Harold Vs Altair

Tiga bulan kemudian di realitas nyata.

Buug! Buug!

Beberapa pukulan yang Harold berikan mampu ditahan oleh ALta dengan cukup baik. Bahkan Alta bisa dan mampu membalasnya namun yang terjadi Harold bisa menangkalnya.

Alta mundur sejenak untuk menjaga sebuah jarak, dia menempelkan telapak tangannya satu sama lain, menatap Harold dengan cukup tajam seperti mata pisau yang hendak menusuk kapanpun. Selain itu kakinya juga bertumpu di atas tanah dengan cukup kuat dalam posisi kaki kanan di depan.

“Es: Amarah Pekat Beku!”

Altair mengayunkan tangannya ke samping, beberapa detik kemudian muncul kristal-kristal es yang cukup tajam di sekeliling Alta. Kemudian, saat Alta mengayunkan tangannya ke bawah, kristal-kristal itu bergerak dengan sangat cepat ke arah Harold.

Harold yang melihat hal itu, dia melompat untuk menghindari semua serangan dari Alta. Gerakannya yang lincah hanya membuat serangan Alta bagaikan sebuah angin yang lewat. Padahal serangan itu sudah cukup dari kata biasa saja.

Seperti tanah ketika terkena kristal tersebut akan membeku dengan area yang tak luas. Begitu juga dengan pohon yang batangnya langsung membeku.

Tapi fokus Alta tidak berada di situ, dia menatap ke arah serangannya yang bahkan tidak mengenai Harold sedikitpun. Sehingga dia mengalirkan chakranya lebih deras ke tangannya dan mengeluarkan kristal es yang jauh lebih besar.

Saat Alta mengulurkan tangannya, kristal es masih kecil, kemudian kristal es itu semakin besar karena Alta mampu memfokuskannya dalam satu titik. Sehingga membuatnya besar sangat mudah. Selain itu, ini masih dalam satu teknik.

Buum!

Suara tersebut menggelegar, memberikan efek dentuman yang keras bahkan Alta sempat terdorong ke belakang. Hanya saja, dia berusaha untuk berdiri kokoh.

“Api: Basilisk Inferno!”

Harold melemparkan tangannya ke depan, hawa panas mengalir dari tubuhnya, charak teralirkan hingga mengakibatkan sebuah ledakan kecil di tangan. Tapi sebenarnya itu bukan jurusnya, melainkan sebuah ular berbentuk api keluar dengan sangat besar.

Ular tersebut mengarah ke arah kristal es milik Altair. Kemudian membuka mulutnya dan memperlihatkan taringnya yang tajam.

Duarr! Buumm!

Dua kekuatan yang saling berbenturan mengakibatkan sebuah energi yang cukup dahsyat. Bahkan sanggup membuat keduanya terpukul mundur ke belakang. Tidak hanya itu saja, energi panas dingin juga menyebar yang membuat bulu kuduk Alta merinding.

Selain itu, kepulan asap juga muncul sehingga membuat Alta tidak bisa melihat keadaan di depannya.

“Sialan kau pak tua.” Alta menggertakkan giginya, tapi dia tidak berpikir untuk lengah.

“Haha, pertarungan ini tidak membuatku bosan!” Harold muncul dari kepulan asap. Dimana hal tersebut mengejutkan Alta. Apalagi Harold memegang sebuah bola es yang mana dia arahkan ke arah Alta.

Jelas itu membuat Alta benar-benar sangat terkejut. Tapi dia langsung melompat mundur untuk menghindari serangan secara mendadak.

Jika dia terkena serangan itu, setidaknya tubuhnya akan terlempar dan membeku. Memang pada dasarnya bola es adalah teknik dasar. Dan segala macam bola pada elemen juga memang teknik dasar yang wajib dipelajari oleh para elementalist.

Untuk mengimbanginya dan tidak hanya sekedar mundur, Altair juga membuat sebuah bola api dengan ukuran kepala manusia. Yang mana, dia langsung mengulurkan tangannya untuk menahan serangan dari Harold.

