Ale, Puaskan Aku.

Penolakan demi penolakan yang diterima oleh Moohan dari Thalia, semakin membuat penakluk wanita itu tertantang untuk bisa mendapatkannya. Cara halus sudah dia lakukan untuk bisa mengambil hati Thalia, tetapi sepertinya wanita sederhana tersebut sama sekali tidak merespon sikap manis bos TMC. Tentu saja Thalia menutup hati karena baginya sang suami belum mati dan dia berharap suatu saat nanti mereka bisa bertemu kembali.

Cinta Thalia kepada Alexander juga begitu besar. Apalagi ayah kandung dari putrinya itu adalah laki-laki yang setia. Sehingga melihat sifat Moohan yang senang bermain dengan banyak wanita, membuat Thalia tidak memiliki rasa simpati pada bosnya tersebut.

"Kenapa lagi, Bos?" tanya Zack siang ini ketika melihat bosnya berjalan mondar-mandir dan terlihat sangat gelisah.

"Sarah, dia enggak jadi ke sini karena tiba-tiba datang bulan," balas Moohan dengan raut wajah kesal.

Bos TMC itu sudah sangat ingin melampiaskan hasratnya saat ini, tetapi sayang teman wanitanya yang sudah membuat janji mendadak membatalkan karena berhalangan. Moohan mendudukkan diri dengan kasar di sofa, kemudian mencoba meredam hasratnya dengan memejamkan mata. Namun, bayangan Thalia yang justru muncul memenuhi benaknya.

Moohan kembali membuka matanya. Menghirup udara sebanyak-banyaknya dan kemudian menghembuskan dengan kuat. Bos TMC itu lalu kembali berdiri.

"Mau aku telponkan yang lain?" tawar Zack penuh pengertian.

Moohan menggeleng kuat. "Tidak perlu! Suruh saja Thalia kemari!"

"Baik, Bos." Zack segera beranjak dan berlalu dari hadapan Moohan.

"Bagaimana kalau Thalia kembali menolak ajakanku?" gumam Moohan, bertanya-tanya. "Apa aku harus memberinya obat perangsang seperti ide Zack saat itu? Tidak-tidak, aku tidak mau melukai perasaannya. Aku menyukainya dan aku ingin dia melayaniku atas dasar kesadaran penuh," lanjutnya berbicara pada diri sendiri.

Moohan duduk di meja kerja dan semakin terlihat gelisah sebab sudah hampir setengah jam Zack meninggalkan ruangan itu, tetapi Thalia tidak kunjung datang ke ruangannya.Dia kembali berdiri dari kursi kebesaran dan kemudian berjalan menuju almari pendingin untuk mengambil minuman kesukaan. Hanya dalam sekali teguk, satu botol minuman beralkohol tinggi langsung tandas tanpa sisa.

Moohan mengambil satu botol kembali dan dia melakukan hal yang sama. Hanya dalam waktu sekejap, tiga botol minuman yang memabukkan tersebut telah berpindah ke dalam perut Moohan. Tubuh pria tampan itu mulai terasa panas dan hasratnya semakin tinggi.

Tepat di saat Moohan hendak menuju sofa, Zack membuka pintu ruangannya bersama Thalia. Bos TMC tersebut sempat dibuat heran dengan penampilan wanita cantik yang diincarnya itu. Kancing blouse bagian atas Thalia terbuka dan menampakkan kulit dadanya yang putih bersih, membuat Moohan menelan saliva.

"Bos, di mana remot AC? Kenapa ruangan bos terasa panas?" Thalia mengedarkan pandangan mencari remot AC di tempat yang biasa dia menyimpannya ketika membersihkan ruangan presdir.

"Panas?" Moohan mengerutkan dahi dan kemudian menatap ke arah asisten pribadinya yang tengah tersenyum seringai.

"Maaf, Bos. Aku hanya ingin memudahkan jalanmu," ucap Zack tanpa dosa.

