Beberapa menit sebelumnya.
Pesawat non pilot regu pertama mendarat dengan aman di wilayah masih terdapat penduduk disana.
Sebenarnya regu pertama memiliki tugas tambahan yaitu membujuk mereka yang kekeh tidak mau meninggalkan tempat tinggalnya ke sebuah fasilitas aman milik negara.
Mereka yang nantinya akan diungsikan sementara waktu hingga seluruh infrastruktur maupun bencana ini telah rampung diselesaikan.
Tapi siapa sangka, ada banyak kepala keluarga kekeh tak mau meninggalkan kediamannya, meskipun disekitar mereka tidak baik-baik saja. Karena alasan materi mereka sampai menyewa bodyguard elit yang mampu menjaga mereka.
Wal'er bertugas untuk memastikan keadaan warga setempat sembari menginstruksikan kepada rekan timnya untuk menyelesaikan tugas pertama terlebih dahulu.
Yaitu menyuruh kepala keluarga di wilayah ini agar mau diungsikan. Prioritas yang ditekankan adalah membujuk mereka dengan cara baik dan jujur.
Dan hanya Demon anggota yang didampingi oleh penjaga robot bersenjata disisinya.
Sementara Andi nampak bebas dan langsung saja melakukan instruksi seperti yang dikatakan oleh pemimpin regu tanpa berpikir panjang, ia memang memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Bahkan berharap tak ingin ada lagi korban jiwa ditengah pemburuan, penangkapan, pembasmian serta invasi makhluk SCP.
Beberapa saat hingga tujuh belas kepala keluarga luluh dibuatnya, mau mengungsi ke tempat yang aman dari pada bergantung pada bodyguard sewaan.
Selain jago dalam beladiri Andi juga memiliki keterampilan berbicara cukup baik untuk membuat seseorang percaya dengan ucapannya.
Bagi Andi mereka para bodyguard belum tentu mampu menghadapi makhluk SCP dengan segala kemampuannya, dimana makhluk itu memiliki kemampuan tersendiri dan salah satunya ada yang sangat berbahaya.
Demon tidak melakukan tugas tersebut. Sebagai gantinya ia hanya di suruh Wal'er untuk melawan pasukan zombie yang kini mengepung kota C, dengan kata lain bergabung bersama anggota militer di garda depan.
Berbeda dengan Wal'er disibukkan oleh penyelidikannya sendiri maupun pembenaran teori yang diyakini oleh para ilmuwan dan pengamat terhadap kemunculan makhluk SCP.
Selain itu Wal'er juga memastikan dengan sangat teliti kebenaran teori seorang Ilmuwan tergabung di Asosiasi.
Bahkan ia harus menjadi seseorang yang multitasking sekarang ini. Sebab, Wal'er menerima panggilan maupun informasi beragam dari para pengikutnya.
Sebenarnya kota C tidak terlalu luas seperti kota-kota disebelahnya, sehingga mampu dijaga hingga membuat barisan pelindung dari manusia, lebih tepatnya anggota militer, serta manusia setengah robot, kelompok tertentu seperti para ahli beladiri di Jepang, ninja, dan seorang ahli samurai.
Angkatan darat serta udara mulai menembaki maupun mengebom sekumpulan zombie yang entah dari mana asalnya, mereka seperti berasal dari kota sebelah. Namun ada yang aneh dari wajah-wajah para zombie itu.
Sebab mereka seakan serupa dengan hewan buas yang sedang mencari mangsanya lantaran sangat kelaparan.
Bisa dilihat dari mulut para zombie itu berbusa dan bertampang beringas menandakan dirinya haus akan santapan daging manusia.
Dorrr..
Tembakan mesin dari atas gedung tertuju pada kumpulan zombie mirip lautan itu.
Dan ternyata staf Asosiasi Dae Yong menangkap hal mengejutkan dari beberapa drone yang di kerahkan untuk mengawasi keadaan disana.
Beberapa makhluk SCP terkenal akan kemampuan dan kekuatannya cukup fenomenal dikalangan penyuka misteri turut hadir dikala kota C yang dilindungi oleh banyak orang tersebut.
•••
Sementara Adam berhenti dari pengejaran dokter wabah dikala bantuan musuh ikut menyerangnya, bantuan tersebut sebenarnya nampak seperti anggota militer pada umumnya. Masih terlihat seperti manusia biasa.
Namun wajahnya tertutupi oleh topeng tak lain adalah SCP 035 yang mampu mengendalikan seseorang jika memakai topeng berwana putih terdapat darah tersebut.
"Apa kabar 'old friend' kau sepertinya memiliki tubuh baru?" tanya dokter wabah kepada salah satu anggota militer yang sedang dikendalikan itu. Tanpa melirik, tapi ia menganggapnya teman lama.
Sebelumnya Adam di incar secara mendadak oleh persenjataan berbahaya "Asault Rifle" tertuju pada kedua kakinya. Namun beruntung masih bisa dihindari. Entah karena di sengaja atau tidak. SCP 035 maupun SCP 049 memiliki hubungan tertentu diantara keduanya, mereka saling berkerjasama.
