Bodoh
33 Berita Kematian Yang Di Palsukan
34 Sekelompok Lalat Kecil
35 Akhir Dari Para Pengganggu
36 Pengenalan Tokoh
37 Pemilik Baru Perusahaan Al Group
38 Tingkah Absurd Opa Damian
39 Lagi Lagi Wilona
40 Kedatangan Yang Di Tunggu
41 Naura Eveline
42 Persahabatan Yang Tulus
43 Menikmati Senja Sore Bersama Bian
44 Satu Keluarga Tidak Tahu Malu
45 Kegaduhan Di Panti
46 Menyadarkan Caca, Dia Terlalu Bodoh
47 Takdir Caca
48 Mengambil Lagi Apa Yang Menjadi Hak Nya
49 Takdir akhir Dari Keluarga Itu
50 Obrolan Tentang Mansion
51 Rencana Pergi Ke perusahaan Opa Damian
52 Menu Sarapan Yang Sederhana
53 Perdebatan Kecil
54 Perusahaan Opa
55 Damian John Smith
56 Kesempatan Untuk Kiara
57 CEO Baru Di Perusahaan DS Groups
58 Residence AL Smith
59 Kedai Es Krim
60 Pria Bodoh Itu Datang Lagi
61 Delvin Robertson
62 Menjemput Anak - Anak Panti
63 Pindah Ke Mansion
64 Pengaturan Mansion
65 Markas Mafia Werewolf
66 Kau Jual, Aku Beli. Delvin!
67 Memulai Penyerangan
68 Membabat Habis Mafia Tiger
69 Akhir Dari Mafia Tiger
70 Hadiah Spesial Untuk Sasa
71 Rencana Awal Balas Dendam
72 Perusahaan Light Company
73 Meretas Perusahaan Light Company
74 Mari Kita Mulai, Mahendra!
75 Ancaman Untuk Keluarga Sean
76 Keputusan Sean
77 Aksi Kejar - Kejaran
78 Makan Malam
79 Menyusup
80 Sudah Saatnya
81 Pernyataan Aurora
82 Persetujuan Kerjasama
83 Rencana Pergi Ke Negara A
84 Aku Kembali, Antonius!
85 Penyamaran Aurora
86 Racun
87 Kecerobohan Delano
88 Ancaman Untuk Keysa
89 Amarah Antonius
90 Membawa Marianna Ke Markas
91 Membahagiakan Para Sahabatnya
92 Serangan Mendadak Untuk Aurora
93 Akhir Dari Musuhnya
94 Akhir Hidup Marianna
95 Kekacauan Di Rumah Sakit
96 Kabar Buruk Untuk Antonius
97 Kemarahan Antonius
98 Rasa Penasaran
99 Perusahaan Antonius Berpindah Tangan
100 Berita Buruk
101 Ruang Pertemuan
102 Perdebatan Di Ruang Pertemuan
103 Kejutan Baru
104 Di Usir Dengan Paksa
105 Pergi Dari Mansion
106 Berita Penyerangan
107 Serangan Mafia Black
108 Menikmati Waktu Santai
109 Pengganggu
110 Tatapan Kagum
111 Perusahaan Almas
112 Hilangnya Aurora
113 Pencarian Aurora
114 Rasa Kecewa Aurora
115 Menemukan Lokasi Aurora
116 Perasaan Hangat
117 Awal mula
118 Beberapa Informasi
119 Bersikap Tenang
120 Aksi Dari Para Anggota Mafia Werewolf
121 Kenyataan Pahit
122 Menikmati Waktu Santai
123 Musuh Pengganggu
124 Markas Werewolf
125 Siksaan Untuk Antonius (REVISI)
