Bab 16 Gadis Suci Yang Meneteskan Air Mata

Clara kemudian tersadar dari lamunannya dan masuk ke dalam kereta. Dia paham walaupun ada perempuan lain di dalam kereta, dia juga tidak lebih dari tunangan kontrak yang masing-masing harus memenuhi isi kontrak.

Di perjalanan suasana sangat canggung sampai gadis yang tepat berada di samping Dain berbicara untuk mencairkan suasana.

"Nona Fragrante, kita sudah pernah bertemu bukan di pesta teh yang di adakan oleh ratu pada saat Minggu lalu,"

"Tapi perkenalan aku Reika Hazami,"

"Aku berasal dari sebuah tempat modern dan berpindah ke dunia ini sebagai utusan tuhan bisa di bilang aku seorang Gadis Suci," ucap gadis itu sambil tersenyum dengan polos

Clara yang melihat ini tentu tau pemeran utamanya memang dipanggil oleh dewa untuk membantu. Tapi dia mungkin bisa merusak isi novel kalau dia kenal lebih jauh dari seharusnya.

"Namaku Clara Fragrante, aku putri keluarga Earl,"

"Aku sungguh terkejut seorang Gadis Suci mengikuti perjalanan kami berdua tanpa dibicarakan oleh Dain kepadaku,"

"Tetapi, apakah anda tidak masalah nona jika ikut berpergian dengan kami yang bertunangan?" ucap Clara dengan senyuman tipis ke arah sosok Gadis Suci itu

Gadis Suci itu terkejut dengan ucapan yang baru dia dengar dari Clara yang kemungkin besar dia sama sekali tidak mengetahui kalau Clara telah bertunangan dengan Duke, tetapi undangan pesta pertunangan keduanya telah di sebarkan ke seluruh penjuru negeri kemarin dan seorang Gadis suci tidak mengetahuinya akan di anggap sebagai orang ketiga di dalam hubungan ini.

"Clara, maafkan aku itu karena Gadis Suci mendadak merengek meminta untuk ikut dalam perjalanan, karena bosan di dalam kuil jadi aku pikir sekalian saja di ajak ke dalam perjalanan ini,"

"Dan juga Clara maafkan aku karena membawa pekerjaan ke dalam perjalanan ini," ucap Dain dengan tatapan dingin tetapi perasaan bersalah karena dia sadar dengan kesalahan yang dia perbuat kepada Clara tanpa sepengetahuannya

Clara ingin memarahinya tetapi dia mungkin akan di anggap sebagai orang yang egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri jadinya tentu dia memutuskan untuk tetap diam selama perjalanan setelah percakapan itu setelah dia menggelengkan kepalanya dengan isyarat tidak apa-apa.

Selama dua hari perjalanan Clara hanya diam tidak banyak berbicara sedangkan Dain mengurus Gadis Suci itu di hadapannya. Clara paham dan sangat mengerti kalau dia bukan karakter utama dan dia juga siap menanggung pembatalan pertunangan kapan saja, tetapi anehnya perasaannya sesak pada saat melihat Dain memberikan perhatian lebih kepada Gadis Suci itu dibandingkan dengan dirinya.

Sesampainya di salah satu wilayah tempat di mana bisnis para orang timur menetap di wilayah itu, Clara sangat terpukau bahkan tidak menyangka kalau dia bisa mengenang kehidupan lampaunya. Kereta mereka menuju ke sebuah penginapan yang telah di pesan untuk mereka menghabiskan waktu di sana.

"Clara, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan dirimu di tempat ini," ucap seorang gadis yang berjalan pelan ke arah Clara yang sedang berjalan hingga tiba-tiba menghentikan langkahnya karena mendengarkan suara yang tidak asing memanggilnya tetapi itu juga cukup membuat kedua orang di depan Clara ikut berhenti

"Violet, kenapa kamu bisa ada di tempat ini?" tanya Clara dengan tatapan kebingungan menatap Violet yang datang bersama dengan sesosok laki-laki berkacamata

Laki-laki berkacamata itu adalah putra mahkota kerajaan, Clara mengetahuinya dari novel dan pesta dansa yang di adakan pada saat itu. Clara dengan cepat memberikan hormat kepada sang pemilik negeri selanjutnya tapi Violet menghentikannya, karena mereka datang secara tidak resmi negeri timur atau bisa dibilang mereka ke tempat itu bukan untuk keperluan pekerjaan.

"Clara, kamu bisa memanggilnya dengan nama Edelweiss atau Edel langsung,"

"Dan kamu datang bersama dengan Dain ya, aku telah mendengarkan kalau kalian berdua akhirnya bertunangan,"

"Selamat ya, aku harap kalian bisa saling mencintai sebagai pasangan sejati," ucap Violet yang kemudian melihat ke arah belakang Clara betapa terkejutnya dengan sosok perempuan yang terlihat polos itu menatap

Seketika ekspresi Violet berubah menjadi begitu dingin menatap ke arah belakang Clara dan berjalannya dia ke arah belakang Clara ke sosok gadis yang berada di sebelah Dain.