Moohan menyugar kasar rambutnya. "Zack, kamu! Ah ...!" Bos TMC itu kemudian menjatuhkan bobot tubuhnya di sofa empuk. Mengusap kasar wajahnya berkali-kali sambil menggeleng-gelengkan kepala.

"Sudahlah, Bos, nikmati saja. Sepertinya, sebentar lagi dia akan meminta padamu untuk dipuaskan," bisik Zack yang mengekor langkah Moohan menuju sofa.

"Tidak seperti ini caranya, Zack! Apalagi, apalagi saat ini aku juga sedang tidak bisa mengendalikan diriku sendiri," sesal Moohan yang meskipun begitu menginginkan Thalia, tetapi masih memiliki hati untuk menjaga perasaan sang wanita pujaan.

"Hahaha... susah, ya. Kalau casanova sudah terjerat pada pesona Janda. Kamu jadi melupakan jiwa petualangmu, Hen!" ujar Zack, menertawakan sahabatnya.

"Tuan! Kenapa kran airnya mati?" Terdengar suara teriakan dari dalam toilet. Rupanya, Thalia sudah berada di dalam toilet untuk mendinginkan tubuhnya yang tiba-tiba terasa panas.

"Mati?" Moohan kembali manatap Zack dengan tatapan menuduh dan asistennya itu menjawab dengan tertawa senang.

"Nikmati harimu, Bos," ujar Zack sambil berlalu dari ruang presdir dan kemudian mengunci pintu tersebut dari luar. Meninggalkan Moohan yang dibuat kebingungan sendiri.

"Tuan! Ini kran airnya kenapa?" Teriakan Thalia yang kembali bertanya, memaksa Moohan untuk mendekat.

Bos TMC itu kemudian masuk ke dalam toilet pribadi miliknya yang sangat mewah dan dilengkapi dengan bathup karena Moohan sering membawa teman kencan ke kantor. Dia berusaha untuk menghidupkan kran air tersebut, tetapi percuma sebab Zack sudah mematikannya dari luar. Moohan menatap bingung ke arah Thalia yang sudah membuka blous-nya dan berdiri menempel pada dinding dengan bersidekap untuk menutupi bagian tubuh yang menonjol.

"Jangan melihat ke sini, Tuan!" Thalia yang wajahnya telah memerah dan tubuhnya bergetar, menatap tajam pada Moohan.

"Thalia, aku bisa menolongmu," tawar Moohan dengan tatapan khawatir, sekaligus mendamba. Melihat kulit putih nan mulus milik Thalia, tentu saja membuat Moohan semakin berhasrat. Miliknya bahkan sudah benar-benar mengeras dan meminta untuk segera dituntaskan.

Thalia menggeleng. "Saya hanya butuh air, tolong saya, Tuan." Tubuh Thalia semakin merosot dan hampir saja terduduk di lantai kamar mandi yang lembab, tetapi Moohan segera menangkapnya.

"Aku akan menolongmu, Thalia," ucap Moohan lirih seraya mendekap Thalia.

Thalia yang awalnya berontak, perlahan terdiam. Sepertinya, obat yang diberikan oleh Zack sudah benar-benar bekerja. Wanita itu bahkan merasa nyaman berada dalam dekapan Moohan.

Merasa wanita idaman yang berada dalam dekapan tidak lagi memberontak, Moohan yang sudah sangat berhasrat itu kemudian membawa Thalia ke dalam kamar pribadinya. Dia baringkan tubuh wanita cantik yang sudah tidak mengenakan blouse tersebut ke atas ranjangnya yang empuk. Moohan menelan saliva menatap pemandangan indah di hadapan.

Dengan cepat, bos TMC itu melepaskan pakaiannya satu-persatu. Moohan yang juga sudah dikuasai oleh hasrat dan juga efek dari alkohol yang dia minum tadi, sudah tidak dapat lagi berpikir dengan jernih. Dia pun ingin segera menuntaskan hasratnya dengan wanita yang selama ini dia incar.