126 Kematian Delano
127 Akhir Dari Rasa Dendamnya
128 Perdebatan Kecil Si Kembar
129 Rasa Sayang Untuk Aurora
130 Kebersamaan Aurora Dan Saga
131 Makan Malam
132 Seperti Orang Gila
133 Rumah Sakit
134 Perkelahian Antara Aurora dan Sasa
135 Butik
136 Perusahaan Al Groups
137 Rencana Busuk Sasa
138 Kampus ( REVISI )
139 Kedatangan Musuh
140 Aksi Nekat Aurora
141 Lagi - Lagi Kania
142 Bermimpi bertemu dengan Ibu
143 Kebersamaan Kita
144 Menyerang Markas Mawar Hitam
145 Berduel Dengan Rose
146 Masalah Baru
147 Mencari Bukti Kejahatan Keluarga Xena
148 Membeli Saham Perusahaan Dirgantara
149 Kemarahan Jason
150 Mendatangi Perusahaan Dirgantara
151 Akhir Dari Jason Dan Keluarganya
152 Makan Malam Bersama Delvin
153 Kabar Buruk
154 Menuju Markas Werewolf
155 Serangan Untuk Para musuhnya
156 Ruang Pertemuan
157 Membawa Si Kembar Kembali Ke Mansion
158 Berencana Menemui Si Kembar
159 Mengintrogasi Si Kembar
160 Masa Lalu Dari Si Kembar (1)
161 Masa Lalu Si Kembar (2)
162 Keributan Di Pagi Hari
163 Akhir Dari Wanita Sombong
164 Pelelangan (1)
165 Pelelangan (2)
166 Canda Tawa
167 Naura Ngambek! ( Revisi )
168 Fakta Yang Sebenarnya ( Revisi )
169 Makan Malam Di Mansion Alan ( Revisi )
170 Umpan Untuk Alan
171 Menyusun Rencana
172 Pria Gila
173 Jebakan Untuk Alan Dan Ibunya
174 Mulai Menyerang Markas Jun Shinji
175 Penyerangan Di Markas Jun Shinji
176 Membawa Jun Shinji Ke Markas Werewolf
177 Memberi Kejutan Untuk Di Kembar
178 Pengobatan Untuk Ayah Si Kembar
179 Menyembuhkan Paman Rendra
180 Melihat Sebuah Drama Keluarga
181 Akhir Dari Musuh Si Kembar
182 Hari Bahagia Untuk Pasangan Baru
183 Pertemuan Kania Dengan Pria Asing
184 Canda Tawa Di Pagi Hari
185 Keluarga kania
186 Angeline Sadar
187 Bertemu Dengan Kania
188 SiKap Diam Kania Yang Tiba - Tiba
189 Kejadian Yang Menimpa Kania
190 Tingkah Jahil Naura
191 Pertemuan Kania Dan Kedua Orang Tuanya
192 Hidup Dengan Keluarga Classter
193 Perdebatan Keluarga Classter
194 Pergi Bersama Angel
195 Kania Dalam Bahaya
196 Menyelamatkan Kania
197 Pencarian Aurora
198 Pria Misterius
199 Berita Buruk Untuk Para Sahabat Aurora
200 Aurora Sadar
201 Ada Apa Dengan Perasaan Aurora
202 Jalan - Jalan Di Sekitar Mansion
203 Jati Diri Kevin
204 Penjelasan Kevin
205 Kabar Buruk Setelah Sampai Di Mansion
206 PENGUMUMAN
207 Kondisi Oma Elena
208 Resmi Menjadi Sepasang Kekasih
