Bab 20 Asumsi Adam

Di ruang operasi tempat Adam terbaring terdengar suara anggota medis serta dokter tengah membicarakan tentang musibah yang disebabkan oleh SCP akhir-akhir ini.

Selain fokus pada pekerjaannya mereka juga merasa bersimpati kepada mereka para korban, terutama kota C yang kini menjadi target oleh banyak SCP sekaligus.

Entah karena apa makhluk-makhluk berbahaya itu seolah mengepung kota C secara membabi-buta, namun yang pasti ada maksud tersembunyi yang tidak mereka ketahui seluruhnya.

"Apa kau tahu, bahwa teori baru dari profesor sudah diumumkan?"

"Yaa, teori itu mengacu pada hipotesa sebuah chip yang ditemukan di tubuh makhluk SCP. Yang bisa jadi memang ada dalang misterius dibalik semua ini."

"Tapi yang menjadi permasalahan adalah dalang itu sendiri, bagaimana bisa dia menciptakan teknologi chip yang mampu mengendalikan makhluk berbahaya itu. Menurut kalian bagaimana?"

"Kalau menurutku sih ... dalangnya adalah orang dari masa depan!"

"Hahaha," beberapa orang di ruang operasi pun tertawa mendengarnya.

"Maaf, aku tertawa karena mengetahui dirimu yang sering membaca novel fantasi dan film aksi tentang hal yang kau sebutkan tadi."

Lalu fokus mereka teralihkan pada seorang anak muda yang kini terbaring sedang di operasi.

Grep.

Semua orang di ruang itu terkejut bukan main lantaran pasien operasi mendadak terbangun dari pingsannya seraya mencengkram tangan salah satu anggota medis.

"Berapa lama aku tak sadarkan diri? Dan bagaimana kondisi di luar sekarang?" pertanyaan yang terlontar untuk pertama kali saat Adam terbangun membuat mereka shock dan tak habis pikir. Dia terlihat serius mengatakannya.

Namun mereka anggota medis maupun dokter bedah masih bungkam. Pasalnya sudah dipastikan pengaruh anestesi masih bekerja pada pasien yang kini menurut mereka aneh tersebut.

"Baiklah, jika diantara kalian tetap bungkam maka aku akan memaksa pergi.."

"Tunggu. Kondisi di luar lumayan baik-baik saja," seloroh salah satu dari mereka nampak ragu.

"Oh jadi begitu," balas Adam dengan senyumannya.

"Lalu bagaimana dengan kondisi Aria sekarang, aku juga ingin bertemu dengan pemimpin Asosiasi!" Dalam sekejap ekspresi Adam menjadi khawatir, lalu berganti.

Perkataan Adam barusan seolah ia memiliki hubungan baik saja dengan pemimpin Asosiasi.

"Dia sedang dirawat, lukanya tidak terlalu parah. Dan operasinya berjalan dengan lancar!"

"Hmm, dia memang tangguh. Lalu bisakah kalian menyelesaikan ini secepatnya, aku memiliki suatu urusan!" perintah Adam seperti halnya memperjelas kedudukannya. Menyuruh mereka anggota medis untuk segera menyelesaikan operasi.

"Kalian mungkin bertanya-tanya bukan, kenapa aku barusan bersikeras. Hal itu karena kondisi dunia saat ini sedang kacau, dan diriku masuk kedalam jajaran orang-orang penting. Kadang suatu sistem pemerintahan tidak akan bekerja jika tidak ada pemimpin dan kehadiran pilar penyokong, serta kalian sendiri melihat kelebihan ku barusan."

Note: merujuk pada saat mereka menyadari pasiennya masih dalam pengaruh efek anestesi, tapi dia seakan kebal tidak terpengaruh sebelum waktu perkiraan tempo.

Pada akhirnya operasi pada pasien bernama Adam berjalan dengan lancar, meskipun lebih cepat dari perkiraan waktu selesainya.

Usai berganti pakaian yang disediakan oleh pihak Asosiasi Adam kemudian berjalan menuju tempat penahanan. Sedikit informasi, Adam hafal dengan semua rute serta lokasi yang berada di tempat ini, markas besar Asosiasi pelindung dunia.

Ditengah perjalanan Adam malah berpapasan dengan seseorang yang dikenalnya. Dia adalah Arabella Catlin temen sekelasnya.

Langsung saja Arabella memeluk Adam seperti halnya orang yang sangat jarang sekali bertemu, lalu bertemu kembali.

Ia juga terlihat menitikkan air mata serta kesedihan yang teramat dalam yang memang tercurahkan kepada Adam. Adam memahami sepenuhnya jika Arabella sangat khawatir padanya.

Berusaha lah Adam menenangkan teman sekelasnya itu hingga tak menangis lagi, Arabella kini sudah tenang sekarang.

"Apa kamu baik-baik saja, jangan berbohong...?" ucap Arabella mempertegas ucapannya nampak sayu, namun nadanya terdengar lirih.

