MW06
"tapi nggak dengan berangtam di tempat umum juga Celline" ucap exsel
"Gini ya Lex. Seandainya yang mereka bilang cewe murahan itu zhea, lho pasti marah kan? Dan lho nik, lho pasti udah bunuh mereka kan? Terus apa salahnya gue belaiin diri gue sendiri. GUE NGGAK PERNAH JUAL DIRI GUE KE SIAPAPUN WALAUPUN GUE HIDUP DI AMERIKA YANG BEBAS ITU" teriak Celline
"Kenapa jadi bawa-bawa zhea sih Cell. Orang-orang juga nggak bakalan berani bilang zhea kayak gitu" ucap exsel
"Sel..." Tegur zhea agar exsel tak menperkeruh suasana
"YA KARENA ZHEA IDOLA MEREKA, ZHEA HEBAT BERBAGAI HAL DAN ZHEA ADALAH CEO PERUSAHAAN TERNAMA. SALAH NGOMONG KALO NGGAK MASUK PENJARA YA MATI TUH ORANG. SEMENTARA GUE, NGGAK ADA SIAPAPUN YANG BELAIN GUE. DAN LHO ZHE, GUE BENAR-BENAR BENCI SAMA LHO. KEBAHAGIAAN LHO YANG SEKARANG KARENA MEREBUT KEBAHAGIAAN GUE. LHO SENGAJA JUAL CERITA KEHIDUPAN LHO KE MEDIA AGAR ORANG-ORANG SIMPATI KAN SAMA LHO? DASAR CAPER!"
PLAKKKK
SATU TAMPARAN KASAR MENDARAT DI PIPI MULUS CELLINE DAN PELAKUNYA ADALAH EXSEL
"DOKTER, SEL..." UCAP NIKO DAN ZHEA YANG TERKEJUT DENGAN TINDAKAN KASAR EXSEL
"Dokter tolong jangan kasar. Celline ini wanita, dan dia istri saya!" ucap Niko penuh penekanan
"Sel, lho apa-apaan sih. Kok kasar gitu..." ucap zhea
"Sayang aku kelepasan. Karena nggak tahan dengar dia ngejelekin kamu" ucap exsel menyesal
"MINTA MAAF!"
"sayang..."
"SEKARANG SEL"
"Celline, gue...."
"CUKUP! kalian benar-benar memuakkan" Celline melepas cincin kemudian melemparnya ke exsel
"Itu cincin kalian kan? Ambil. Gue nggak mau barang bekas lho Zhe" ucap celline Kemudian beranjak pergi. Niko pun mengikutinya
Saat Celline menyebrangi jalanan, hampir saja dia tertangkap mobil jika Niko tidak menariknya.
"Hati-hati" ucap Niko menarik Celline ke pelukannya
"Heh! Mau mati lho ya" teriak supir taksi itu marah
"Maaf pak maaf" ucap Niko
Sopir mobil itupun melajukan mobilnya.
"Nggak usah sok baik dan peduli" ucap celline mendorong tubuh Niko dan berlari pergi.
Niko kembali menyebrang untuk mengambil motornya. Saat berpapasan dengan zhea dan exsel, sorot mata kekecewaan terlihat jelas.
"Lho liat kan dengan kasar lho malah memperkeruh suasana? Lho sendirikan yang bilang kalo gue nggak boleh kasar, kenapa sekarang jadi lho yang kasar?". Ucap zhea ketika marah dia tidak lagi menggunakan kata-kata "aku kamu"
"Sayang kok ngomongnya gitu sih. Maaf, tangan aku refleks aja nampar dia"
"Minta maafnya ke Celline. Dan kalo Celline dan Niko tambah bermasalah karen hal ini, jangan harap bisa tinggal bersama lagi dan jangan muncul lagi di hadapan gue"
"Sayang jangan gitu dong. Aku janji lain kali nggak kayak gini lagi. Aku juga biasanya nggak kayak gini sayang. Tapi, aku paling sensitif jika udah menyangkut kamu. Berpisah selama satu setengah tahun Sama kamu yang buat aku jadi kayak gini. Janji deh, jika ketemu lagi sama celline aku akan minta maaf ke dia"
"Bukan jika ketemu lagi, tapi memang harus lho yang nemuin dia buat minta maaf"
"Iya-iya aku akan minta maaf tapi nanti. Sekarang biar Niko urusin masalah mereka dulu. Janagn marah lagi ya" ucap exsel memeluk zhea
"Jangan ulangi lagi!"
