45

April berdiri mematung di depan pintu ruangan Arya, April enggan membuka pintu itu. Sejenak pikirannya membayangkan kenangan masa lalunya, Arya sering mengajak April ke kantornya untuk menghabiskan waktu bersama. Kenangan-kenangan itu muncul, hingga tidak terasa April meneteskan Air matanya.

"Silahk...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!