Rungkat

Mattew menghela nafas kasar. Dia sangat kesal pada istri kecilnya itu, bukan hanya kesal tapi juga sangat marah. Kenapa Lesta yang katanya siswi terpintar di sekolah sangat bodoh dalam memahami kalimatnya yang begitu mudah?

"Mau ke mana?!" Belum memudar rasa kesalnya, kini ia semakin kesal saat melihat Lesta beranjak dari ranjang lalu berjalan menuju pintu kamar.

"Mau ke mana aku, bukan urusanmu!" balas Lesta cuek.

"Hei! Jika kamu tidak kembali maka habis kau! Aku akan pastikan kalau tahun ini kamu tidak akan lulus sekolah!" ancaman Mattew terdengar sangat mengerikan ditelinga Lesta, jadi akhirnya gadis itu berjalan mundur dengan perlahan lalu mendudukkan diri di tepian tempat tidur, kemudian menoleh ke arah Mattew sambil mengerucutkan bibirnya sebal.

Mattew sangat gemas dengan raut wajah Lesta, apalagi pandangannya kini tertuju pada bibir Lesta yang beberapa saat yang lalu dia kecup. Jangkunnya naik turun tidak beraturan, benar kata Bi Darmi jika naluri seorang pria tidak bisa dibohongi, dan nalurinya saat ini menginginkan bibir itu. Ia ingin mengecup dan melu*mat bibir itu dengan rakus dan buas. Mattew sedikit memonyongkan bibirnya, seolah siap mencium bibir mungil dan ranum itu, namun ...

"Bapak mau apa? Tobat Pak, aku ini murid Bapak!" Lesta membekap bibir Mattew yang monyong seperti bekicot ke arahnya.

BLUSH

Wajah Mattew langsung merah seperti kepiting rebus. Ia mengerjapkan kedua matanya berulang kali lalu menegakkan badannya, seraya berdeham pelan, dan bergaya sok cool, guna menutupi rasa malunya.

"Ta-tadi di wajahmu ada nyamuk, jadi aku berusaha untuk menyingkirkannya dengan cara meniupnya." Mattew segera memberikan alasan agar gadis itu percaya kepadanya. Mattew berdehem lagi di saat rasa gugup kembali mendera.

"Sialan! Kenapa aku mendadak menjadi bodoh seperti ini!" batin Mattew kesal, merutuki kebodohannya.

"Oh, benarkah?" Lesta menyipitkan kedua matanya lalu menatap Mattew penuh selidik sambil mencondongkan setengah badannya ke arah suaminya itu.

"Hei! Aku berkata jujur, apakah kamu berpikir kalau aku akan menciummu? Dasar sinting! Sadar diri, kamu itu hanya ..." ucapan Matteew langsung terhenti setelah tersadar kalau dia sudah berkata dengan sangat kasar kepada istri kecilnya.

"Hanya manusia rendahan dan hanya seorang pelayan." Lesta melanjutkan perkataan Mattew yang terhenti, kemudian gadis itu beranjak dari duduknya, dan segera keluar dari kamar tersebut menuju kamarnya sendiri yang ada di paviliun.

Mattew tertegun, dia menatap kepergian Lesta dengan tatapan hampa.

Kenapa dia begitu kejam? Apakah mulutnya ini tidak bisa berkata manis sedikit?!

Mattew memukul mulutnya beberapa karena kesal pada dirinya sendiri, kemudian ia menyugar rambutnya dengan kasar.

Lesta menuruni anak tangga dengan langkah cepat, namun langkah terhenti saat mendengar ucapan Melisa yang berpapasan di tengah tangga.

"Kenapa kamu berlari? Katanya kamu lagi sakit? Apakah kamu itu cuma pura-pura sakit agar mendapatkan simpati dari Mattew?!" Melisa menatap tajam gadis yang ada di dekatnya itu.

"Maaf, Nyonya, saya benar sakit, tapi saya tidak seperti yang anda tuduhkan," balas Lesta tidak berani menatap Melisa yang terlihat lebih kejam dari ibu mertua yang ada di sinetron ikan terbang yang sering ia lihat.

"Halah! Alasan! Buktinya, tadi kamu tidur di kamar Mattew! Ingat ya, kamu harus tahu diri, Mattew itu bagaikan bintang yang paling bersinar di langit sedangkan kamu itu hanya seekor kodok yang tidak akan pernah bisa menggapainya!" balas Melisa pedas, lalu melanjutkan langkahnya menuju lantai atas dengan langkah santai seolah tidak merasa bersalah sama sekali.

