Bab 5 Gadis Karakter Antagonis

Ucapan perkenalan dari Clara yang cukup tegas namun ramah membuat gadis-gadis bangsawan yang berada di sana terutama nona Cuore merasa dia bukan gadis yang bisa di perlakukan seenaknya atau bahkan diremehkan. Kemampuan Clara membuat seorang gadis terlihat sangat tertarik dengannya dan mulai maju beberapa langkah untuk memperhatikan lebih dekat apa yang akan dilakukan oleh Clara.

Nona Cuore merasa dirinya diremehkan oleh seorang gadis bangsawan kampung yang terlihat tidak tau tempat sama sekali mengeluarkan kipas tangannya dan menatap dengan merendahkan di balik kipas tangan yang dibuka untuk menutupi setengah wajahnya.

"Nona Fragrante, walaupun anda seorang bangsawan yang memiliki identitas tinggi tetapi berbicara begitu lantang kepada seorang gadis yang memiliki gelar bangsawan lebih rendah dibandingkan anda bukankah itu sama saja menindas?"

"Ataukah memang benar kalau Duke yang tirani itu mengancam anda untuk menutup mulut alasan berdansa dengan anda hingga anda mengatakan identitas anda dengan lantang untuk membuat pengalihan topik pembicaraan?" ucap nona Cuore dengan tatapan yang merendahkan ke arah Clara

Clara tidak heran lagi jika para bangsawan ini sangat angkuh hanya karena suatu keluarga tidak terkenal walaupun memiliki pangkat yang tinggi. Tapi Clara merasa ini sedikit keterlaluan karena dia berani menyebut sang duke tirani, karena merasa geram Clara mengepalkan tangannya dengan erat dan ingin menonjok ke arah gadis yang sangat angkuh di depannya, akan tetapi sebelum dia melakukan itu gadis yang tertarik dengannya berjalan ke arahnya.

"Sang Duke memang seorang tiran, tetapi menurut pengetahuanku sang Duke tidak pernah sama sekali mengancam seorang lady bahkan jika lady seperti nona yang tidak tau diri datang-datang membahas seseorang tanpa memperkenalkan diri," ucap gadis yang tertarik dengan Clara ke arah nona Cuore dengan tatapan yang merendahkan dan seringai dingin ke arah nona itu tanpa menggunakan kipas untuk menutupi ekspresinya yang merendahkan orang lain

Clara seketika terkejut dengan sosok yang berbicara di depannya untuk membela dirinya, karena sosok yang membelanya adalah gadis tokoh antagonis yang sangat kejam dan tidak punya hati menurut Clara. Gadis yang di depannya saat ini membuat nona Cuore menjadi terlihat tidak berdaya dan geram dengan sang gadis, tapi dia tidak akan bisa melawan karena sang gadis antagonis ini merupakan putri keluarga kerajaan yang sangat di sayangi.

"Kenapa kamu diam saja? Dan tidak meminta maaf sama sekali," ucap sang gadis dengan tatapan yang terlihat kejam dan aura yang menakutkan hingga membuat nona Cuore terduduk lemas Clara hanya bisa diam dan menatap gadis yang telah terduduk lemas di depan sang gadis antagonis sedangkan semua orang di butik itu hanya bisa menatap dengan tatapan dingin dan mengejek menyedihkan ke arah nona Cuore itu

Karena merasa tidak tahan dengan situasi itu nona Cuore langsung keluar dari butik itu dan menjadi topik perbincangan para gadis bangsawan yang masih berada di dalam butik untuk menunggu giliran.

"Terima kasih nona telah membantuku,"

"Aku akan membalasnya dengan traktiran sebuah kue setelah memesan sebuah gaun apakah anda memiliki waktu?" ucap Clara yang menundukkan kepala hormat kepada gadis antagonis yang telah menolongnya keluar dari situasi itu

Gadis antagonis itu terkejut dengan yang di ucapkan oleh Clara, kemudian dia berpikir sejenak tentang tawaran yang dikatakan oleh Clara dan mengangguk setuju.

"Baiklah, tapi menunggu dirimu memesan sebuah gaun lama jadi..." ucap sang gadis antagonis itu dengan menjentikkan jarinya memanggil pemilik tokoh

"Tolong ukur tubuh gadis ini dulu dan buatkan pakaian dengan warna yang sesuai dengan warna matanya dan buatkan dengan model gaun yang aku serahkan tadi untuk gadis ini saja karena aku merasa dia akan lebih cocok dengan gaun itu," ucap sang gadis antagonis itu langsung di laksanakan secepat kilat oleh pemilik butik dan pelayanannya, karena mereka tidak berani macam-macam kepada seorang putri keluarga kerajaan yang memiliki kekuasaan yang besar

Clara yang di ukur untuk membuat sebuah gaun itu hanya bisa diam kebingungan seperti patung karena bagaimana bisa seorang gadis antagonis membantu dirinya sebanyak dua kali. Setelah selesai di ukur Clara langsung pergi bersama gadis karakter antagonis itu ke sebuah toko kue yang begitu terkenal.

