Ucapan Clara yang cukup lantang dan serius terdengar hingga membuat orang di sekitar mefokuskan pandangan ke arah pertengkaran mereka. Kedua laki-laki itu terdiam dan juga itu ternyata mampu menyulut emosi keduanya sedangkan Gadis Suci itu terdiam mendengarkan ucapan lantang Clara, tetapi terlihat tatapannya seperti tidak senang dengan ucapan Clara.
"Clara, kamu tidak harus bersikap sopan kepada Gadis Suci, karena dia adalah utusan dari seorang dewa,"
"Kalau bukan bantuannya negeri kita tidak akan damai seperti sekarang ini,"
"Sekarang minta maaf kepada Gadis Suci," ucap Dain dengan lantang ke arah Clara yang mulai ikut campur ke dalam pembicaraan
Clara terkejut dengan jawaban yang di lontarkan, dia tidak percaya laki-laki yang akan bertunangan dengannya malah membela orang lain, tapi memang tidak dapat dia pungkiri kalau dia hanyalah seorang pemeran figuran dalam cerita dan tidak layak untuk bisa berdebat dengan Dain saat ini.
"Hah... Baiklah kalau begitu aku paham," ucap Clara yang setelah menghela nafasnya kemudian menarik tangan Violet untuk pergi dari penginapan itu dan pergi menjauh dari orang-orang di anggapnya orang tidak berotak dengan tatapan dingin dan kecewa
"Aku tidak akan melakukannya karena aku tidak menganggap perbuatanku salah sama sekali, dan tidak perlu peduli kepada kami karena aku yakin kalian bahkan tidak akan peduli kepada hidup mati kami berdua," ucap Clara yang menghentikan langkahnya sebentar kemudian pergi setelah mengucapkan apa yang ingin dia ucapkan
Kedua laki-laki itu sama sekali tidak mengejar Clara dan Violet, karena keduanya merasa mereka membutuhkan bersantai keduanya memutuskan untuk berjalan-jalan dan berbelanja di alun-alun kota tersebut.
"Clara, aku merasa beruntung memiliki teman seperti dirimu,"
"Kamu sampai membelaku, tapi apakah kamu benar-benar tidak masalah ikut bertengkar dengan Dain? Kamu terlihat seperti orang yang kehilangan harapan kalau sosok laki-laki tersebut akan meninggalkan dirimu," ucap Violet yang duduk di depan Clara menikmati makanan khas timur
"Aku tidak masalah, aku yakin dia tidak menyukaiku dengan serius, dan pertunangan ini hanya di atur oleh kedua orang tua kami jadinya mana mungkin dia menyukaiku dengan serius,"
"Lagipula aku hanya akan menganggumi dirinya sama seperti dirimu bukan Violet?" ucap Clara dengan senyuman yang terlihat sangat dipaksakan tetapi dijawab oleh Violet dengan anggukan setuju
Karena hari sudah malam Clara dan Violet memutuskan untuk memesan kamar di penginapan lain, karena tidak ingin bertemu ataupun melihat wajah kedua sosok laki-laki dan Gadis Suci itu. Di tengah perjalanan menuju penginapan Clara tidak sengaja menabrak seorang laki-laki hingga dirinya terjatuh sosok yang dia tabrak adalah sosok laki-laki yang tinggi dengan pakaian negeri timur yang elegan.
"Maafkan aku nona,"
"Nona, apakah nona tidak apa-apa?" ucap laki-laki itu dengan lembut sambil mengulurkan tangannya ke arah Clara yang terjatuh karena menabrak di gapainya uluran tangan yang diberikan oleh laki-laki itu
"Aku tidak apa-apa terima kasih dan maafkan aku juga karena aku mungkin saja menabrak dirimu," ucap Clara yang membersihkan pakaiannya dari debu dan tanah yang melekat sehabis terjatuh
Sosok laki-laki yang dia lihat adalah sosok yang tidak pernah ada berada di dalam novel, tapi itu cukup membuat Clara terkejut karena ada laki-laki tampan di tempat seperti ini.
"Sepertinya kalian baru datang ke kota ini ya?"