Mereka berdua berhenti ketika serangan beradu, memberikan sebuah efek gelombang kejut yang cukup besar. Altair tidak menyerah meski dia hampir saja terdorong ke belakang karena kekuatan Harold cukuplah sangat besar.

“Apa hanya ini kemampuan yang kuberikan selama tiga tahun di alam bawah sadarmu?” Kata Harold dengan suara yang menggelegar.

Alta mulai terdorong ke belakang, dan beberapa detik kemudian serangannya meledak. Serpihan es milik pak tua Harold pecah dan mengarah ke arah Alta. Sedangkan Alta yang terlempar ke belakang, dia menggertakkan giginya karena pak tua Harold benar-benar sangat kuat.

Selama ini dia dilatih menjadi seorang ahli bela diri yang cukup terampil. Tiga tahun lamanya itu sungguh lama, setidaknya Alta mungkin menghadapi masa-masa yang cukup berat sehingga membuatnya hampir frustasi.

Dan, tentunya ada hasil yang cukup memuaskan dan dapat diterima. Semua yang diberikan oleh Harold mampu dia serap dengan cukup baik apalagi sebelumnya dia sudah memiliki basis untuk melatih ototnya. Sehingga semuanya tampak cukup mudah.

“Tentu saja tidak!”

Altair menarik napas dalam-dalam untuk mengumpulkan kembali kekuatannya. Meskipun serangan Harold begitu kuat, dia tidak akan menyerah begitu saja. Dia mengingat semua latihan yang telah dia lakukan selama tiga tahun di bawah bimbingan Harold. Semua itu adalah untuk momen-momen seperti ini, di mana dia harus menghadapi lawan yang jauh lebih kuat darinya.

Selain itu dia mengangkat lengannya untuk menutupi wajahnya dari serpihan es. Sehingga es itu membuat kangen Alta berdarah-darah. Tapi bagaimanapun juga

"Dalam tiga tahun ini, aku telah belajar lebih dari sekadar serangan dasar!" seru Altair dengan tekad yang menggebu-gebu. "Aku akan menunjukkan kemampuan sebenarnya yang kuberikan selama ini!"

Altair merentangkan tangannya ke samping, mengumpulkan energi api di sekelilingnya. Dengan cepat, api tersebut tumbuh dan membentuk sebuah lingkaran yang membara di sekitar tubuhnya. Intensitas panas yang terpancar dari lingkaran api tersebut membuat suhu sekitarnya meningkat dengan cepat.

“Api: Serangan Ledakan Bola Api!”

Dalam sekejap, Altair melepaskan serangan beruntun dari bola-bola api yang berputar di sekelilingnya. Setiap bola api melesat dengan kecepatan tinggi menuju Harold, meninggalkan jejak api yang menyala-nyala di udara.

Harold dengan sigap menghindari serangan tersebut, melompat dan berguling di atas tanah untuk menghindari serangan yang menerpa. Apalagi dia tahu bahwa teknik itu akan sangat berbahaya, karena dalam radius tertentu bola api itu akan meledak dan dapat memberi kerusakan kepadanya.

“Es: Dinding es!”

Harold mendorong telapak tangannya dan membanting ke atas permukaan tanah. Sehingga membuat sebuah dinding es yang cukup tebal muncul.

Duarrr!

Duarr!

Ledakan beruntun terjadi secara berulang kali. Mungkin jika Harold sama sekali tidak mengeluarkan sebuah dinding es, mungkin dia akan terkena dampaknya dan tidak menutup kemungkinan dia akan terluka cukup berat.

Kepulan asap menjadi keadaan semakin sengit, dan itu memang terjadi akibat dari ledakan yang Altair berikan.

Harold menghela napas perlahan, kemudian dia akan mencoba untuk memberikan sebuah serangan untuk yang kesekian kalinya. Tapi dia juga tersenyum puas saat Altair bisa berkembang sejauh ini. Jelas-jelas itu membuatnya benar-benar sangat bangga.

Wushhh!

