Aurora pun memasuki lift untuk menuju ke kamarnya yang ada di lantai tiga, setelah sampai Aurora pun masuk ke dalam kamar dan langsung menuju ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. selang 20 menit kemudian Aurora pun selesai dengan ritual mandinya.
Setelah selesai, ia pun merebahkan tubuhnya sebentar di atas kasur dan mulai memejamkan matanya. hingga tidak sadar ia pun tertidur dengan nyenyak nya dan Aurora terlelap sampai pagi menjelang. mungkin karna faktor kelelahan seharian kemarin.
Hingga sinar matahari mulai menerpa wajah cantiknya Aurora, membuat dirinya bangun dari tidur nyenyak nya. ia pun duduk dan mulai meregangkan otot - ototnya.
Selang lima belas menit, Aurora pun bangun dari posisi nyamannya untuk membersihkan tubuhnya. ia melakukan ritual mandinya dengan cukup santai, karna ia ingin berendam di dalam bathtub untuk merilekskan tubuhnya. setelah di rasa cukup puas, ia pun keluar dari kamar mandi menuju walk in closet dan memilih pakaiannya untuk di kenakan hari ini.
Rencananya hari ini, ia tidak akan pergi ke kampusnya. melainkan, ia ingin pergi ke suatu tempat.
Setelah semuanya rapi, Aurora pun keluar dari kamarnya menuju meja makan. di sana Aurora melihat sepasang paruh baya yang sedang menunggu dirinya datang untuk bisa makan bersama.
" Maaf Oma, Opa semalam Aurora ketiduran. jadi gak bisa nemenin kalian makan. " ucap Aurora
" Tidak apa - apa sayang, kamu pasti cape seharian kemarin. " ucap Oma dengan tersenyum hangat
" Kamu siap ke kampus hari ini sayang. " tanya Opa pada cucunya.
" Tidak Opa, hari ini aku tidak akan pergi ke kampus. tapi aku ingin pergi ke suatu tempat dulu. " sahut Aurora sambil memakan sarapan paginya.
" Baik kalo gitu sayang, kalo sudah selesai dengan urusanmu. bisa tidak kamu datang ke perusahaan ibumu . " ucap Opa pada Aurora.
" Baik opa, apa nama perusahaan ibu? " tanya Aurora pada Opanya, karna dia belum sempat untuk mencari tau apa nama perusahaan ibunya.
" Perusahaan AL GROUP sayang, Alexa Latushia itu singkatannya. tapi tidak ada yang tau kepanjangan dari nama AL itu. jadi karna nanti perusahaan itu akan menjadi milikmu, kepanjangan nya jadi Aurora Lexa sesuai yang mendiang ibumu mau agar tetap AL GROUP. " ucap Oma menjelaskan semuanya.
" Oke Oma, nanti aku akan ke sana. jangan ada sambutan apapun. aku ingin melihat kinerja para karyawan ibu. " ucap Aurora dan di angguki olehnya
" Dan jangan beri tau Ken juga Opa, aku ingin lihat seperti apa perusahaan ibuku. apakah akan ada drama di sana nantinya. " pinta Aurora pada Opa nya dengan tersenyum miring dan mereka berdua pun hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja karna tau apa yang di maksud oleh Aurora.
Mereka semua pun melanjutkan sarapan pagi nya. setelah semua selesai, mereka pun mulai dengan aktifitas masing - masing. sang opa berangkat ke kantor JS GROUP atau John Smith milik opa Damian dengan di antar sang istri tercinta sampai pintu depan. setelah selesai, sang Oma lanjut berjalan ke arah taman bunga milik dirinya. sedangkan Aurora sendiri saat ini, ia berencana untuk pergi mencari sebuah bangunan atau sebuah mansion yang cukup luas.
Aurora pun kembali ke kamarnya dan mulai bersiap. setelah lima belas menit berselang, akhirnya ia pun selesai juga. Aurora pun turun ke lantai dasar dan melangkah menuju sang Oma yang sedang asyik dengan tanaman bunganya.
" Oma, aku keluar dulu ya. " ucap Aurora setelah ia sampai di hadapan sang Oma.
