8

Dirga membaringkan April di sofa, ruangan nya bekerja.

Dirga dengan telaten mengusapkan minyak angin ke hidung April yang pura pura pingsan. Setelah di rasa amarah Dirga sudah mulai redam, April pura pura tersadar dari pingsan nya.

"Hobi kok pingsan," ucap Dirga kepada April yang mulai membuka mata.

"Dari pada kamu hobi ngamuk,kaya kesetanan," batin April kesal.

"Maaf kan saya Tuan sudah merepotkan," jawab April sambil beranjak duduk.

"Sebaiknya kamu tidak memangil tuan dan benahi penampilan mu!" ucap Dirga sambil beranjak, menuju kursi kerja nya.

"Lalu saya harus panggil apa?" ucap April polos.

"Terserah," ucap Dirga sambil membuka laptop nya.

"Pak... saja kalo begitu," ucap April polos, membuat Dirga yang serius menatap laptop nya beralih memandang April.

"Oops... apa aku salah bicara?" batin April salah tingkah.

Dirga berjalan kearah April menatapnya dalam, mereka duduk dan saling ber pandangan.

Jantung Dirga berdebar kencang "kenapa setiap melihatnya rasanya seperti ini," batin Dirga yang belum menyadari perasaannya.

"6 bulan lalu aku menikahi wanita bernama Aprilia secara sadar," ucap Dirga. Membuat April melotot kan mata nya.

"Jadi sudah sepantas nya kamu memanggilku dengan panggilan yang pantas," ucap Dirga memberi kan penjelasan lalu beranjak pergi lagi.

Tak begitu lama terdengar ketokan pintu, membuyarkan kesunyian ruangan tersebut. Masuk lah Bima.

"Pulang lah dulu! biar Bima mengantar mu. Aku masih ada pekerjaan," ucap Dirga yang fokus menatap laptop nya.

"Iya Tuuuuu..." April tidak melanjutkan perkataan nya Maksud nya iya Mas Dirga" ucap April malu malu.

Dirga pun tersenyum penuh kemenangan sambil menatap laptop nya.

Bima yang berada di ruangan tersebut tersenyum, ikut lega kari kondisi Dirga yang terus pulih seperti sedia kala.

...****************...

Sampai di rumah April langsung mandi karena waktu sudah sore. Dengan menggunakan piyama handuk April kebingungan mengobrak Abrik isi lemari bajunya. Mencari bajunya yang hilang entah kemana? Yang tersisa hanyalah dress selutut dari Oma dan kebanyakan tanpa lengan.

Dengan wajah kesal dan masih memakai baju handuk, April menghampiri Mbok Darti di dapur.

"Mbok," ucap April manyun.

"Iya Non," sahut Mbok Darti sambil memandangi April masih memakai piyama handuk dan handuk rambut.

"Mbok tau baju baju ku kemana?" ucap April dengan nada kesal.

"hmmmmm," dehem Dirga sambil duduk menyeruput kopi.

April langsung menoleh ke meja makan, karena memang dapur dan meja makan letaknya ber berhadapan.

"Maaf Non saya di suruh Tuan membuang baju Nona," ucap Mbok Darti sambil menunduk.

"Jadi perbuatan si kutub Utara" batin April jengkel.

"Ya sudah" ucap April pasrah.

April pun kembali ke kamarnya dengan wajah masam, sedangkan Dirga tertawa ngakak setelah April masuk ke dalam kamar.

Mbok Darti pun hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

...****************...

Makan malam pun tiba...

Oma, Dirga dan Sakti sudah menunggu di meja makan. Tidak seperti biasannya April yang biasannya membantu menyiapkan makanan bersama Mbok Darti belum keluar kamar. Oma yang khawatir menyuruh Mbok Darti memangil April.

Pintu kamar April pun terbuka.Mbok Darti yang keluar kemudian disusul oleh April. Kebetulan kamar April berdampingan dengan meja makan.

Oma tersenyum akhirnya April mau merubah penampilannya, memakai dress yang memang disiapkan untuk nya.

Dengan berjalan tidak nyaman April menuju ruang makan April menutup kedua pundaknya, sesekali menurunkan dress nya.

"Non April terlihat cantik," goda Mbok darti,yang membuat April tersipu malu.

"Istrimu cantik ya,Dir?" celetuk Oma,sambil mencubit Dirga.

Dirga yang sedari tadi tak berkedip menatap istrinya pun, kaget dengan cubitan Oma, sehingga membuatnya kelepasan bicara.

"Sangat cantik," ucap Dirga

April yang Baru minum air putih,tersedak mendengar ucapan Dirga.

Dirga pun jadi salah tingkah.

"Maksudnya yang cantik bunga di taman belakang," ucap Dirga ngeles.

"Iya daun palem yang cantik," ucap Oma,karena di taman belakang tidak ada bunga.

Dirga semakin ketat ketir salah tingkah.

Malam yang sunyi jadi cair karena gelak Tawa.

...****************...

Terpopuler

Comments

Firanda Firdaus

Firanda Firdaus

Dirga mulai jatuh cinta

2023-06-11

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!