Harold menoleh ke arah samping dimana itu di luar dinding es nya. Selain itu, dia cukup terkejut saat ternyata benda yang baru saja menembus sebuah kepulan asap adalah baju milik Alta yang diberi sebuah pemberat yang berupa baju.

Itu membuat Harold terkejut karena dia berpikir bahwa itu adalah Alta. Tapi siapa yang menyangka bahwa itu hanya sebuah peralihan yang mampu untuk mengecohnya. Sehingga, saat ini Harold langsung berbalik badan, dan mendapati Alta sedang tersenyum kepadanya sambil membawa sebuah kepalan es di tangan kanannya.

“Kau kalah pak tua!”

Alta tidak berpikir panjang langsung menghentakkan serangannya kepada Harold.

Sayangnya Harold langsung melompat mundur dengan benar-benar sangat cepat, karena jika tidak akan berakibat sangat fatal.

Bumm!

Serangan Alta justru mengenai dinding es yang Harold buat. Tapi sebagai gantinya, dinding es itu langsung hancur berkeping-keping menjadi sebuah serpihan yang tak terhitung jumlahnya. Harold langsung terdiam dan mengatur napas. Jujur saja, jika dia lengah, mungkin dia benar-benar akan hancur.

“Sudah-sudah hentikan! Latihanmu selesai.” Harold berkata.

“Terima Kasih bimbingannya.” Alta membungkukkan setengah badannya.

Selama tiga tahun di tempat ini, Alta benar-benar sangat puas dengan perkembangannya. Apalagi dia juga sudah memiliki basic untuk memperkuat tubuhnya, sehingga dia jauh lebih unggul dari remaja seumurannya. Kali ini dia tidak sabar untuk bangun dan tampil percaya diri dan tidak ingin mendapatkan cercaan lagi.

Terpopuler

Comments

Ikram Dicky

Ikram Dicky

ngak pake tinggkat kultaifasi ya?

2024-10-20

0

Raysonic Lans™

Raysonic Lans™

gak ada tingkatan kultivasi nya yaaa?

