Di Usir Dari Rumah (REVISI)

Seketika itu pandangan Aurora menjadi dingin dan kehilangan ekspresinya. Ia cukup kecewa dengan semua kenyataan, yang baru saja ia dengar dari mereka semua.

Tidak ada lagi Aurora yang ramah dan ceria. semuanya lenyap setelah kebenaran itu semua terungkap, di tambah orang yang selama ini ia anggap keluarga ternyata tidak lebih dari musuh yang bersembunyi di balik nama keluarga.

" Lalu kenapa kalian membiarkan ku hidup di sisi kalian selama tiga tahun ini. meski kalian menganggap ku tidak lebih dari seorang pembantu?! " tanya Aurora dengan aura dinginnya.

" Itu semua karna harta yang ibumu tinggalkan. Semua miliknya hanya di wariskan pada mu, dan hanya bisa di serahkan saat kau berumur 18 tahun bodoh!" ucap Antonius dengan lantang.

Aurora pun tersenyum sinis, setelah mendengar jawaban yang keluar dari mulut sang ayahnya. dia tidak habis pikir dengan keserakahan mereka semua, hanya demi harta ayahnya tega membunuh ibu kandungnya.

" Sekarang cepat kau tanda tangani berkas - berkas ini, agar aku bisa secepatnya menguasai semua harta ibumu." ucap sang ayah dengan memberikan berkas tersebut di hadapan Aurora.

" Aku tidak akan pernah menandatangani semua berkas itu." kata Aurora dengan tatapan tajam yang ia tujukan untuk Antonius sang ayah.

" Baik kalo itu mau mu, Delano cambuk lagi ****** ini sampai ia mau menyerahkan segalanya pada kita. dan jangan berhenti tanpa aku perintahkan." perintah Antonius dengan tatapan tajamnya.

" Baik ayah." jawab Delano sambil mencambuk tubuh Aurora tanpa rasa bersalah sedikitpun.

Ctashhh .....

Ctasssh ....

Ctashh ....

Aurora hanya bisa diam, dan menahan sakit di sekujur tubuhnya. ia bertahan untuk tetap terjaga, meski darah mulai mengucur keluar dengan cukup banyak dari tubuhnya.

lima belas menit berlalu .....

dua puluh lima menit berlalu .....

" Lebih baik sekarang kau cepat tanda tangani semua berkas ini, dan kau segera pergi dari rumah ini." ucap Marianna ibu tirinya dengan tatapan menghina.

Namun Aurora hanya diam, dan tetap bertahan. Ia masih berharap sang ayah, akan memerintahkan Delano untuk menghentikan cambukannya. tapi lagi- lagi harapan tinggal harapan, karna semua itu tidak kunjung terdengar dari mulut Antonius.

Waktu terus berjalan, tapi diantara mereka tidak ada yang menghentikan itu semua. mereka seolah - olah, menganggap semua ini adalah pertunjukan yang wajib untuk di tonton.

Hingga hampir satu jam lamanya, cambukan itu menyentuh tubuhnya. Aurora hanya bisa menyerah, dan merelakan semua harta milik mendiang ibunya untuk di miliki Antonius dan keluarganya.

" Baik, aku akan tanda tangani ini semua." ucap Aurora dengan suara lirih.

" Begitu dong dari tadi, jadi tidak perlu buang waktu dan tenaga ku." ucap Delano sambil menghentikan aksinya.

Setelah itu, Antonius segera berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah Aurora.

" Cepat kau tanda tangani semua berkas ini." ucap Antonius dengan menyerahkan berkas - berkas, apa saja yang perlu di tandatangani oleh Aurora.

Tanpa banyak kata, Aurora segera menandatangani semua berkas yang ada di hadapannya.

" Bagus. karna kau sudah menandatangani ini semua, silahkan pergi dan jangan kembali lagi ke hadapan kita semua. kau ku beri keringanan, segera bereskan barang - barang mu dan pergi dari sini secepatnya." teriak Antonius dengan suara keras.