Moohan juga melepaskan rok span dan pakaian dalam Thalia agar tidak ada lagi penghalang di antara mereka berdua. Baru saja pria tampan itu hendak membuka tali bra, wanita yang saat ini tengah memejamkan mata sambil meracau tidak jelas tersebut menarik tangan Moohan hingga tubuh kekarnya jatuh menimpa tubuh seksi Thalia. Bos TMC itu tercenung ketika mendengar Thalia memohon dengan menyebut nama pria lain.

"Ale, puaskan aku, Sayang. Aku benar-benar kangen sama kamu."

Meski kalimat tersebut diucapkan dengan tidak begitu jelas, tetapi Moohan masih dapat mendengarnya dengan baik. Harga dirinya sebagai seorang pria merasa ternodai karena sang wanita malah menyebut nama pria lain ketika mereka berdua sedang dalam posisi seintim ini. Tanpa berpikir kembali, Moohan segera meluapkan amarah sekaligus hasratnya dengan melakukan keinginan yang sudah lama terpendam itu pada Thalia.

"Aku hanya memenuhi keinginan kamu, Thalia," ujar Moohan yang langsung menyerang wanita yang sudah berada di bawah kungkungannya.

Thalia yang mengira bahwa pria berbadan kekar yang saat ini sedang menindihnya adalah sang suami, wanita cantik itupun menumpahkan segala kerinduan dengan menyambut baik apa yang dilakukan oleh Moohan. Hal itu membuat pria tampan tersebut semakin bersemangat mencumbui Thalia. Hanya dalam hitungan menit, kamar pribadi Moohan sudah dipenuhi oleh suara-suara yang menggairahkan.

Mereka berdua melakukannya hingga berulang kali. Keduanya seperti tidak ada puasnya. Saling mencumbu dan saling memberikan kenikmatan hingga malam menjelang.

Setelah berkali-kali mengalami pelepasan tanpa pengaman karena Moohan melakukannya tanpa persiapan, tubuh mereka berdua terkulai lemah dan kemudian terlelap dengan saling mendekap erat.

☕☕☕☕☕☕☕☕☕☕ tbc.

Terpopuler

Comments

Shi Leseora

Shi Leseora

waduh bagaimana nasib anak nya yg ditnggal di tempat penitipan anak ya..

2025-03-24

1

Ninik Srikatmini

Ninik Srikatmini

zack tega nian dikau...

