“Alta, Alta belum pulang!” Shiese benar-benar sangat panik saat hari tepat pada malam. Tapi putranya sama sekali belum pulang.
Yifan yang mendengarnya, dia juga benar-benar sangat panik mendengarnya. Bagaimana tidak, Alta belum pulang sama sekali yang memuat keduanya begitu cemas.
Yifan terpaksa harus mengerahkan beberapa pasukan untuk mencari keberadaan Altair yang merupakan pangeran kekaisaran. Masalahnya, hampir satu hari penuh Alta sama sekali belum pulang saat dia mencoba berusaha untuk melawan penatua pagi tadi.
Awalnya saat hari mulai sore, Shiese mungkin sedikit khawatir karena Alta sama sekali belum pulang. Akan tetapi Yifan masih berpikir positif bahwa Altair mungkin tengah ingin menyendiri sepanjang hari karena dia mendapatkan sebuah tekanan dari keluarga yang lainnya.
Tapi ketika hari sudah mulai malam, Yifan menjadi sangat panik dan berusaha untuk mencari kabar Alta. Begitu juga Shiese yang langsung histeris, karena Alta tidak kunjung pulang. Sebelumnya Alta pergi saja, Shiese sudah kepikiran yang tidak-tidak.
Dia berpikir aneh-aneh jika Alta lari dari istana kekaisaran. Jelas itu akan membuat Yifan dan Shiese merasa tertekan karena apa yang dia takutkan Alta depresi tentang kondisi dirinya sendiri.
“Yifan, bagaimana Alta!?” Shiese datang dengan air mata yang memenuhi wajahnya. Apalagi matanya yang bengkak karena menangis selama beberapa jam.
“Semuanya akan baik-baik saja. Alta akan pulang. Jangan menangis.”
Yifan langsung memeluk Shiese dan mencoba menenangkannya. Dia tahu persis bagaimana perasaan seorang ibu yang kehilangan anaknya. Dia menggertakkan giginya, karena semua ini yang seharusnya disalahkan dan bertanggung jawab adalah Tan Shan, An Shan dan semuanya yang merendahkan Alta.
Termasuk keluarga Fang yang merupakan penguasa kekaisaran negara air, yang mana mereka datang hanya untuk mengatakan hal memalukan. Jelas itu tentu saja akan membuat siapa saja depresi tak terkecuali Alta yang masih berumur 15 tahun.
“Yang mulia, aku tidak bisa menemukan keberadaan pangeran.” Salah seorang kepala prajurit bertekuk lutut di hadapan Yifan Shan dan Shiese.
“Cari lagi! Negara ini luas! butuh satu hari untuk berjalan dari ujung ke ujung!” Yifan menggertak.
“Laksanakan yang mulia.” Prajurit itu berdiri dan membungkukkan setengah badannya sebelum pergi.
Pikiran Yifan Shan sama sekali tidak bisa tenang, dan kacau. Dia tidak tahu harus berbuat apa karena menyadari jika negara ini memang luas. Setidaknya apa yang dikatakan memang ada benarnya bahwa ujung negara dari ujung lain setidaknya membutuhkan waktu satu hari untuk ditempuh.
“Percuma kau mencarinya, bukankah hal bagus jika dia menghilang? Setidaknya tidak ada aib yang ada di keluarga ini. Sungguh memalukan!” Tan Shan yang merupakan adik Yifan Shan datang untuk mencibir.
Setidaknya tidak hanya Tan Shan, Han Shan dan juga beberapa anggota keluarga pendukung Tan Shan juga datang untuk mencibir jelas itu membuat Yifan geram dan ingin membunuh mereka semua. Tapi dia tidak bisa untuk bersikap gegabah atau yang terjadi akan jadi lebih buruk.
“Jika kalian tidak ingin membantu setidaknya jangan menghujat!” Yifan berkata dengan nada yang cukup tinggi.
Mereka semua tertawa, itu jelas membuat Shiese semakin sakit hati dengan ucapan-ucapan mereka semua yang terlihat pedas.
“Apakah yang ku katakan salah? Itu adalah fakta!”
Yifan Shan menghela napas dalam-dalam, berusaha menjaga ketenangan di tengah situasi yang semakin tegang. Dia tahu bahwa menanggapi ejekan mereka dengan amarah hanya akan memperburuk keadaan.
"Diamlah, Tan Shan. Jangan menambahkan kekacauan di saat-saat seperti ini," ucap Yifan dengan suara yang tenang namun penuh dengan otoritas. "Apapun yang terjadi pada Altair, dia masih merupakan putra kekaisaran dan memerlukan perlindungan dan perhatian kita. Sama seperti yang pernah kita berikan padamu."
