Di kala malam hari para staf khusus Asosiasi pelindung dunia masih disibukkan dengan tugasnya masing-masing.
Terutama bagi seorang dokter yang kini sedang membuat data-data khusus untuk perkembangan penelitian dari sebuah eksperimen yang akan dia lakukan.
Berfokus pada tubuh SCP dimana SCP yang sama akan di teliti, lantaran diketahui ada dua SCP terlihat mirip namun dalam wujud sama.
Dan kedua SCP itu berkebalikan satu sama lain dari segi keberadaan dan tindakannya sekarang.
Satu ikut andil dalam invasi kota, dan satu lagi berada dalam tempat berkeamanan tinggi. Terkurung di sebuah ruangan lebih tepatnya fasilitas di dalam SCP Foundation.
Agar penelitian dengan objek kedua makhluk sejenis itu tercapai Dokter Dae-Jung meminta kepada staf Asosiasi untuk mengambil sampel DNA dua makhluk serupa itu. Bernama SCP 682.
Staf yang diusulkan untuk membantu Dae-Jung dalam segala hal itu pun menyanggupi, hanya saja ia akan menyampaikan permintaan dokter Dae-Jung terlebih dahulu kepada wakil pemimpin.
Sebab, dialah yang mengurusi tim yang sebentar lagi akan dibentuk untuk membasmi para SCP yang berkeliaran.
•••
Dua jam sebelumnya. Dikala Adam menyetujui permintaan atau undangan Asosiasi.
Ia lalu diantar oleh Aria gadis berpenampilan layaknya seorang Agen yang ditugaskan untuk menyampaikan pesan sebelumnya.
Sebuah pesawat dapat mengangkut dua sampai tiga orang pun mendarat dengan sempurna di depan halaman rumah kosong yang ditempati oleh Adam sekarang ini.
Pesawat itu terbuka, lalu beberapa orang berpakaian layaknya militer menyambut baik Adam. Tentunya untuk masuk dan ikut dengan mereka.
Tak lama Adam tiba di markas Asosiasi setelah pesawat berukuran lebih kecil dari pesawat yang dijadikan markas ini dimasuki oleh pesawat itu.
Di sana Adam diantar menuju tempat pertemuan orang-orang pilihan diikuti oleh Aria dengan senyum tak luntur di wajahnya.
"Apa yang membuatmu bahagia?" tanya Adam berbasa-basi disela langkah kakinya menuju tempat yang dituju.
"Eh, umm ... itu karena kamu mau ikut denganku. Aku bakalan dapat bonus dari bos dan... ah kalau mau, aku akan mentraktirmu," ujar Aria terlihat ramah sembari menunjukkan senyum tipis.
Adam sempat terperangah melihat senyuman terkembang Aria, ia lalu menjawab "Terserah, aku hanya kemari karena ingin cepat-cepat mengetahui keberadaan adikku!" sembari membuang muka.
"Begitu ya ... sepertinya adikmu itu akan bangga."
"Kenapa? Kenapa kamu berkata seperti itu?" cecar Adam menekan, bola matanya tertuju pada Aria disampingnya.
"Karena kamu adalah kakak ideal yang sungguh sangat luar biasa. Kamu hanya fokus mencari adikmu yang hilang dan berusaha sekeras mungkin untuk menemukannya, aku salut padamu. Di satu sisi ... aku merasa iri."
"......"
Setelah berjalan sekitar sepuluh menitan akhirnya Adam memasuki ruangan yang dijadikan tempat berkumpul bagi para orang-orang pilihan.
Di sana ada 6 orang yang sedang duduk maupun melakukan aktivitas disana.
Ada Demon "nama sebutan" seorang kriminal yang memiliki catatan kejahatan kelam di masa lalu. Ia membunuh banyak nyawa hanya demi melampiaskan amarahnya. Dan juga dia adalah seorang mutan, berasal dari Brazil.
Lalu Andi seorang ahli beladiri, ia menguasai banyak seni beladiri di setiap negara. Pria blasteran indo dan Cina, namun asli orang Indonesia.
Carolus dari Belanda diakui dunia sebagai binaragawan terbaik di dunia berkat segala prestasinya. Ia juga dijuluki sebagai orang dengan otot terkeras sekeras baja.
Kemudian pria dengan jiwa pemimpin serta berwibawa dan selalu mencari petualangan. Wal'er dijuluki sebagai pria penakluk penjuru dunia. Berasal dari Inggris. Dengan pengikutnya hampir di seluruh belahan bumi.
Kemudian Adam masih berstatus sebagai seorang pelajar SMA tahun ke 3 dari Jepang. Dia diketahui adalah siswa dengan nilai akademik tertinggi ke 2. Serta orang pilihan melalui jalur kemampuannya, yang mampu membunuh tiga SCP di sela pencarinya menemukan adiknya.