Selesai dengan semua berkas itu. Aurora segera berdiri, dan berjalan tertatih menuju kearah dimana pintu ruangan itu berada.

Setelah keluar dari ruangan, Aurora mulai menaiki anak tangga untuk masuk ke dalam kamarnya. Aurora segera membereskan barang - barangnya, tak lupa koper sedang milik mendiang ibunya.

Aurora menuruni anak tangga, setelah semua barang miliknya telah ia bawa. sesampainya ia di ruang tamu, terdapat Antonius dan yang lainnya sedang memandang ke arah Aurora dengan tatapan mengejek.

Aurora menghiraukan keberadaan mereka, dan tetap melangkah menuju pintu keluar yang ada di mansion ini.

Tapi sebelum dia benar - benar keluar dari rumah itu, dia menghentikan langkah kakinya tepat di depan pintu.

" Sebelum aku pergi, aku ingin bertanya satu hal pada kalian, dimana kalian mengirim orang - orang terdekat ku. " ucap Aurora tanpa membalikan tubuhnya, untuk menghadap ke arah Antonius dan yang lainnya.

" Kau tidak perlu khawatir, karna mereka semua sudah ku kirim ke neraka." ucap Delano dengan senyum puas.

Degg ...

Apa yang di katakan oleh Delano, membuat Aurora tersentak. ia tidak menyangka, bahwa ia telah hidup bersama orang - orang yang biadab seperti mereka semua.

Air matanya mulai menetes membasahi pipinya. Ia tidak bisa menahan rasa sakit, dan rasa kecewanya pada keluarga ini. Hingga menimbulkan rasa benci, yang luar biasa dalam hatinya untuk keluarga ini.

Setelah beberapa saat, tangisan Aurora pun berhenti. lalu dengan tatapan dinginnya, dia berjalan ke arah mereka semua. atau lebih tepatnya kearah salah satu meja, yang ada di sana dan mengambil pisau buah yang tergeletak di atas meja.

Setelah mengambil pisau buah, Aurora segera menyayat pergelangan tangannya hingga mengeluarkan darah.

Ia segera meminum darah tersebut, dengan cukup tenang. dan mulai berkata dengan aura mencekam, dan tatapan tajam yang ia tunjukan pada keluarga biadab itu.

" Mulai sekarang, aku Aurora Lexa Antonius tidak memiliki hubungan atau ikatan apapun lagi dengan keluarga Antonius. semua hal yang berhubungan dengan nama Antonius ku lepaskan, dan semua yang kau berikan kepada ku telah ku bayar lunas dengan darah ku yang menetes di rumah ini. dan aku bersumpah, suatu saat aku akan kembali dan membalaskan rasa sakit ku dan kematian orang - orang terdekat ku. jangan berharap, kalian semua akan hidup dengan tenang setelah ini." ucap Aurora dengan suara tegas dan tatapan tajamnya.

Glekk ...

" Ap apa tadi benar Aurora." gumam Delano dengan tatapan terkejut saat melihat aksi Aurora.

" Aku seperti melihat Alexa dalam tubuhnya." ucap Antonius dalam hatinya.

Aurora mengambil kembali koper, dan barang - barangnya. lalu berjalan ke arah pintu keluar, tanpa menengok ke arah belakang lagi.

Sedangkan semua orang yang ada di ruangan itu, tertegun dengan apa yang barusan di ucapkan oleh Aurora. mereka merasa merinding dengan aura dingin yang di keluarkan oleh aurora.

Setelah Aurora meninggalkan kediaman Antonius, ia memutuskan pergi menggunakan taksi menuju rumah sakit untuk mengobati luka yang ada di tubuhnya.

Sesampainya di rumah sakit, ia harus di rawat beberapa hari untuk menyembuhkan semua lukanya agar tidak infeksi.