Tan Shan menggeramkan giginya, tapi dia tidak punya argumen untuk melanjutkan provokasinya. Dia mengerti bahwa Yifan memiliki kekuasaan dan pengaruh yang kuat di istana, dan berperilaku terlalu provokatif hanya akan merugikan dirinya sendiri.
Sementara itu, Shiese yang masih terisak dengan air mata mengangkat wajahnya yang basah. Dia menatap tajam Tan Shan dan anggota keluarga pendukungnya.
"Kalian semua benar-benar tidak punya hati nurani," ujar Shiese dengan nada tegas. "Altair adalah anak kami, tidak peduli apa pun yang terjadi, kami akan mencarinya dan melindunginya. Dan jika kalian semua tidak berada di sisi kami, maka kalian tidak pantas menjadi bagian dari keluarga ini."
Ucapan Shiese membuyarkan suasana, membuat anggota keluarga yang tadinya menertawakannya menjadi terdiam.
“Jika memang begitu jangan gunakan fasilitas kekaisaran untuk mencari sampah itu! Sejak lama dia sudah tidak dianggap oleh keluarga kekaisaran!”
Suasana kembali buyar saat penatua datang dan menghampiri mereka semua. Lagipula penatua An Shan masih terlihat marah besar saat Alta tiba-tiba menjadi berani dan berkata kasar di depan penatua. Sehingga penatua itu benar-benar tidak terima dan menjadi murka.
Apalagi untuk saat ini, ketika Alta dikabarkan hilang, An Shan sama sekali acuh tak acuh atau tidak peduli. Bahkan itu menjadi sebuah berita yang cukup menggembirakan.
“Apa kehendakmu untuk melarangku menggunakan fasilitas kekaisaran? Aku kaisar dan patriark di sini!” Yifan Shan berkata dengan nada yang cukup tinggi.
“Dan aku memiliki wewenang untuk menjadikanmu kaisar dan patriark atau tidak! para tetua setuju agar kau turun dari jabatan kaisar! Yifan Shan, kau bahkan menggunakan beberapa harta kekaisaran hanya untuk putramu yang bahkan itu termasuk hal yang sia-sia. Aku tegaskan, putramu akan selamanya cacat!”
Yifan Shan dan juga Shiese yang mendengar fakta itu benar-benar sangat terpukul dengan berat. Sebenarnya dia sudah tahu fakta itu, bahwa jika seseorang dianggap cacat tentang elemennya, maka selamanya akan tetap cacat. Tapi pasangan suami istri itu tetap menghibur diri dengan berusaha sebaik mungkin bagi Altair.
“Yifan Shan, sekarang serahkan seluruh jabatanmu kepadaku. Aku berjanji akan tetap mencari keberadaan Altair secara penuh.” Tan Shan mengangkat ujung bibirnya. Jelas itu membuat bibir Yifan berkedut.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, Yifan baru saja mendengar kabar bahwa Altair hilang, dan sekarang dia didesak mundur oleh seluruh keluarga Shan. Jelas itu merupakan suatu hal yang cukup berat baginya sehingga dia sendiri tidak memiliki pilihan lain selain menyerahkan jabatan itu kepada Tan Shan.
“Baik! ini demi kebaikan bersama. Tapi kau harus tetap mencari keberadaan Altair bukan sebagai pangeran lagi! Tetapi bagian dari keluarga Shan!”
“Tentu saja.” Tan Shan mengangkat salah satu ujung bibirnya karena dia tahu persis apa yang dia katakan tidak akan serius. Lagipula siapa yang ingin mencari seonggok sampah yang sama sekali tidak berguna dalam sebuah keluarga?
Sementara itu, pasukan yang dikerahkan oleh Yifan untuk mencari Altair terus menyisir setiap sudut istana dan sekitarnya. Mereka bekerja dengan tekun, menanyakan kepada para warga dan mencari petunjuk yang dapat mengarahkan mereka pada keberadaan pangeran.
Meski mereka cukup menyayangkan bahwa pangeran yang tidak berguna itu memang seharusnya tidak ada. Tapi tetap bagaimanapun juga, pangeran adalah seorang putra kaisar. Dan perintah kaisar harus tetap dia lakukan apapun alasannya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 191 Episodes
Comments
Ikram Dicky
mantap
2024-10-20
0
Saepullah Saep
mantap terus lanjut
2024-07-11
1
Jimmy Avolution
terus
2024-06-20
0