2024-08-21

0

Jimmy Avolution

Jimmy Avolution

josss

2024-06-20

1

lihat semua
Episodes
1 Pangeran Sampah
2 Memutus Pertunangan
3 Pelampiasan Amarah
4 Bangun Dalam Keajaiban
5 Atribut Keturunan: Elemental dan Pertarungan
6 Panas dan Dingin
7 Konflik Keluarga Kekaisaran
8 Harold Vs Altair
9 Kembali ke Realitas Nyata
10 Penghuni Rumah Ini
11 Kehidupan Sederhana
12 Darimana Datangnya Binatang Ini?
13 Melawan Elemental Beast Kalajengking
14 Jalan Keluar
15 Langkah Masuk
16 Ular Penjaga
17 Menjaga Sesuatu
18 Hewan Peliharaan
19 Akhirnya Keluar
20 Inti Elemental Beast
21 Berjalan ke Arah Barat
22 Enevi Ama
23 Ada Saja Gangguan
24 Raja Rimba?
25 Melanjutkan Ekspedisi
26 Sampai di Negeri Petir
27 Izin Masuk
28 Ego dan Kaisar
29 Pangeran Sulung
30 Menjual Kalung
31 Gangguan Lagi
32 Dari Kesalahpahaman, Menjadi Teman
33 Dia Kira Nenek-nenek
34 Tak Bergerak Menyaksikan Konfrontasi
35 12 Jam
36 Menyelamatkan Hanya Sekadar Perlu
37 Dimana Eleria?
38 Aku Tidak Menyelamatkanmu, tapi Menyelamatkan Nenekku
39 Buronan Kerajaan
40 Akhirnya Berhasil Keluar dari Kekaisaran
41 Jamur Lingzhi dan Astragalus
42 Akan Sampai
43 Hanya Sekadar Gangguan Kecil
44 Harapan di Atas Rasa Sakit
45 Jalur Kehidupan
46 Identitas Mereka
47 Nenek Harus Hati-hati
48 Perjalanan Pulang
49 Mereka Telah Kembali
50 Gempar
51 Kebahagiaan di Atas Bumi Petir
52 Cerita Hanzel
53 Permintaan Altair
54 Teknik Terlarang
55 Khawatir
56 Hari Kompetisi
57 Kompetisi Pertama: Lyra Fang
58 Sedikit Diremehkan
59 Babak Kedua
60 Altair Vs Han Shan
61 Amarah Tan Shan
62 Istirahat Tak Tenang
63 Bantuan Yang Sedikit Berguna
64 Penentu
65 Ego Vs Lyana Arad
66 Pangeran dan Pangeran, Putri dan Putri
67 Ego Vs Zabuto Arad
68 Altair Vs Lyra
69 Elemental Es
70 Memberikan Kepastian
71 Pamit Pergi
72 Elemental Beast: Arachane
73 Ekor 2
74 Lari Shiba!
75 Menuju Pulau Celestia
76 Para Petinggi Benua
77 Mentor Pembimbing
78 Great Warrior
79 Latihan Pertama
80 Teknik Berpedang
81 Kekaisaran Glacia?
82 Keberangkatan Mereka
83 Rubah itu Hilang!
84 Misi Mencari Tahu Siapa itu Ego (Opsional untuk dibaca)
85 Apa Yang Terjadi Pada Ego?
86 Menyegel Rubah
87 Satu Langkah Di Depan Astral
88 Semua Telah DiRencanakan
89 Konflik Petinggi Benua
90 Sampai di Pulau Volare
91 Gemuruh
92 Serangan dari Dua Sisi
93 Melihat Yokko