"Hahahaha kau sendiri nampak tidak baik-baik saja, tapi sepertinya anak muda itu cukup tangguh dan luar biasa. Pantas saja kau ingin menjadikan dia sebagai sebuah objek bedah mu itu," ucap SCP 035 terkekeh berbicara santai kepada SCP 049. Mengomentari keadaannya.
Memang jika dilihat lagi dokter wabah dibuat babak belur sampai masker paruh yang dikenakannya tinggal setengah. Tubuhnya pun penuh luka dan darah.
"Huh!?"
Bug.
Tiba-tiba saja dari arah belakang Adam meninju topeng pada wajah seorang anggota militer hingga hancur.
"Kau ... kenapa tidak memberitahuku..." Sebelum SCP berwujud topeng itu lenyap ia sempat mengucapkan perpisahan bernada jengkel, tertuju kepada dokter wabah.
"Seseorang yang tidak memperhatikan musuhnya adalah tipe orang yang bodoh." Kata-kata dokter wabah mengomentari perpisahan dari rekannya.
Sebenarnya ia masih tak percaya jika rekan lamanya binasa semudah itu melalui serangan langsung. Yang memang berakibat fatal lantaran di serang di titik lemah.
Mau bagaimanapun SCP 035 adalah topeng berekspresi tersenyum lebar dan kadang sedih, mungkin nasib buruk sedang menyertainya. Pikir dokter wabah.
"Cukup basa-basinya. Makhluk sepertimu tidak tertarik untuk menyerang kehidupan manusia hingga sampai menginvasi keseluruhan, bukan?" ucap Adam dengan ekspresi serius, namun nadanya seperti detektif yang menguak sebuah misteri.
"Tidak mau menjawab, kalau begitu akan ku katakan bukti valid meskipun ini akan membuang-buang waktuku dalam menyelesaikan misi," sambung Adam dengan tatapan percaya dirinya sedikit mengangkat sudut bibir menunjukkan senyuman sinis.
Di satu sisi tubuh seorang militer yang sebelumnya terlepas dari kendali topeng posesif terlihat melebur, bergerak untuk sesaat dan lalu terdiam.
"Tsk, benar apa yang kau katakan anak muda. Diriku ini memang di..." belum usai menyelesaikan perkataannya di momen hampir saja Adam mengetahui kebenaran dari asal makhluk SCP tiruan ini, tapi dokter wabah kini terlihat seperti sedang dikendalikan lagi.
Kini ia mengeluarkan dua bilah pisau berlumuran darah dari sebuah kantong. Wujudnya entah kenapa bisa kembali membaik seperti sediakala dengan beberapa perubahan.
Perubahan itu bisa terlihat dari penampilan dokter wabah yang mana lebih dark dari sebelumnya. Auranya pun menyiratkan aura membunuh, dan ada sayap dibelakang tubuh. SCP 049 lalu mendekat secara perlahan.
Diikuti oleh banyak gagak yang muncul dari balik tubuh bagian belakang humanoid itu.
Shut.
Woss...
Adam menghindar dari tusukan serta sayatan tajam pada area perut sekaligus wajahnya. Serangan tadi rasanya lebih cepat daripada serangan dokter wabah sebelumnya serta tidak masuk akal.
Penggerakan dan kemampuan dokter wabah seperti di buff oleh entitas tak diketahui, Adam menyimpulkan jika hal ini adalah ulah manusia ataupun SCP yang mengendalikan dokter wabah.
Yang mungkin mengendalikan seluruh SCP agar dijadikan alat invasi besar-besaran. Tapi hal ini tetap saja masih menjadi misteri, belum terungkap lebih pasti kebenarannya.
Kedua pisau lalu dilempar oleh si empunya dan melesat cepat pada target.
Tanpa kesulitan, seperti biasa Adam mengelak dengan baik. Dan ia masih bisa mengimbangi kemampuan buff humanoid itu.
Hanya saja yang lebih menyulitkan lagi beberapa gagak yang menganggu fokus Adam saat mengelak.
Keanehan lain juga terdapat pada pisau yang mampu melayang tanpa disentuh oleh si empunya, seperti halnya memiliki pikirannya sendiri.
Sementara dokter wabah mulai melakukan serangan dari kedua arah sekaligus, menggunakan pisau bedah yang dikeluarkan dari kantong kulit miliknya. Kemudian melemparkannya pada Adam dari segala arah.
Sayap di belakang tubuhnya ternyata bukan hiasan semata.
Adam kini terkepung oleh serangan dari segala arah, darat dan udara. Tak ada celah baginya untuk menghindar.
Jleb
Sret.
12 belas pisau bedah menusuk sekujur tubuh Adam, sisanya hanya menggores kulitnya.
Bruk.
Ia pun ambruk dalam keadaan tengkurap. Menandakan akhir dirinya melakukan perlawanan.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
Kroos ♥️ Modric
SCP-035 itu, bahaya banget itu class Keter cuy
2023-11-14
1
AGDHA LY
weh jangan metong adam! 😭😭
2023-06-23
1
AGDHA LY
no way. ADAM 😰
2023-06-23
1