Huh!

Lesta menghela nafas kasar, seraya mengerjapkan kedua matanya yang sudah mengembun. Lalu melanjutkan langkahnya  menuruni anak tangga. Dia berusaha keras untuk menganggap semua ucapan Melisa hanya angin lalu, tapi tetap saja hatinya terasa sangat sakit setiap mendapatkan cacian dan makian dari wanita itu.

Lesta terus berjalan menuju paviliun untuk beristirahat di sana.

Bi Darmi menerima banyak paket dari kurir, ia mengerutkan keningnya karena lebih dari 20 paket atas nama Mattew semua.

"Nggak salah kirim, Mas?" tanya Bi Darmi kepada kurir yang berdiri di luar pagar rumah mewah itu.

"Nggak, Bu, saya mengirimkan sesuai dengan alamat penerima, mohon tanda tangan di sini," ucap kurir tersebut seraya menyerahkan ponselnya agar Bi Darmi menyertakan tanda tangan digital.

"Makasih, Mas!" seru Bi Darmi ketika kurir tersebut kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Bantu bawa masuk, Pak De," pinta Bi Darmi pada suaminya yang bekerja menjadi satpam di sana.

"Pak De ... Pak De! Mas atau ayang kek! Perasaan dari awal menikah sampai sekarang manggilnya kayak gitu terus!" gerutu Pak De, walau begitu ia tetap menjalankan perintah dari istri tercinta.

"Kebanyakan protes! Ingat sama anak dan cucu! dan malu sama uban!" balas Bi Darmi berjalan mendahului masuk ke dalam rumah dan menuju kamar Mattew, diikuti oleh suaminya.

"Rungkat pokoke iki!" Pak De berseru sambil terus berjalan mengikuti istrinya.

"Buat Lesta semua! Emh ... jangan katakan kalau itu dari aku," ucap Mattee ketika Bi Darmi memasuki kamarnya menujukkan banyak paket yang di bawa oleh Pak De.

"Waduh, tapi ..."

"Pokoknya terserah Bibi deh, mau bilang apa sama dia, asalkan jangan bilang kalau semua paket ini dari aku!" Mattew memotong ucapan Bi Darmi.

"Iya, Tuan, baik kalau begitu, kami permisi ke paviliun,"  pamit Bi Darmi dan di angguki oleh Mattew.

Sampai di paviliun, Bi Darmi menyerahkan semua paket itu kepada Lesta.

"Bibi salah kali," ucap Lesta sangat terkejut ketika melihat tumpukan paket yang di letakkan di dekat tempat tidurnya.

"Nggak kok, ini semua di belikan oleh Nyonya," jawab Bi Darmi asal.

"Masa sih?" Lesta berpikir keras. Melisa sangat membencinya jadi mana mungkin membelikan semua paket itu.

"Udah, terima aja. Mumpumg Nyonya lagi baik hati, jangan di tolak ya, nanti beliau semakin marah denganmu," ucap Bi Darmi sebelum keluar dari kamar Lesta.

"Iya, Bi," jawab Lesta pasrah. Dan berusaha untuk positif thinking, bisa jadi semua paket ini di berikan kepadanya sebagai ungkapan kata maaf kepadanya. Akan tetapi saat dia mengambil salah satu paket tersebut, ia terkejut saat melihat nama Mattew tertera di sana sebagai penerima.

"Mungkin Nyonya Melisa mengirimkan paket ini atas nama Mattew," gumam Lesta seraya membongkar satu persatu paket itu yang ternyata berisi pakaian dan ada beberapa alat make-up, tas, dan sepatu baru.

Lesta sangat terharu saat melihat semua barang mewah dan pastinya harganya sangat mahal, tapi mendadak Lesta kembali over thinking, kemudian ia beranjak dari duduknya sembari membawa salah satu pakaian itu keluar dari kamar. Ia saat ini sedang mencari Melisa hanya untuk mendengar penjelasan ibu mertua kejamnya itu, sekaligus mengucapkan banyak terima kasih.