"Apakah boleh aku pandu ke penginapan?" tanya sosok laki-laki itu dengan senyuman yang lembut ke arah keduanya dijawab dengan anggukan dengan kompak
Clara dan Violet di antar ke sebuah penginapan mewah, mahal dan paling sulit di pesan tempat penginapannya. Tetapi keduanya malah dengan mudah memesan tempat dan dibayarkan juga tempat menginapnya dan makannya selama seminggu oleh laki-laki tersebut, sebagai bayaran karena telah menabrak seorang gadis katanya.
"Ah iya, saya belum memperkenalkan diri sepertinya,"
"Perkenalkan nama saya Fu Xiang, dan apakah saya di perbolehkan untuk mengetahui nama nona?" ucap laki-laki itu dengan senyuman ramah dan lembut ke arah keduanya
Clara dan Violet saling menatap untuk berpikir siapa dari mereka berdua yang akan melakukan perkenalan diri pertama, tetapi kemudian Violet duluan yang memutuskan untuk memperkenalkan dirinya.
"Perkenalkan namaku adalah Violet dan yang berada di sampingku adalah Clara,"
"Kami berasal dari keluarga pedagang jadi tidak memiliki nama keluarga yang diwariskan," ucap Violet dengan tatapan lembut
Ucapan dari Violet membuat Clara paham kalau Violet tidak ingin mengumbar nama keluarganya atau nama keluarga Clara yang mungkin membuat mereka berada di dalam bahaya jadi Clara hanya langsung menganggukkan kepala.
"Kalau begitu panggil namaku secara langsung saja juga Xiang supaya impas," ucap Xiang dengan senyuman lembut
Di hari itu Clara dan Violet betapa beruntungnya bisa bertemu dengan orang yang berhati baik membantu mereka berdua hingga mereka bisa menghemat uang. Di sisi lain kedua laki-laki setelah mengalami pertengkaran dengan seorang perempuan seperti anak-anak merasa kebingungan dan bersalah, karena terlalu menekan dan jahat kepada keduanya.
Dikarenakan sang Gadis Suci telah tidur lebih dulu keduanya jadi duduk bersama dan merenungi kesalahan yang keduanya perbuat saat ini dan khawatir karena kedua gadis itu belum kunjung kembali ke penginapan. Terlihat keduanya sangat menyesali perbuatannya karena telah bersikap kasar kepada seorang gadis, akan tetapi apa boleh buat gadis itu tidak pulang ke penginapan.
"Aku rasa memang kita terlalu bersikap berlebihan, padahal tujuannya baik hanya cara menyampaikan saja yang berlebihan," ucap Edel dengan helaan nafas panjang dengan dagu di atas kedua tangan yang terlipat di atas meja
"Kemudian mau mencari mereka di mana sekarang kita berada di salah satu wilayah yang bukan alun-alun ibukota,"
"Mengingat juga keras kepalanya Violet yang sudah ada sejak kecil, aku rasa dia tidak akan pulang sebelum kita ajak pulang,"
"Dan Clara sendiri kalau aku lihat dia orang yang teguh terhadap pendapatnya mungkin dia tidak akan kembali dengan Violet," ucap Dain dengan helaan nafas panjang karena baru menyesali perbuatannya
Untuk keduanya sangat aneh, karena bagaimana bisa keduanya emosi ketika menghadapi kedua gadis itu yang berbicara dengan Gadis Suci, walaupun mereka berdua tidak ada niat seperti itu sama sekali kepada kedua gadis itu, akan tetapi seolah-olah semuanya tersulut begitu saja ketika air mata dari Gadis Suci mengalir di depan keduanya dan membuat keduanya menjadi ikut emosi.
"Aku sangat mengkhawatirkan Violet aku rasa aku akan pergi mencarinya lebih dulu,"
"Selain aku khawatir kepada keadaannya, dia adalah seorang putri keluarga kerajaan kerajaan kita bisa hancur karena dia menghilang,"
The Duke's Only Beloved Fiancé
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 65 Episodes
Comments
Frando Kanan
nah...gw curiga ada sesuatu yg gw gk ketahui
2023-07-01
1
Frando Kanan
sampah bgt....oee Clara jiwa asing....skrg tokoh kesukaan lo tuh udh jd rusak...jd gmna ya skrg? heh 😏
2023-07-01
1