"Aku Janji sayang nggak akan kasar sama siapapun lagi. Terutama kamu" ucap exsel tersenyum manis
___________
Celline sampai di rumahnya, air mata yang sedari tadi di tahan luluh begitu saja. Melihat kemarahan exsel dan begitu besarnya cinta exsel ke zhea membuat perasaanya hancur berkeping-keping.
"Seharusnya gue yang ada di posisi zhea. Dulu gue yang di jaga dengan baik, tapi sekarang, sekarang gue yang dilupakan dan di kasari karena zhea. Zhea benar-benar akar dari penderitaan gue" Celine menghapus kasar air matanya dia kemudian beranjak ke kamarnya.
Celine mengambil fotonya dan exsel di meja "cinta gue ke lho kayaknya udah berubah jadi benci Lex. Lho adalah penderitaan bagi gue, dan gue akan buat lho dan zhea lebih menderita lagi" ucapnya membanting foto itu hingga hancur
"Gue benci sama lho dan zhea, benar-benar benci!" Sambungnya menginjak-injak foto itu
"Celline" ucap Niko dengan nafas ngos-ngosan karena berlari memasuki rumah saking khawatirnya dia dengan celline
"PUAS LHO LIAT GUE MENDERITA NIK? MENIKAH ATAUPUN NGGAKNYA GUE SAMA LHO GUE SAMA HANCURNYA. JADI LEBIH BAIK LHO TALAK GUE SEKARANG DAN JANGAN MUNCUL LAGI DI HADAPAN GUE. GUE BENCI LHO DAN SIAPAPUN YANG BERHUBUNGAN DENGAN ZHEA"
"ayo bicara baik-baik. Zhea nggak ada hubungannya dengan pernikahan kita"
"ADA SIAPA BILANG NGGAK ADA. SATU-SATUNYA ALASAN LHO NIKAHIN GUE KARENA ZHEA KAN? KARENA LHO TAKUT GUE GANGGU PERNIKAHAN MEREKA KAN?. SEKARANG LHO TENANG AJA, GUE NGGAK AKAN SIA-SIAIN WAKTU UNTUK ITU LAGI. KARENA BAIK ALEX ATAUPUN ZHEA MEREKA ADALAH MUSUH BAGI GUE"
"CELLINE, LHO SALAH NGEBENCI ORANG. GUE ADALAH SATU-SATUNYA ORANG YANG BERHAK LHO BENCI"
"DAN GUE SANGAT BENCI SAMA LHO. KELUAR!" UCAP CELLINE MENDORONG TUBUH NIKO KELUAR DARI KAMARNYA. KEMUDIAN DIA MENGUNCI PINTU KAMAR
"CELINE BUKA PINTUNYA"
"GUE BAKAL BUKA PINTUNYA KALAU LHO TALAK GUE SEKARANG!"
"ITU NGGAK AKAN PERNAH TERJADI CELLINE"
"ARGHHHHHH! LHO BENAR-BENAR PENDERITAAN BAGI GUE NIK" TERIAK CELLINE
MEMBANTING SEMUA BARANG YANG ADA DI DEKATNYA
"CELLINE BUKA PINTUNYA ATAU GUE DOBRAK"
"JANGAN BERANI-BERANINYA LHO DOBRAK. ATAU GUE BAKAL BUNUH DIRI"
"PRAGGG" Suara benda-benda jatuh dan hancur terdengar keras dari kamar Celline
"Oke gue nggak akan maksa masuk lagi. Asal lho jangan NGELAKUIN HAL GILA CELLINE"
"DIAM, LEBIH BAIK LHO PERGI DARI RUMAH GUE SEKARANG!"
"GUE AKAN PERGI KALO LHO KELUAR"
CELLINE TIDAK MENJAWAB, TANGISNYA MAKIN KERAS TERDENGAR. SEMENTARA NIKO, DIA MENUNGGU CELLINE DI DEPAN PINTU DAN MENDENGAR CACIAN DAN MAKIAN DARI MULUT CELLINE.
2 JAM BERLALU, TIDAK ADA LAGI SUARA TANGISAN ATAUPUN KATA-KATA UMPATAN DARI MULUT CELLINE
"CELLINE, CELLINE BUKA PINTUNYA. LHO NGGAK MUNGKIN NGELAKUIN HAL GILA KAN CEL. CELLINE OLIVIA!"
Karena khawatir akhirnya Niko mendobrak pintu kamar. "CELLINE" teriaknya ketika melihat Celline tergeletak di lantai.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments