Acara bisnis

" Jangan pernah pergi jauh-jauh dari ku. Sebenarnya aku juga tidak suka berada di tempat seperti ini. tapi ini demi kepentingan bisnis. Jadi mau tidak mau kita harus berada di acara ini. " keluh Darren saat mereka hampir sampai di tempat pertemuan.

" Iya aku mengerti. Seperti biasa bukan ? Kita harus berakting seolah kita adalah pasangan paling sempurna di dunia ini ?"

Deg !

Entah mengapa rasanya jantung Darren tidak nyaman saat mendengar Anyelir yang menyinggung soal rumah tangga mereka.

Rasanya seperti ada yang mengganjal di hatinya tentang pernikahan ini.

Bukan hanya Darren, Anyiler juga merasakan hal yang sama dengan apa yang di rasakan oleh Darren, apa lagi saat Darren mengiyakan ucapan nya itu, semakin sakit lah hati Anyelir di buat nya

" Ya ! Lakukan seperti biasa. Berakting lah seolah kau adalah wanita yang paling bahagia di dunia ini karena menikah dengan ku. "

Tanpa dikomando lagi, Anyelir langsung berani melingkarkan tangannya di lengan kekar sang suami.

Dia menghirup nafasnya panjang sebelum memulai ini semua. Dia juga merapikan sedikit penampilannya dan penampilan suaminya.

Bahkan saat dia merapikan dasi suaminya, Semua Blitz menyerbu mereka berdua. Pasangan fenomenal yang paling di tunggu-tunggu oleh khalayak ramai.

Siapa lagi jika bukan Darren Ancelotti yang terkenal itu menggandeng wanita cantik bernama Anyelir yang sudah banyak mereka ketahui adalah istri dari pria nomor satu di kota mereka.

Banyak bisik-bisik yang mengatakan betapa sempurnanya Darren dan betapa beruntungnya Anyelir yang mendapatkan pria sehebat Darren tanpa mereka tahu bahwa dibalik semua senyum yang ditampilkan Anyelir semua itu hanyalah sebuah topeng .

Topeng yang membuatnya harus berperan menjadi perempuan paling bahagia di dunia ini.

Sadar akan bisik-bisik tentang mereka, Darren langsung menarik pinggang Anyelir agar lebih rapat padanya.

" Aktingmu sangat luar biasa. Kau semakin hebat dalam berakting di depan publik. " Bisik Darren di telinga Anyelir sambil melepaskan jasnya dan memakaikannya di bahu Anyelir.

" Aku senang jika suami ku senang. Aku harap suami ku bisa terus senang seperti ini dengan akting ku. " Hati Darren seperti diremas tangan tak kasat mata saat mendengar Anyelir yang mengatakan hal seperti itu.

Karena tidak ingin terpancing emosi, Darren meremas pinggul Anyelir dan kembali membawanya berjalan untuk masuk ke dalam acara bisnis ini.

Kecantikan alami yang di miliki oleh Anyelir di tambah dengan sokongan dana yang di gelontorkan oleh Darren membuat Anyelir bagai bintang yang bersinar di acara malam ini, tatapan mata kaum Adam begitu tanpa terpesona oleh kecantikan Anyiler.

Plok...

Plok...

Plok...

Langkah kaki Darren terhenti saat mendengar suara tepukan tangan dari arah belakang, tanpa membalikkan badannya dia sudah tahu siapa yang kini berada tepat di belakang nya.

"Wah, siapa ini yang datang!" tegur seseorang yang sangat di kenal oleh Darren.

"Oh rupanya sang penguasa kota yang bersanding dengan sang permaisuri bayar nya!" pancing Bara yang sejak dulu adalah musuh bebuyutan Darren sejak mereka duduk di bangku SMA.

Sontak apa yang di katakan oleh Bara menarik perhatian semua orang yang ada di sana.

"Ternyata dia hanya wanita murahan"

"Dia tidak lebih dari j4lang"

"Cantik memang tapi apa gunanya kalau kelakuan seperti itu"

Dan masih banyak lagi cacian yang keluar dari mulut mereka, membuat Anyiler hanya bisa menundukkan kepalanya, dia berusaha menahan air mata yang sudah berkumpul di pelupuk mata bersiap membasahi pipinya.

Darren yang mendengar istrinya dipermalukan seperti itu pun mengepalkan tangannya, dia juga mengeratkan pelukan tangan nya di pinggang Anyiler.

"Katakan pada ku, siapa yang pernah bermalam dengan wanita ku, aku yang memilih dan aku tahu siapa yang aku nikahi"

"Kalau kau berkata dia adalah wanita bayaran ku, lantas bagaimana dengan wanita yang berada di sampingmu yang kau nikmati tanpa kau nikahi"

"Bukan kah itu seperti Anj1n9 yang hanya di datangi saat dia butuh pelampiasan"

"Kau...!" Teriak Bara.

"Lihatlah dan buka matamu Tuan mark, wanita yang kau bawa ini tidak ada apa-apanya dengan wanitaku, oh istri ku maksud nya"

"Apa anda kekurangan uang untuk mempercantik tampilan nya, kalau iya datang dan minta lah pada Dito, dia akan dengan senang hati memberikan nya untuk anda"

"Sebagai sumbangan...."

"Lancang sekali kau Darren, aku tahu kau tidak bisa melupakan Yashinta, dan hanya menjadi wanita ini sebagai tameng bukan"

"Tetap di tempat mu Tuan Mark kalau kau tidak ingin semakin jatuh ke dasar bumi, dan anda nyonya Luna harus nya anda tahu dan faham dengan tujuan dari lelaki yang ada di samping anda"

"Ayo sayang kita pergi dari sini, udara di sini tidak baik untuk kita"

Darren menarik Anyiler pergi dari sana, di iringi tatapan penuh dendam oleh Bara yang kini di cecar banyak pertanyaan oleh Luna, di tambah lagi satu fakta yang Darren katakan sebelum pergi tadi membuat nya semakin murka.

Di seberang sana Darren yang melihat Bara tengah di permalukan oleh wanita itu pun mengangkat ujung bibirnya.

"Lagi lagi kau salah memilih lawan bung"

Jan lupa like komen

juga gak bisa rutin up lagi di rs 🤕🤕

Terpopuler

Comments

Ryana

Ryana

Aku taburi kembang ⚘ lanjutkan kakak

2023-06-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!