Clara kemudian tersadar dari lamunannya dan masuk ke dalam kereta. Dia paham walaupun ada perempuan lain di dalam kereta, dia juga tidak lebih dari tunangan kontrak yang masing-masing harus memenuhi isi kontrak.
Di perjalanan suasana sangat canggung sampai gadis yang tepat berada di samping Dain berbicara untuk mencairkan suasana.
"Nona Fragrante, kita sudah pernah bertemu bukan di pesta teh yang di adakan oleh ratu pada saat Minggu lalu,"
"Tapi perkenalan aku Reika Hazami,"
"Aku berasal dari sebuah tempat modern dan berpindah ke dunia ini sebagai utusan tuhan bisa di bilang aku seorang Gadis Suci," ucap gadis itu sambil tersenyum dengan polos
Clara yang melihat ini tentu tau pemeran utamanya memang dipanggil oleh dewa untuk membantu. Tapi dia mungkin bisa merusak isi novel kalau dia kenal lebih jauh dari seharusnya.
"Namaku Clara Fragrante, aku putri keluarga Earl,"
"Aku sungguh terkejut seorang Gadis Suci mengikuti perjalanan kami berdua tanpa dibicarakan oleh Dain kepadaku,"
"Tetapi, apakah anda tidak masalah nona jika ikut berpergian dengan kami yang bertunangan?" ucap Clara dengan senyuman tipis ke arah sosok Gadis Suci itu
Gadis Suci itu terkejut dengan ucapan yang baru dia dengar dari Clara yang kemungkin besar dia sama sekali tidak mengetahui kalau Clara telah bertunangan dengan Duke, tetapi undangan pesta pertunangan keduanya telah di sebarkan ke seluruh penjuru negeri kemarin dan seorang Gadis suci tidak mengetahuinya akan di anggap sebagai orang ketiga di dalam hubungan ini.
"Clara, maafkan aku itu karena Gadis Suci mendadak merengek meminta untuk ikut dalam perjalanan, karena bosan di dalam kuil jadi aku pikir sekalian saja di ajak ke dalam perjalanan ini,"
"Dan juga Clara maafkan aku karena membawa pekerjaan ke dalam perjalanan ini," ucap Dain dengan tatapan dingin tetapi perasaan bersalah karena dia sadar dengan kesalahan yang dia perbuat kepada Clara tanpa sepengetahuannya
Clara ingin memarahinya tetapi dia mungkin akan di anggap sebagai orang yang egois dan hanya mementingkan dirinya sendiri jadinya tentu dia memutuskan untuk tetap diam selama perjalanan setelah percakapan itu setelah dia menggelengkan kepalanya dengan isyarat tidak apa-apa.
Selama dua hari perjalanan Clara hanya diam tidak banyak berbicara sedangkan Dain mengurus Gadis Suci itu di hadapannya. Clara paham dan sangat mengerti kalau dia bukan karakter utama dan dia juga siap menanggung pembatalan pertunangan kapan saja, tetapi anehnya perasaannya sesak pada saat melihat Dain memberikan perhatian lebih kepada Gadis Suci itu dibandingkan dengan dirinya.
Sesampainya di salah satu wilayah tempat di mana bisnis para orang timur menetap di wilayah itu, Clara sangat terpukau bahkan tidak menyangka kalau dia bisa mengenang kehidupan lampaunya. Kereta mereka menuju ke sebuah penginapan yang telah di pesan untuk mereka menghabiskan waktu di sana.
"Clara, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan dirimu di tempat ini," ucap seorang gadis yang berjalan pelan ke arah Clara yang sedang berjalan hingga tiba-tiba menghentikan langkahnya karena mendengarkan suara yang tidak asing memanggilnya tetapi itu juga cukup membuat kedua orang di depan Clara ikut berhenti
"Violet, kenapa kamu bisa ada di tempat ini?" tanya Clara dengan tatapan kebingungan menatap Violet yang datang bersama dengan sesosok laki-laki berkacamata
Laki-laki berkacamata itu adalah putra mahkota kerajaan, Clara mengetahuinya dari novel dan pesta dansa yang di adakan pada saat itu. Clara dengan cepat memberikan hormat kepada sang pemilik negeri selanjutnya tapi Violet menghentikannya, karena mereka datang secara tidak resmi negeri timur atau bisa dibilang mereka ke tempat itu bukan untuk keperluan pekerjaan.