Di ruangan VVIP Aurora berada, ia terbaring di ranjang pasien sambil mengingat sang ibu yang sudah tiada. dan ia berjanji akan membalaskan semua rasa sakit itu, dan mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya.

Setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit, ia sudah di perbolehkan untuk keluar dari bangunan yang berbau obat - obatan tersebut. ia mulai membereskan barang - barangnya, dan melangkah pergi dari rumah sakit itu.

Aurora bergegas pergi, mencari taksi untuk meninggalkan negara ini. setelah menghentikan taksi, ia memasuki taksi tersebut dan meminta sang sopir untuk mengantarnya menuju ke bandara.

Setelah perjalanan yang hanya memakan waktu lima belas menit. Aurora segera berjalan memasuki bandara, dan langsung menuju loket untuk memesan tiket pesawat menuju ke negara K.

Setelah selesai membeli tiket, Aurora mulai berjalan menuju ke pesawat yang akan mengantarkan dirinya menuju tujuannya saat ini. pesawat mulai mengudara dengan baik di udara.

" Selamat tinggal semuanya, aku akan kembali lagi setelah aku cukup kuat dan mampu untuk membalaskan segalanya. " ucapnya lirih dengan meneteskan air matanya.

... 🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿...

Happy Reading Guys ♥️

Jangan lupa untuk dukung novel ini dengan cara: Like, vote dan komen kalian. Terimakasih 🎉

Terpopuler

Comments

Muhammad Shiddiq

Muhammad Shiddiq

penggunaan kata terserah yg agak kebanyakan

2023-11-29

0

Arin

Arin

spertny bkaln menarik nich...☺️

2023-11-21

0

Alice Crooper

Alice Crooper

tinggalkan orang" yang memang menjadi tak lebih dari seekor binatang dan datanglah dengan aura yang berbeda semoga semuanya terbayarkan setelah pembalasan dendam yang menumpuk memberikan hal yang sepantasnya mereka dapatkan

