Ular Penjaga

“Seberapa lama ular ada di sini? Jika memang puluhan tahun itu bukanlah masalah. Tapi, bagaimana jika ternyata berumur ratusan tahun. Itu yang menjadi sedikit berbahaya.”

Memang seperti itu. Itu semua sesuai dengan apa yang Altair batin bahwa cukup berbahaya apabila umur ular tersebut jauh lebih lama. Karena semakin lama elementalist beast itu hidup, maka juga akan semakin kuat pula hewan itu.

Itu semua mungkin karena setiap elemental beast akan menambah kekuatan mereka apabila memakan sebuah inti elemental beast yang lain. Bahkan anakan elemental beast saja bisa memiliki ukuran yang bertambah apabila mendapatkan asupan energi dari elemental beast.

Namun ada beberapa hukum alam absolute atau mutlak dimana setiap elemental beast harus menelan inti elemental beast yang memiliki elemen sama. Dan itu tidak bisa dibantah lagi atau konsekuensinya chakra yang ada di dalam tubuh elemental beast itu akan berbenturan dan mengalami sebuah gangguan yang berakibat fatal bagi hewan itu sendiri.

Sebagai misalnya, ular yang akan dihadapi Altair memiliki elemen petir. Maka ular itu diharuskan menelan inti hewan lain yang memiliki elemen yang sama. Tidak masalah apabila ular itu memakan daging elemental beast yang memiliki elemental beast yang berbeda. Hanya saja pantangan apabila menelan inti elemental beast yang berbeda.

“Huh, gua ini tampak begitu indah. Tapi sedikit sepi.” Ucapnya.

Alta merasa cukup lega saat dia bisa beristirahat. Sehingga dia kembali melanjutkan perjalanannya tanpa mencoba untuk memikirkan sesuatu hal yang membuatnya sama sekali tidak nyaman.

Begitulah. Dia harus cepat. Selain itu dia juga tidak tahu bagaimana keadaan di luar.

“Kenapa tiba-tiba sedikit sesak di sini?”

Napas Alta mulai terengah-engah ketika dia semakin masuk ke dalam. Sebenarnya dia menghirup dengan normal, akan tetapi entah kenapa dia tidak bisa bernapas dengan cukup nyaman. Dia berpikir sejenak, sambil terus berjalan sambil ditemani oleh api yang menciptakan siluet bayangan dirinya sendiri.

Laap!

Dan saat itu juga obor yang dipegang oleh Alta padam. Itu membuat dia sedikit panik tentang kenapa apinya bisa padam? Awalnya dia mengeluarkan apinya sendiri untuk menyalakan obor. Namun, obornya tidak sanggup untuk menyala.

“Oksigen! Aku baru sadar tidak ada oksigen di sini! Huh, pantas saja terasa sesak. Sial!”

Alta mencoba untuk tenang. Jika dia bergerak terlalu banyak maka dirinya juga akan semakin cepat lelah dan sangat buruk bagi dirinya. Sehingga dia berjalan dengan tenang sambil menggunakan apinya sendiri sebagai penerangan.

Hanya saja dia mengeluarkannya secara redup dan samar-samar. Dia tidak tahu jika ternyata dia akan melawan sesuatu nantinya dan justru dia kekurangan chakra.

“Tapi seharusnya ular itu tidak akan ada di sekitar sini kan? ular itu tidak akan bisa hidup di tempat tanpa oksigen.” Alta berkata kepada dirinya sendiri.

Dalam kegelapan gua yang semakin dalam, Altair terus berjalan. Ia harus tetap berhati-hati, karena dia tidak tahu apa yang akan dia temui di sana. Kemungkinan bertemu ular penjaga itu membuat hatinya berdegup kencang, namun tekadnya untuk menyelamatkan Yasmine membuatnya tak gentar.

Sesaat kemudian, dia merasa ada sesuatu yang bergerak di balik bayang-bayang. Altair menoleh ke belakang, namun tidak ada apa-apa. "Mungkin hanya perasaanku saja," katanya dalam hati, mencoba menenangkan diri.

Ketika mencapai tikungan di gua yang semakin naik secara tajam, Altair mendengar suara gemuruh. Ternyata, di depannya, ada sebuah terowongan yang mengarah ke bawah. Altair ragu, apakah harus melanjutkan perjalanan ke bawah atau harus lurus ke depan?

Tapi, rasanya tidak mungkin kan jalannya menuju ke bawah? Secara permukaan berada di atas.

Namun, di tengah kebimbangan, tiba-tiba suara ular terdengar mendesis. Altair menoleh, dan di hadapannya terlihat sepasang mata bercahaya yang menatapnya tajam. Ular penjaga itu benar-benar ada di sini!

