Semua sudah berakhir!

“Kamu tunggu di sini, aku akan membeli popcorn dan softdrink.” Sam menunjuk kursi panjang yang ada di bioskop.

“Oke,” jawab Lesta seraya mendudukkan diri di kursi empuk itu. Lalu menatap Sam yang mengantre di barisan penjual popcorn yang ada di bioskop tersebut. Katanya sih film-nya akan di putar 5 menit lagi, jadi mereka masih punya waktu untuk membeli camilan untuk teman mereka berdua menonton agar tidak terlalu monoton.

Lesta mengeluarkan ponselnya, untuk membunuh waktu selama menunggu Sam, ia memainkan game yang ada di ponselnya.

“Maaf, bisa geser sedikit?” Suara seorang pria yang baru duduk di samping Lesta.

“Oh, iya.” Lesta menjawab tanpa menoleh dan langsung menggeser posisi duduknya.

1 detik

2 detik

3 detik

Dan 4 detik kemudian, Lesta menurunkan ponselnya, ketika dia baru tersadar kalau dia tidak asing dengan suara pria yang ada di sampingnya ini. Lesta memutar lehernya ke samping kiri dengan gerakan pelan. Dia berharap kalau dugaannya itu salah ... tapi ternyata ...

“Hai ...” sapa Mattew tersenyum lebar sembari melambaikan tangannya kepada Lesta yang terlihat sangat terkejut bahkan sampai melotot horor kepadanya.

“Bapak!” pekik Lesta tertahan sembari menunjuk suaminya yang duduk di sebelahnya. “Kamu ngikutin aku?!” Lesta melayangkan dugaannya kepada Mattew.

“Cih! Pede! Memangnya cuma kamu doang yang boleh datang ke bioskop ini!” balas Mattew, masih saja gengsi untuk mengakui perasaannya kepada istri kecilnya itu.

“Ya, nggak begitu, cuma aneh saja karena bapak tiba-tiba ada di sini!” Lesta menjawab sambil mencebik, berusaha untuk cuek kepada pria yang ada di sampingnya itu.

Mattew menyandarkan punggungnya seraya melipat kedua tangannya di dada, menatap Sam yang sedang mengantri membeli softdrink. “Jadi kamu jalan bareng sama anak ingusan itu?” Mattew beralih menatap wajah Lesta dari samping, karena gadis itu asyik sendiri bermain game.

“Bukan urusan, Bapak!” jawab Lesta cuek.

Ck!

Mattew berdecap kesal, kemudian dia mengganti posisi duduknya, sedikit membukukkan setengah badannya seraya meletakkan kedua siku tangannya di atas paha guna menopang badannya itu. Dia menggeram kesal, mencoba bersabar menghadapi sikap Lesta yang cuek dan suka membangkang dirinya.

“Semua yang bersangkutan dengan dirimu akan menjadi urusanku, karena kamu adalah istriku!” Matte berkata dengan penuh penegasan untuk yang kesekian kalinya saat sedang berdebat dengan istri kecilnya itu.

Lesta sudah tidak mood main game lagi, dia memasukkan ponselnya ke dalam tasnya, lalu menatap sengit pada suaminya sambil memainkan lidahnya di langit-langit mulutnya. Dia benar-benar kesal dan jengkel pada pria yang ada di sampingnya ini.

“Setiap kali kita berdebat kenapa kamu selalu mengingatkan aku tentang status dan juga posisiku?! Apakah kamu merasa sudah menjadi suami yang baik? Sudah menjadi suami yang menjalankan segala kewajibanmu menjadi seorang kepala rumah tangga? Seharusnya pikir dulu pakai otak sebelum bicara, kamu adalah pria menyebalkan dan munafik yang pernah aku temui! Kamu selalu mengingatkan akan statusku, akan tetapi kamu nggak sadar dengan status kamu sendiri sebagai seorang suami!” ucap Lesta panjang lebar, mengeluarkan segala rasa yang selama ini dia pendam bagai bom waktu yang meledak membuat dadanya kian terasa sesak tapi tidak berselang lama dadanya terasa plong karena semua perasaannya yang dia pendam sudah tersampaikan kepada suaminya.

Balasan Lesta begitu menohok di hati Mattew, sehingga membuat pria tersebut terdiam, karena tidak mampu berkata-kata. Padahal dia baru saja berniat memperbaiki hubungannya dengan Lesta, akan tetapi semua ini akan sangat sulit mengingat Lesta sudah terlanjut sakit hati kepadanya. Namun, dia tidak boleh menyerah begitu saja, dia akan tetap berusaha merebut hati Lesta dan akan menjadikan Lesta satu-satunya di dalam hatinya.