2023-11-02

3

lihat semua
Episodes
1 Fakta Yang Sesungguhnya (REVISI)
2 Di Usir Dari Rumah (REVISI)
3 Tentang Ibu
4 Bertemu Dengan Kakek Dan Nenekku
5 Masa Lalu Dari Sang Ibu
6 Identitas Asli Dari Ibuku
7 Hari Esok Untuk Aurora
8 Para Preman Pengganggu
9 Penyesalan Sang Opa
10 Hari Pertama Untuk Aurora Di University
11 Mendapatkan Teman Baru
12 Memberi Pelajaran Pada Gadis Sombong
13 Masalah Xena
14 Keributan Di Rumah Xena
15 Memberi Pelajaran Pada Keluarga Xena
16 Xena Keluar Dari Rumah
17 Tinggal Di Panti
18 Sengketa Tanah Panti
19 Bertemu Wanita Gila Lagi
20 Rencana Membeli Sebuah Mansion
21 Perusahaan AL GROUP
22 Drama Perusahaan
23 Akhir Dari Wanita Gila
24 Mempelajari Semua Tentang Perusahaan
25 Seluk Beluk Awal Perusahaan Di Bangun
26 Rencana Pergi Ke Markas Besar
27 Memenuhi Tantangan Dari Opa
28 Ruang tersembunyi
29 Resmi Jadi Pemimpin Mafia
30 Tatto Serigala
31 Pagi Yang Cerah Untuk Aurora
32 Pria Bodoh
33 Berita Kematian Yang Di Palsukan
34 Sekelompok Lalat Kecil
35 Akhir Dari Para Pengganggu
36 Pengenalan Tokoh
37 Pemilik Baru Perusahaan Al Group
38 Tingkah Absurd Opa Damian
39 Lagi Lagi Wilona
40 Kedatangan Yang Di Tunggu
41 Naura Eveline
42 Persahabatan Yang Tulus
43 Menikmati Senja Sore Bersama Bian
44 Satu Keluarga Tidak Tahu Malu
45 Kegaduhan Di Panti
46 Menyadarkan Caca, Dia Terlalu Bodoh
47 Takdir Caca
48 Mengambil Lagi Apa Yang Menjadi Hak Nya
49 Takdir akhir Dari Keluarga Itu
50 Obrolan Tentang Mansion
51 Rencana Pergi Ke perusahaan Opa Damian
52 Menu Sarapan Yang Sederhana
53 Perdebatan Kecil
54 Perusahaan Opa
55 Damian John Smith
56 Kesempatan Untuk Kiara
57 CEO Baru Di Perusahaan DS Groups
58 Residence AL Smith
59 Kedai Es Krim
60 Pria Bodoh Itu Datang Lagi
61 Delvin Robertson
62 Menjemput Anak - Anak Panti
63 Pindah Ke Mansion
64 Pengaturan Mansion
65 Markas Mafia Werewolf
66 Kau Jual, Aku Beli. Delvin!
67 Memulai Penyerangan
68 Membabat Habis Mafia Tiger
69 Akhir Dari Mafia Tiger
70 Hadiah Spesial Untuk Sasa
71 Rencana Awal Balas Dendam
72 Perusahaan Light Company
73 Meretas Perusahaan Light Company
74 Mari Kita Mulai, Mahendra!
75 Ancaman Untuk Keluarga Sean
76 Keputusan Sean
77 Aksi Kejar - Kejaran
78 Makan Malam
79 Menyusup
80 Sudah Saatnya
81 Pernyataan Aurora
82 Persetujuan Kerjasama
83 Rencana Pergi Ke Negara A
84 Aku Kembali, Antonius!
85 Penyamaran Aurora
86 Racun
87 Kecerobohan Delano
88 Ancaman Untuk Keysa
89 Amarah Antonius
90 Membawa Marianna Ke Markas
91 Membahagiakan Para Sahabatnya
92 Serangan Mendadak Untuk Aurora
93 Akhir Dari Musuhnya
94 Akhir Hidup Marianna
95 Kekacauan Di Rumah Sakit
96 Kabar Buruk Untuk Antonius
97 Kemarahan Antonius
98 Rasa Penasaran
99 Perusahaan Antonius Berpindah Tangan
100 Berita Buruk
101 Ruang Pertemuan
102 Perdebatan Di Ruang Pertemuan
103 Kejutan Baru
104 Di Usir Dengan Paksa
105 Pergi Dari Mansion
106 Berita Penyerangan