"Clara, kamu bisa memanggilnya dengan nama Edelweiss atau Edel langsung,"
"Dan kamu datang bersama dengan Dain ya, aku telah mendengarkan kalau kalian berdua akhirnya bertunangan,"
"Selamat ya, aku harap kalian bisa saling mencintai sebagai pasangan sejati," ucap Violet yang kemudian melihat ke arah belakang Clara betapa terkejutnya dengan sosok perempuan yang terlihat polos itu menatap
Seketika ekspresi Violet berubah menjadi begitu dingin menatap ke arah belakang Clara dan berjalannya dia ke arah belakang Clara ke sosok gadis yang berada di sebelah Dain.
"Kenapa Gadis Suci seperti dirimu berada di tempat ini dan bisa-bisanya dirimu berada di sebelah sepupuku yang telah memiliki tunangan,"
"Apakah kamu sadar kalau itu adalah tindakan yang buruk untuk orang yang telah memiliki pasangan?" ucap Violet dengan tatapan tajam ke arah sosok Gadis Suci itu dengan tatapan yang dingin dan tajam ke arah gadis itu
Sang Gadis Suci itu tiba-tiba meneteskan air matanya yang membuat Edel ataupun Dain dengan cepat ke arah sosok Gadis Suci itu untuk menenangkan dirinya yang menangis.
"Aku hanya berpikir merindukan kampung halamanku jadi aku meminta untuk ikut karena katanya di tempat ini sangat mirip dengan kampung halamanku," ucap Sang Gadis Suci dengan air mata yang mengalir dan lap oleh Dain dan Edel
Violet yang melihat Gadis Suci itu menangis merasa kalau gadis itu adalah gadis yang memang sengaja melakukannya supaya dirinya terlihat sangat jahat, padahal jelas-jelas Violet hanya menegur gadis itu supaya gadis itu sadar kalau perbuatan yang dia lakukan adalah salah. Clara tentu paham saat ini terjadi, kalau sebenarnya Violet yang berada di dalam novel sama sekali tidak sejahat pada kenyataannya, tetapi ini malah membuat dirinya seolah-olah jahat.
"Violet, kamu minta maaf kepadanya karena kamu membuat Gadis Suci menangis," ucap Edel dengan tegas dan dingin yang membuat Violet terkejut dengan ucapan yang diucapkan oleh orang yang padahal sangat dia kenal selama ini sangat baik kepada dirinya bahkan tidak pernah bersikap seperti itu selama ini
Violet tertunduk menggigit bibirnya dan mengepalkan tangannya dengan erat setelah dia mendengarkan ucapan yang cukup membuatnya merasa terguncang karena dia merasa tidak memiliki kesalahan, Clara juga merasa kalau Violet bukanlah orang yang berhak meminta maaf. Clara kemudian berjalan lebih dekat ke arah Violet dan terlihat kalau sosok gadis itu saat ini sedang berusaha membuat dirinya kokoh karena air matanya yang hampir menetes sambil di tekan oleh Edel untuk meminta maaf atas kesalahan yang tidak pernah dia lakukan.
"Yang mulia, apakah menurut anda Violet adalah orang yang melakukan kesalahan? Dan jelaskan kenapa dia melakukan kesalahan?"
"Dan nona Gadis Suci kenapa anda menangis? Anda tidak dipukul ataupun dibentak,"
"Apa anda benar-benar seorang Gadis Suci? Bukankah seharusnya Gadis Suci adalah orang yang tegar dan berani karena utusan dewa?"
The Duke'S Only Beloved Fiancé
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Andry Lenny
gadis suci nya kyk jalang penggoda aja nih... pake susuk ato pelet kali nih /Right Bah!//Right Bah!//Cleaver//Cleaver/
2024-08-06
0
Dede Mila
/Shame//Shame//Shame/
2024-05-25
0
Frando Kanan
air mata buaya 😒
2023-07-01
1