eps4

Seperti biasa, Bukan hanya suruhan dari jasson saja. Angel juga menerima suruhan dari mafia mana pun, Asal kan cocok harga yang di tawar kan.

"Luar biasa, Bahkan dia tega membunuh wanita yang pernah di cintai." Gumam angel setelah melihat nya.

Antonio menyuruh angel menghabisi julia mantan kekasih nya, Tanpa bertanya alasan nya apa. Angel mengambil misi yang di berikan.

Apartement megah angel masuki, Karena di sini lah julia tinggal. Tentu saja ini antonio yang membeli kan nya.

"Siapa?" Tanya julia dari dalam.

"Ada paket untuk ada nona." Jawab angel yang menggunakan masker hitam.

"Taruh saja di situ." Suruh julia.

"Maaf nona, Saya butuh tanda tangan anda." Ujar angel.

Julia pun terpaksa keluar dari apartement nya, Pintu terbuka lebar hingga tampak seorang pria sedang bersantai di sofa.

"Dari siapa?" Tanya julia.

"Antonio!"

Dor.

Tidak sempat lagi julia menjerit kesakitan, Karena detik itu pula nyawa nya hilang setelah peluru menembus batok kepala nya.

Sementara pria yang duduk di sofa menggigil ketakutan menyaksikan julia mati, Namun angel sama sekali tidak berniat menyakiti nya.

"Urus mayat dia." Suruh angel menyeringai setan.

Tak lupa foto julia ia kirim kan pada antonio, Agar separuh bayaran nya segera di transfer. Karena angel baru dapat separuh uang muka saja.

Usai menyelesai kan tugas nya, Angel langsung mengendarai motor nya untuk pulang saja. Susana hati angel memburuk setelah ingat ucapan anzel tentang lisa dan IU.

"Siapa sih nelfon terus!" Rutuk angel menghentikan laju motor nya.

"Eeh daddy jasson."

"Hallo dad, Ada apa?" Tanya angel setelah tersambung.

"Datang kemansion sekarang ya ngel." Suruh jasson.

"Enggak bisa besok saja dad? Udah malam ini." Tawar angel.

"Mendesak ini ngel, Nanti nginap saja di sini." Paksa jasson.

"Ok lah, Angel kesana sekarang." Sahut angela.

Akhir nya angel melaju kan motor nya menuju mansion de lamozada walau pun sedikit dongkol, Niat nya ingin istirahat malah mendapat panggilan.

Tiba di mansion angel langsung bergegas mencari jasson, Tidak peduli lagi pada deprian yang memanggil nya.

"Ada apa dad?" Tanya angel saat bertemu jasson.

"Sini duduk, Minum dulu lah." Ajak jasson menyodor kan orange jus.

"Tau saja angel lagi haus." Angel menyedot jus nya.

"Kamu dari mana tadi?" Tanya jasson mengajak ngobrol.

"Biasa, Ada kerjaan dikit." Sahut angel meletak kan gelas kemeja.

Jasson diam sambil mengecek ponsel nya, Sementara angel masih menunggu apa yang ingin daddy nya katakan.

"Huaaaam, Ngantuk banget ya dad." Ujar angela.

"Ya kan udah malam ini ngel." Ucap jasson menunjuk jam.

"Loh kok udah jam satu malam! Perasaan tadi waktu kesini masih jam sembilan." Heran angel merogoh ponsel nya.

"Mana ada jam sembilan, Udah malam gini ya wajar kamu ngantuk." Jasson memberi alasan.

"Mata angel berat banget nih dad, Sampai burem gini lihat ponsel." Ujar angel.

"Ya sudah kamu tidur saja, Besok baru kita bahas." Suruh jasson.

"Padahal tadi mau tidur di rumah loh." Rutuk angel sempoyongan bangkit.

Bruuukk.

Angel tumbang di sofa dan langsung terlelap, Jasson mendekati sambil membuka mata angela.

"Hahahaha, Tumbang juga anak ini." Seru jasson girang.

"Udah sayang?" Tanya bianca tiba tiba nongol.

"Sudah, Anzel gimana?" Tanya jasson pula pada istri nya.

"Ngorok kalau anzel, Daddy angkat dulu angel masuk sana." Suruh bianca.

Jasson membawa angel yang mungil masuk kedalam kamar nya anzel, Di sana anzel sudah terlelap.

"Buka baju dan celana nya anzel dulu dad." Suruh bianca.

"Iya sebentar." Angguk jasson.

Cekatan jasson membuka kaos putra nya dan juga celana pendek yang anzel kenakan, Tak lupa juga underware nya.