107 Serangan Mafia Black
108 Menikmati Waktu Santai
109 Pengganggu
110 Tatapan Kagum
111 Perusahaan Almas
112 Hilangnya Aurora
113 Pencarian Aurora
114 Rasa Kecewa Aurora
115 Menemukan Lokasi Aurora
116 Perasaan Hangat
117 Awal mula
118 Beberapa Informasi
119 Bersikap Tenang
120 Aksi Dari Para Anggota Mafia Werewolf
121 Kenyataan Pahit
122 Menikmati Waktu Santai
123 Musuh Pengganggu
124 Markas Werewolf
125 Siksaan Untuk Antonius (REVISI)
126 Kematian Delano
127 Akhir Dari Rasa Dendamnya
128 Perdebatan Kecil Si Kembar
129 Rasa Sayang Untuk Aurora
130 Kebersamaan Aurora Dan Saga
131 Makan Malam
132 Seperti Orang Gila
133 Rumah Sakit
134 Perkelahian Antara Aurora dan Sasa
135 Butik
136 Perusahaan Al Groups
137 Rencana Busuk Sasa
138 Kampus ( REVISI )
139 Kedatangan Musuh
140 Aksi Nekat Aurora
141 Lagi - Lagi Kania
142 Bermimpi bertemu dengan Ibu
143 Kebersamaan Kita
144 Menyerang Markas Mawar Hitam
145 Berduel Dengan Rose
146 Masalah Baru
147 Mencari Bukti Kejahatan Keluarga Xena
148 Membeli Saham Perusahaan Dirgantara
149 Kemarahan Jason
150 Mendatangi Perusahaan Dirgantara
151 Akhir Dari Jason Dan Keluarganya
152 Makan Malam Bersama Delvin
153 Kabar Buruk
154 Menuju Markas Werewolf
155 Serangan Untuk Para musuhnya
156 Ruang Pertemuan
157 Membawa Si Kembar Kembali Ke Mansion
158 Berencana Menemui Si Kembar
159 Mengintrogasi Si Kembar
160 Masa Lalu Dari Si Kembar (1)
161 Masa Lalu Si Kembar (2)
162 Keributan Di Pagi Hari
163 Akhir Dari Wanita Sombong
164 Pelelangan (1)
165 Pelelangan (2)
166 Canda Tawa
167 Naura Ngambek! ( Revisi )
168 Fakta Yang Sebenarnya ( Revisi )
169 Makan Malam Di Mansion Alan ( Revisi )
170 Umpan Untuk Alan
171 Menyusun Rencana
172 Pria Gila
173 Jebakan Untuk Alan Dan Ibunya
174 Mulai Menyerang Markas Jun Shinji
175 Penyerangan Di Markas Jun Shinji
176 Membawa Jun Shinji Ke Markas Werewolf
177 Memberi Kejutan Untuk Di Kembar
178 Pengobatan Untuk Ayah Si Kembar
179 Menyembuhkan Paman Rendra
180 Melihat Sebuah Drama Keluarga
181 Akhir Dari Musuh Si Kembar
182 Hari Bahagia Untuk Pasangan Baru
183 Pertemuan Kania Dengan Pria Asing
184 Canda Tawa Di Pagi Hari
185 Keluarga kania
186 Angeline Sadar
187 Bertemu Dengan Kania
188 SiKap Diam Kania Yang Tiba - Tiba
189 Kejadian Yang Menimpa Kania
190 Tingkah Jahil Naura
191 Pertemuan Kania Dan Kedua Orang Tuanya
192 Hidup Dengan Keluarga Classter
193 Perdebatan Keluarga Classter
194 Pergi Bersama Angel
195 Kania Dalam Bahaya
196 Menyelamatkan Kania
197 Pencarian Aurora
198 Pria Misterius
199 Berita Buruk Untuk Para Sahabat Aurora
200 Aurora Sadar
201 Ada Apa Dengan Perasaan Aurora
202 Jalan - Jalan Di Sekitar Mansion
203 Jati Diri Kevin
204 Penjelasan Kevin
205 Kabar Buruk Setelah Sampai Di Mansion
206 PENGUMUMAN
207 Kondisi Oma Elena
208 Resmi Menjadi Sepasang Kekasih
209 Kebahagiaan Kevin
210 Amukan Aurora
Episodes