Clara dan gadis karakter antagonis itu duduk di kursi dan mulai memesan kue yang mereka inginkan. Setelah selesai memesan, terjadilah kesunyian di antara keduanya.

"Nona, Umm..."

"Bolehkah aku tau nama anda?" tanya Clara dengan tatapan malu dan sedikit takut ke arah gadis yang duduk di depannya walaupun sebenarnya dia tau siapa gadis yang berada di depannya, akan tetapi dia memutuskan untuk tidak mengetahuinya karena dia baru bergabung ke dunia kalangan atas

Gadis yang merupakan karakter antagonis itu kemudian menghela nafasnya sebentar dan menundukkan sedikit kepala untuk memperkenalkan dirinya.

"Namaku Violet Wertvoller putri ketiga dari keluarga kerajaan sebelah, aku datang ke sini untuk menghadiri pesta dansa yang dua hari lalu diadakan dan untuk menghadiri pesta teh yang di adakan oleh duchess Aelfraed,"

"Aku di sini juga ingin memesan gaun karena butik di sini adalah butik terkenal jadi aku sekalian saja berbelanja di negeri ini," ucap sang gadis dengan senyuman yang ramah berbeda dengan yang tertulis di dalam novel yang dia baca sebelumnya membuat Clara tertegun melihat sosok gadis yang ada di depannya

"Kamu boleh memanggilku dengan Violet langsung tanpa harus menggunakan kata nona juga, karena aku tertarik dengan gadis yang mirip seperti tupai kecil yang berusaha membela diri," ucapnya lagi dengan senyuman yang terlihat kalau dia juga menikmati saat pertemuan saat ini

"Baiklah Violet terima kasih,"

"Kalau begitu artinya kita menjadi teman bukan?" tanya Clara dengan tatapan polos dan berbinar-binar karena ini pertama kalinya dia mendapatkan teman yang seumuran dan belum memiliki pasangan, ucapan itu hanya dijawab anggukan oleh Violet

Clara tau kalau Violet tidak memiliki pasangan karena di kehidupan sebelumnya dia telah membaca novel itu kalau Violet tidak akan bertunangan dengan siapapun kalau bukan laki-laki yang sepantaran dengannya. Akan tetapi putra makhota negeri ini membuatnya jatuh hati pada saat dia berkunjung negerinya sebagai pengelana, namun sang putra makhota hanya menganggapnya sebagai sahabat cerita saja.

Dia selalu mendengarkan semua kisah cinta pertama sang putra mahkota sampai sang putra makhota patah hati dia masih menunggu perasaan itu dibalas. Akan tetapi, kali ini sang putri tidak setuju dengan cinta putra mahkota dengan seorang gadis keluarga rendahan hingga dia menjadi gadis antagonis di dalam novel.

"Violet, terima kasih telah ingin menjadi temanku,"