209 Kebahagiaan Kevin
210 Amukan Aurora
Episodes

Updated 210 Episodes

1
Fakta Yang Sesungguhnya (REVISI)
2
Di Usir Dari Rumah (REVISI)
3
Tentang Ibu
4
Bertemu Dengan Kakek Dan Nenekku
5
Masa Lalu Dari Sang Ibu
6
Identitas Asli Dari Ibuku
7
Hari Esok Untuk Aurora
8
Para Preman Pengganggu
9
Penyesalan Sang Opa
10
Hari Pertama Untuk Aurora Di University
11
Mendapatkan Teman Baru
12
Memberi Pelajaran Pada Gadis Sombong
13
Masalah Xena
14
Keributan Di Rumah Xena
15
Memberi Pelajaran Pada Keluarga Xena
16
Xena Keluar Dari Rumah
17
Tinggal Di Panti
18
Sengketa Tanah Panti
19
Bertemu Wanita Gila Lagi
20
Rencana Membeli Sebuah Mansion
21
Perusahaan AL GROUP
22
Drama Perusahaan
23
Akhir Dari Wanita Gila
24
Mempelajari Semua Tentang Perusahaan
25
Seluk Beluk Awal Perusahaan Di Bangun
26
Rencana Pergi Ke Markas Besar
27
Memenuhi Tantangan Dari Opa
28
Ruang tersembunyi
29
Resmi Jadi Pemimpin Mafia
30
Tatto Serigala
31
Pagi Yang Cerah Untuk Aurora
32
Pria Bodoh
33
Berita Kematian Yang Di Palsukan
34
Sekelompok Lalat Kecil
35
Akhir Dari Para Pengganggu
36
Pengenalan Tokoh
37
Pemilik Baru Perusahaan Al Group
38
Tingkah Absurd Opa Damian
39
Lagi Lagi Wilona
40
Kedatangan Yang Di Tunggu
41
Naura Eveline
42
Persahabatan Yang Tulus
43
Menikmati Senja Sore Bersama Bian
44
Satu Keluarga Tidak Tahu Malu
45
Kegaduhan Di Panti
46
Menyadarkan Caca, Dia Terlalu Bodoh
47
Takdir Caca
48
Mengambil Lagi Apa Yang Menjadi Hak Nya
49
Takdir akhir Dari Keluarga Itu
50
Obrolan Tentang Mansion
51
Rencana Pergi Ke perusahaan Opa Damian
52
Menu Sarapan Yang Sederhana
53
Perdebatan Kecil
54
Perusahaan Opa
55
Damian John Smith
56
Kesempatan Untuk Kiara
57
CEO Baru Di Perusahaan DS Groups
58
Residence AL Smith
59
Kedai Es Krim
60
Pria Bodoh Itu Datang Lagi
61
Delvin Robertson
62
Menjemput Anak - Anak Panti
63
Pindah Ke Mansion
64
Pengaturan Mansion
65
Markas Mafia Werewolf
66
Kau Jual, Aku Beli. Delvin!
67
Memulai Penyerangan
68
Membabat Habis Mafia Tiger
69
Akhir Dari Mafia Tiger
70
Hadiah Spesial Untuk Sasa
71
Rencana Awal Balas Dendam
72
Perusahaan Light Company
73
Meretas Perusahaan Light Company
74
Mari Kita Mulai, Mahendra!
75
Ancaman Untuk Keluarga Sean
76
Keputusan Sean
77
Aksi Kejar - Kejaran
78
Makan Malam
79
Menyusup
80
Sudah Saatnya
81
Pernyataan Aurora
82
Persetujuan Kerjasama
83
Rencana Pergi Ke Negara A
84
Aku Kembali, Antonius!
