Sikap Melisa

Bruk!

Melisa melemparkan dua gepok uang berwarna merah kepada Rusli.  Rusli sendiri dengan cepat memungut uang tersebut sambil tersenyum senang.

"500 juta!" Melisa berkata dingin dan datar. "Jangan pernah mengganggunya lagi! Anggap saja uang itu sebagai ganti rugi karena selama ini kau sudah merawatnya dengan baik!"

"Baik, Nyonya. Terima kasih banyak, dan saya berjanji saya tidak akan mengganggunya lagi." Rusli berkata sangat senang lalu menciumi dua gepok uang yang ada di pelukannya dengan rakus. Ia tidak menyangka akan mendapatkan uang sebanyak ini. Ternyata keponakannya itu membawa keberuntungan untuknya.

"Kalian jangan lupa bawa dia ke tempat yang sangat jauh, dan jangan biarkan dia mendekati gadis itu!" Melisa mengingatkan anak buah suaminya, lalu segera keluar dari rumah sedeherhana itu dengan langkah yang sangat anggun, kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya menambah kesan elegant.

Melisa masuk ke dalam mobil, ia duduk cantik seraya melepaskan kaca mata hitamnya, menatap sopirnya yang sudah duduk di balik kemudi.

"Kembali ke rumah, Pak," titah Melisa.

"Baik, Nyonya.

Di sekolah.

Lesta memijat kakinya di dekat lapangan basket, pagi tadi dia harus berjalan jauh dari rumah mewah Mattew sampai ke jalan raya, dan itu membutuhkan perjuangan yang gigih karena jarah rumah ke jalan raya lumayan jauh. Kakinya terasa pegal, ia juga merasa lelah dan kurang tidur karena ia juga harus bangun subuh membuat sarapan untuk semua orang di rumah mertuanya.

"Ya ampun." Lesta mengeluh sambil terus memijat kakinya yang terasa sangat pegal. Tidak berselang lama ada seseorang yang menyodorkan sebotol air dingin kepadanya. Lesta mendongak menatap sosok siswa tampan yang ada di dekatnya.

"Thanks." Lesta tersenyum, menerima sebotol air tersebut.

"Gue lihatin dari tadi lu di sini? Nggak ke kantin?" tanyanya sembari membuka minuman kaleng lalu menenggaknya hingga tandas.

"Lagi nggak mood," jawab Lesta seraya menipiskan bibirnya.

Krukuk!

Lain dibibir lain yang dirasa, Lesta menggigit bibir bawahnya saat mendengar suara perutnya keroncongan.

"Ck! Dasar pembohong!" umpatnya seraya menatap kesal pada Lesta, kemudian ia beranjak dari duduknya seraya menarik lengan Lesta dengan paksa.

"Apa sih, Sam?!" Lesta menolak ketika di suruh berdiri oleh temannya itu yang merupakan ketua osis sekaligus ketua tim basket yang sangat populer  dan di gandrungi para siswi di sekolah tersebut. Lesta belakangan ini sering menghindari Sam karena ia tidak ingin di serang oleh fans fanatik Sam.

"Lu laper 'kan, tapi lu nggak punya duit. Hayo, ke kantin gue traktir! Kalau lu nggak mau gue gendong nih!" ancam Sam tidak main-main.

Sam memang suka ceplas-ceplos kalau berbicara, tapi temannya itu sangat baik kepadanya, tidak seperti teman-teman yang lainnya yang selalu menjauhinya karena ia orang yang tidak mampu.

"Iya ... iya!" Mendapat ancaman seperti itu tentu saja membuat Lesta takut, ia pun segera berdiri dan mengikuti Sam dari belakang.

Di sudut lain, Mattew yang tadinya melihat Lesta sedang duduk di tepi lapangan basket sendirian pun berinisiatif membeli sebotol air minum untuk istri sekaligus muridnya itu, akan tetapi saat dia kembali langsung membuang sebotol air yang ia pegang ke tempat sampah. Dia kesal dan marah saat melihat Lesta menerima air minum dari pria lain yang tak lain adalah ketua osis di sekolah tersebut. Mattew pun memutuskan pergi ke ruangannya dengan perasaan jengkel yang luar biasa. Bisa-bisanya dia kalah start sama bocah ingusan! Seharusnya dia yang lebih berhak atas Lesta karena gadis itu adalah istrinya, akan tetapi benang merah di antara mereka tidak bisa membuatnya bersikap leluasa jika berada di sekolah, ia harus menyembunyikan hubungannya dengan Lesta.