"Kenapa Gadis Suci seperti dirimu berada di tempat ini dan bisa-bisanya dirimu berada di sebelah sepupuku yang telah memiliki tunangan,"

"Apakah kamu sadar kalau itu adalah tindakan yang buruk untuk orang yang telah memiliki pasangan?" ucap Violet dengan tatapan tajam ke arah sosok Gadis Suci itu dengan tatapan yang dingin dan tajam ke arah gadis itu

Sang Gadis Suci itu tiba-tiba meneteskan air matanya yang membuat Edel ataupun Dain dengan cepat ke arah sosok Gadis Suci itu untuk menenangkan dirinya yang menangis.

"Aku hanya berpikir merindukan kampung halamanku jadi aku meminta untuk ikut karena katanya di tempat ini sangat mirip dengan kampung halamanku," ucap Sang Gadis Suci dengan air mata yang mengalir dan lap oleh Dain dan Edel

Violet yang melihat Gadis Suci itu menangis merasa kalau gadis itu adalah gadis yang memang sengaja melakukannya supaya dirinya terlihat sangat jahat, padahal jelas-jelas Violet hanya menegur gadis itu supaya gadis itu sadar kalau perbuatan yang dia lakukan adalah salah. Clara tentu paham saat ini terjadi, kalau sebenarnya Violet yang berada di dalam novel sama sekali tidak sejahat pada kenyataannya, tetapi ini malah membuat dirinya seolah-olah jahat.

"Violet, kamu minta maaf kepadanya karena kamu membuat Gadis Suci menangis," ucap Edel dengan tegas dan dingin yang membuat Violet terkejut dengan ucapan yang diucapkan oleh orang yang padahal sangat dia kenal selama ini sangat baik kepada dirinya bahkan tidak pernah bersikap seperti itu selama ini

Violet tertunduk menggigit bibirnya dan mengepalkan tangannya dengan erat setelah dia mendengarkan ucapan yang cukup membuatnya merasa terguncang karena dia merasa tidak memiliki kesalahan, Clara juga merasa kalau Violet bukanlah orang yang berhak meminta maaf. Clara kemudian berjalan lebih dekat ke arah Violet dan terlihat kalau sosok gadis itu saat ini sedang berusaha membuat dirinya kokoh karena air matanya yang hampir menetes sambil di tekan oleh Edel untuk meminta maaf atas kesalahan yang tidak pernah dia lakukan.

"Yang mulia, apakah menurut anda Violet adalah orang yang melakukan kesalahan? Dan jelaskan kenapa dia melakukan kesalahan?"

"Dan nona Gadis Suci kenapa anda menangis? Anda tidak dipukul ataupun dibentak,"

"Apa anda benar-benar seorang Gadis Suci? Bukankah seharusnya Gadis Suci adalah orang yang tegar dan berani karena utusan dewa?"

The Duke'S Only Beloved Fiancé

Terpopuler

Comments

Andry Lenny

Andry Lenny

gadis suci nya kyk jalang penggoda aja nih... pake susuk ato pelet kali nih /Right Bah!//Right Bah!//Cleaver//Cleaver/

