Ditampar kenyataan

Lesta menatap kamar yang berukuran sama dengan kamar di rumahnya, bedanya di kamar ini ada AC dan televisi.

"Mulai malam ini kamu tidur di sini, dan besok pagi bangun jam 4, jangan lupa ya." Pelayan tersebut langsung keluar setelah memberitahukan semua itu kepada Lesta.

"Iya, Bu." Lesta menjawab ketika wanita paruh baya itu sudah tidak terlihat.

Lesta menghela nafas kasar sembari mendudukkan diri di atas tempat tidur sambil meletakkan koper yang ia bawa di dekat kakinya. Ia segera membuka koper tersebut, membereskan pakaian dan buku sekolahnya lalu memasukkannya ke dalam lemari.

Kini ia akan mulai hidup baru, mungkin hidupnya akan lebih terasa rumit.

"Bagaimana?" tanya Melisa kepada kepala pelayannya yang bernama Darmi.

"Saya sudah melakukan semua perintah, Nyonya. Ngomong-ngomomg, kenapa Nyonya menempatkan istri Tuan Mattew di kamar pelayan?" tanyanya penasaran.

"Bibi nggak perlu tahu! Cukup kerjakan perintah dariku saja!" jawab Melisa dengan nada kesal.

"Iya, Maaf, Nyonya." Bi Darmi segera pamit undur diri dan ia merasa bersalah karena sudah berani lancang kepada majikannya.

Melisa menatap ke arah bangunan pavuliun yang ada di belakang rumahnya, kemudian ia segera kembali ke dalam rumah, menemui putranya yang sedang berada di ruang makan.

"Mi, Lesta mana?" tanya Mattew setelah selesai makan bertepetan dengan ibunya memasuki ruang makan.

"Kenapa kamu menanyakan Lesta?" Melisa mendudukkan diri di kursi yang letaknya berseberangan dengan putranya.

"Kenapa? Kan, Lesta istri aku," jawab Mattew, mengernyit, menatap curiga kepada ibunya. "Mami sendiri 'kan yang memintaku membawanya ke sini."

"Iya, tapi sepertinya Mami berubah pikiran. Dia nggak cocok jadi menantu Mami, tapi dia cocoknya jadi pembantu!" jawaban Melisa yang ketus dan kesal membuat Mattew terheran-heran dengan sikap ibunya yang tidak seperti ia kenal.

"Kok Mami jadi kejam begini sih?" protes Mattew.

"Kenapa memang? Bukannya kamu juga nggak menginginkan pernikahan ini 'kan? Lagipula kamu juga sudah punya kekasih," jelas Melisa menatap putranya sambil tersenyum.

"Astaga! Kok aku sampai lupa sama Rebecca." Mattew menepuk jidatnya dengan keras, karena selama 1 minggu ini dia tidak menghubungi kekasihnya yang merupakan super model internasional.

Mattew sangat mencintai Becca--kekasihnya. Dia juga berniat melamar Becca ketika kontrak kerja kekasihnya yang di luar negeri sudah habis. Tepatnya satu bulan lagi.

"Untung Mami mengingatkan." Mattew segera beranjak dari duduknya, menuju kamar untuk menghubungi kekasihnya, bahkan dia langsung melupakan Lesta dalam sekejap.

Malam hari telah tiba. Bu Darmi memberitahukan Lesta untuk segera datang ke rumah utama.

"Ada apa ya, Bu?" tanya Lesta.

"Mulai sekarang kamu yang memasak di dapur, karena juru masak di rumah ini sudah pesiun," jawab Bi Darmi kepada Lesta.

"Oh, oke." Lesta segera bergegas menuju rumah utama, tepatnya ke dapur. Sampai dapur ternyata ada Melisa di sana.

"Selamat malam, Nyonya," sapa Lesta kepada Melisa yang terlihat dingin kepadanya.

"Aku nggak nyangka kalau gadis kecil kayak kamu berani menjebak putraku, pasti kamu sekongkol dengan paman kamu ya?!" Melisa menatap tajam Lesta.

"Demi Tuhan, saya nggak pernah berniat menjebak Pak Mattew. Saya berani bersumpah." Lesta menatap Melisa dengan nanar, hatinya sakit dan hancur mendapatkan tuduhan seperti itu. Lesta berusaha menjelaskan kejadian sebenarnya akan tetapi Melisa menolaknya.

"Percuma kamu menjelaskannya, karena unjung-ujungnya kamu hanya mencari pembelaan saja! Asalkan kamu tahu, anak buah suamiku sudah mencari tahu tentang masalah ini dan biang keroknya adalah paman kamu yang memang sengaja menjebak Mattew!" Melisa menunjuk wajah Lesta dengan penuh emosi. Baru kali ini dia marah dan murka seperti ini, karena dia tidak terima putranya di fitnah dan lebih parahnya di nikahkan dengan gadis yang tidak ia kenal sama sekali. Sebenarnya, Melisa tidak pernah memandang derajat atau kasta seseorang, akan tetapi tidak untuk Lesta, karena dia masih tidak terima dengan semua kejadian ini.