Sam menatap Lesta yang lahap makan bakso, ia tersenyum lalu mengambil tisu dan mengelapkannya di sudut bibir Lesta yang ada sisa kuah bakso.

"Sam!" Lesta terkejut lalu merebut tisu yang di pegang oleh Sam, kemudian ia menatap ke kiri dan ke kanan di mana para fans temannya itu menatapnya dengan tajam. "Bisa tidak jangan bersikap berlebihan sama aku? Para fans fanatikmu melihat aku kayak seonggok daging yang siap di goreng!" kesal Lesta, ia cemberut dan langsung melanjutkan makannya lagi.

"Ya, jangan pedulikan mereka!" Sam berkata dengan santai lalu menyedot es jeruknya. "Emh ... malming nanti lu ada acara nggak?" tanya Sam menatap dalam pada Lesta. Sebenarnya dia sudah lama memendam rasa suka pada gadis sederhana itu, akan tetapi dia tidak berani mengungkapkan karena Lesta bukan tipe gadis yang mudah di takhlukan. Dia takut di tolak oleh gadis tersebut, padahal banyak para wanita yang mengejarnya akan tetapi di mata Sam hanya Lesta saja yang menarik di hatinya.

"Kenapa emang? Mau ngajakin aku jalan?" tebak Lesta dan di angguki oleh Sam.

"Mau ya, please ..." mohon Sam.

"Sorry, Sam, kayaknya aku nggak bisa deh, tugas matematika-ku segambreng, di tambah lagi aku harus kerja paruh waktu." Lesta beralasan, karena dia tidak mungkin berani jalan bareng dengan cowok lain di saat posisinya sudah menjadi istri orang lain.

"Sebentar aja, Les. Masa nggak bisa sih?" Sam sangat berharap kalau Lesta mau menerima ajaknya, ia berencana menyatakan perasaannya kepada gadis tersebut, akan tetapi Lesta tetap kekeuh menolak ajakannya.

"Sorry." Lesta memegang salah satu tangan Sam yang ada di atas meja untuk sesaat.

Sam menatap tangannya yang di genggam Lesta, kemudian ia mengangguk dan tersenyum tipis.

"Iya, kalau lu ada waktu luang langsung hubungi gue ya." Sam segera beranjak dari duduknya, membayar pesanan Lesta, dan langsung pergi dari kantin tersebut.

Lesta menatap punggung pria itu yang sudah menjauh dari pandangannya, ia sebenarnya merasa tidak enak hati kepada temannya itu yang sudah sangat baik kepadanya, tapi mau bagaimana lagi mengingat posisinya yang serba salah seperti ini.

"Dia berangkat sekolah jalan kaki?" tanya Melisa kepada Bi Darmi.

"Iya, Nyonya, setelah pulang sekolah katanya dia mau ke Kafe, kerja sampingan," jelas Bi Darmi.

"Kafe apa?" tanya Melisa lagi.

"Kafe X yang ada di dekat sekolahnya."

"Hubungi pihak Kafe itu agar memecatnya," ucapan Melisa membuat Bi Darmi sangat terkejut bukan kepalang.

"Ta-tapi, Nyonya ..."

"Sudah aku katakan kalau Bibi nggak boleh banyak tanya! Cukup kerjakan perintahku!" Melisa berucap kesal dan menatap sebal kepala pelayannya itu.

"Maaf, saya akan segera mengerjakanya." Bi Darmi patuh.

"Dan satu lagi, belikan aku motor beat warna pink!" Melisa segera berlalu setelah mengatakan hal tersebut, membuat Bi Darmi merasa heran sambil garuk-garuk kepala, lalu ia segera mengerjakan tugasnya, menghubungi pihak Kafe tempat kerja Lesta.

"Nyonya kenapa jadi kejam sekali ya?" gumam Bi Darmi heran.

Terpopuler

Comments

🏠⃟ᴬʸᵃⁿᵏરuyzⷦzⷩ𝐀⃝🥀

🏠⃟ᴬʸᵃⁿᵏરuyzⷦzⷩ𝐀⃝🥀

mungkin ada sesuatu.... sengaja mau liat gadis yg menjadi menntunya itu gmn org nya... kira may kenalan lah

2025-03-05

0

mardiana sari

mardiana sari

kayanya ibu mertuanya py rencana sebenarnya dia baik.cuman pura2 jahat di dpn mantunya.kynya dia py rencana.