Dan anggota sementara yang terakhir adalah Juro, ninja terakhir dari sepuluh bersaudara Klan Naga.
Dia mahir dalam menggunakan seni Ninjutsu dan Genjutsu. Bahkan kemampuannya yang lain masih belum diketahui oleh pihak Asosiasi lantaran kurangnya data tentang dirinya.
Mereka para orang-orang pilihan itu, kelimanya memandang Adam dengan tatapan mata tersendiri.
Adam kemudian duduk di dekat Wal'er yang sepertinya fokus dengan hal ini.
Rudolf selaku wakil pemimpin Asosiasi kemudian datang bersama dengan seorang dokter, kemudian langsung menjelaskan kepada mereka hal apa yang akan mereka lakukan di misi pertama.
Pembahasan awal berfokus terlebih dahulu pada keinginan dokter Dae-Jung yang ingin mencari tahu imitasi dari SCP yang berkeliaran bebas di setiap kota "Jepang" dan negara lain saat ini, dengan cara mengambil DNA makhluk SCP yang menginvasi kota ini.
Perkataannya itu lalu di sela oleh Juro. Sudut bibirnya terlihat naik.
"Hee.. sungguh. Hanya mengambil DNA saja. Terkesan sangat mudah serta membosankan untuk orang sepertiku melakukan pekerjaan tersebut."
Mendengar hal itu membuat dahi orang yang ada di ruangan ini berkerut, dua dari mereka beralih menatap tajam Juro.
Sepertinya dalam diam mereka merespon ucapan Juro dengan gayanya sendiri-sendiri.
Seperti Wal'er yang hanya melirik sekilas Juro namun tak menyahut sama seperti Adam dan Demon.
Sementara Andi menimpali dengan ungkapan.
"Orang sepertimu memang suka memandang diri sendiri begitu kuat dan menilai orang lain begitu lemah. Sebab menurutmu kemampuan mereka berbeda jauh dari kebanyakan kemampuan yang kau miliki. Namun ketika kau rapuh, ucapan mu barusan hanyalah sebuah kiasan saja tak bermakna!" ucap Andi serius yang tengah berdiri menghadap Juro sembari melipat kedua tangannya di depan dada.
Pandangannya fokus memperhatikan perangai Juro.
"Sigh.." dengus Juro sembari memalingkan muka.
"Ku harap kalian bisa akur untuk kedepannya, karena dunia membutuhkan kalian untuk mengatasi bencana mengerikan yang melanda saat ini!" seloroh wakil ketua dengan nada menekan.
Carolus yang sedari tadi sibuk melatih ototnya dengan menggunakan barbel seberat 800kg akhirnya mulai berbicara.
"Apa maksudmu dunia membutuhkan kita?" tanyanya sembari menyeka keringat yang menetes di dahi. Sembari mengangkat rambut depannya dengan dorongan kebelakang menggunakan telapak tangan.
"Ya.. jadi seorang ilmuwan memprediksi jika makhluk-makhluk SCP itu akan terus bermunculan di berbagai tempat, wilayah, bahkan negara!" jelasnya serius.
"Tentu kalian bisa aja meragukan prediksi itu, tapi yang perlu kalian ketahui adalah. Bahwasanya ada beberapa teori yang sudah kami akumulasi kan untuk mengartikan sebab dan akibat bencana ini. Dan teori-teori itu, salah satunya hampir sempurna mendekati realita!" sambung wakil pemimpin.
Carolus pun terdiam merasa cukup dengan jawaban dari pertanyaannya tadi. Berbeda dengan Wal'er yang kini tengah sibuk berkutat pada laptop miliknya.
Seperti tak ada waktu baginya untuk membuang-buang waktu melalui pembicaraan yang sudah ia pahami ini.
Lebih baik fokus kepada solusi yang berdampak pada keseluruhan ending bencana ini.
Adam bahkan sempat bertanya mengenai asal dari makhluk SCP itu, ia berujar apakah SCP Foundation adalah dalang di balik semua ini.
Ia pun mendapati jawaban tak terduga bahwasanya SCP Foundation bukanlah dalang sebenarnya.
Dan asal kemunculan makhluk itu bisa dijelaskan dari beberapa teori seorang Ilmuwan yang kini sedang mempelajari partikel dan kuantum.
Tap.. tap..
"Ada kemungkinan para makhluk SCP imitasi itu berasal dari Multiverse lain!" ucap seseorang yang tiba-tiba saja memasuki ruangan tersebut. Membuat keenam dari orang-orang pilihan itu hanyut pada pemikirannya masing-masing.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 38 Episodes
Comments
Gomen nasai
Orang-orang pilihannya ganteng-ganteng thor
2023-06-20
1
AGDHA LY
buset ngeri bener ama otor ilustrasi nya 😭
2023-06-18
1
AGDHA LY
kayaknya andi bakal jd karakter favorit ku nih
2023-06-18
1