"Nggak mungkin pamanku berbuat keji seperti ini. Pamanku orang baik." Lesta membela pamannya yang selama ini telah membesarkannya dengan penuh kasih sayang.

Melisa mengeluarkan ponselnya menunjukkan video paman Rusli yang tertangkap anak buah Ansel tadi sore. Di dalam video tersebut Rusli mengakui perbuatannya yang telah menjebak Mattew dan Lesta demi kepentingan pribadinya.

Lesta membekap mulutnya dengan kuat, air matanya luruh deras membasahi pipinya setelah melihat video tersebut. Ia tidak menyangka kalau pamannya yang ia kenal baik ternyata sangat jahat, dan lebih parahnya lagi Rusli mengatakan kalau selama ini dia suka berjudi. Pantas saja semua gajinya yang ia berikan kepada Rusli selalu habis tidak tersisa, ternyata ini penyebabnya. Kenyataan telah menamparnya ... hancur, sakit hati, dan kecewa bercampur menjadi satu di dalam rongga dadanya, begitu menyesakkan hingga membuatnya kesulitan bernafas.

"Pamanmu akan di penjara!" ucap Melisa menatap Lesta yang masih menangis di hadapannya.

"Jangan, Nyonya. Meski paman saya jahat tapi beliau sudah membesarkan saya, jadi saya mohon jangan penjarakan beliau. Gantikan saja dengan saya," mohon Lesta kepada Melisa.

Sungguh baik hati sekali gadis ini. Sudah tahu di jebak pamannya, akan tetapi dia masih berbaik hati kepada Rusli.

"Oke, kalau begitu, tinggal di sini untuk selamanya!" tegas Melisa membuat Lesta tercengang.

Ini lebih kejam dari ibu mertua dalam sinetron ikan terbang yang sering dia lihat.

"Baiklah," jawab Lesta lirih dan terpaksa.

Mattew saat ini sedang asyik video call dengan kekasihnya. Pria tersebut terlihat sangat bahagia memandang wajah kekasihnya yang cantik jelita.

"Kapan kembali ke Jakarta? Aku sangat merindukanmu," ucap Mattew.

"Maafkan aku, mungkin sekitar 2 bulan lagi. Kontrak kerjaku di perpanjang lagi. I'm sorry, Honey." Becca menjawab dengan raut wajah penuh sesal.

Mattew sangat kecewa, ia mematikan sambungan telepon begitu saja. Ia segera bangkit dari tempat tidur, keluar dari kamar, menuju dapur karena perutnya terasa keroncongan.

Sampai di dapur, ia melihat Lesta sedang memasak.

"Les, sudah selesai belum? Lapar nih!" seru Mattew lalu mendudukkan diri ruang makan yang tidak jauh dari dapur.

"Ya." Lesta hanya menjawab singkat. Suaranya terdengar parau karena dia terlalu banyak menangis.

Namun, Mattew bukanlah tipe pria yang peka, jadi dia tidak memedulikan Lesta.

"Kata Mami kamu di kamar pelayan ya?" tanya Mattew.

"Iya," jawab Lesta lagi, singkat, tanpa menoleh, ia sedang sibuk menggoreng ayam.

"Kok, kamu mau sih?"

"Apakah perlu alasan?" Lesta bertanya dengan nada yang bergetar menahan tangis.

Begitu kejamnya, mereka memperlakukanya seperti ini.

"Aku kan cuma tanya! Nggak lebih, lagian kamu memang pantas tidur di kamar pelayan!" kesalnya, karena dia tidak suka dengan jawaban Lesta. Entah kenapa dia menginginkan Lesta mengadu kepadanya tentang sikap ibunya, tapi di luar dugaan, gadis itu malah terlihat biasa saja.

Terpopuler

Comments

yuiwnye

yuiwnye

problemnya selalu pacar asli sibuk jd model terikat kontrak trus nnt ketahuan punya selingkuhan

2025-02-14

0

yuiwnye

yuiwnye

mau cerai dilarang skrng malah gak suka gmn toh mom

2025-02-14

0

Retno Palupi

Retno Palupi

udah jalani aja hidup mu les, mungkin lebih baik tinggal d rumah matre daripada dirumah pamanmu yg jahat

