eps16

Sore hari angel merasa ingin pipis, Tadi ia meminta pada dokter untuk melepas kateter karena merasa sangat tidak nyaman.

"Anzel."

"Apa? Ada yang sakit ya." Anzel langsung bangkit dari sofa.

"Enggak! Tolong panggilin mommy dong." Pinta angel.

"Mommy lagi pulang ganti baju, Kamu mau ngapain sih?" Tanya anzel penasaran.

"Panggil suster saja lah kalau gitu." Angel malu ingin bicara pada anzel.

"Enggak mau! Kamu jawab dulu pertanyaan aku." Kekeh anzel.

Meski anzel adalah suami nya, Namun angel masih belum terbiasa untuk pipis di hadapan nya. Apa lagi mereka menikah juga karena kecelakaan.

"Aku mau pipis." Lirih angel nyaris tanpa suara.

"Ya kan ada aku! Kok kamu malah nyari yang lain." Rutuk anzel.

"Kamu kan cowok." Sahut angel.

"Tapi kan aku suami kamu, Kenapa kamu malah enggak malu di lihat orang lain." Kesal anzel.

Perdebatan akhir nya terhenti karena angel tidak kuat lagi menahan pipis nya, Anzel menggendong nya masuk kedalam kamar mandi.

"Aduuh seneng nya bisa di gendong." Batin angel girang.

"Aku emang ganteng, Tapi enggak gitu juga lihatin nya." Ujar anzel percaya diri.

"Anak kita besok wajah nya gimana ya?" Angel membayang kan wajah anak nya.

"Nanti saja bahas anak! Buruan pipis nya aku tunggu." Suruh anzel.

"Eeh aku buka sendiri saja." Tolak angel ketika anzel ingin melepas kan cd nya.

Namun anzel tidak mendengar kan ucapan istri nya, Ia terus saja membuka dan mendudukan angel di closet.

"Madep sana, Pipis nya enggak mau keluar kalau di lihatin." Ucap angel.

"Bawel banget!" Rutuk anzel berbalik.

Tak sampai dua menit pipis angel pun usai, Tangan nya berusaha mencapai shower untuk cebok.

"Biar aku saja." Anzel mengambil nya.

"Noo! Aku mau cebok ini." Tolak angel panik sendiri.

"Diam! Biar aku saja." Paksa anzel tidak bisa di ganggu gugat.

Tubuh angel menegang karena anzel sungguh menyentuh nya di bagian intim, Malu dan juga berdebar bercampur menjadi satu.

"Udah, Kamu berdiri dulu." Suruh anzel tanpa rasa jijik.

"Mana anu ku tadi." Pinta angel.

"Di lap dulu angel! Kamu jorok banget sih." Rutuk anzel.

Telaten nya anzel mengelap bekas air yang tersisa di kaki dan paha istri nya, Hati angel semakin tidak karuan mendapat perlakuan manis ini.

"Ini aku ambil yang baru." Anzel mengulur kan cd baru.

"Waah kapan kamu beli nya?" Kaget angel.

"Aku bawa dari rumah." Jawab anzel memakai kan.

"Masa sih? Aku enggak lihat kamu bawa tas." Heran angel.

"Sebenar nya aku salah ambil tadi waktu berangkat, Ku kira sapu tangan." Sahut anzel menggendong angel keluar lagu.

"Hahahaha!"

Tawa angel memenuhi kamar inap nya, Sedang kan anzel cuek karena di tertawa kan seolah tidak malu dan tidak peduli.

"Kamu enggak pulang nzel?" Tanya angela.

"Enggak lah! Males aku bolak balik." Ujar anzel mengupas jeruk.

"Kamu juga capek lah kalau di sini terus nzel, Nanti malah kamu nya sakit malahan." Ujar angel cemas.

"Kalau aku sakit ya gantian lah kamu yang urusin aku." Jawab anzel menyuap kan jeruk nya.

"Aku enggak suka jeruk." Ujar angel melepeh kan.

"Mau nya apa?"

"Apel atau anggur itu saja." Jawab angel.

"Rewel banget jadi orang."

Namun anzel tetap mengambil buah anggur seperti yang di minta istri nya, Walau pun terlihat cuek dan manja. Ada kala nya juga anzel perhatian.

...****************...

Bianca sedang bersiap siap untuk kerumah sakit lagi menemani angel, Tak lupa ia juga membawa baju ganti untuk anzel.