Lesta beranjak dari duduknya, menghampiri Sam yang sudah selesai mengantri membeli popcorn dan softdrink. Mattew menatap nanar kepergian istrinya bersama pria lain. Hatinya bagai di gigit semut rang-rang terasa sangat sakit, gatal, perih dan juga panas saat melihat pemandangan tersebut.

“Pria tadi siapa? Kok kayak nggak asing?” tanya Sam kepada Lesta, karena dia memang tidak terlalu memperhatikan pria yang duduk di samping Lesta.

“Nggak tahu.” Lesta menjawab asal sambil terus berjalan menuju ruang teater, dan diikuti Sam dari samping,

*

*

Mattew ingin mengikuti Lesta akan tetapi niatnya tertahan saat ponselnya berdering menandakan kalau ada panggilan masuk, dan ternyata panggilan tersebut dari Becca.

Mattew mengusap wajahnya dengan kasar, seraya berdecap, dia menatap layar ponselnya sampai panggilan telepon tersebut berhenti, lalu kembali ada panggilan masuk dari orang yang sama. Mattew merasa kalau saat ini adalah waktu yang tepat untuk memutuskannya hubungannya dengan Becca, maka dari itu ia langsung keluar dari area bioskop tersebut untuk mengangkat panggilan telepon tersebut.

“Hallo, Honey.” Becca terdengar sangat ceria dan penuh kasih sayang saat memanggil Mattew.

Mattew menundukkan kepala seraya melekatkan ponselnya di telinga kanan, punggungnya bersandar di dinding depan bioskop yang dingin itu, dan salah satu tangannya tersimpan di dalam kantong celana. Dulu, saat mendengar suara Becca melalui sambungan telepon, hatinya sangat bahagia, tapi sekarang dia merasa menjadi pria yang sangat menyedihkan didunia karena bertahun-tahun telah dibohongi oleh kekasihnya itu.

“Becca ...” suara Mattew tercekat di tenggorokan, tapi dia sudah mengambil keputusan yang besar dan benar untuk masa depannya.

“Ya, Honey? Kenapa kamu terdengar sangat sedih?” suara Becca terdengar sangat manja, membuat Mattew semakin muak pada wanita tersebut yang ternyata sangat pandai berakting.

“Kita putus!” ucap Mattew sangat mantap.

“What? Kamu bercanda, ha ha ha.” Becca tertawa di seberang Benua sana.

“Aku serius, dan aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita yang penuh kepalsuan ini!” balas Mattew seraya menghela nafas panjang, dadanya terasa longgar setelah mengatakan putus kepada Becca.

“Nggak! Aku nggak terima, kenapa kamu tiba-tiba memutuskan aku tanpa ada alasan yang jelas? Apakah karena aku lama berada di sini? Kamu merindukan aku? Kalau begitu aku akan kembali ke Indonesia, tapi aku mohon jangan putuskan aku!” Becca terdengar sangat memohon, akan tetapi di seberang sana wanita tersebut menahan tawa sambil berakting sedih agar Mattew percaya dengan dramanya.

“Aku akan mengirimkan bukti perselingkuhanmu!” tegas Mattew lalu mengakhiri panggilan tersebut secara sepihak, kemudian ia segera mengirimkan semua bukti foto perselingkuhan Becca dengan beberapa pria. Setelah selesai, Mattew menghela nafas lega, karena masalahnya telah selesai dengan Becca. Kika dia bisa fokus pada Lesta.

Becca di seberang Benua sana membekap mulutnya saat melihat beberapa bukti foto yang di kirim oleh Mattew.

“Jangan pernah menggangguku lagi kalau kamu tidak ingin semua bukti foto ini tersebar ke media massa.” Pesan ancaman dari Mattew telah di baca oleh Becca membuat wanita tersebut menjadi ketar-ketir lalu segera memanggil manager-nya.

“Billy!” teriaknya kesetanan.

****

Kayak puas banget gitu lihat Becca ketakutan, ha ha ha.

Jangan lupa kasih like dan dukungan lainnya.

Terpopuler

Comments

s

s

benua?"