2024-04-29

1

lihat semua
Episodes
1 Salah Paham
2 Terjebak dalam situasi rumit
3 Tamat Riwayatnya!
4 Menguji Iman
5 Diabaikan
6 Ditampar kenyataan
7 Sikap Melisa
8 Mubazir
9 Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10 Rungkat
11 Akan menceraikannya
12 Pengeroyokan
13 Aku berhak atas dirimu!
14 Pindah Kamar
15 Tetaplah bersyukur
16 Kebenaran Tentang Becca
17 Semua sudah berakhir!
18 Mending di cium Badak!
19 Perkara Burung
20 Masih Perkara Burung.
21 Bobok bareng yuk!
22 Si Elang
23 Pusing atas bawah
24 Cemburu
25 Hari Pertama
26 Pedofil
27 Si Emprit
28 Mattew yang narsis
29 Oppa!
30 Panggilan Sayang
31 Hadiah Spesial
32 Hadiah Spesial (part 2)
33 Bersambung
34 Nggak Jadi!
35 Resiko Menikahi Bocil
36 Rebecca
37 Gaskeun!!!
38 Kita Impas!
39 Candu
40 Pelayan Hot
41 Dia Hamil!
42 Dia sudah menikah?
43 Sabar
44 Kabur!
45 Sampai Muntah
46 Rencana Jual Rumah
47 Jadi Kambing Hitam
48 Keributan kecil
49 Bertemu dengan Becca
50 Aksi Lesta mengusir Becca
51 Cuma 15 Miliyar
52 Menjemur Baju Sexy
53 Pakai Helm Dobel
54 Pusing dan Lemas
55 Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56 Kabar Buruk
57 Lagi Isi?
58 Bubar ... Bubar
59 Lagi Itu ...!
60 Periksa ke dokter kandungan.
61 Masa Lalu Buruk
62 Tetap semangat!
63 Sebesar biji kacang hijau
64 Ngidam
65 Tak Sabar Bertemu Bestie
66 Naik Turun
67 Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68 Selene Fernandes
69 Pemakaman Becca
70 Surat Wasiat Becca
71 Marvel Clark (TAMAT)
72 Ucapan terima kasih dari Emak
73 Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74 KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75 Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76 Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77 KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78 Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80 Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81 PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82 Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Salah Paham
2
Terjebak dalam situasi rumit
3
Tamat Riwayatnya!
4
Menguji Iman
5
Diabaikan
6
Ditampar kenyataan
7
Sikap Melisa
8
Mubazir
9
Kamu bukan pembantu, tapi istriku!
10
Rungkat
11
Akan menceraikannya
12
Pengeroyokan
13
Aku berhak atas dirimu!
14
Pindah Kamar
15
Tetaplah bersyukur
16
Kebenaran Tentang Becca
17
Semua sudah berakhir!
18
Mending di cium Badak!
19
Perkara Burung
20
Masih Perkara Burung.
21
Bobok bareng yuk!
22
Si Elang
23
Pusing atas bawah
24
Cemburu
25
Hari Pertama
26
Pedofil
27
Si Emprit
28
Mattew yang narsis
29
Oppa!
30
Panggilan Sayang
31
Hadiah Spesial
32
Hadiah Spesial (part 2)
33
Bersambung
34
Nggak Jadi!
35
Resiko Menikahi Bocil
36
Rebecca
37
Gaskeun!!!
38
Kita Impas!
39
Candu
40
Pelayan Hot
41
Dia Hamil!
42
Dia sudah menikah?
43
Sabar
44
Kabur!
45
Sampai Muntah
46
Rencana Jual Rumah
47
Jadi Kambing Hitam
48
Keributan kecil
49
Bertemu dengan Becca
50
Aksi Lesta mengusir Becca
51
Cuma 15 Miliyar
52
Menjemur Baju Sexy
53
Pakai Helm Dobel
54
Pusing dan Lemas
55
Karya Baru Emak (Mendadak Menjadi Mommy)
56
Kabar Buruk
57
Lagi Isi?
58
Bubar ... Bubar
59
Lagi Itu ...!
60
Periksa ke dokter kandungan.
61
Masa Lalu Buruk
62
Tetap semangat!
63
Sebesar biji kacang hijau
64
Ngidam
65
Tak Sabar Bertemu Bestie
66
Naik Turun
67
Surga adalah tempat terindah untukmu, Becca
68
Selene Fernandes
69
Pemakaman Becca
70
Surat Wasiat Becca
71
Marvel Clark (TAMAT)
72
Ucapan terima kasih dari Emak
73
Karya Baru Emak (Glad to see you again)
74
KARYA BARU EMAK (SEXY OLD BODYGUARD)
75
Karya Baru Emak (STUCK WITH A MR. XANDER)
76
Karya Baru Emak (It's Okay If You Forget Me)
77
KARYA BARU EMAK (PERFECT HONEYMOON)
78
Karya Baru Emak Otor (DEEPEST LOVE IN THE DEEPEST SEA)
79
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
80
Karya Baru Emak (Tonight You're Sleeping With Me)
81
PENARI PANAS TUAN MAFIA (KISAH GLAMOUR SUDAH RILIS)
82
Karya baru emak, BU GURU, JADI MOMMY-KU!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!