7

Pagi itu Dirga diantar Oma dan sakti berangkat menuju kantor. April dan Mbok Darti mengantar sampai depan pintu.

Dirga mengulurkan tangannya kepada April. Dengan malu malu April mencium punggung tangan Dirga. Sedangkan Dirga hanya terlihat cuek dengan muka dinginnya.

"Orang gila kalau udah sembuh, kenapa malah jadi kutub utara? dingin nya bukan main tapi tidak apa lah dari pada korban jadi cekik dan banting terus," gumam April di dalam hati kesal.

"April," kata Dirga spontan membuyarkan lamunan April.

"Iya Tuan," jawab April segera.

"Nanti siang datanglah ke kantor bawakan aku makanan! nanti biar dijemput Bima," ucap Dirga, sembari berlalu menyusul Oma dan sakti, yang lebih dulu sudah berada di dalam mobil.

April menatap mobil yang membawa suaminya sampai hilang dari pandangan. Sambil berperang dengan pikirannya, untuk pertama kalinya Dirga memanggilnya "April".

...****************...

Waktu menunjukkan pukul 11.00, April dibantu Mbok Darti selesai mengemas makanan yang akan dibawa ke kantor.

Ayam kecap, capcay dan tahu goreng kesukaan Dirga.

April segera bergegas mandi dan bersiap. Meski Oma menyiapkan banyak dress untuk April. April pun tak sekalipun memakainya.

Dia lebih nyaman menggunakan kaos oblong dan celana kulot yang dia bawa dari rumah. Tak jarang Oma memarahi April karena tidak mau merubah penampilannya.

Dengan bedak tipis dan sapuan sedikit lipstik warna nude tipis. Menghiasi wajah april menuju kantor Dirga. Walau pun hanya berdandan tipis, April pun terlihat sangat cantik. Karena tanpa make up pun April pada dasar nya memang sudah cantik.

April Berkulit putih bersih, hidung mancung, rambut hitam lurus dan bulu matanya yang lentik menambah wajahnya semakin manis.

April telah sampai di kantor Dirga.

Sampai di meja resepsionis, April mendapat tatapan sinis oleh resepsionis.

"Permisi Mbak, saya mau ketemu tuan Dirga," ucap April.

Resepsionis yang sibuk membenarkan make up nya itu menjawab sinis.

"Pasti pembantunya Pak Dirga, tunggu saja di lobi sebentar Pak Dirga sedang ada rapat," perintahnya tapi berbohong, karena Oma lah yang mengantikan Dirga rapat.

April sudah setengah jam menunggu di lobi, mulai merasa jenuh. Tak lama kemudian April menerima telepon dengan nomer baru. April langsung buru buru mengangkat teleponnya.

"April, kamu mau bunuh saya?" ucap suara laki laki di sebrang sana. "Saya sudah kelaparan," ucapnya lagi.

Mengetahui ternyata itu nomer suaminya, April pun segera menjawab.

"Saya sudah sampai dari setengah jam yang lalu, tapi resepsionis menyuruh saya menunggu di lobi," jawab April.

Telepon langsung di mati kan oleh Dirga.

Tak selang beberapa lama Dirga datang di dampingi asisten pribadinya dan Sakti perawatnya. Dengan wajah marah Dirga menarik tangan April, sampai terbangun dari tempat duduknya.

"Katakan siapa yang nyuruh kamu duduk disini?" ucap Dirga terlihat marah.

April yang ketakutan menunjuk ke arah resepsionis.

Resepsionis pun yang sedari tadi memperhatikan mereka, langsung menunduk ketakutan. Dirga langsung menarik April, menuju kehadapan resepsionis.

"Kamu..." Bentak nya sambil mengebrak meja.

"Iyaa... Pak bos," ucap Resepsionis ketakutan

"Perhatikan wajahnya baik baik!" sambil menunjuk wajah April, "Jangan pernah menyuruh istri CEO duduk menunggu di lobi, paham! atau kamu mau saya pecat," ucapnya sambil mengebrak meja lagi.

"Ampun pak tolong jangan pecat saya," ucap Resepsionis ketakutan sambil menangis.

"Bagaimana kalo dia kambuh disini?" batin April kebingungan dan ketakutan, April menatap Sakti cemas begitu pun Sakti.

Dirga memang sudah pulih, tapi belum mampu mengendalikan emosinya nya, itu yang membuat Oma tetap meminta Sakti untung tetap mendampinginya.

April pun tiba tiba ambruk pingsan, dengan sigap Dirga menangkap dan mengendong nya membawa ke ruangan kantornya. Sakti yang mengekor di belakangnya, melihat kode tangan April.

April pura pura pisan agar mengalihkan perhatian Dirga. Sakti pun tersenyum lega.

...****************...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!