The Duke's Only Beloved Fiancé

Episodes
1 Bab 1 Ingatan Kehidupan Sebelumnya
2 Bab 2 Mau Berdansa Denganku?
3 Bab 3 Sakit
4 Bab 4 Clara Fragrante
5 Bab 5 Gadis Karakter Antagonis
6 Bab 6 Pesta Teh
7 Bab 7 Membuat Kegaduhan
8 Bab 8 Nona Ingin Saya Antar Pulang?
9 Bab 9 Alun-Alun Kota
10 Bab 10 Menebus Kesalahan
11 Bab 11 Pesta Teh Ratu
12 Bab 12 Gadis suci
13 Bab 13 Niat Untuk Membunuhku
14 Bab 14 Pertunangan?
15 Bab 15 Perjanjian
16 Bab 16 Gadis Suci Yang Meneteskan Air Mata
17 Bab 17 Sekarang Minta Maaf
18 Bab 18 Akhirnya ketemu
19 Bab 19 Sakit Tapi Hanya Sebatas Kertas
20 Bab 20 Hadiah Karena Cemburu?
21 Bab 21 Apakah Aku Adalah Laki-Laki Yang Tidak Memiliki Moral Menurutmu?
22 Bab 22 Pesta Pertunangan
23 Bab 23 Apa kamu benar-benar masih percaya kepada tunanganmu?
24 Bab 24 Pulang Sebelum Pindah
25 Bab 25 Kejujuran
26 Bab 26 Menggemaskan
27 Bab 27 Tamu Tidak Di Undang
28 Bab 28 Surat
29 Bab 29 Toko Kue Terkenal
30 Bab 30 Lantai Dua toko Kue
31 Bab 31 Pecahan Cangkir Teh
32 Bab 32 Pembahasan penting
33 Bab 33 Mimpi buruk
34 Bab 34 Belati Perak
35 Bab 35 Acara Pemakaman
36 Bab 36 Gelar Tidak Ada Yang Mewarisi
37 Bab 37 Tidak Akan Berakhir Dengan Ending Yang Tragis
38 Bab 38 Sudah Di Prediksi
39 Bab 39 Tanganku Licin
40 Bab 40 Berjalan-Jalan Di Alun-Alun Kota Menghilangkan Stres
41 Bab 41 Laki-laki berkacamata
42 Bab 42 Kamu Tau Bukan Aku Membohongi Dirimu?
43 Bab 43 Kamu Tidak Ingin Menghabiskan Malam Bersamaku?
44 Bab 44 Festival Perburuan
45 Bab 45 Pesta Teh Di Tenda
46 Bab 46 Hutan Yang Lebat
47 Bab 47 Gadis Bodoh
48 Bab 48 Hasil Kompetisi Festival Perburuan Hari Pertama
49 Bab 49 Bangunan Tua
50 Bab 50 Cahaya Emas
51 Bab 51 Mirip Kisah Dongeng
52 Bab 52 Raja Iblis
53 Bab 53 Sang Iblis Sangat Murka
54 Bab 54 Dain Menyerah Saja
55 Bab 55 HENTIKAN AKU MOHON HENTIKAN INi!
56 Bab 56 Permohonan
57 Bab 57 Tidak Asing
58 Bab 58 Partner Sepupuku
59 Bab 59 Pasangan Pesta
60 Bab 60 The Duke's Only Beloved Fiancé End
61 Bab 61 Special Bab part 1
62 Bab 62 Special Bab Part 2
63 Bab 63 Special Bab part 3
64 Bab 64 Special Bab part 4 End
65 Pengumuman
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Bab 1 Ingatan Kehidupan Sebelumnya
2
Bab 2 Mau Berdansa Denganku?
3
Bab 3 Sakit
4
Bab 4 Clara Fragrante
5
Bab 5 Gadis Karakter Antagonis
6
Bab 6 Pesta Teh
7
Bab 7 Membuat Kegaduhan
8
Bab 8 Nona Ingin Saya Antar Pulang?
9
Bab 9 Alun-Alun Kota
10
Bab 10 Menebus Kesalahan
11
Bab 11 Pesta Teh Ratu
12
Bab 12 Gadis suci
13
Bab 13 Niat Untuk Membunuhku
14
Bab 14 Pertunangan?
15
Bab 15 Perjanjian
16
Bab 16 Gadis Suci Yang Meneteskan Air Mata
17
Bab 17 Sekarang Minta Maaf
18
Bab 18 Akhirnya ketemu
19
Bab 19 Sakit Tapi Hanya Sebatas Kertas
20
Bab 20 Hadiah Karena Cemburu?
21
Bab 21 Apakah Aku Adalah Laki-Laki Yang Tidak Memiliki Moral Menurutmu?
22
Bab 22 Pesta Pertunangan
23
Bab 23 Apa kamu benar-benar masih percaya kepada tunanganmu?
24
Bab 24 Pulang Sebelum Pindah
25
Bab 25 Kejujuran
26
Bab 26 Menggemaskan
27
Bab 27 Tamu Tidak Di Undang
28
Bab 28 Surat
29
Bab 29 Toko Kue Terkenal
30
Bab 30 Lantai Dua toko Kue
31
Bab 31 Pecahan Cangkir Teh
32
Bab 32 Pembahasan penting
33
Bab 33 Mimpi buruk
34
Bab 34 Belati Perak
35
Bab 35 Acara Pemakaman
36
Bab 36 Gelar Tidak Ada Yang Mewarisi
37
Bab 37 Tidak Akan Berakhir Dengan Ending Yang Tragis
38
Bab 38 Sudah Di Prediksi
39
Bab 39 Tanganku Licin
40
Bab 40 Berjalan-Jalan Di Alun-Alun Kota Menghilangkan Stres
41
Bab 41 Laki-laki berkacamata
42
Bab 42 Kamu Tau Bukan Aku Membohongi Dirimu?
43
Bab 43 Kamu Tidak Ingin Menghabiskan Malam Bersamaku?
44
Bab 44 Festival Perburuan
45
Bab 45 Pesta Teh Di Tenda
46
Bab 46 Hutan Yang Lebat
47
Bab 47 Gadis Bodoh
48
Bab 48 Hasil Kompetisi Festival Perburuan Hari Pertama
49
Bab 49 Bangunan Tua
50
Bab 50 Cahaya Emas
51
Bab 51 Mirip Kisah Dongeng
52
Bab 52 Raja Iblis
53
Bab 53 Sang Iblis Sangat Murka
54
Bab 54 Dain Menyerah Saja
55
Bab 55 HENTIKAN AKU MOHON HENTIKAN INi!
56
Bab 56 Permohonan
57
Bab 57 Tidak Asing
58
Bab 58 Partner Sepupuku
59
Bab 59 Pasangan Pesta
60
Bab 60 The Duke's Only Beloved Fiancé End
61
Bab 61 Special Bab part 1
62
Bab 62 Special Bab Part 2
63
Bab 63 Special Bab part 3
64
Bab 64 Special Bab part 4 End
65
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!