85
Penyamaran Aurora
86
Racun
87
Kecerobohan Delano
88
Ancaman Untuk Keysa
89
Amarah Antonius
90
Membawa Marianna Ke Markas
91
Membahagiakan Para Sahabatnya
92
Serangan Mendadak Untuk Aurora
93
Akhir Dari Musuhnya
94
Akhir Hidup Marianna
95
Kekacauan Di Rumah Sakit
96
Kabar Buruk Untuk Antonius
97
Kemarahan Antonius
98
Rasa Penasaran
99
Perusahaan Antonius Berpindah Tangan
100
Berita Buruk
101
Ruang Pertemuan
102
Perdebatan Di Ruang Pertemuan
103
Kejutan Baru
104
Di Usir Dengan Paksa
105
Pergi Dari Mansion
106
Berita Penyerangan
107
Serangan Mafia Black
108
Menikmati Waktu Santai
109
Pengganggu
110
Tatapan Kagum
111
Perusahaan Almas
112
Hilangnya Aurora
113
Pencarian Aurora
114
Rasa Kecewa Aurora
115
Menemukan Lokasi Aurora
116
Perasaan Hangat
117
Awal mula
118
Beberapa Informasi
119
Bersikap Tenang
120
Aksi Dari Para Anggota Mafia Werewolf
121
Kenyataan Pahit
122
Menikmati Waktu Santai
123
Musuh Pengganggu
124
Markas Werewolf
125
Siksaan Untuk Antonius (REVISI)
126
Kematian Delano
127
Akhir Dari Rasa Dendamnya
128
Perdebatan Kecil Si Kembar
129
Rasa Sayang Untuk Aurora
130
Kebersamaan Aurora Dan Saga
131
Makan Malam
132
Seperti Orang Gila
133
Rumah Sakit
134
Perkelahian Antara Aurora dan Sasa
135
Butik
136
Perusahaan Al Groups
137
Rencana Busuk Sasa
138
Kampus ( REVISI )
139
Kedatangan Musuh
140
Aksi Nekat Aurora
141
Lagi - Lagi Kania
142
Bermimpi bertemu dengan Ibu
143
Kebersamaan Kita
144
Menyerang Markas Mawar Hitam
145
Berduel Dengan Rose
146
Masalah Baru
147
Mencari Bukti Kejahatan Keluarga Xena
148
Membeli Saham Perusahaan Dirgantara
149
Kemarahan Jason
150
Mendatangi Perusahaan Dirgantara
151
Akhir Dari Jason Dan Keluarganya
152
Makan Malam Bersama Delvin
153
Kabar Buruk
154
Menuju Markas Werewolf
155
Serangan Untuk Para musuhnya
156
Ruang Pertemuan
157
Membawa Si Kembar Kembali Ke Mansion
158
Berencana Menemui Si Kembar
159
Mengintrogasi Si Kembar
160
Masa Lalu Dari Si Kembar (1)
161
Masa Lalu Si Kembar (2)
162
Keributan Di Pagi Hari
163
Akhir Dari Wanita Sombong
164
Pelelangan (1)
165
Pelelangan (2)
166
Canda Tawa
167
Naura Ngambek! ( Revisi )
168
Fakta Yang Sebenarnya ( Revisi )
169
Makan Malam Di Mansion Alan ( Revisi )
170
Umpan Untuk Alan
171
Menyusun Rencana
172
Pria Gila
173
Jebakan Untuk Alan Dan Ibunya
174
Mulai Menyerang Markas Jun Shinji
175
Penyerangan Di Markas Jun Shinji
176
Membawa Jun Shinji Ke Markas Werewolf
177
Memberi Kejutan Untuk Di Kembar
178
Pengobatan Untuk Ayah Si Kembar
179
Menyembuhkan Paman Rendra
180
Melihat Sebuah Drama Keluarga
181
Akhir Dari Musuh Si Kembar
182
Hari Bahagia Untuk Pasangan Baru
183
Pertemuan Kania Dengan Pria Asing
184
Canda Tawa Di Pagi Hari
185
Keluarga kania
186
Angeline Sadar
187
Bertemu Dengan Kania
188
SiKap Diam Kania Yang Tiba - Tiba
189
Kejadian Yang Menimpa Kania
190
Tingkah Jahil Naura
191
Pertemuan Kania Dan Kedua Orang Tuanya
192
Hidup Dengan Keluarga Classter
193
Perdebatan Keluarga Classter
194
Pergi Bersama Angel
195
Kania Dalam Bahaya
196
Menyelamatkan Kania
197
Pencarian Aurora
198
Pria Misterius
199
Berita Buruk Untuk Para Sahabat Aurora
200
Aurora Sadar
201
Ada Apa Dengan Perasaan Aurora
202
Jalan - Jalan Di Sekitar Mansion
203
Jati Diri Kevin
204
Penjelasan Kevin
205
Kabar Buruk Setelah Sampai Di Mansion
206
PENGUMUMAN
207
Kondisi Oma Elena
208
Resmi Menjadi Sepasang Kekasih
209
Kebahagiaan Kevin
210
Amukan Aurora

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!