"Jadi benar, ada ular di gua ini," gumam Altair, berusaha tetap tenang meski hatinya berdebar kencang. “Bagaimana bisa sial! Di sini tidak ada oksigen. Atau mungkin ada?”

Ular itu meluncur perlahan menuju Altair, siap menyerang.

“Api: Basilisk api!”

Dengan cepat, Altair mengeluarkan api dari tangannya dan membentuk sebuah basilisk api yang mana untuk mengusir ular itu. Namun, ular itu dengan mudah menghindari serangannya.

"Kau cukup tangkas, hah?" ucap Altair, kagum pada kecepatan ular tersebut. "Tapi aku tidak akan menyerah begitu saja!"

Napas Altair kembali normal, menenangkan dirinya setelah menyadari ada suplai oksigen di gua tersebut. Pikirannya mulai menerka-nerka, apakah gua ini dekat dengan permukaan atau mungkin ada tumbuhan yang menyediakan oksigen di dalamnya?

Namun yang menjadi masalah adalah dia harus berhadapan dengan sosok ular yang cukup merepotkan. Apalagi tempat yang cukup sempit yang sebenarnya cukup merepotkan. Walaupun itu bukanlah sebuah masalah karena bukan Alta jika dia mudah menyerah.

Ular itu mendesis, mengeluarkan sebuah cairan yang keluar dari mulutnya. Dan itu adalah racun, yang mana Altair tahu itu racun. Lagipula kekuatan ular kan memang racun.

Alta mendorong tangannya, sebuah kobaran api memenuhi area gua tempat dia bertarung. Melenyapkan racun yang disemprotkan hingga dia bisa menghela napas dengan cukup lega karena racun itu menguap.

Sebagai gantinya, semburan atau kobaran yang dikeluarkan Alta terus melesat sementara racunnya sudah tidak ada. Senyum kepuasan merekah di wajahnya.

Tapi, semburan air dari mulut ular membuat Alta diam membeku. Dan semburan itu juga yang jelas memadamkan kobaran api sesuai dengan hukumnya. Selain itu juga, semburan tersebut juga melesat ke arah Altair sehingga membuat Altair terdorong ke belakang sambil membentur gua.

Alta membentur, tulang belakangnya sedikit terasa amat sakit. Dan dia tetap menahannya dengan mencoba tetap berdiri tegak tanpa masalah. Sekarang yang dia fokuskan adalah tentang bagaimana menyerang ular itu.

Ya simpelnya jika memang tidak bisa menggunakan elemen api, maka dia harus menggunakan elemen es sesuai apa yang dia miliki. Sebenarnya air belum tentu menang melawan api, dan api juga bisa saja menang. Itu semua tergantung siapa yang menggunakan dan betapa kompetennya dia dalam menguasai elemen.

Dan Alta sayangnya tidak bersifat naif dimana dia tidak ingin terlalu membuang-buang waktu dan memaksa dirinya menggunakan elemen api meski dia tahu rule kedua bahwa semua elemen tergantung siapa yang memegangnya.

Ular itu kembali melesat ke arah Alta. Seolah hendak menyerang menggunakan kepalanya dimana dia membuka mulutnya lebar-lebar sambil menunjukkan gigi taring khas ularnya.

“Es: Dinding es!”

Alta menepukkan kedua tangannya. Hingga akhirnya dinding es tercipta sebelum ular itu menyentuh Alta. Hingga akibatnya ular itu dengan bodohnya membentur sebuah dinding es yang Alta ciptakan hingga membuat Alta merasa senang.

Ular itu mendesis dan mengeluarkan raungan yang kuat. Dinding es seketika hancur karena getaran gua yang kuat. Tapi di sisi lain ular itu juga merasa benar-benar sangat pusing karena benturan itu.

Sedangkan Alta sudah mencoba menjaga jarak semenjak tadi karena jika tidak akan sangat berbahaya. Meski begitu, dia tetap tidak akan kemana-mana atau terburu-buru untuk keluar karena dia harus menyelesaikan pertarungannya.

Sang ular merasa cukup geram, seketika sebuah semburan dari mulutnya tercipta banjir hingga kemungkinan akan memenuhi isi gua.

Dan Alta tetap tenang.