"Sudah mom, Giliran kamu buka baju nya angel." Ujar jasson.

"Madep sana dulu daddy nya." Suruh bianca.

Bianca pun membuka kemeja nya angel, Cukup susah karena angel juga mengenakan jaket dan celana jeans ketat.

"Sudah semua dad." Ujar bianca.

"Ayo keluar." Ajak jasson tersenyum senang.

"Semoga lancar ya dad." Harap bianca.

"Iya sayang." Angguk jasson.

Mereka pun masuk kamar juga sambil berharap misi nya berhasil, Cukup matang mereka merencana kan ini semua.

...****************...

"Aarrrkkhhh! Kamu udah merenggut kesucian ku." Teriakan nyaring dari dalam kamar anzel yang paling ujung.

"Aduhh apaan sih berisik banget." Rutuk angel mengucek mata.

"Bangun sana kamu ngel!" Teriak anzel menendang angel dari kasur.

"Aduhhh sakit." Rintih angel yang gelundung jatuh.

Saat itu lah angel sadar jika ia sama sekali tidak memakai baju, Langsung saja ia mendongak keranjang.

"Apa yang terjadi ini?!" Kaget angel kebingungan.

"Jangan pura pura tidak tahu kamu ya!" Sentak anzel bersemu merah.

"Kasihin dong selimut nya nzel, Aku malu ini mau berdiri." Pinta angel.

"Kamu malu sekarang?! Kenapa kamu tidak malu saat memperkosa aku?" Sengit anzel.

"Hah?! Aku memperkosa kamu." Beo angel melongo.

"Lihat ini, Kita bangun sama sama telanjang! Kamu marah kan karena tadi siang aku tolak, Jadi kamu sekarang memperkosa aku. Kamu jahat angel!" Teriak anzel.

"Buseeet! Mana ada cewek yang perkosa cowok nzel." Sangkal angel.

"Jadi maksud kamu aku yang memperkosa?! Emang kamu secantik IU sehingga aku mau memperkosa mu." Sini anzel.

Pluukk.

Angel menambok mulut anzel yang terus saja menyebut IU, Hingga kini posisi nya anzel di bawah nya.

"Nah lihat kan, Kamu ahli banget ngambil posisi." Tuduh anzel.

"Eehh kok jadi gini." Angel turun sambil mencomot selimut.

"Balikin enggak!" Teriak anzel menutupi aset nya.

Angel melongo melihat tubuh anzel yang putih mulus dan juga memiliki otot, Ada juga roti sobek di sana.

"Lihat apa kamu mesum?!" Teriak anzel.

"Boleh pegang dikit enggak nzel?" Tawar angel menjulur kan tangan.

Plaak.

Anzel menemplak tangan angel dengan marah dan juga malu, Sedang kan angel masik melirik otot nya.

"Ada apa ini?!" Jasson dan bianca menerobos masuk.

"Astaga anzel!!"

Bianca memekik kaget melihat putra nya yang telanjang bersama gadis, Angel yang ketakutan malah naik ranjang lagi bersama anzel.

"Kalian berbuat apa?!" Tanya jasson menatap tajam.

"Anzel bisa jelas kan daddy, Ini semua ulah dia." Tunjuk anzel.

"Kok aku yang di salahin, Aku juga tidak tahu kenapa bisa samaa kamu." Angel tidak terima.

"Halah! Alasan saja kamu tuh. Kamu dendam kan tadi siang aku tolak, Jadi malam malam kamu perkosa aku." Sinis anzel.

"Angel yang memperkosa kamu?" Tanya bianca menahan senyum.

"Iya lah mom! Mana mungkin aku yang melakukan nya, Lihat dia saja aku tidak selera." Cemoh anzel.

"Heh sialan! Enak saja mulut mu itu." Geram angel meremas mulut anzel.

Tidak peduli dengan kehadiran nya orang tua mereka, Angel dan anzel malah bergulat saling menyalah kan dan juga saling cakar.

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Pasti Jasoon narok obat dlm minuman Angel,Waah licik juga nih bapak angkat nya..Gak bisa Nikahkan mereka dgn cara baik2,Dia paksa dengan cara menjebak mereka..🤣🤣🤣

2025-03-19

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Bohong banget..Pantesan aja sang Mantan suruh langsung bunuh,gak pake bertele-tele,Lha Apartment dia yg beli malah Julia bawa pria lain masuk ke situ..

2025-03-19

0

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Waahh Anzel polos dong..pasti besok pagi sadar,Bakalan ada DRAMA teriak2 nih..

2025-03-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!