Updated 210 Episodes

1
Fakta Yang Sesungguhnya (REVISI)
2
Di Usir Dari Rumah (REVISI)
3
Tentang Ibu
4
Bertemu Dengan Kakek Dan Nenekku
5
Masa Lalu Dari Sang Ibu
6
Identitas Asli Dari Ibuku
7
Hari Esok Untuk Aurora
8
Para Preman Pengganggu
9
Penyesalan Sang Opa
10
Hari Pertama Untuk Aurora Di University
11
Mendapatkan Teman Baru
12
Memberi Pelajaran Pada Gadis Sombong
13
Masalah Xena
14
Keributan Di Rumah Xena
15
Memberi Pelajaran Pada Keluarga Xena
16
Xena Keluar Dari Rumah
17
Tinggal Di Panti
18
Sengketa Tanah Panti
19
Bertemu Wanita Gila Lagi
20
Rencana Membeli Sebuah Mansion
21
Perusahaan AL GROUP
22
Drama Perusahaan
23
Akhir Dari Wanita Gila
24
Mempelajari Semua Tentang Perusahaan
25
Seluk Beluk Awal Perusahaan Di Bangun
26
Rencana Pergi Ke Markas Besar
27
Memenuhi Tantangan Dari Opa
28
Ruang tersembunyi
29
Resmi Jadi Pemimpin Mafia
30
Tatto Serigala
31
Pagi Yang Cerah Untuk Aurora
32
Pria Bodoh
33
Berita Kematian Yang Di Palsukan
34
Sekelompok Lalat Kecil
35
Akhir Dari Para Pengganggu
36
Pengenalan Tokoh
37
Pemilik Baru Perusahaan Al Group
38
Tingkah Absurd Opa Damian
39
Lagi Lagi Wilona
40
Kedatangan Yang Di Tunggu
41
Naura Eveline
42
Persahabatan Yang Tulus
43
Menikmati Senja Sore Bersama Bian
44
Satu Keluarga Tidak Tahu Malu
45
Kegaduhan Di Panti
46
Menyadarkan Caca, Dia Terlalu Bodoh
47
Takdir Caca
48
Mengambil Lagi Apa Yang Menjadi Hak Nya
49
Takdir akhir Dari Keluarga Itu
50
Obrolan Tentang Mansion
51
Rencana Pergi Ke perusahaan Opa Damian
52
Menu Sarapan Yang Sederhana
53
Perdebatan Kecil
54
Perusahaan Opa
55
Damian John Smith
56
Kesempatan Untuk Kiara
57
CEO Baru Di Perusahaan DS Groups
58
Residence AL Smith
59
Kedai Es Krim
60
Pria Bodoh Itu Datang Lagi
61
Delvin Robertson
62
Menjemput Anak - Anak Panti
63
Pindah Ke Mansion
64
Pengaturan Mansion
65
Markas Mafia Werewolf
66
Kau Jual, Aku Beli. Delvin!
67
Memulai Penyerangan
68
Membabat Habis Mafia Tiger
69
Akhir Dari Mafia Tiger
70
Hadiah Spesial Untuk Sasa
71
Rencana Awal Balas Dendam
72
Perusahaan Light Company
73
Meretas Perusahaan Light Company
74
Mari Kita Mulai, Mahendra!
75
Ancaman Untuk Keluarga Sean
76
Keputusan Sean
77
Aksi Kejar - Kejaran
78
Makan Malam
79
Menyusup
80
Sudah Saatnya
81
Pernyataan Aurora
82
Persetujuan Kerjasama
83
Rencana Pergi Ke Negara A
84
Aku Kembali, Antonius!
85
Penyamaran Aurora
86
Racun
87
Kecerobohan Delano
88
Ancaman Untuk Keysa
89
Amarah Antonius
90
Membawa Marianna Ke Markas
91
Membahagiakan Para Sahabatnya
92
Serangan Mendadak Untuk Aurora
93
Akhir Dari Musuhnya
94
Akhir Hidup Marianna
95
Kekacauan Di Rumah Sakit
96
Kabar Buruk Untuk Antonius
97
Kemarahan Antonius
98
Rasa Penasaran
99
Perusahaan Antonius Berpindah Tangan
100
Berita Buruk
101
Ruang Pertemuan
102
Perdebatan Di Ruang Pertemuan
103
Kejutan Baru
104
Di Usir Dengan Paksa
105
Pergi Dari Mansion
106
Berita Penyerangan
107
Serangan Mafia Black
