4

April pun mulai tersadar dia menatap ke sekitarnya ternyata dia sudah berada di kamarnya.

"April bagaimana keadaanmu?" tanya Oma memecah suasana sunyi.

"Oma kenapa harus April? apa pernikahan ini Sah Oma? Mas Dirga..." kata April lirih tidak melanjutkan perkataanya sambil menangis.

"Gila maksud kamu? Oma yakin cucu Oma tidak gila, dia hanya belum mampu menerima kenyataan saja. Tugas kamu tanggung jawab dengan perjanjian kita," kata Oma sambil berlalu.

Dengan persetujuan Oma, April meminta Mbok Darti dan Mas Bima memindahkan semua barang yang berbau kaca serta meja kursi dikamar Dirga. Dan yang tersisa hanya ranjang. Serta penyajian makan tanpa alat berbahan kaca. Sejak saat itu Dirga tidak pernah melukai dirinya lagi.

...****************...

Bulan demi bulan berlalu dengan sabar April merawat Dirga, tak jarang April dicekik oleh Dirga dan sering lebam karena perbuatan Dirga. Tapi April hanya bisa pasrah karena terjerat perjanjian dengan Oma.

Sibuk dibantu Mbok Darti di dapur, April menyiapkan makanan untuk Dirga. Sop sayur serta makanan olahan dari ikan.

"Mbok sebenarnya apa yang terjadi sama Tuan Dirga?" ucap April penasaran. Karena Oma kebetulan sedang tidak berada di rumah, April berani bertanya kepada Mbok Darti.

Mbok Darti diam sekejap dan mulai menceritakan semuanya pada April. Akhirnya April pun tau penyebab Dirga seperti itu, karena hubungannya dengan Nadira tidak disetujui Oma. 2 tahun lalu Nadira mengalami kecelakaan dan tidak lain adalah perbuatan Oma. Dan ternyata Nadira sudah dinyatakan meninggal karena hanyut di sungai dan tidak ditemukan. Sejak saat itu Dirga berubah jadi seperti ini.

April memasuki kamar Dirga dengan membawa makanan yang selesai dimasaknya. Dirga sedang duduk melamun menatap jendela.

"Tuan makan dulu ya?" kata April membuyarkan lamunan Dirga.

April mulai menyuapi Dirga tanpa ada perlawanan, Dirga makan dengan lahapnya.

Setelah selesai menyuapi Dirga, saat hendak kembali ke dapur. April menginjak kecoa. April yang takut kecoa pun langsung menjerit dan pingsan.

Mbok Darti dan Mas Sakti yang sedang sarapan dibawah langsung lari ke kamar dirga dengan panik.

Mereka berdua tidak langsung masuk melainkan mengintip terlebih dahulu dari balik pintu. Mereka berdua terperanjat melihat Dirga mengendong April yang pingsan dan membaringkannya di ranjang.

Saat Mbok Darti ingin masuk, Mas sakti langsung menghalangi Mbok Darti. Setelah mereka memastikan semua aman mereka melanjutkan sarapan lagi.

Saat April tersadar ternyata dia dikamar Dirga tapi Dirga tidak ada di sana.

"Tuan," April pun langsung berlari mencari Dirga.

Ternyata Dirga yang selama 2 tahun mengurung diri dikamar berada di taman belakang, duduk dipinggiran kolam.

April yang berlari ingin menghampirinya pun dicegah Oma, Oma tersenyum sambil menggelengkan kepala, April pun menurut.

Saat Oma dan April berbalik badan ingin meninggalkan tempat itu, Dirga menceburkan dirinya kedalam kolam.

byurrrrrrrrrrrrr......

Semua pun berlari ke arah kolam tapi Langkah mereka terhenti melihat Dirga berenang bukan bunuh diri.

"April kamu siapkan handuk dan baju untuk suamimu!" perintah Oma sambil menepuk pundak April.

Selesai berenang Dirga menghampiri April dan Oma yang duduk ngobrol, April segera menyodorkan handuk kepada Dirga.

"Terimakasih Nadira," ucap dirga yang tidak sudah tidak berbicara selama 2tahun

Oma dan April pun saling menatap. Mereka terheran dan kaget, apalagi April yang di panggil Nadira oleh Dirga.

"Dirga, Oma senang kamu mau berbicara lagi," ucap Oma sambil menangis.

"Oma jangan pisahkan aku dan Nadira lagi," ucap Dirga memegang tangan April.

Oma dan April pun hanya bisa saling tatap, Oma hanya diam tidak bisa menjawab, takut beresiko pada kondisi cucunya.

...****************...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!