Siapa yang tidak pedih akan hal itu? Orang-orang meremehkannya, dan menganggap dirinya hanyalah sebuah aib bagi kekaisaran. Ditambah dengan seseorang yang memutus pertunangannya dengan hal ini.
Lagipula Lyra Fang bukanlah sosok seperti tuan putri sama seperti lainnya yang memiliki tempramen kalem, pendiam dan menunjukkan etiket sebagai tuan putri. Gadis berusia 17 tahun itu berbeda, dia merupakan seorang tuan putri yang cukup angkuh, selain itu juga orang-orang mengenalnya sebagai tuan putri yang tidak bisa disentuh dengan mudah.
Konon Lyra benar-benar wanita yang berbakat dalam menguasai teknik elemen air. Secara umum orang-orang akan membangkitkan elemen pada usia 10 tahun. Tapi berbeda dengan Lyra yang bisa membangkitkan elemennya pada usia 7 tahun. Bukankah itu berbakat?
Berbeda dengan Alta yang hingga saat ini, berusia 15 tahun saja belum membangkitkan elemen apinya.
Maka dari itu Alta juga menyadari dirinya sendiri. Menjadi seorang tunangan seorang tuan putri yang memiliki standar tinggi hanya akan mempermalukan dirinya sendiri. Beberapa putra kaisar dari luar benua juga mencoba untuk mendekatinya. Tapi hasilnya? Lyra menolak itu mentah-mentah.
Lupakan saja tentang pertunangan, karena Alta juga sama sekali tidak memperdulikan cinta dari Lyra Fang yang merupakan seorang tuan putri dari kaisar. Tapi juga karena putusnya pertunangan itulah, perseturuan di antara keluarga menjadi lebar. Bahkan dia tidak tahu apakah ayahnya yaitu Yifan masih bertahan menjadi kaisarn setelah perlakuannya kepada panatua?
Jika iya maka Alta benar-benar harus menyalahkan diri sendiri secara berat.
Pukulan pada sebuah batang pohon tebal itu dilakukan Alta secara terus meneris. Tidak peduli rasa sakitnya bagaimana, itu semua tidak sebanding dengan rasa sakit hati dan kekecewaan di dalam hatinya sendiri.
Juga batang pohon itu mulai terkikis karena pukulan pelampiasan amarah Alta benar-benar besar. Orang yang melihatnya mungkin akan sangat histeris dan menganggap bahwa Alta adalah orang yang bodoh karena menyakitinya sendiri.
Apalagi tinjunya juga berdarah-darah dan muncrat kemana-mana. Tapi, apakah Alta peduli? Sama sekali tidak. Dia terus menahan rasa sakit pada kepalan tangannya dan terus meninju pohon yang terus menunjukkan kikisan merah yang bercampur dengan darahnya.
Dan saat pukulan terakhir, Alta berteriak dengan sangat kencang. Dia melampiaskan semua amarahnya pada satu pukulan terakhir. Teriakan itu benar-benar kuat, bahkan mata Alta sempat meloncat keluar karena hal itu.
Kraaaaak!
Pohon tersebut mulai ambruk, dentuman yang keras terdengar dan membuat sekawanan burung mulai terbang. Saat itu juga Alta bernapas dengan terengah-engah sambil menatap batang kayu bagian bawah yang masih berdiri meskipun bagian atasnya roboh.
Namun, kedua tinju Alta mengeluarkan darah yang terus mengalir. Membasahi rerumputan hijau yang baru tumbuh sehingga kini berubah menjadi warna merah pekat.
Jika saja Alta sama sekali tidak memiliki otot dan tulang yang kuat, maka sudah dipastikan bukan pohonnya yang tumbang, melainkan tulangnya yang patah.
Maka dari itu, selama empat tahun terakhir Alta terus memperkuat ototnya untuk menghibur dirinya saat dia tidak memiliki elemental. Dan itu bermula saat usianya yang ke 11, dia dan orang tuanya benar-benar sedih saat elemental api nya tidak kunjung bangkit, sehingga dia berusaha untuk berolahraga berat, dan berharap bahwa elemennya itu bangkit.
Tapi setelah mengetahui fakta jika seseorang didiagnosa tidak memiliki elemental, maka selama hidupnya juga tidak akan memiliki elemental di dalam tubuhnya. Tidak ada satupun cara yang membuat elemental seseorang bangkit dikala sebuah kecacatan di dalam tubuhnya. Kecuali hanya sebuah keajaiban.
“Tunggu.”