"Astaga big! Buat kaget saja kau." Bianca kaget dengan kedatangan big.

"Hehehe, Aku mau kerumah sakit juga." Cengir big.

"Kirain kamu lupa kalau punya anak sedang sakit." Sindir bianca.

"Enggak lah, Cuma tadi masih banyak kerjaan." Ujar big.

"Sangking banyak nya kerjaan, Big sampai lupa cari istri." Ujar jasson pula.

Jika sudah di sindir tentang istri, Maka big hanya diam sambil membuang muka. Setelah bercerai dari anyelir, Big memang tidak berniat untuk mencari istri lagi.

"Kasihan aku sama angel, Pasti dia sedih karena sendirian dan tidak di temani oleh suami." Big tidak tahu kalau ada anzel.

"Sembarangan mulut mu! Anzel ada di sana dari tadi pagi." Rutuk bianca.

"Jangan mengada ada kak! Tidak mungkin anzel mau keluar apa lagi kerumah sakit." Big tidak percaya.

"Cek lah di kamar nya kalau tidak percaya." Ucap jasson.

Big menatap tidak percaya pada pasangan suami istri ini, Segera ia berlari menuju kamar anzel untuk membuktikan.

"Dasar tidak percayaan sama omongan orang." Ujar jasson.

"Lagi pula siapa memang yang akan percaya sayang kalau tidak melihat secara langsung." Sahut bianca.

"Itu nama nya kekuatan cinta, Anzel rela menahan rasa takut nya hanya untuk menemani angel." Ujar jasson.

"Apa benar mereka saling cinta? Kalau angel sih udah pasti iya." Bianca memikir kan perasaan putra nya.

"Mungkin saja akan tumbuh cinta di hati anzel." Gumam jasson.

"Ada bagus nya juga ya kita memberi mereka obat malam itu." Bianca tersenyum mengingat nya.

"Apa?! Jadi kalian biang kerok semua nya!" Big menatap nanar.

Jasson dan bianca kaget karena tiba tiba big ikut menyahut, Memang big belum tahu masalah obat itu.

"Kita melakukan itu ada alasan nya big! Lagi pula angel sudah menahan cinta nya sejak lama." Jelas jasson.

"Mereka sekarang kan terlihat makin dekat juga." Sambung bianca.

"Tetap saja cara kalian salah! Lihat aku yang menikah karena obat, Sekarang jadi bercerai kan." Kesal big.

"Kalau kau kan beda cerita nya, Anzel saja udah ngomong kalau tidak akan mencerai kan angela." Ujar bianca.

"Ya karena dia belum tahu bahwa kalian menjebak nya." Kekeh big.

"Sudah lah, Kalau sampai kau buka mulut. Aku akan menyewa jasa angela." Ancam jasson.

"Kau gila! Mana mungkin angel mau membunuh ku." Sengit big.

"Belum tentu! Kalau aku menawar kan harga mahal." Jasson semakin menggoda big.

"Sialan kau jasson."

Big mengambil bantal dan memukili jasson, Bianca tertawa melihat tingkah konyol mereka berdua.

"Sialan kau big! Aku ini mantan tuan mu, Berani berani nya kau memukuli aku." Teriak jasson balas memukul.

"Sekarang bukan tuan ku lagi." Balas big tak mau kalah.

"Dasar anak buah durhaka." Maki jasson.

Setelah setengah bergulat, Kini mereka tengah menuju rumah sakit tempat angel di rawat. Big yang membawa mobil nya, Sedang kan jasson bermanja manja pada bianca.

"Hmm enak nya punya istri." Jasson memameri big.

"Cih!"

Berdecih sinis si duda berkarat, Tidak ada niat lagi untuk menikah dalam diri big. Ia merasa lebih baik sendiri.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Nah kan aku jadi bingung alurnya,Big Mantan suami Anye itu berarti Big mantu mereka dong,Anye kan baru umur 26 tahun,Terys Big umurnya berapa? Dan Big juga ayah angkatnya Angel kan..Gimana nih ceritanya Anye bisa Nikah juga cerai sama Big?? 🤔🤔🤔

2025-03-19

0

_yuniarti.sherli_

_yuniarti.sherli_

big bukannya di awal orangtua angel? kok nikah sama anye kembarannya anzel? silsilah keluarganya gimana itu 😅

2025-02-05

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Gimana ya perasaannya Anzel saat cebok isteri nya??🤣🤣😜

2025-03-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!