2025-03-05

1

Yoyok Yoyok

Yoyok Yoyok

garang sekali mohan

2023-10-12

1

lihat semua
Episodes
1 Kecelakaan Maut
2 Sangat Berguna Untukku
3 Cari Tahu Siapa Dia!
4 Menarik
5 Menikah Lagi
6 Semakin Menantang
7 Teman Kencan Tuan Moohan
8 Saya Tidak Minum Alkohol!
9 Ale, Puaskan Aku.
10 Siapa yang Ditemuinya?
11 Tentang Masa lalu Thalia
12 Menjadi Daddy dari Bayinya
13 Harus Kemana Aku Mencarimu?
14 Mendapat Tempat untuk Berteduh
15 Cinta yang Rumit
16 Segera Menemukan Cinta Sejatinya
17 Belum Berjodoh
18 Suara Familiar
19 Ini Tidak Mungkin
20 Merindukan Seseorang
21 Kue Pesanan Tuan Muda
22 Memuluskan Misi
23 Menjaga Anak Kami dengan Baik
24 Memiliki Ikatan Batin dengan Thalia
25 Apa yang Harus Aku Lakukan?
26 Menjadi Single Parent
27 Kontraksi Palsu
28 Mommy Pasti Bisa
29 Mother of My Children
30 Princess Aurora Moohan
31 Maaf Jika Mommy Egois
32 Akal-akalan Dia, Pasti!
33 Asalkan Apa, Mommy?
34 Mati Berdiri
35 Pernikahan Kalian Dipercepat
36 Membujuk Thalia
37 Asisten Tampan
38 Beri Aku Waktu
39 Ikut Terhanyut
40 Ganggu Orang Lagi Pacaran
41 Menghisapnya Seperti King
42 Tidak Sabar Menunggu Pagi
43 Spesial Milik King
44 Kiss Wedding
45 Partner Bercinta
46 Penjilat dan Pecundang
47 Syurga Dunia
48 Love, Aku Menginginkannya
49 Bicara Empat Mata
50 Kamu Pasti Bukan Thaliaku
51 Akulah Daddynya
52 Semua Ini Salah Mama!
53 Tersudut dan Kesal Dalam Waktu Bersamaan
54 Ben, Bawa Aku Pergi Bersenang-senang
55 Melepaskan Kerinduan
56 Menyatu Hingga ke Puncak Nirwana
57 Sempat Berharap Banyak
58 Cinta Sang Mantan Begitu Besar
59 Tidak Punya Etika
60 Lagi Nanggung
61 Nina Ninu
62 Informasi Tentang Sarah
63 Kalian Tidak Boleh Bercerai!
64 Bertemu dengan Aletha
65 Semakin Frustasi
66 Penyesalan Nyonya Grace
67 Menjijikkan!
68 Jangan, Ale!
69 Menjadi Pria Single
70 Hati Ameera Berbunga
71 Calon Mommy Baru Princess
72 Menjadi Mommy dari Anak-anak Kita
73 Pengumuman GA
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Kecelakaan Maut
2
Sangat Berguna Untukku
3
Cari Tahu Siapa Dia!
4
Menarik
5
Menikah Lagi
6
Semakin Menantang
7
Teman Kencan Tuan Moohan
8
Saya Tidak Minum Alkohol!
9
Ale, Puaskan Aku.
10
Siapa yang Ditemuinya?
11
Tentang Masa lalu Thalia
12
Menjadi Daddy dari Bayinya
13
Harus Kemana Aku Mencarimu?
14
Mendapat Tempat untuk Berteduh
15
Cinta yang Rumit
16
Segera Menemukan Cinta Sejatinya
17
Belum Berjodoh
18
Suara Familiar
19
Ini Tidak Mungkin
20
Merindukan Seseorang
21
Kue Pesanan Tuan Muda
22
Memuluskan Misi
23
Menjaga Anak Kami dengan Baik
24
Memiliki Ikatan Batin dengan Thalia
25
Apa yang Harus Aku Lakukan?
26
Menjadi Single Parent
27
Kontraksi Palsu
28
Mommy Pasti Bisa
29
Mother of My Children
30
Princess Aurora Moohan
31
Maaf Jika Mommy Egois
32
Akal-akalan Dia, Pasti!
33
Asalkan Apa, Mommy?
34
Mati Berdiri
35
Pernikahan Kalian Dipercepat
36
Membujuk Thalia
37
Asisten Tampan
38
Beri Aku Waktu
39
Ikut Terhanyut
40
Ganggu Orang Lagi Pacaran
41
Menghisapnya Seperti King
42
Tidak Sabar Menunggu Pagi
43
Spesial Milik King
44
Kiss Wedding
45
Partner Bercinta
46
Penjilat dan Pecundang
47
Syurga Dunia
48
Love, Aku Menginginkannya
49
Bicara Empat Mata
50
Kamu Pasti Bukan Thaliaku
51
Akulah Daddynya
52
Semua Ini Salah Mama!
53
Tersudut dan Kesal Dalam Waktu Bersamaan
54
Ben, Bawa Aku Pergi Bersenang-senang
55
Melepaskan Kerinduan
56
Menyatu Hingga ke Puncak Nirwana
57
Sempat Berharap Banyak
58
Cinta Sang Mantan Begitu Besar
59
Tidak Punya Etika
60
Lagi Nanggung
61
Nina Ninu
62
Informasi Tentang Sarah
63
Kalian Tidak Boleh Bercerai!
64
Bertemu dengan Aletha
65
Semakin Frustasi
66
Penyesalan Nyonya Grace
67
Menjijikkan!
68
Jangan, Ale!
69
Menjadi Pria Single
70
Hati Ameera Berbunga
71
Calon Mommy Baru Princess
72
Menjadi Mommy dari Anak-anak Kita
73
Pengumuman GA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!