"Sudah kukatakan aku ini baik-baik saja, kamu lihat sendiri bukan!"

"Enggak. Aku rasa kamu menyembunyikan sesuatu."

"Tidak sama sekali."

"Hmph. Aku barusan khawatir tau sama kamuu!!! Aku kira aku tidak bisa..." ucapan Arabella terpotong, Adam pun berujar.

"Lupakan tentang itu, aku sekarang baik-baik saja. Terimakasih karena kamu sudah mengkhawatirkan diriku, Ara ... Dan sebagai gantinya apa aku boleh menanyakan sesuatu padamu?" Adam kemudian bertanya.

"Umm boleh..."

"Apa kamu ini anak pemimpin Asosiasi?" Adam memperjelas pertanyaannya. Langsung to the point.

Dari ekspresi Arabella sudah dipastikan jika dia memang anak pemimpin Asosiasi.

"Iyaa, maaf ya aku selama ini rahasia kan hal itu darimu..." Arabella terlihat merasa bersalah.

"Tidak apa-apa, malah aku berterimakasih padamu."

Senyuman yang sama saat ia tunjukkan kepada Aria kini Adam perlihatkan kembali kepada Arabella.

Arabella pun membalas senyuman itu dengan senyum terbaiknya.

•••

Di ruang penahanan Asosiasi.

Di sana terdapat beberapa orang berpakaian khas baju tahanan. Dan yang menjadi pusat perhatian Adam adalah tahanan berisi SCP 049, terletak jauh dari sel tahanan lain.

Dengan ijin khusus Adam bisa menemui SCP yang dikenal dengan julukan dokter wabah tersebut.

Kedatangan Adam rupanya telah ditunggu oleh dokter wabah karena mereka sudah menjadi sekutu.

Hanya menggunakan bahasa Morse kedua makhluk berbeda jenis itu saling berbincang. Mereka juga saling bertukar informasi.

Dan kesimpulan yang didapat adalah...

"Dalang dibalik kekacauan ini memiliki tujuan mengurangi populasi manusia di muka bumi, dan lebih mengerikannya lagi .. walau sekedar asumsi orang itu hendak menciptakan manusia baru melalui eksperimen. Lalu mengendalikannya menggunakan teknologi chip. Yang sekarang ini dia gunakan untuk mengendalikan para SCP!" ucap Adam mempertegas kesimpulan.

Saat Adam menjabarkan inti pembicaraan barusan berawal dari keinginannya meminta untuk bertemu dengan SCP 049 yang tanpa kepala itu, rupanya pembicaraan tersebut disiarkan secara live.

Namun sebatas orang-orang tertentu saja di markas Asosiasi ini yang diijinkan melihat tayangan siaran live tersebut.

"Anak itu...!!? Dia sangat jeli. Semua perkataannya cocok dengan situasi dan temuan dari investigasi kita terhadap kemunculan SCP!" ucap Dandelion berpendapat.

"Benar. Memang benar kesimpulan itu memiliki dasar dari situasi yang terjadi saat ini, serta temuan yang kita dapatkan. Akan tetapi kesimpulan itu kekurangan poin penting! Seperti penjelasan dari mana tiruan SCP itu berasal, bagaimana dia tau ada eksperimen berbahaya itu, serta portal misterius itu?!" cecar Robert menimpali dengan sedikit sanggahan. Ia tidak bisa percaya begitu saja.

"Yaa, jika seperti itu kita hanya perlu memecahkan misteri itu!" Ketua Asosiasi pun ikut berpendapat setelah beberapa saat hanyut dalam pikirannya.

•••

Malam hari yang terasa begitu dingin kian mencekam melihat sekitaran yang hancur berantakan.

Berbeda dengan kebanyakan orang lain, Adam berjalan tanpa ekspresi sama sekali.

Kini ia berada di pusat kota C tempat penyerangan banyak SCP sekaligus beberapa jam yang lalu, tercatat memakan banyak korban saat tragedi itu berlangsung.

Sebenarnya kota C menjadi salah satu alasan mengapa Adam meminjam pesawat milik Asosiasi, baru setelah itu ia akan pergi ke pusat SCP Foundation, niatnya.

•••

"Tempat ini sepi sekali ya..." ucap Adam bergumam menelisik sekitaran.

Disela-sela mengamati ia melihat seseorang yang terasa familiar dari punggungnya. Dan yang membuat Adam terkejut orang tersebut adalah seorang perempuan.

"Kakak!!! Akhirnya aku menemukanmu ... hiks..." ucap gadis berseragam Sekolah itu memekik sembari berlari kecil menuju Adam.

"Bagaimana bisa...!?" Adam terperangah saat dipeluk.

"Kak!!! Aku takut ... aku sudah sendirian beberapa hari ini hiks..." ucapnya, yang ternyata adalah Hana Makaira.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!