Terpopuler

Comments

FD21

FD21

menjelaskan sesuatu yang sebenarnya sudah terlihat jelas🗿🗿

2024-08-26

0

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

hancurkan

2024-06-20

1

Anonymous

Anonymous

mantab ketenangan akan membawa kebijakan dalam bertindak, lanjut thor

2024-02-11

2

lihat semua
Episodes
1 Pangeran Sampah
2 Memutus Pertunangan
3 Pelampiasan Amarah
4 Bangun Dalam Keajaiban
5 Atribut Keturunan: Elemental dan Pertarungan
6 Panas dan Dingin
7 Konflik Keluarga Kekaisaran
8 Harold Vs Altair
9 Kembali ke Realitas Nyata
10 Penghuni Rumah Ini
11 Kehidupan Sederhana
12 Darimana Datangnya Binatang Ini?
13 Melawan Elemental Beast Kalajengking
14 Jalan Keluar
15 Langkah Masuk
16 Ular Penjaga
17 Menjaga Sesuatu
18 Hewan Peliharaan
19 Akhirnya Keluar
20 Inti Elemental Beast
21 Berjalan ke Arah Barat
22 Enevi Ama
23 Ada Saja Gangguan
24 Raja Rimba?
25 Melanjutkan Ekspedisi
26 Sampai di Negeri Petir
27 Izin Masuk
28 Ego dan Kaisar
29 Pangeran Sulung
30 Menjual Kalung
31 Gangguan Lagi
32 Dari Kesalahpahaman, Menjadi Teman
33 Dia Kira Nenek-nenek
34 Tak Bergerak Menyaksikan Konfrontasi
35 12 Jam
36 Menyelamatkan Hanya Sekadar Perlu
37 Dimana Eleria?
38 Aku Tidak Menyelamatkanmu, tapi Menyelamatkan Nenekku
39 Buronan Kerajaan
40 Akhirnya Berhasil Keluar dari Kekaisaran
41 Jamur Lingzhi dan Astragalus
42 Akan Sampai
43 Hanya Sekadar Gangguan Kecil
44 Harapan di Atas Rasa Sakit
45 Jalur Kehidupan
46 Identitas Mereka
47 Nenek Harus Hati-hati
48 Perjalanan Pulang
49 Mereka Telah Kembali
50 Gempar
51 Kebahagiaan di Atas Bumi Petir
52 Cerita Hanzel
53 Permintaan Altair
54 Teknik Terlarang
55 Khawatir
56 Hari Kompetisi
57 Kompetisi Pertama: Lyra Fang
58 Sedikit Diremehkan
59 Babak Kedua
60 Altair Vs Han Shan
61 Amarah Tan Shan
62 Istirahat Tak Tenang
63 Bantuan Yang Sedikit Berguna
64 Penentu
65 Ego Vs Lyana Arad
66 Pangeran dan Pangeran, Putri dan Putri
67 Ego Vs Zabuto Arad
68 Altair Vs Lyra
69 Elemental Es
70 Memberikan Kepastian
71 Pamit Pergi
72 Elemental Beast: Arachane
73 Ekor 2
74 Lari Shiba!
75 Menuju Pulau Celestia
76 Para Petinggi Benua
77 Mentor Pembimbing
78 Great Warrior
79 Latihan Pertama
80 Teknik Berpedang
81 Kekaisaran Glacia?
82 Keberangkatan Mereka
83 Rubah itu Hilang!
84 Misi Mencari Tahu Siapa itu Ego (Opsional untuk dibaca)
85 Apa Yang Terjadi Pada Ego?
86 Menyegel Rubah
87 Satu Langkah Di Depan Astral
88 Semua Telah DiRencanakan
89 Konflik Petinggi Benua
90 Sampai di Pulau Volare
91 Gemuruh
92 Serangan dari Dua Sisi
93 Melihat Yokko
94 Rayn Pengkhianat
95 Altair Vs Nolan
96 Melepaskan Shiba
97 Rencana Buruk yang Gagal
98 Kembali Menyegal Shiba
99 Takdir Istimewa
100 Takdir Istimewa (2)
101 Satu Satunya Pewaris
102 Penjelasan Thorne
103 Berita Buruk
104 Kehancuran Pasif
105 Flashback
106 Datang Bak Pahlawan
107 Shiese Membeku
108 Kegilaan, Hilang Akal, Amarah
109 Pelampiasan Amarah
110 Prioritas Altair untuk Pergi
111 Pertarungan Sederhana
112 Asal Muasal Petinggi Benua
113 Tunduk
114 Glacias Empire, Artik continent
115 Pengumuman gak penting penting amat
116 Sedikit Sejarah
117 Pewaris Satu-satunya
118 Ada yang Pergi
119 Suasana Baru
120 Kerusuhan Sedikit
121 Publikasi
122 Tantangan
123 Altair Glacia
124 Lima Tahun - Mengejar Penyusup
125 Marquis Kurang Berguna
126 Penjelasan Tak Masuk Akal
127 Efek yang Masih Bertahan Lama
128 Akan Memimpin Perang
129 Deklarasi Perang!
130 1 Vs 3? Bukan Masalah
131 1 Vs 3? Masalah Bagi Mereka
132 Strategi Perang (1)
133 Strategi Perang (2)
134 Medan Perang (1)
135 Medan Perang (2)
136 Medan Perang (3)
137 Medan Perang (4)
138 Hanya Wyvern
139 Bukan Hal Sepele
140 Pasukan Mundur
141 Mencoba Menundukkan Wyvern
142 Menang Kekuatan
143 Sebab dan Akibat
144 Diplomasi
145 Menolak Damai
146 Menolak Damai (2)
147 Kesepakatan Spontan
148 Tak Bisa Berkompromi
149 Janji Kepada Kieran
150 Mati Secara Terhormat atau Terhina?
151 Genosida Memang Pantas
152 Yokko!
153 Yokko (2)
154 4 Tahun yang Lalu
155 Kirin dan Uron
156 Lanjut Genosida
157 Uhuk uhuk!!
158 Pertarungan Laksamana (2)
159 Pertarungan Laksamana (3)
160 Bocah Tengil
161 Aku kembali
162 Rencana Konyol Pangeran
163 Kemenangan
164 Iron FrostKnight
165 Jika kalian lupa alur cerita, tidak perlu membaca ulang!
166 Tsune Buronan
167 Menuju Kekaisaran Enetropia
168 Enteropia
169 Akankah Kita Berurusan dengan Kaisar?
170 Berita yang Menyebar
171 Distrik Lin
172 Investasi
173 3 Keuntungan Sekaligus
174 Reuni Kieran
175 Berhadapan dengan Tsune
176 Altair vs Kitsune
177 Altair vs Kitsune (2)
178 Kau Sudah Tumbuh Dewasa
179 Selesai Nolan
180 Perintah Berhadapan dengan Kaisar
181 Berhadapan dengan Kaisar
182 Kaisar Terkuat Ke 5 Katanya
183 Mode Tempur
184 Tak Terelakkan
185 Ritter x Kieran
186 Calon Kaisar Terkuat ke Lima
187 Lenidas
188 Firasat Buruk
189 Kekacauan
190 Ang-ang
191 Project Astral
Episodes