2024-08-06

0

Dede Mila

Dede Mila

/Shame//Shame//Shame/

2024-05-25

0

Frando Kanan

Frando Kanan

air mata buaya 😒

2023-07-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Ingatan Kehidupan Sebelumnya
2 Bab 2 Mau Berdansa Denganku?
3 Bab 3 Sakit
4 Bab 4 Clara Fragrante
5 Bab 5 Gadis Karakter Antagonis
6 Bab 6 Pesta Teh
7 Bab 7 Membuat Kegaduhan
8 Bab 8 Nona Ingin Saya Antar Pulang?
9 Bab 9 Alun-Alun Kota
10 Bab 10 Menebus Kesalahan
11 Bab 11 Pesta Teh Ratu
12 Bab 12 Gadis suci
13 Bab 13 Niat Untuk Membunuhku
14 Bab 14 Pertunangan?
15 Bab 15 Perjanjian
16 Bab 16 Gadis Suci Yang Meneteskan Air Mata
17 Bab 17 Sekarang Minta Maaf
18 Bab 18 Akhirnya ketemu
19 Bab 19 Sakit Tapi Hanya Sebatas Kertas
20 Bab 20 Hadiah Karena Cemburu?
21 Bab 21 Apakah Aku Adalah Laki-Laki Yang Tidak Memiliki Moral Menurutmu?
22 Bab 22 Pesta Pertunangan
23 Bab 23 Apa kamu benar-benar masih percaya kepada tunanganmu?
24 Bab 24 Pulang Sebelum Pindah
25 Bab 25 Kejujuran
26 Bab 26 Menggemaskan
27 Bab 27 Tamu Tidak Di Undang
28 Bab 28 Surat
29 Bab 29 Toko Kue Terkenal
30 Bab 30 Lantai Dua toko Kue
31 Bab 31 Pecahan Cangkir Teh
32 Bab 32 Pembahasan penting
33 Bab 33 Mimpi buruk
34 Bab 34 Belati Perak
35 Bab 35 Acara Pemakaman
36 Bab 36 Gelar Tidak Ada Yang Mewarisi
37 Bab 37 Tidak Akan Berakhir Dengan Ending Yang Tragis
38 Bab 38 Sudah Di Prediksi
39 Bab 39 Tanganku Licin
40 Bab 40 Berjalan-Jalan Di Alun-Alun Kota Menghilangkan Stres
41 Bab 41 Laki-laki berkacamata
42 Bab 42 Kamu Tau Bukan Aku Membohongi Dirimu?
43 Bab 43 Kamu Tidak Ingin Menghabiskan Malam Bersamaku?
44 Bab 44 Festival Perburuan
45 Bab 45 Pesta Teh Di Tenda
46 Bab 46 Hutan Yang Lebat
47 Bab 47 Gadis Bodoh
48 Bab 48 Hasil Kompetisi Festival Perburuan Hari Pertama
49 Bab 49 Bangunan Tua
50 Bab 50 Cahaya Emas
51 Bab 51 Mirip Kisah Dongeng
52 Bab 52 Raja Iblis
53 Bab 53 Sang Iblis Sangat Murka
54 Bab 54 Dain Menyerah Saja
55 Bab 55 HENTIKAN AKU MOHON HENTIKAN INi!
56 Bab 56 Permohonan
57 Bab 57 Tidak Asing
58 Bab 58 Partner Sepupuku
59 Bab 59 Pasangan Pesta
60 Bab 60 The Duke's Only Beloved Fiancé End
61 Bab 61 Special Bab part 1
62 Bab 62 Special Bab Part 2
63 Bab 63 Special Bab part 3
64 Bab 64 Special Bab part 4 End
65 Pengumuman
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bab 1 Ingatan Kehidupan Sebelumnya
2
Bab 2 Mau Berdansa Denganku?
3
Bab 3 Sakit
4
Bab 4 Clara Fragrante
5
Bab 5 Gadis Karakter Antagonis
6
Bab 6 Pesta Teh
7
Bab 7 Membuat Kegaduhan
8
Bab 8 Nona Ingin Saya Antar Pulang?
9
Bab 9 Alun-Alun Kota
10
Bab 10 Menebus Kesalahan
11
Bab 11 Pesta Teh Ratu
12
Bab 12 Gadis suci
13
Bab 13 Niat Untuk Membunuhku
14
Bab 14 Pertunangan?
15
Bab 15 Perjanjian
16
Bab 16 Gadis Suci Yang Meneteskan Air Mata
17
Bab 17 Sekarang Minta Maaf
18
Bab 18 Akhirnya ketemu
19
Bab 19 Sakit Tapi Hanya Sebatas Kertas
20
Bab 20 Hadiah Karena Cemburu?
21
Bab 21 Apakah Aku Adalah Laki-Laki Yang Tidak Memiliki Moral Menurutmu?
22
Bab 22 Pesta Pertunangan
23
Bab 23 Apa kamu benar-benar masih percaya kepada tunanganmu?
24
Bab 24 Pulang Sebelum Pindah
25
Bab 25 Kejujuran
26
Bab 26 Menggemaskan
27
Bab 27 Tamu Tidak Di Undang
28
Bab 28 Surat
29
Bab 29 Toko Kue Terkenal
30
Bab 30 Lantai Dua toko Kue
31
Bab 31 Pecahan Cangkir Teh
32
Bab 32 Pembahasan penting
33
Bab 33 Mimpi buruk
34
Bab 34 Belati Perak
35
Bab 35 Acara Pemakaman
36
Bab 36 Gelar Tidak Ada Yang Mewarisi
37
Bab 37 Tidak Akan Berakhir Dengan Ending Yang Tragis
38
Bab 38 Sudah Di Prediksi
39
Bab 39 Tanganku Licin
40
Bab 40 Berjalan-Jalan Di Alun-Alun Kota Menghilangkan Stres
41
Bab 41 Laki-laki berkacamata
42
Bab 42 Kamu Tau Bukan Aku Membohongi Dirimu?
43
Bab 43 Kamu Tidak Ingin Menghabiskan Malam Bersamaku?
44
Bab 44 Festival Perburuan
45
Bab 45 Pesta Teh Di Tenda
46
Bab 46 Hutan Yang Lebat
47
Bab 47 Gadis Bodoh
48
Bab 48 Hasil Kompetisi Festival Perburuan Hari Pertama
49
Bab 49 Bangunan Tua
50
Bab 50 Cahaya Emas
51
Bab 51 Mirip Kisah Dongeng
52
Bab 52 Raja Iblis
53
Bab 53 Sang Iblis Sangat Murka
54
Bab 54 Dain Menyerah Saja
55
Bab 55 HENTIKAN AKU MOHON HENTIKAN INi!
56
Bab 56 Permohonan
57
Bab 57 Tidak Asing
58
Bab 58 Partner Sepupuku
59
Bab 59 Pasangan Pesta
60
Bab 60 The Duke's Only Beloved Fiancé End
61
Bab 61 Special Bab part 1
62
Bab 62 Special Bab Part 2
63
Bab 63 Special Bab part 3
64
Bab 64 Special Bab part 4 End
65
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!