" Oke sayang, hati - hati di jalan yah nak. kalau ada apa - apa telfon Oma, opa atau Ken yah sayang. " jawab Omanya dan Aurora pun menganggukkan kepalanya dan berlalu keluar dari sana.
Sedangkan sang Oma yang melihat Aurora pun hanya bisa meneteskan kembali air matanya. karna ia telat untuk menemukan sang cucu dan anaknya.
" Semoga kamu selalu di beri kebahagian cucuku sayang. " ucap Oma sambil menghapus air matanya .
" Berdoa saja Oma, semoga nona muda selalu di beri kebahagian sama sang pencipta. " ucap pelayan yang menemani Oma di taman tersebut.
" Aku selalu mendoakan cucuku agar selalu bahagia. " ucap Oma sambil tersenyum dan setelah itu Oma pun kembali dengan aktivitasnya.
Aurora pun sampai di depan mobil yang sudah di siapkan oleh sang supir. Aurora langsung memasuki mobil tersebut dan mulai menjalankan kuda besinya untuk membelah jalanan kota yang sangat padat itu.
Mobil yang di kendarai oleh Aurora pun membawa dirinya untuk mencari sebuah mansion untuk tempat tinggal anak - anak panti. ya benar, dia ingin membantu teman - temannya dan juga agar anak - anak panti itu bisa tidur dengan nyenyak tanpa takut akan tertimpa atap yang rapuh.
Setelah Aurora berkendara selama empat puluh lima menit di jalanan, akhirnya ia sampai di sebuah perusahaan yang masih ada dalam naungan perusahaan AL GROUP. perusahaan ini bergerak di bidang menjual bangunan mewah atau sebuah mansion yang terbaik di negara ini.
Sebenarnya ia bisa saja menelfon Kendrick untuk mengurus semuanya, tapi ia tidak mau merepotkan nya. dan karna ia memang ingin melakukan semuanya sendiri. selagi ia bisa lakukan akan ia lakukan dengan tangannya sendiri.
Aurora pun memasuki perusahaan tersebut, dan mulai berjalan ke arah meja resepsionis.
" Selamat pagi nona, ada yang bisa saya bantu? " tanya resepsionis itu pada Aurora dengan ramah.
" Saya ingin membeli 2 buah mansion. " ucap Aurora dengan wajah datar.
" Sebelumnya maaf nona, boleh saya tau nama nona. " ucap sang resepsionis itu.
" Aurora Lexa. " sahut Aurora dengan singkat dan ekspresi datar.
" Kalau begitu, anda bisa bicara langsung dengan manager kami. silahkan nona ikuti saya. " aja sang resepsionis itu pada Aurora.
Tanpa menjawab perkataan dan resepsionis itu, Aurora langsung mengikutinya untuk pergi ke ruangan manager. saat sampai di depan pintu yang bertuliskan " manager " resepsionis itu pun mengetuk pintunya.
tok....tok....tok...
" Masuk. " ucap sang manager dari dalam ruangannya.
Setelah mendengar jawaban dari sang manager , resepsionis itu pun membuka pintu dan mempersilahkan Aurora untuk mengikutinya masuk ke dalam. sesampainya mereka di dalam, Aurora pun langsung duduk di kursi yang ada di ruangan itu setelah di persilahkan untuk duduk oleh sang resepsionis itu.
" Permisi pak, ada nona Aurora mau membeli sebuah mansion. " ucap resepsionis itu pada sang manager.
" Baik lah terimakasih, kau boleh kembali ke tempatmu. " ucap manager itu, dan sang resepsionis itu pun pergi dari ruangan itu tidak lupa ia pun menutup pintunya kembali.
" Baik nona, mansion seperti apa yang nona inginkan. " tanya manager itu dengan ramah.
" Saya menginginkan 2 buah mansion yang mewah, yang bisa menampung lebih dari 5 ribu orang. lengkap dengan propertinya. dan juga mansion itu harus saling berdekatan. " ucap Aurora dengan wajah datarnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 210 Episodes
Comments
Lindaaja Linda
lanjut
2023-10-31
0
Jema In
crazy up mbaa..
2023-07-29
0