108
Menikmati Waktu Santai
109
Pengganggu
110
Tatapan Kagum
111
Perusahaan Almas
112
Hilangnya Aurora
113
Pencarian Aurora
114
Rasa Kecewa Aurora
115
Menemukan Lokasi Aurora
116
Perasaan Hangat
117
Awal mula
118
Beberapa Informasi
119
Bersikap Tenang
120
Aksi Dari Para Anggota Mafia Werewolf
121
Kenyataan Pahit
122
Menikmati Waktu Santai
123
Musuh Pengganggu
124
Markas Werewolf
125
Siksaan Untuk Antonius (REVISI)
126
Kematian Delano
127
Akhir Dari Rasa Dendamnya
128
Perdebatan Kecil Si Kembar
129
Rasa Sayang Untuk Aurora
130
Kebersamaan Aurora Dan Saga
131
Makan Malam
132
Seperti Orang Gila
133
Rumah Sakit
134
Perkelahian Antara Aurora dan Sasa
135
Butik
136
Perusahaan Al Groups
137
Rencana Busuk Sasa
138
Kampus ( REVISI )
139
Kedatangan Musuh
140
Aksi Nekat Aurora
141
Lagi - Lagi Kania
142
Bermimpi bertemu dengan Ibu
143
Kebersamaan Kita
144
Menyerang Markas Mawar Hitam
145
Berduel Dengan Rose
146
Masalah Baru
147
Mencari Bukti Kejahatan Keluarga Xena
148
Membeli Saham Perusahaan Dirgantara
149
Kemarahan Jason
150
Mendatangi Perusahaan Dirgantara
151
Akhir Dari Jason Dan Keluarganya
152
Makan Malam Bersama Delvin
153
Kabar Buruk
154
Menuju Markas Werewolf
155
Serangan Untuk Para musuhnya
156
Ruang Pertemuan
157
Membawa Si Kembar Kembali Ke Mansion
158
Berencana Menemui Si Kembar
159
Mengintrogasi Si Kembar
160
Masa Lalu Dari Si Kembar (1)
161
Masa Lalu Si Kembar (2)
162
Keributan Di Pagi Hari
163
Akhir Dari Wanita Sombong
164
Pelelangan (1)
165
Pelelangan (2)
166
Canda Tawa
167
Naura Ngambek! ( Revisi )
168
Fakta Yang Sebenarnya ( Revisi )
169
Makan Malam Di Mansion Alan ( Revisi )
170
Umpan Untuk Alan
171
Menyusun Rencana
172
Pria Gila
173
Jebakan Untuk Alan Dan Ibunya
174
Mulai Menyerang Markas Jun Shinji
175
Penyerangan Di Markas Jun Shinji
176
Membawa Jun Shinji Ke Markas Werewolf
177
Memberi Kejutan Untuk Di Kembar
178
Pengobatan Untuk Ayah Si Kembar
179
Menyembuhkan Paman Rendra
180
Melihat Sebuah Drama Keluarga
181
Akhir Dari Musuh Si Kembar
182
Hari Bahagia Untuk Pasangan Baru
183
Pertemuan Kania Dengan Pria Asing
184
Canda Tawa Di Pagi Hari
185
Keluarga kania
186
Angeline Sadar
187
Bertemu Dengan Kania
188
SiKap Diam Kania Yang Tiba - Tiba
189
Kejadian Yang Menimpa Kania
190
Tingkah Jahil Naura
191
Pertemuan Kania Dan Kedua Orang Tuanya
192
Hidup Dengan Keluarga Classter
193
Perdebatan Keluarga Classter
194
Pergi Bersama Angel
195
Kania Dalam Bahaya
196
Menyelamatkan Kania
197
Pencarian Aurora
198
Pria Misterius
199
Berita Buruk Untuk Para Sahabat Aurora
200
Aurora Sadar
201
Ada Apa Dengan Perasaan Aurora
202
Jalan - Jalan Di Sekitar Mansion
203
Jati Diri Kevin
204
Penjelasan Kevin
205
Kabar Buruk Setelah Sampai Di Mansion
206
PENGUMUMAN
207
Kondisi Oma Elena
208
Resmi Menjadi Sepasang Kekasih
209
Kebahagiaan Kevin
210
Amukan Aurora

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!