2025-02-03

0

hobi novel

hobi novel

dibikin penasaran sama sikap mami nya

2024-12-28

0

lihat semua
Episodes
1 Salah Paham
2 Terjebak dalam situasi rumit
3 Tamat Riwayatnya!
4 Menguji Iman
5 Diabaikan
6 Ditampar kenyataan
7 Sikap Melisa
8 Mubazir
9 Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10 Rungkat
11 Akan menceraikannya
12 Pengeroyokan
13 Aku berhak atas dirimu!
14 Pindah Kamar
15 Tetaplah bersyukur
16 Kebenaran Tentang Becca
17 Semua sudah berakhir!
18 Mending di cium Badak!
19 Perkara Burung
20 Masih Perkara Burung.
21 Bobok bareng yuk!
22 Si Elang
23 Pusing atas bawah
24 Cemburu
25 Hari Pertama
26 Pedofil
27 Si Emprit
28 Mattew yang narsis
29 Oppa!
30 Panggilan Sayang
31 Hadiah Spesial
32 Hadiah Spesial (part 2)
33 Bersambung
34 Nggak Jadi!
35 Resiko Menikahi Bocil
36 Rebecca
37 Gaskeun!!!
38 Kita Impas!
39 Candu
40 Pelayan Hot
41 Dia Hamil!
42 Dia sudah menikah?
43 Sabar
44 Kabur!
45 Sampai Muntah
46 Rencana Jual Rumah
47 Jadi Kambing Hitam
48 Keributan kecil
49 Bertemu dengan Becca
50 Aksi Lesta mengusir Becca
51 Cuma 15 Miliyar
52 Menjemur Baju Sexy
53 Pakai Helm Dobel
54 Pusing dan Lemas
55 Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56 Kabar Buruk
57 Lagi Isi?
58 Bubar ... Bubar
59 Lagi Itu ...!
60 Periksa ke dokter kandungan.
61 Masa Lalu Buruk
62 Tetap semangat!
63 Sebesar biji kacang hijau
64 Ngidam
65 Tak Sabar Bertemu Bestie
66 Naik Turun
67 Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68 Selene Fernandes
69 Pemakaman Becca
70 Surat Wasiat Becca
71 Marvel Clark (TAMAT)
72 Ucapan terima kasih dari Emak
73 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Salah Paham
2
Terjebak dalam situasi rumit
3
Tamat Riwayatnya!
4
Menguji Iman
5
Diabaikan
6
Ditampar kenyataan
7
Sikap Melisa
8
Mubazir
9
Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10
Rungkat
11
Akan menceraikannya
12
Pengeroyokan
13
Aku berhak atas dirimu!
14
Pindah Kamar
15
Tetaplah bersyukur
16
Kebenaran Tentang Becca
17
Semua sudah berakhir!
18
Mending di cium Badak!
19
Perkara Burung
20
Masih Perkara Burung.
21
Bobok bareng yuk!
22
Si Elang
23
Pusing atas bawah
24
Cemburu
25
Hari Pertama
26
Pedofil
27
Si Emprit
28
Mattew yang narsis
29
Oppa!
30
Panggilan Sayang
31
Hadiah Spesial
32
Hadiah Spesial (part 2)
33
Bersambung
34
Nggak Jadi!
35
Resiko Menikahi Bocil
36
Rebecca
37
Gaskeun!!!
38
Kita Impas!
39
Candu
40
Pelayan Hot
41
Dia Hamil!
42
Dia sudah menikah?
43
Sabar
44
Kabur!
45
Sampai Muntah
46
Rencana Jual Rumah
47
Jadi Kambing Hitam
48
Keributan kecil
49
Bertemu dengan Becca
50
Aksi Lesta mengusir Becca
51
Cuma 15 Miliyar
52
Menjemur Baju Sexy
53
Pakai Helm Dobel
54
Pusing dan Lemas
55
Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56
Kabar Buruk
57
Lagi Isi?
58
Bubar ... Bubar
59
Lagi Itu ...!
60
Periksa ke dokter kandungan.
61
Masa Lalu Buruk
62
Tetap semangat!
63
Sebesar biji kacang hijau
64
Ngidam
65
Tak Sabar Bertemu Bestie
66
Naik Turun
67
Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68
Selene Fernandes
69
Pemakaman Becca
70
Surat Wasiat Becca
71
Marvel Clark (TAMAT)
72
Ucapan terima kasih dari Emak
73
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!