94 Rayn Pengkhianat
95 Altair Vs Nolan
96 Melepaskan Shiba
97 Rencana Buruk yang Gagal
98 Kembali Menyegal Shiba
99 Takdir Istimewa
100 Takdir Istimewa (2)
101 Satu Satunya Pewaris
102 Penjelasan Thorne
103 Berita Buruk
104 Kehancuran Pasif
105 Flashback
106 Datang Bak Pahlawan
107 Shiese Membeku
108 Kegilaan, Hilang Akal, Amarah
109 Pelampiasan Amarah
110 Prioritas Altair untuk Pergi
111 Pertarungan Sederhana
112 Asal Muasal Petinggi Benua
113 Tunduk
114 Glacias Empire, Artik continent
115 Pengumuman gak penting penting amat
116 Sedikit Sejarah
117 Pewaris Satu-satunya
118 Ada yang Pergi
119 Suasana Baru
120 Kerusuhan Sedikit
121 Publikasi
122 Tantangan
123 Altair Glacia
124 Lima Tahun - Mengejar Penyusup
125 Marquis Kurang Berguna
126 Penjelasan Tak Masuk Akal
127 Efek yang Masih Bertahan Lama
128 Akan Memimpin Perang
129 Deklarasi Perang!
130 1 Vs 3? Bukan Masalah
131 1 Vs 3? Masalah Bagi Mereka
132 Strategi Perang (1)
133 Strategi Perang (2)
134 Medan Perang (1)
135 Medan Perang (2)
136 Medan Perang (3)
137 Medan Perang (4)
138 Hanya Wyvern
139 Bukan Hal Sepele
140 Pasukan Mundur
141 Mencoba Menundukkan Wyvern
142 Menang Kekuatan
143 Sebab dan Akibat
144 Diplomasi
145 Menolak Damai
146 Menolak Damai (2)
147 Kesepakatan Spontan
148 Tak Bisa Berkompromi
149 Janji Kepada Kieran
150 Mati Secara Terhormat atau Terhina?
151 Genosida Memang Pantas
152 Yokko!
153 Yokko (2)
154 4 Tahun yang Lalu
155 Kirin dan Uron
156 Lanjut Genosida
157 Uhuk uhuk!!
158 Pertarungan Laksamana (2)
159 Pertarungan Laksamana (3)
160 Bocah Tengil
161 Aku kembali
162 Rencana Konyol Pangeran
163 Kemenangan
164 Iron FrostKnight
165 Jika kalian lupa alur cerita, tidak perlu membaca ulang!
166 Tsune Buronan
167 Menuju Kekaisaran Enetropia
168 Enteropia
169 Akankah Kita Berurusan dengan Kaisar?
170 Berita yang Menyebar
171 Distrik Lin
172 Investasi
173 3 Keuntungan Sekaligus
174 Reuni Kieran
175 Berhadapan dengan Tsune
176 Altair vs Kitsune
177 Altair vs Kitsune (2)
178 Kau Sudah Tumbuh Dewasa
179 Selesai Nolan
180 Perintah Berhadapan dengan Kaisar
181 Berhadapan dengan Kaisar
182 Kaisar Terkuat Ke 5 Katanya
183 Mode Tempur
184 Tak Terelakkan
185 Ritter x Kieran
186 Calon Kaisar Terkuat ke Lima
187 Lenidas
188 Firasat Buruk
189 Kekacauan
190 Ang-ang
191 Project Astral
Episodes