Terpopuler

Comments

Yus Nita

Yus Nita

kok Mel8sa kejam giru y jadi mamwr
perasaan dulu Mommy Jeje gak pernah gitu deh sama menantu ny

2024-06-13

0

Retno Palupi

Retno Palupi

wah Mathew perhatian jg sama istrinya

2024-04-29

2

Rifa Endro

Rifa Endro

sabar Lesta

2024-04-19

0

lihat semua
Episodes
1 Salah Paham
2 Terjebak dalam situasi rumit
3 Tamat Riwayatnya!
4 Menguji Iman
5 Diabaikan
6 Ditampar kenyataan
7 Sikap Melisa
8 Mubazir
9 Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10 Rungkat
11 Akan menceraikannya
12 Pengeroyokan
13 Aku berhak atas dirimu!
14 Pindah Kamar
15 Tetaplah bersyukur
16 Kebenaran Tentang Becca
17 Semua sudah berakhir!
18 Mending di cium Badak!
19 Perkara Burung
20 Masih Perkara Burung.
21 Bobok bareng yuk!
22 Si Elang
23 Pusing atas bawah
24 Cemburu
25 Hari Pertama
26 Pedofil
27 Si Emprit
28 Mattew yang narsis
29 Oppa!
30 Panggilan Sayang
31 Hadiah Spesial
32 Hadiah Spesial (part 2)
33 Bersambung
34 Nggak Jadi!
35 Resiko Menikahi Bocil
36 Rebecca
37 Gaskeun!!!
38 Kita Impas!
39 Candu
40 Pelayan Hot
41 Dia Hamil!
42 Dia sudah menikah?
43 Sabar
44 Kabur!
45 Sampai Muntah
46 Rencana Jual Rumah
47 Jadi Kambing Hitam
48 Keributan kecil
49 Bertemu dengan Becca
50 Aksi Lesta mengusir Becca
51 Cuma 15 Miliyar
52 Menjemur Baju Sexy
53 Pakai Helm Dobel
54 Pusing dan Lemas
55 Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56 Kabar Buruk
57 Lagi Isi?
58 Bubar ... Bubar
59 Lagi Itu ...!
60 Periksa ke dokter kandungan.
61 Masa Lalu Buruk
62 Tetap semangat!
63 Sebesar biji kacang hijau
64 Ngidam
65 Tak Sabar Bertemu Bestie
66 Naik Turun
67 Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68 Selene Fernandes
69 Pemakaman Becca
70 Surat Wasiat Becca
71 Marvel Clark (TAMAT)
72 Ucapan terima kasih dari Emak
73 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Salah Paham
2
Terjebak dalam situasi rumit
3
Tamat Riwayatnya!
4
Menguji Iman
5
Diabaikan
6
Ditampar kenyataan
7
Sikap Melisa
8
Mubazir
9
Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10
Rungkat
11
Akan menceraikannya
12
Pengeroyokan
13
Aku berhak atas dirimu!
14
Pindah Kamar
15
Tetaplah bersyukur
16
Kebenaran Tentang Becca
17
Semua sudah berakhir!
18
Mending di cium Badak!
19
Perkara Burung
20
Masih Perkara Burung.
21
Bobok bareng yuk!
22
Si Elang
23
Pusing atas bawah
24
Cemburu
25
Hari Pertama
26
Pedofil
27
Si Emprit
28
Mattew yang narsis
29
Oppa!
30
Panggilan Sayang
31
Hadiah Spesial
32
Hadiah Spesial (part 2)
33
Bersambung
34
Nggak Jadi!
35
Resiko Menikahi Bocil
36
Rebecca
37
Gaskeun!!!
38
Kita Impas!
39
Candu
40
Pelayan Hot
41
Dia Hamil!
42
Dia sudah menikah?
43
Sabar
44
Kabur!
45
Sampai Muntah
46
Rencana Jual Rumah
47
Jadi Kambing Hitam
48
Keributan kecil
49
Bertemu dengan Becca
50
Aksi Lesta mengusir Becca
51
Cuma 15 Miliyar
52
Menjemur Baju Sexy
53
Pakai Helm Dobel
54
Pusing dan Lemas
55
Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56
Kabar Buruk
57
Lagi Isi?
58
Bubar ... Bubar
59
Lagi Itu ...!
60
Periksa ke dokter kandungan.
61
Masa Lalu Buruk
62
Tetap semangat!
63
Sebesar biji kacang hijau
64
Ngidam
65
Tak Sabar Bertemu Bestie
66
Naik Turun
67
Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68
Selene Fernandes
69
Pemakaman Becca
70
Surat Wasiat Becca
71
Marvel Clark (TAMAT)
72
Ucapan terima kasih dari Emak
73
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!