Saat ini dia baru menyadari bahwa langkahnya salah besar. Emosi yang menguasai dirinya membuatnya tidak sadar bahwa dia sudah berlari beberapa kilometer dari istana kekaisaran. Apa yang sebenarnya terjadi? Yang jelas saat ini Alta sudah berada di hutan elemental beast tempat para beast berkeliaran.
Selama ribuan tahun, tidak ada orang yang berani masuk hutan lebih dalam lagi. Beberapa orang meyakini bahwa semakin kau masuk ke dalam maka akan semakin menemukan elemental beast yang lebih kuat. Tapi ribuan tahun itu berakhir karena puluhan tahun yang lalu, lima negara kekasaran sekalipun bekerja sama untuk membuat sebuah jalan penghubung.
Ya. Hutan elemental beast menjadi pusat dari lima negara yang berdampingan. Tapi tidak mungkin apabila seseorang utusan dari kekaisaran api menuju kekiasaran petir harus melewati kekaisaran tanah terlebih dahulu? itu memakan waktu yang cukup lama. Sehingga dibuatlah jalan penghubung setiap negara yang memiliki masalah saat mereka ingin menuju negara lain yang bersebrangan.
Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa jika seseorang melalui jalan tersebut akan diserang oleh elemental beast. Mereka semua setidaknya harus merupakan elementalist kuat. Jika tidak, terpaksa mereka harus melewati satu atau dua negara untuk menuju negara tertentu.
Atau waktu yang terbaik saat melewati jalan di tengah hutan elemental beast adalah pagi hari. Dimana beberapa hewan elemental beast tidak akan semengerikan pada malam hari. Itu karena elemental beast pada malam hari jauh lebih aktif dibandingkan pada siang hari.
Untungnya saja, dia tidak masuk terlalu dalam. Sehingga jika dia masuk terlalu dalam dan menemukan elemental beast, maka sudah jelas bahwa dia sama sekali tidak bisa melawannya.
Tapi, sebuah raungan serigala terdengar nyaring. Cepat-cepat Alta langsung berbalik badan untuk segera pergi dari tempat atau yang terjadi dia tidak akan bisa melawannya.
Hal yang mengejutkan adalah, tiba-tiba kawanan serigala itu sudah ada di depannya. Itu membuat dia sontak meloncat ke belakang karena benar-benar terkejut akan hal tersebut. Tubuhnya gemetar, hatinya goyah serta jantungnya berdetak kencang.
Dia sama sekali tidak berteriak karena mulutnya terkunci. Namun dia memilih untuk perlahan mundur.
“Sialan, aku benar-benar sial hari ini. Hari dimana hidupku benar-benar apes!” Alta membatin. Melihat salah satu serigala yang meneteskan air liurnya, itu membuatnya gemetar. Pasalnya dia tau apabila serigala itu mengeluarkan sebuah elemen apapun, maka dia akan kesulitan untuk melawannya.
Serigala yang paling besar, dengan bulu berwara abu-abu yang merupakan pemimpin serigala tersebut mengaung. Kemudian dia meloncat ke arah Alta tapa menunggu waktu yang lebih lama lagi.
Alta langsung meloncat mundur, kemudian dia berbalik badan dan memilih untuk berlari untuk menyelamatkan hidupnya. Tapi satu hal yang pasti, bahwa saat dia lari justru membuatnya semakin masuk ke dalam hutan semakin dalam.
“Serigala itu ada banyak sekali sialan, bagaimana mungkin aku bisa bertahan? Sial, sudah pasti mereka mencium bau darah yang keluar dari tanganku.”
Sekarang Alta mentap kedua tangannya yang terus menetes darah segar. Itu tampak membuatnya cukup menyesali apa yang dia lakukan. Perbuatan bodoh yang penuh emosi saat itu membuatnya tidak menyadari bahwa binatang buas akan terpancing.
Tapi tidak ada gunanya untuk menyesal. Apa yang dipikirkan sekarang adalah bagaimana caranya untuk segera lari menghindari mereka semua?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 191 Episodes
Comments
Saepullah Saep
lanjutkan
2024-07-11
1
Jimmy Avolution
terus
2024-06-20
0
Abu Fadhila
bingung dgn akhir kalimat ini; (.....dengan hal ini). mohon ma'af Thor, sebetulnya kata tersebut tujuannya nyambung kepada kata yg mana?, jika tujuannya utk penyempurna kalimat, cukup dgn kalimat; (.... memutuskan hubungan pertunangan dengannya..)
2024-03-04
5