Updated 191 Episodes

1
Pangeran Sampah
2
Memutus Pertunangan
3
Pelampiasan Amarah
4
Bangun Dalam Keajaiban
5
Atribut Keturunan: Elemental dan Pertarungan
6
Panas dan Dingin
7
Konflik Keluarga Kekaisaran
8
Harold Vs Altair
9
Kembali ke Realitas Nyata
10
Penghuni Rumah Ini
11
Kehidupan Sederhana
12
Darimana Datangnya Binatang Ini?
13
Melawan Elemental Beast Kalajengking
14
Jalan Keluar
15
Langkah Masuk
16
Ular Penjaga
17
Menjaga Sesuatu
18
Hewan Peliharaan
19
Akhirnya Keluar
20
Inti Elemental Beast
21
Berjalan ke Arah Barat
22
Enevi Ama
23
Ada Saja Gangguan
24
Raja Rimba?
25
Melanjutkan Ekspedisi
26
Sampai di Negeri Petir
27
Izin Masuk
28
Ego dan Kaisar
29
Pangeran Sulung
30
Menjual Kalung
31
Gangguan Lagi
32
Dari Kesalahpahaman, Menjadi Teman
33
Dia Kira Nenek-nenek
34
Tak Bergerak Menyaksikan Konfrontasi
35
12 Jam
36
Menyelamatkan Hanya Sekadar Perlu
37
Dimana Eleria?
38
Aku Tidak Menyelamatkanmu, tapi Menyelamatkan Nenekku
39
Buronan Kerajaan
40
Akhirnya Berhasil Keluar dari Kekaisaran
41
Jamur Lingzhi dan Astragalus
42
Akan Sampai
43
Hanya Sekadar Gangguan Kecil
44
Harapan di Atas Rasa Sakit
45
Jalur Kehidupan
46
Identitas Mereka
47
Nenek Harus Hati-hati
48
Perjalanan Pulang
49
Mereka Telah Kembali
50
Gempar
51
Kebahagiaan di Atas Bumi Petir
52
Cerita Hanzel
53
Permintaan Altair
54
Teknik Terlarang
55
Khawatir
56
Hari Kompetisi
57
Kompetisi Pertama: Lyra Fang
58
Sedikit Diremehkan
59
Babak Kedua
60
Altair Vs Han Shan
61
Amarah Tan Shan
62
Istirahat Tak Tenang
63
Bantuan Yang Sedikit Berguna
64
Penentu
65
Ego Vs Lyana Arad
66
Pangeran dan Pangeran, Putri dan Putri
67
Ego Vs Zabuto Arad
68
Altair Vs Lyra
69
Elemental Es
70
Memberikan Kepastian
71
Pamit Pergi
72
Elemental Beast: Arachane
73
Ekor 2
74
Lari Shiba!
75
Menuju Pulau Celestia
76
Para Petinggi Benua
77
Mentor Pembimbing
78
Great Warrior
79
Latihan Pertama
80
Teknik Berpedang
81
Kekaisaran Glacia?
82
Keberangkatan Mereka
83
Rubah itu Hilang!
84
Misi Mencari Tahu Siapa itu Ego (Opsional untuk dibaca)
85
Apa Yang Terjadi Pada Ego?
86
Menyegel Rubah
87
Satu Langkah Di Depan Astral
88
Semua Telah DiRencanakan
89
Konflik Petinggi Benua
90
Sampai di Pulau Volare
91
Gemuruh
92
Serangan dari Dua Sisi
93
Melihat Yokko
94
Rayn Pengkhianat
95
Altair Vs Nolan
96
Melepaskan Shiba
97
Rencana Buruk yang Gagal
98
Kembali Menyegal Shiba
99
Takdir Istimewa
100
Takdir Istimewa (2)
101
Satu Satunya Pewaris
102
Penjelasan Thorne
103
Berita Buruk
104
Kehancuran Pasif
105
Flashback
106
Datang Bak Pahlawan
107
Shiese Membeku
108
Kegilaan, Hilang Akal, Amarah
109
Pelampiasan Amarah
110
Prioritas Altair untuk Pergi
111
Pertarungan Sederhana
112
Asal Muasal Petinggi Benua
113
Tunduk
114
Glacias Empire, Artik continent
115
Pengumuman gak penting penting amat
116
Sedikit Sejarah
117
Pewaris Satu-satunya
118
Ada yang Pergi
119
Suasana Baru
120
Kerusuhan Sedikit
121
Publikasi
122
Tantangan
123
Altair Glacia
124
Lima Tahun - Mengejar Penyusup
125
Marquis Kurang Berguna
126
Penjelasan Tak Masuk Akal
127
Efek yang Masih Bertahan Lama
128
Akan Memimpin Perang
129
Deklarasi Perang!
130
1 Vs 3? Bukan Masalah
131
1 Vs 3? Masalah Bagi Mereka
132
Strategi Perang (1)
133
Strategi Perang (2)
134
Medan Perang (1)
135
Medan Perang (2)
136
Medan Perang (3)
137
Medan Perang (4)
138
Hanya Wyvern
139
Bukan Hal Sepele
140
Pasukan Mundur
141
Mencoba Menundukkan Wyvern
142
Menang Kekuatan
143
Sebab dan Akibat
144
Diplomasi
145
Menolak Damai
146
Menolak Damai (2)
147
Kesepakatan Spontan
148
Tak Bisa Berkompromi
149
Janji Kepada Kieran
150
Mati Secara Terhormat atau Terhina?
151
Genosida Memang Pantas
152
Yokko!
153
Yokko (2)
154
4 Tahun yang Lalu
155
Kirin dan Uron
156
Lanjut Genosida
157
Uhuk uhuk!!
158
Pertarungan Laksamana (2)
159
Pertarungan Laksamana (3)
160
Bocah Tengil
161
Aku kembali
162
Rencana Konyol Pangeran
163
Kemenangan
164
Iron FrostKnight
165
Jika kalian lupa alur cerita, tidak perlu membaca ulang!
166
Tsune Buronan
167
Menuju Kekaisaran Enetropia
168
Enteropia
169
Akankah Kita Berurusan dengan Kaisar?
170
Berita yang Menyebar
171
Distrik Lin
172
Investasi
173
3 Keuntungan Sekaligus
174
Reuni Kieran
175
Berhadapan dengan Tsune
176
Altair vs Kitsune
177
Altair vs Kitsune (2)
178
Kau Sudah Tumbuh Dewasa
179
Selesai Nolan
180
Perintah Berhadapan dengan Kaisar
181
Berhadapan dengan Kaisar
182
Kaisar Terkuat Ke 5 Katanya
183
Mode Tempur
184
Tak Terelakkan
185
Ritter x Kieran
186
Calon Kaisar Terkuat ke Lima
187
Lenidas
188
Firasat Buruk
189
Kekacauan
190
Ang-ang
191
Project Astral

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!