Updated 191 Episodes

1
Pangeran Sampah
2
Memutus Pertunangan
3
Pelampiasan Amarah
4
Bangun Dalam Keajaiban
5
Atribut Keturunan: Elemental dan Pertarungan
6
Panas dan Dingin
7
Konflik Keluarga Kekaisaran
8
Harold Vs Altair
9
Kembali ke Realitas Nyata
10
Penghuni Rumah Ini
11
Kehidupan Sederhana
12
Darimana Datangnya Binatang Ini?
13
Melawan Elemental Beast Kalajengking
14
Jalan Keluar
15
Langkah Masuk
16
Ular Penjaga
17
Menjaga Sesuatu
18
Hewan Peliharaan
19
Akhirnya Keluar
20
Inti Elemental Beast
21
Berjalan ke Arah Barat
22
Enevi Ama
23
Ada Saja Gangguan
24
Raja Rimba?
25
Melanjutkan Ekspedisi
26
Sampai di Negeri Petir
27
Izin Masuk
28
Ego dan Kaisar
29
Pangeran Sulung
30
Menjual Kalung
31
Gangguan Lagi
32
Dari Kesalahpahaman, Menjadi Teman
33
Dia Kira Nenek-nenek
34
Tak Bergerak Menyaksikan Konfrontasi
35
12 Jam
36
Menyelamatkan Hanya Sekadar Perlu
37
Dimana Eleria?
38
Aku Tidak Menyelamatkanmu, tapi Menyelamatkan Nenekku
39
Buronan Kerajaan
40
Akhirnya Berhasil Keluar dari Kekaisaran
41
Jamur Lingzhi dan Astragalus
42
Akan Sampai
43
Hanya Sekadar Gangguan Kecil
44
Harapan di Atas Rasa Sakit
45
Jalur Kehidupan
46
Identitas Mereka
47
Nenek Harus Hati-hati
48
Perjalanan Pulang
49
Mereka Telah Kembali
50
Gempar
51
Kebahagiaan di Atas Bumi Petir
52
Cerita Hanzel
53
Permintaan Altair
54
Teknik Terlarang
55
Khawatir
56
Hari Kompetisi
57
Kompetisi Pertama: Lyra Fang
58
Sedikit Diremehkan
59
Babak Kedua
60
Altair Vs Han Shan
61
Amarah Tan Shan
62
Istirahat Tak Tenang
63
Bantuan Yang Sedikit Berguna
64
Penentu
65
Ego Vs Lyana Arad
66
Pangeran dan Pangeran, Putri dan Putri
67
Ego Vs Zabuto Arad
68
Altair Vs Lyra
69
Elemental Es
70
Memberikan Kepastian
71
Pamit Pergi
72
Elemental Beast: Arachane
73
Ekor 2
74
Lari Shiba!
75
Menuju Pulau Celestia
76
Para Petinggi Benua
77
Mentor Pembimbing
78
Great Warrior
79
Latihan Pertama
80
Teknik Berpedang
81
Kekaisaran Glacia?
82
Keberangkatan Mereka
83
Rubah itu Hilang!
84
Misi Mencari Tahu Siapa itu Ego (Opsional untuk dibaca)
85
Apa Yang Terjadi Pada Ego?
86
Menyegel Rubah
87
Satu Langkah Di Depan Astral
88
Semua Telah DiRencanakan
89
Konflik Petinggi Benua
90
Sampai di Pulau Volare
91
Gemuruh
92
Serangan dari Dua Sisi
93
Melihat Yokko
94
Rayn Pengkhianat
95
Altair Vs Nolan
96
Melepaskan Shiba
97
Rencana Buruk yang Gagal
98
Kembali Menyegal Shiba
99
Takdir Istimewa
100
Takdir Istimewa (2)
101
Satu Satunya Pewaris
102
Penjelasan Thorne
103
Berita Buruk
104
Kehancuran Pasif
105
Flashback
106
Datang Bak Pahlawan
107
Shiese Membeku
108
Kegilaan, Hilang Akal, Amarah
109
Pelampiasan Amarah
110
Prioritas Altair untuk Pergi
111
Pertarungan Sederhana
112
Asal Muasal Petinggi Benua
113
Tunduk
114
Glacias Empire, Artik continent
115
Pengumuman gak penting penting amat
116
Sedikit Sejarah
117
Pewaris Satu-satunya
118
Ada yang Pergi
119
Suasana Baru
120
Kerusuhan Sedikit
121
Publikasi
122
Tantangan
123
Altair Glacia
124
Lima Tahun - Mengejar Penyusup
125
Marquis Kurang Berguna
126
Penjelasan Tak Masuk Akal
127
Efek yang Masih Bertahan Lama
128
Akan Memimpin Perang
129
Deklarasi Perang!
130
1 Vs 3? Bukan Masalah
131
1 Vs 3? Masalah Bagi Mereka
132
Strategi Perang (1)
133
Strategi Perang (2)
134
Medan Perang (1)
135
Medan Perang (2)
136
Medan Perang (3)
137
Medan Perang (4)
138
Hanya Wyvern
139
Bukan Hal Sepele
140
Pasukan Mundur
141
Mencoba Menundukkan Wyvern
142
Menang Kekuatan
143
Sebab dan Akibat
144
Diplomasi
145
Menolak Damai
146
Menolak Damai (2)
147
Kesepakatan Spontan
148
Tak Bisa Berkompromi
149
Janji Kepada Kieran
150
Mati Secara Terhormat atau Terhina?
151
Genosida Memang Pantas
152
Yokko!
153
Yokko (2)
154
4 Tahun yang Lalu
155
Kirin dan Uron
156
Lanjut Genosida
157
Uhuk uhuk!!
158
Pertarungan Laksamana (2)
159
Pertarungan Laksamana (3)
160
Bocah Tengil
161
Aku kembali
162
Rencana Konyol Pangeran
163
Kemenangan
164
Iron FrostKnight
165
Jika kalian lupa alur cerita, tidak perlu membaca ulang!
166
Tsune Buronan
167
Menuju Kekaisaran Enetropia
168
Enteropia
169
Akankah Kita Berurusan dengan Kaisar?
170
Berita yang Menyebar
171
Distrik Lin
172
Investasi
173
3 Keuntungan Sekaligus
174
Reuni Kieran
175
Berhadapan dengan Tsune
176
Altair vs Kitsune
177
Altair vs Kitsune (2)
178
Kau Sudah Tumbuh Dewasa
179
Selesai Nolan
180
Perintah Berhadapan dengan Kaisar
181
Berhadapan dengan Kaisar
182
Kaisar Terkuat Ke 5 Katanya
183
Mode Tempur
184
Tak Terelakkan
185
Ritter x Kieran
186
Calon Kaisar Terkuat ke Lima
187
Lenidas
188
Firasat Buruk
189
Kekacauan
190
Ang-ang
191
Project Astral

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!