2024-12-10

1

Yus Nita

Yus Nita

karena cantik maka ny belagu
tapi borok ny menjijik kan.
memang y kehidupan seleb gak jauh dari maksiat.dan di rindu kan Neraka 😄😄😄

2024-06-13

1

Retno Palupi

Retno Palupi

nah sudah putus kan

2024-04-29

0

lihat semua
Episodes
1 Salah Paham
2 Terjebak dalam situasi rumit
3 Tamat Riwayatnya!
4 Menguji Iman
5 Diabaikan
6 Ditampar kenyataan
7 Sikap Melisa
8 Mubazir
9 Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10 Rungkat
11 Akan menceraikannya
12 Pengeroyokan
13 Aku berhak atas dirimu!
14 Pindah Kamar
15 Tetaplah bersyukur
16 Kebenaran Tentang Becca
17 Semua sudah berakhir!
18 Mending di cium Badak!
19 Perkara Burung
20 Masih Perkara Burung.
21 Bobok bareng yuk!
22 Si Elang
23 Pusing atas bawah
24 Cemburu
25 Hari Pertama
26 Pedofil
27 Si Emprit
28 Mattew yang narsis
29 Oppa!
30 Panggilan Sayang
31 Hadiah Spesial
32 Hadiah Spesial (part 2)
33 Bersambung
34 Nggak Jadi!
35 Resiko Menikahi Bocil
36 Rebecca
37 Gaskeun!!!
38 Kita Impas!
39 Candu
40 Pelayan Hot
41 Dia Hamil!
42 Dia sudah menikah?
43 Sabar
44 Kabur!
45 Sampai Muntah
46 Rencana Jual Rumah
47 Jadi Kambing Hitam
48 Keributan kecil
49 Bertemu dengan Becca
50 Aksi Lesta mengusir Becca
51 Cuma 15 Miliyar
52 Menjemur Baju Sexy
53 Pakai Helm Dobel
54 Pusing dan Lemas
55 Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56 Kabar Buruk
57 Lagi Isi?
58 Bubar ... Bubar
59 Lagi Itu ...!
60 Periksa ke dokter kandungan.
61 Masa Lalu Buruk
62 Tetap semangat!
63 Sebesar biji kacang hijau
64 Ngidam
65 Tak Sabar Bertemu Bestie
66 Naik Turun
67 Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68 Selene Fernandes
69 Pemakaman Becca
70 Surat Wasiat Becca
71 Marvel Clark (TAMAT)
72 Ucapan terima kasih dari Emak
73 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Salah Paham
2
Terjebak dalam situasi rumit
3
Tamat Riwayatnya!
4
Menguji Iman
5
Diabaikan
6
Ditampar kenyataan
7
Sikap Melisa
8
Mubazir
9
Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10
Rungkat
11
Akan menceraikannya
12
Pengeroyokan
13
Aku berhak atas dirimu!
14
Pindah Kamar
15
Tetaplah bersyukur
16
Kebenaran Tentang Becca
17
Semua sudah berakhir!
18
Mending di cium Badak!
19
Perkara Burung
20
Masih Perkara Burung.
21
Bobok bareng yuk!
22
Si Elang
23
Pusing atas bawah
24
Cemburu
25
Hari Pertama
26
Pedofil
27
Si Emprit
28
Mattew yang narsis
29
Oppa!
30
Panggilan Sayang
31
Hadiah Spesial
32
Hadiah Spesial (part 2)
33
Bersambung
34
Nggak Jadi!
35
Resiko Menikahi Bocil
36
Rebecca
37
Gaskeun!!!
38
Kita Impas!
39
Candu
40
Pelayan Hot
41
Dia Hamil!
42
Dia sudah menikah?
43
Sabar
44
Kabur!
45
Sampai Muntah
46
Rencana Jual Rumah
47
Jadi Kambing Hitam
48
Keributan kecil
49
Bertemu dengan Becca
50
Aksi Lesta mengusir Becca
51
Cuma 15 Miliyar
52
Menjemur Baju Sexy
53
Pakai Helm Dobel
54
Pusing dan Lemas
55
Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56
Kabar Buruk
57
Lagi Isi?
58
Bubar ... Bubar
59
Lagi Itu ...!
60
Periksa ke dokter kandungan.
61
Masa Lalu Buruk
62
Tetap semangat!
63
Sebesar biji kacang hijau
64
Ngidam
65
Tak Sabar Bertemu Bestie
66
Naik Turun
67
Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68
Selene Fernandes
69
Pemakaman Becca
70
Surat Wasiat Becca
71
Marvel Clark (TAMAT)
72
Ucapan terima kasih dari Emak
73
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!